Coban Pelangi Malang, Wisata Air Terjun + Harga Tiket Masuk Waterfall Tumpang Jawa Timur

Diposting pada
Air terjun coban pelangi malang tumpang jawa timur wisata waterfall batu bromo lokasi poncokusumo sejarah map tiket masuk harga pacet lumajang alamat akses arah artikel jarak ke cerita foto gambar htm info jatim jalur jalan rute jembatan kota kabut pronojiwo kisah ketinggian keindahan letak legenda maps peta mojokerto ponorogo pujon sawoo rafting dari surabaya terletak tubing trek tinggi tragedi tracking video wikipedia youtube 2019
Coban Pelangi, Foto: dewipuspasari.wordpress.com

Lokasi: Ngadas, Poncokusumo, Malang, Jawa Timur 65157, Indonesia
Map: Klik Disini
HTM: Rp. 3,000/orang
Buka/Tutup: Setiap hari
Telepon: +62 878-5947-8177

Ada alasan tersendiri mengapa Malang, yang berada di bagian selatan Jawa Timur menjadi salah satu tujuan wisata paling terkenal di Pulau Jawa. Warga di kota besar di Jatim misalnya, paling sering berwisata di Malang dan juga daerah di sekitarnya. Selain jaraknya yang tak begitu jauh dari pusat kota Surabaya, Malang juga menyimpan banyak sekali tempat wisata menarik. Baik itu tempat peristirahatan, liburan yang sifatnya mengedukasi, rekreasi modern, wisata kuliner, hingga  alam. Semua ada di Malang dan di daerah disekitarnya. Selain itu berwisata ke Malang pun terbilang paling murah. Semakin tak heran bukan dengan banyaknya wisatawan yang memilih Malang sebagai lokasi wisata unggulan?

Perpaduan Cantik Air Terjun dan Pelangi, Foto: tabloidwisata.com

Salah satu lokasi wisata yang ada di Malang, dan kerap kali menjadi tujuan adalah Gunung Bromo. Gunung Bromo merupakan salah satu gunung paling terkenal dan paling sering dikunjungi yang ada di Jawa Timur dan kerap kali menjadi lokasi tracking. Selain itu juga, keindahan dari puncak gunung Bromo tak perlu diragukan lagi. Gunung Bromo berada di antara Malang dan Pasuruan dan kerap kali digunakan untuk lokasi syuting yang menjadikannya lebih dikenal lagi secara luas.

Selain Gunung Bromo, gunung lain yang dikenal dan ada di Jawa Timur adalah gunung Semeru. Semeru menjadi gunung tertinggi di Jawa Timur. Berbeda dengan gunung Bromo yang kerap dijadikan lokasi wisata, maka  Semeru lebih cocok untuk pendakian. Trek mendaki gunung ini pun lebih curam dan lebih berat dari pada Bromo. Meskipun pemandangan dari ketinggian gunung ini pun tak bisa disandingkan dengan pemandangan indah lainnya. Gambar saja rasanya tak akan cukup menggambarkan keindangan dari gunung Semeru.

Saat ini Anda mungkin sering melihat foto waterfall yang diklaim ada di Gunung Semeru. Namun Anda mungkin belum familiar dengan nama air terjun tersebut. Air terjun Coban Pelangi, yang ada di kaki Gunung Semeru memang belum begitu dikenal luas. Nyaris sama dengan Coban Pelangi lain yang ada di Mojokerto, serta Air terjun pelangi yang diklaim ditemukan di Pujon, Sawoo, Ponorogo. Air terjun di Ponorogo dan Mojokerto ini kerap kali disebut juga dengan coban kabut.

Air Terjun Coban Pelangi, Foto: tabloidwisata.com

Tak banyak cerita dan kisah sejarah yang bisa dikulik dari Coban Pelangi. Meski beberapa legenda menyebut tempat ini dulunya pemandian para raja. Lalu, apa dan dimana sebenarnya Coban Pelangi yang ada di Malang, Jawa Timur?

Lokasi Coban Pelangi

Coban Pelangi terletak pada dua daerah berbeda. Pertama air terjun ini berada di bagian Pronojiwo, Lumajang. Sedangkan bagian lain dari air terjun ini berada di Gubuklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tepatnya, air terjun ini ada di titik Koordinat GPS: 8° 1′ 32.27″ S  112° 49′ 1.06″ E, seperti yang disadur dari Wikipedia.

Untuk masyarakat luas atau pun wisatawan, alamat Coban Pelangi memang belum begitu familiar. Terlebih menuju lokasi air terjun ini pun sama sekali tidak mudah. Namun untuk para pendaki gunung Semeru, air terjun pelangi justru sudah bukan menjadi lokasi yang asing lagi.  Coban Pelangi terletak persis di kaki gunung Semeru, tepatnya pada ketinggian 1400 m dari permukaan air laut. Daerah Coban Pelangi ini sendiri merupakan bagian pengelolaan dari Perum Perhutani Malang. Serta juga bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jadi keasrian dan keaslian lokasi ini benar-benar dijaga betul.

BacaJuga:  10 Gambar Pantai Cemara di Banyuwangi Jawa Timur + Jalan Menuju Lokasi
Sangat Menawan, Foto: piknikasik.com

Menuju Coban Pelangi

Ada beberapa alternatif jalan berbeda untuk menuju ke Coban Pelangi. Baik itu Anda dari Surabaya atau pun dari Batu, Pacet, Malang. Dari sini, Anda tinggal menuju ke arah timur Malang, tepanya ke arah Kecamatan Tumpang. Rute jalannya cukup mudah ditempuh, baik itu bila Anda menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Meski bila tak ada kendaraan, menuju ke lokasi Coban Pelangi juga bisa menggunakan angkutan umum yang disediakan. Menggunakan jenis kendaraan apapun, yang harus Anda ingat hanya dari pusat kota Malang Anda menuju ke arah timur. Dari sini nantinya, Anda tinggal mengikuti petunjuk jalan ke arah rute Gunung Semeru dan Bromo saja.

Perjalanan yang harus ditempuh sekitar 78 kilo meter dari pusat kota Malang. Cukup jauh memang. Namun perjalanan bisa lebih cepat karena jalan beraspal yang mudah ditempuh. Jalan akan menjadi sedikit sulit dan terhambat begitu Anda sudah masuk ke Desa Gubuk Klakah. Sebelum melalui jalan ini, pastikan lebih dulu rem dan juga keadaan mesin kendaraan dalam kondisi prima. Terutama rem, karena Anda akan banyak melewati jalan pegunungan yang curam dan berliku. Sehingga kondisi kendaraan wajib jadi fokus utama.

Setelah melewati Desa Gubuk Klakah, akan ada pertigaan untuk menuju ke arah Gunung Bromo atau Semeru. Anda tentu saja mengambil arah ke Gunung Semeru. Dari sini jaraknya hanya akan sekitar 10 kilo meter saja. Bila menaiki kendaraan umum, maka Anda akan berhenti di Desa Gubuk Klakah dan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek. Setelah itu Anda akan berhenti di gerbang menuju jalur Coban Pelangi. Di mana Anda harus berhenti dan memarkirkan kendaraan.

Terletak di Kaki Gunung Bromo, Foto: piknikasik.com

Perjalanan akan dilanjutkan dengan berjalan kaki dari sini. Tak jauh memang hanya sekitar 1 kilo meter saja. Dari sini juga, udara sudah mulai akan menjadi dingin jadi pastikan Anda mengenakan jaket yang hangat.

Untuk lebih jelasnya mengenai letak dari Coban Pelangi ini, pilihan lain tentu saja menggunakan maps yang kami berikan pada link di atas. Selain itu, juga ada peta di papan penunjuk di jalan masuk yang bisa Anda perhatikan pula.

Di sini akan terdapat pos penjagaan yang meminta Anda untuk membayar tiket masuk dengan harga Rp 3,000. Harga tersebut belum termasuk biaya parkir mobil Rp 10,000 dan parkir motor Rp 5,000. Seperti lokasi wisata alam lain, pengelolaan Coban Pelangi ini pun dilakukan sendiri oleh masyarakat sekitar. Tiket masuk yang dibayarkan selain untuk kebersihan juga untuk membantu pengembangan sarana dan prasarana di lokasi wisata.

Dikelola Oleh Perum Perhutani KPH Malang, Foto: suetoclub.wordpress.com

Rute masuk ke Coban Pelangi tidak mudah. Meski awalnya jalan yang Anda tempuh akan terasa mudah saja. Namun setelah mulai berjalan, Anda akan melewati tanjakan di sisi tebing dengan kemiringan nyaris 45 derajat. Jalan yang menanjak tinggi ini pun terasa semakin sulit karena banyaknya batu yang harus Anda panjat. Namun kesulitan akses masuk ke Coban Pelangi ini rasanya akan terbayar lunas dengan keindahan pemandangan yang disuguhkan.

BacaJuga:  10 Gambar Museum Keraton Sumenep Madura, Lokasi Alamat, Jam Buka Tutup + Nomer Telepon

Wisata air terjun kabut Coban Pelangi

Di sepanjang perjalanan yang menanjak ini, Anda mungkin akan menemukan jejeran beberapa warung milik penduduk sepajang beberapa ratus meter dari jalan utama. Suhu di ketinggian ini bisa mencapai antara 18 hingga 23 derajat celsius. Menjadikan Anda mungkin ingin berhenti untuk sekedar menikmati teh hangat di warung di pinggir jalan. Atau bahkan mencicipi mie instan yang katanya rasanya jauh lebih lezat di arah jalan Coban Pelangi dari pada di tempat lain. Di banyak artikel atau pun video YouTube yang memberikan info tentang air terjun ini, Anda mungkin sering kali melihat wisatawan menikmati sedapnya makanan di sepanjang warung di Coban Pelangi. Kombinasi makanan hangat, udara dingin, dan pemandangan indah menjadikan warung mie di sekitar Coban Pelangi juga menjadi tujuan wisata tersendiri.

Di sekitar jalan menuju Coban Pelangi, Anda akan disambut oleh deretan pohon yang masih rapat. Hutan disekitar daerah ini memang seakan belum terjamah oleh manusia, yang memang menjadi salah satu tujuan dari lokasi ini sendiri. Selain itu juga, menjaga keasrian dan keaslian hutan di daerah ini pun menjadi tanggung jawab wisatawan. Jadi jangan coba-coba merusak, membuang sampah sembarang, atau melakukan tindakan apapun pada pohon-pohon yang ada di sekitar Coban Pelangi ini ya!

Kawasan Ini Dikelilingi Oleh Taman Nasional Bromo, Foto: piknikasik.com

Setelah mendaki kurang lebih 1,5 kilo meter, Anda akan tiba di area Coban Pelangi. Area air terjun di sini memang tidak begitu tinggi. Tingginya saja hanya sekitar 100 meter dengan air yang mengalir deras dari atas tebing hingga mengaliri sungai di bawahnya. Pemandangan yang indah, deburan air terjun dan gemericik sungai akan menyambut kedatangan Anda di Coban Pelangi.

Selain itu, Anda juga akan menemui banyak burung yang berkicau dengan merdu dan ramai saling bersautan. Suasana hutan yang masih perawan juga menjadikan banyak satwa liar yang berada di sekitar daerah ini. Namun tenang saja, asalkan wisatawan tidak mengganggu, satwa liar ini juga dijamin tak akan mendekat. Hanya penting untuk diingat, Anda sebaiknya tidak mengganggu, menyentuh, atau pun memberi makan satwa liar tersebut. Cukup melihat saja dari jauh.

Waktu paling tepat berkunjung ke Coban Pelangi ini antara pukul 9 pagi hingga 1 siang. Di jam ini, Anda akan mengerti mengapa air terjun tersebut dinamakan Coban Pelangi. Ya, karena di antara waktu tersebut, sinar matahari yang jatuh ditangkap oleh percikan air terjun dan menghadirkan bias cahaya berwarna pelangi di atas danau. Sebuah pemandangan yang sangat indah dan rasanya tak akan bisa didapatkan di banyak air terjun lain. Cahaya matahari yang membentuk spektrum warna pelangi ini juga hanya ada di musim tertentu saja.

Wisata Air Terjun Coban Pelangi, Foto: tempatwisataku.id

Di musim penghujan, area Coban Pelangi kerap kali ditutup oleh pengelola dari pukul 4 sore, untuk menghindari adanya tragedi longsor dari atas tebing. Hal ini mulai dilakukan sejak tahun 2019.

Aktifitas wisata Coban Pelangi

Berada di Coban Pelangi, Anda tak hanya bisa menikmati pemandangan hutan dan air terjun yang indah. Atau pun berendam di danau yang ada di bawah air terjun. Kegiatan seru lain yang bisa dilakukan di Coban Pelangi seperti rafting dan tubing di sungai. Untuk kedua kegiatan ini, Anda bisa menyewa tube dan juga perlengkapan rafting di warung yang dikelola oleh penduduk di sekitar. Harga sewa untuk untuk tubing di sungai di Coban Pelangi ini pun murah, hanya Rp 5,000 saja. Sedangkan untuk rafting sekitar Rp 35,000 per tim. Kedua kegiatan ini bisa dilakukan di area sungai yang bersebrangan, di mana masing-masing memiliki arus sungai yang berbeda.

BacaJuga:  10 Rekomendasi Travel Malang Juanda, Harga Termurah Rp.75.000

Arus sungai untuk tubing tak akan sekencang untuk rafting. Begitu juga sebaliknya. Anda yang ingin menghabiskan waktu dengan santai dan bermalas-malasan pun akan lebih cocok memilih aktifitas tubing dari pada rafting yang lebih menguras keringat.

Pintu Masuk, Foto: naturalsunrisetour.com

Selain itu, di lokasi wisata ini Anda juga bisa menyewa kuda untuk ditunggangi. Aktifitas yang disebut dengan numpak jaran atau menaiki kuda tersebut dibanderol dengan harga Ro 25,000 untuk 30 menit. Anda bisa berjalan dan berkeliling area air terjun dengan menunggang kuda, yang tentu saja memberikan pengalaman yang sepenuhnya berbeda.

Fasilitas Coban Pelangi

Setelah aktifitas wisata, hal lain yang bisa diperhatikan di Coban Pelangi adalah fasilitas yang diberikan. Anda mungkin akan terkejut dengan baiknya fasilitas yang dihadirkan di lokasi wisata ini. Mulai dari jembatan bambu yang nampak dibangun dengan baik dengan kualitas yang apik. Selain itu jembatan yang menghubungkan kedua sisi dari sungai Coban Pelangi ini  juga sering menjadi objek wisata pula. Di mana pengunjung akan gemar sekali berfoto ketika melintas di atasnya.

Fasilitas lain yang disediakan, adanya kamar mandi yang bersih serta mushala. Selain itu, tempat makan dan gazebo juga mudah ditemukan untuk pengunjung beristirahat. Kerap kali pengunjung yang enggan melakukan aktifitas fisik atau malah lelah setelah berjalan jauh menuju ke Coban Pelangi ini malah menghabiskan waktu duduk di gazebo dan menikmati pemandangan indah. Tentunya sembari menikmati makanan yang bisa dibeli di warung penduduk di sekitar.

Jembatan Dekat Air Terjun, Foto: piknikasik.com

Fasilitas yang berhubungan dengan aktifitas wisata pun diperhatikan baik-baik. Mulai dari kualitas tube yang digunakan untuk tubing, hingga alat untuk rafting pun diperhatikan dengan benar. Bahkan fasilitas seperti keamanan jalan menuju ke Coban Pelangi pun menjadi perhatian. Jadi tak perlu takut lapar, haus, atau mengenai keselamatan di daerah ini. Meski Anda pun harus tetap berhati-hati!

Selain itu di musim kemarau, warga juga akan menyediakan lahan untuk kemping. Ada fasilitas yang berupa area kemping seluas 8000 meter di dekat air terjun. Selain itu juga ada tempat untuk pengunjung menyewa perlengkapan kemping. Seperti untuk menyalakan kayu bakar, hingga tenda, sleeping bag, dan juga lampu penerangan.

Jadi, Anda tak perlu ragu lagi bila ingin menghabiskan masa liburan di Coban Pelangi Malang. Tak hanya untuk tracking melihat air terjun itu sendiri saja. Namun juga untuk menghabiskan malam di area kemping di Coban Pelangi. Dijamin liburan Anda akan menjadi berbeda dan menjadi semakin menyenangkan dengan banyaknya kelebihan yang ditawarkan dari lokasi wisata ini.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

One thought on “Coban Pelangi Malang, Wisata Air Terjun + Harga Tiket Masuk Waterfall Tumpang Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.