Backpacker-an Ke Jepang Selama 5 hari Tanpa Travel Tour? 10 Tips Berikut Wajib Dibaca!

Posted on
Backpacker-an Ke Jepang Selama 5 hari Tanpa Travel Tour? 10 Tips Berikut Wajib Dibaca!
Rate this post
foto by nonikhairani.com

Berlibur ke Jepang rasanya impian dari banyak orang. Tapi terkadang beberapa darinya harus mengubur dalam-dalam mimpi tersebut karena untuk sampai disana biayanya sangatlah mahal.

Bagaimana tidak, Jepang merupakan negara yang menyandang kategori The Most Expensive City versi majalah Forbes pada posisi ke empat.

Selain itu tetangga Negara Korea ini juga masuk dalam bursa The World Tourism Ranking di Asia Pasifik dengan menduduk posisi lima teratas.

Maka tidak heran jika Jepang menjadi destinasi liburan paling diincar oleh banyak wisatawan dari berbagai dunia. Tapi mimpi bukan hanyalah sekedar mimpi.

Mimpimu buat berlibur ke Jepang bakal jadi nyata kalo kamu ikutin tips berlibur murah ala bakcpacker berikut ini. Kapan lagi cuy liburan ke Jepang dengan budget pas-pasan!

1. Pergi Di Saat Musim Dingin

foto by gate-jp.com

Jepang adalah negara dengan empat musim. Yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Saat akan berkunjung kesini, pertimbangan musim yang sedang terjadi wajib banget dilakuin. Karena apa, Negara ini cukup banyak pengunjungnya disaat peak season.

Peak season biasanya terjadi disaat musim semi dan gugur. Para turis mancanegara berbondong-bondong datang hanya untuk menikmati bunga sakura ataupun dedaunan pohon yang berubah menjadi kuning kemerahan berguguran saat musim gugur tiba.

Berlibur saat-saat itu seperti bukanlah pilihan yang tepat buat liburan dengan budget pas-pasan. Karena sudah dipastikan tiket pesawat,penginapan,transportasi umum,serta tiket masuk tempat wisata akan melonjak tinggi.

Maka dari itu kami sarankan, pergilah disaat low season di Jepang yaitu saat musim dingin (Fuyu) tiba yaitu sekitar bulan Desember – Februari.

Karena bisa dibilang saat musim dingin, tempat-tempat wisata akan sepi dari pengunjung. Banyak lebih memilih berdiam diri dirumah daripada jalan-jalan. jadi biasanya banyak airlines yang menawarkan harga menarik lho!

2. Jangan Ragu Bawa Makanan Dari Indonesia

foto by farmlandgrab.org

Saat backpacking kemanapun, membawa perbekalan makanan bukanlah hal yang tak biasa. Banyak backpacker yang memilih untuk membawa perbekalan makanan dari rumah sebagai upaya untuk menghemat biaya konsumsi.

BacaJuga:  Suasana Sunyi Lebaran di Negara Jepang, Enaknya Gak Ada Tradisi Macet!

Apalagi ini Jepang cuy! Negara ini emang udah cukup terkenal dengan apa-apanya yang serba mahal, termasuk juga makanannya. Bayangin sekali makan bisa menghabiskan biaya Rp 50.000 – Rp 100.000 untuk satu jenis makanan doang. Mahal banget kan!

Jadi untuk melancarkan program pengiritanmu, ngga ada salahnya kalo bawa beberapa makanan dari Indonesia, seperti abon, bubur instan, mie instan, dan lain-lain. Yaa walaupun disana banyak juga supermarket yang menjualnya, tapi harga di Indonesia itu jauh lebih murah.

3. Cobain Urban Camping Japan!

foto by travel.stackexchange.com

Untuk mencari tempat penginapan murah di Tokyo, Osaka, Kyoto, memang tidaklah sulit. Tapi kalo emang mau yang bener-bener budget minimalis, wajib coba yang satu ini. Yes, Urban Camping Japan namanya.

Caranya, tinggal cari lapak buat tidur kaya di taman kota, pinggir jalan, stasiun, dan tempat-tempat umum lainnya, terus tinggal tidur deh,atau mau buka tenda juga boleh. Waktu yang tepat untuk urban camping yaitu sekitar pukul 12 malam, disaat stasiun kereta mulai berhenti beroperasi dan jalanan nggak begitu rame.

Hal ini bisa dibilang wajar dikalangan backpacker. Karena emang bener-bener hemat budget banget-bangetan! Soalnya GRATIS! Jadi anggaran penginepan bisa dipake buat keperluan lainnya deh.

Emangnya aman? Bersih? Tenang aja ngga usah khawatir. Jepang itu negara yang bersih dan dan aman kok buat urban camping. Jadi walaupun nge-camp sendirian gausah khawatir ada rampok, begal, atau semacamnya. Aman !

4. Jangan Terlalu Ambisius Untuk Menjelajah Semua Kota

foto by wisatajepang.co.id

Kota-kota Indah di Jepang emang banyak banget,seperti Hiroshima, Osaka, Kyoto, Hokkaido, Tokyo. Kalo nggak terbatas dengan biaya, boleh-boleh aja sih kalo pengen explore semua kota di Jepang.

Cuman berhubung biayanya ngepas, jangan terlalu ambisius buat pergi ke semua kota. Be Smart Traveler guys ! Mengunjungi semua kota di Jepang itu berat, kamu ngga akan kuat!

Kota-kota terbaik yang bisa jadi rujukanmu untuk dikunjungi saat winter yaitu Kanazawa, Ginzan Onsen, Kyoto, Hakone Onsen, Kagoshima, Okinawa.

5. Pakai Situs Hyperdia Untuk Mencari Pilihan Kereta Lokal Yang Lebih Terjangkau

Macam-macam transportasi umum di Jepang memang banyak seperti Bus, Taksi, Kereta bawah tanah, Shinkansen. Tapi jangan salah biaya untuk masing-masing transportasi tersebut nggak murah lho.

BacaJuga:  Jalan-Jalan Ke Kuala Lumpur Ala Backpaker, Simak Tips Berikut Ini!

Contoh saja Shinkansen, untuk bisa naik transportasi ini perlu merogoh kocek sekitar Rp 1.500.000 – Rp 5.000.000. Wow ! angkanya mendadak bikin migrain ya guys. Tapi bukan backpacker namanya kalo ngga bisa cari solusinya.

Daripada naik Shinkansen yang harganya selangit itu, kenapa ngga coba memanfaatkan kereta lokal yang ada untuk keliling kota?. Melalui

Hyperdia kamu bisa menemukan berbagai pilihan macam kereta dari shinkansen sampai local train.

Situs ini akan memudahkanmu dalam mencari moda transportasi yang cocok dengan kantongmu. Situs ini menyuguhkan jenis transportasi yang bisa dipilih, rute perjalanan, lamanya jarak tempuh,tarif bayarnya hingga stasiun mana saja kamu harus berganti kereta.

6. Beli Tiket Seishun 18 Kippu!

foto by jakartamrt.co.id

Apasih Seishun 18 Kippu itu? Ini adalah tiket kereta api terusan yang ditawarkan oleh perusahaan kereta api Jepang. Tiket ini bisa digunakan untuk menjelajah seluruh kota pelosok di Jepang dari Hokkaido sampai Kyushu.

Cukup dengan merogoh kocek Rp 1.500.000 saja untuk 5 hari. Gimana lebih terjangkau kan daripada harga Shinkansen kan?. Tiket ini bisa didapatkan di seluruh stasiun kok.

7. Jangan Ragu Untuk Berjalan Kaki

foto by travel.detik.com

Untuk Backpacker sejati hal ini tidak akan sulit, berjalan kaki untuk menyusuri indahnya kota Tokyo memang salah satu alternatif bijak.

Jangan mau kalah sama warga sana yang doyan banget jalan kaki. Sebagai seorang backpacker, wajib juga nih menjajal cara ini.

Untuk menjangkau beberapa tempat-tempat dekat, tips ini cukup mujarab, agar kalian ngga perlu tuh bayar tiket transportasi umum.

8. Menjajal Kuliner Enak Yang Ramah di Kantong

foto by idntimes.com

Jauh-jauh ke Jepang kurang lengkap rasanya kalo belom cobain kulinernya. Tanpa harus khawatir akan menghabiskan banyak biaya. Kalian bisa mengunjungi beberapa tempat makan dengan harga bersahabat.

Makanan cepat saji di Konbini bisa jadi salah satu pilihannya. Konbini adalah sebuah minimarket di Jepang yang menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman cepat saji. Sebagian besar menu makanan yang dijual di Konbini disajikan juga dalam keadaan hangat.

Seperti soba,udon,dan ramen, bento, sushi, sampai beef bowl dengan harga sekitar 200yen-600yen atau setara dengan Rp 25.000- Rp 80.000.

Gak afdol rasanya nge-trip ke Jepang, kalo belom makan sushi, ya walaupun di Indonesia sebenarnya sudah banyak tempat makan sushi.

Gak ada salahnya dong makan ditempat asalnya? Cukup dengan 105 Yen atau sekitar Rp 10.500 di Kaithen Sushi, murah banget kan?

BacaJuga:  Tradisi Lebaran di India, Menu Makanan Khasnya dan Perbedaan Perayaan Dengan Indonesia

9. Belanja Murah di Pinggiran Kota

foto by zatsuneta.com

Buah tangan adalah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh kerabat dan keluarga di Tanah Air. Tenang.. ngga perlu pusing agar bisa membawa oleh-oleh tanpa harus menguras dompet.

Di pinggiran kota ada pusat perbelanjaan yang bisa kamu coba, seperti Aeon atau Ito-Yokado. Selain itu ada juga tempat souvenir lucu dengan harga 100 Yen aja! Dimana? Tempatnya ada di berbagai 100 Yen Store di Jepang, seperti Daiso, Can Do, Seria, atau Silk.

Tanpa harus menghabiskan banyak biaya, kamu sudah bisa bawa kenang-kenangan dari Negara Sakura ini.

10. Gunakan e-Paspor

Banyak keuntungan dengan memiliki e-paspor Indonesia. Salah satunya adalah visa waiver. Kenapa harus e-paspor? Karena dengan begitu kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk bayar visa Jepang. Lebih hemat kan?

Karena dengan ¬e-paspor ini,penggunanya berhak mendapatkan fasilitas bebas visa Jepang.Cukup dengan mendaftarkan e-paspor kamu serta mengisi formulir aplikasi pengajuan bebas visa di Keduataan Besar Jepang . Lumayan kan bisa mengehemat Rp 300.000 dengan menggunakan ¬e-paspor ini.

Terus? Kapan giliranmu nge-trip ke Jepang ? Tunggu apalagi gengs! Susun segera itinerary mu untuk menyusun estimasi biaya yang dibutuhkan!

Gunakan waktu libur atau cuti mu di tahun 2018 ini untuk traveling ke Jepang. Mau solo backpacker, ajak anak dan familiy, open trip bareng teman-temanmu. Atau bisa juga dijadikan tujuan honeymoon bersama pasangan.

Jangan lupa catat trik ini di buku catatanmu ya. Dan kamu bisa ceritakan pengalamanmu sendiri nanti ke dalam blog pribadimu tentang tour review to japan.

Loading...
Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.