Harga Tiket Masuk Curug Cipamingkis Jonggol Bogor, Lokasi Penginapan + Misteri Air Terjun

Posted on
Curug cipamingkis jonggol bogor pinus bukit misteri lokasi harga tiket masuk air terjun ciherang peta penginapan rumah pohon jawa barat 16830 2017 dimana camping ground daerah mana citeureup sukamakmur alamat bekasi rute dari cianjur cerita cikarang depok denah gambar htm koordinat kisah keindahan legenda letak map mistis mistik sentul sejarah villa wargajaya west java wisata
Curug Cipamingkis, Foto: danonye.com

Lokasi: Jonggol, Sukamakmur, Wargajaya, Bogor, JaBar 16830
Map: Klik Disini
HTM: Rp. 10.000/Orang
Buka/Tutup: 08.00-18.00 WIB
Telepon: +62251-8790-726

Penat merupakan salah satu pemicu stress nomer satu yang acap kali menimpa orang-orang yang memiliki rutinitas sehari-hari dengan frekuensi yang tinggi & monoton. Pemicunya sendiri, bisa dari aktifitas yang monoton seperti pekerjaan yang itu-itu saja, hingga kemacetan yang melanda saat berangkat maupun pulang menuju rumah.

Apalagi bagi anda yang memang tinggal dikawasan-kawasan perkotaan yang padat penduduk, dengan kawasan yang padat perkantoran maupun industri seperti Jakarta, Bekasi & lainnya. Tentunya selain merasakan penat dari pekerjaan sehari-hari, juga merasakan lelahnya selama diperjalanan. Salah satu solusi yang seringkali dilakukan ialah mengambil cuti panjang untuk refreshing sejenak, namun bagaimana bila anda hanya memiliki waktu libur 1 hingga 3 hari?.

Tentunya anda perlu menyiasati dengan merencanakan segala sesuatunya sebelum melaksanakan liburan dengan matang, mulai dari biaya, lokasi yang mau dituju, fasilitas & juga rute menuju kesana. Berikut ini, mungkin bisa jadi salah satu alternatif yang dapat anda tuju bagi warga ibukota & sekitarnya. Tak melulu puncak, Bogor masih punya segudang destinasi yang menarik yang bisa anda kunjungi untuk berekreasi baik bersama rekan, maupun bersama pasangan. Penasaran? Simak info selengkapnya dibawah ini hingga akhir artikel!.

Curug Cipamingkis Jonggol Jawa Barat, Foto: curugcipamingkis.com

Sekilas Sejarah Curug Cipamingkis

Berbeda dengan curug lain pada umumnya, bila biasanya dikelola secara swadaya maupun secara professional oleh organisasi masyarakat setempat, Curug yang satu ini merupakan wana wisata dengan konsep alam terbuka yang ternyata telah dikelola secara langsung oleh BUMN.

Pengelolaan Curug Cipamingkis sendiri rupanya berada dalam naungan Perum Perhutani, yang berada pada KPH Bogor. Curug Cipamingkis sendiri sejatinya telah dibuka mulai tahun 2009, dengan luas keseluruhannya yang mencapai 16,50 Hektar.

Menikmati Liburan Singkat di Curug Cipamingkis Jonggol, Foto: kompasiana.com

Sekilas Legenda & Kisah misteri Curug Cipamingkis

Berbicara mengenai sebuah wana wisata di Indonesia, memang tak luput dari beragam cerita legenda maupun mistis yang menyelubungi keberadaannya, terutama bagi tempat-tempat dengan model alam terbuka seperti Curug & bangunan bersejarah purbakala. Pun demikian dengan Curug Cipamingkis, di wana wisata dengan keindahan yang mampu menghipnotis wisatawan untuk selalu kembali ketempat ini ternyata terselip sebuah hal mistik yang menjadi legenda diantara masyarakat setempat.

Legenda yang ada di Curug Cipamingkis sendiri, berkisah mengenai keberadaan penunggu yang merupakan paduan dari Pangeran Langit yang mengambil perwujudan seekor Ular Naga. Menurut masyarakat setempat, para tetua & leluhur yang tinggal ditempat ini memberi gelar atau panggilan yakni Ratu / Dewi Ular.

Mitos lainnya yang sempat mencuat yang masih berhubungan dengan Curug Cipamingkis ini ialah, ketika salah seorang pengunjung tiba-tiba saja merasakan sebuah kekuatan gaib merasuk pada dirinya. Hal ini baru terasa selepas ia mendadak selalu dilirik, alias memiliki daya tarik yang kuat terhadap lawan jenis & juga kisah percintaannya. Menurut kesaksiannya, ia pernah ditemui oleh sesosok makhluk dengan mata berbinar merah dengan sorot yang sangat tajam.

Selain itu menurut masyarakat setempat, air yang berjatuhan di Curug Cipamingkis ini memiliki tuah bagi mereka yang belum mendapat jodoh. Konon katanya, cukup berniat dalam hati sebelum mandi dibawah Curugnya maka apa yang di maksud terutama soal jodoh yang dikehendaki dapat terlaksana.

Cerita yang tak kalah menarik, datang dari sebuah Curug yang letaknya sendiri berdekatan dengan Curug yang tengah kita bahas sekarang. Curug yang dinamai Ciherang ini, kini cenderung dijadikan sebagai destinasi wisata religi baik bagi masyarakat setempat maupun wisatawan dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Hal ini pun bukan tanpa alasan, sebab di Curug Ciherang ini dikisahkan merupakan tempat yang dulunya digunakan sebagai tempat untuk mandi & juga bertapa oleh mereka yang masih memiliki garis, maupun keturunan raja secara langsung. Konon karena hal tersebut timbul kepercayaan mampu memberin tuah  bagi siapapun yang mandi disana, tuahnya sendiri berupa kesembuhan bagi penyakit, memberi kebugaran bagi tubuh, serta berkah tersendiri.

Selain itu, bila dilihat dari Jalur setapak yang biasanya digunakan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke bagian Puncak Curug Ciherang, terlihat sebagaimana tubuh dari Ular Naga yang dikisahkan sebagai Legenda dari Curug Cipamingkis dengan bentuknya yang meliuk-liuk.

Liburan Murah, Foto: jalanjajanmurah.com

Lokasi Curug Cipamingkis

Bagi anda yang ingin berkunjung ke Curug Cipamingkis & belum tahu dimana letaknya, dapat mencoba mencari pada peta dengan Koordinat GPSnya yakni 6°,38′,24.65″S & 107°,0′,41.40″E. Bagi anda yang kesulitan  / belum mahir menggunakan koordinat, alamatnya sendiri berada di Desa Wargajaya dengan Kecamatan yang masuk di kawasan Sukamakmur. Kecamatan Sukamakmur yang dimaksud disini ialah hasil pemekaran dari kawasan Kecamatan Jonggol, yang berada pada daerah pemerintahan Kabupaten Bogor – West Java.

Yang tak kalah menarik dari Curug Cipamingkis ini ialah, denah dari keberadaan Curug itu sendiri. Aliran airnya ternyata berasal dari pertemuan dua buah sungai, yang keduanya sama-sama melintasi daerah Kabupaten Bogor. Alirannya sendiri berasal dari Sungai Cipamingkis yang berpadu dengan aliran dari Sungai Cisarua, konon perpaduan dua aliran inilah yang kemudian mengilhami filosofi cikal bakal penamaan Curug Cipamingkis yang mana diambil dari kata Pamungkas yang berarti terakhir.

Perahu Buatan, Foto: curugcipamingkis.com

Keindahan Curug Cipamingkis

Selain memiliki panorama alam yang tak terbantahkan lagi keindahannya, Curug yang satu ini tentunya memiliki karakteristik sebagaimana Curug lainnya yang berada di Kota ataupun Kabupaten Bogor. Dengan dirimbuni beragam vegetasi tumbuhan, suara gemericik air & terkadang berpadu dengan kicauan burung maupun serangga lain yang begitu syahdu ditelinga sebagai pengganti bisingnya raungan mesin & knalpot dari beragam kendaraan, serta air yang begitu jernih & iklim yang begitu sejuk di sertai udara segar yang dapat kita nikmati sepuasnya.

Diluar dari Mitos maupun Legenda yang ada, bila dinalar secara logis wajar rasanya bila Curug yang satu ini memiliki iklim yang terasa sejuk. Bagaimana tidak? Curug ini sendiri berada pada ketinggian yang relatif tinggi, yang mencapai 900mdpl dengan suhu rata-rata diantara 18 hingga 20° C. Aliran airnya pun berjatuhan dari sebuah tebing yang bila diukur, mungkin memiliki ketinggian lebih kurang 10 hingga 15 meter, sehingga masih relatif nyaman untuk bermain dibawah pancurannya.

Setelah tiba pada pelataran parkir, jarak yang perlu anda tempuh untuk dapat mencapai lokasi Curug Cipamingkis sendiri relatif dekat & tidak memerlukan begitu banyak tenaga dengan jarak lebih kurang 500m dengan trek sedikit menanjak melalui jalur yang telah dipersiapkan serapih mungkin menggunakan susunan batuan serta jembatan berbahan bambu.

Setibanya di area Curug, para pengunjung pun akan terhipnotis dengan suasana sekitar yakni perbukitan yang ditumbuhi hutan pinus nan begitu asri serta pemandangan Air terjun didepan mata. Disini anda bebas untuk berenang & merasakan sejuknya aliran air baik dari Curug Cipamingkisnya secara langsung maupun berendam di kolamnya.

Tak hanya itu, biasanya para pengunjung yang berada di tempat ini tak akan melewatkan satu momen pun untuk mengambil gambar baik berselfie ria, swafoto, maupun mengambil video untuk keperluan vlog & review. Tak jarang para pengunjung yang hadir membawa & menggelar tikar sendiri, diantara bebatuan yang diteduhi dengan pepohonan pinus, seraya menyantap perbekalan yang telah dibawa.

Jembatan Cinta Curug Cipamingkis, Foto: curugcipamingkis.com

Fasilitas, Harga tiket masuk & Jam Operasional Curug Cipamingkis

Berbicara soal fasilitas, pengelola Curug Cipamingkis nampaknya patut diberikan apresiasi atas inovasi & kreatifitasnya dalam menjaga & mengolah tempat wisatanya. Beberapa diantaranya seperti Taman Barathayuda, Stone Garden, Jembatan Cinta serta Perahu Asmara yang dapat menyedot perhatian para wisatawan untuk mengabadikan momen liburannya ditempat ini.

Namun satu yang menjadi fokus & sempat viral di berbagai media social yakni keberadaan sebuah rumah pohon, yang letaknya sendiri ditopang oleh pohon tua raksasa di atas sebuah jurang. Dari rumah pohon yang nampak sebagaimana sebuah gardu pandang ini, wisatawan dapat melihat jauh ke perbukitan serta perkampungan yang terletak dibawah lokasi Air terjun ini sendiri.

Tak hanya fasilitas untuk mereka yang hobi berfoto, ditempat ini anda juga bisa melakukan aktifitas lainnya seperti Outbound di area Outdoor Activity, Jogging Track, saung untuk beristirahat & makan, MCK & juga musholla. Tak ketinggalan tersedia beberapa tenda yang tersedia pada area yang telah dipersiapkan khusus untuk perkemahan, sehingga bisa dikatakan berwisata di Curug Cipamingkis ini merupakan sebuah One stop destination.

Htm untuk dapat menikmati keindahan Curug Cipamingkis sendiri, masih terhitung murah yakni hanya dikenakan biaya sebesar 10k saja perorangnya. Curug ini sendiri, akan mulai buka pada pukul 8 pagi hingga waktu tutup untuk pengunjung umum yang tidak menginap yakni pada pukul 6 sore WIB.

Harga Tiket Curug Cipamingkis, Foto: hargajoss.com

Cara menuju Curug Cipamingkis

Bagi anda yang berada di kawasan Bekasi namun ingin mengunjungi Curug Cipamingkis baik menggunakan mobil maupun motor, dapat mencoba mengikuti rute yang kami rangkum. Bagi pengguna mobil, terdapat 3 pilihan yakni menggunakan Tol Jagorawi, Jl.Raya Narogong, ataupun melalui Cikarang yakni tol Jakarta-Cikampek.

Bagi anda yang memilih melalui Tol Jagorawi, dapat langsung mengarah ke tol JORR & terus saja hingga mencapai exit Gunung Putri. Arahkan kendaraan anda ke kanan menuju Mayor Oking & terus berkendara hingga tiba di pertigaan sebelum Pasar Baru Citereup. Ambil jalur Sabilillah yang berada di sebelah kiri, tetap lurus ketika melewati perempatan tugu geber & teruskan menuju ke Cibadak. Dari Cibadak, patokan selanjutnya ialah pertigaan Pasar Sukamakmur Jonggol, dari situ terus lurus melalui Jl.Kb.Danas hingga menemui pertigaan selanjutnya dengan arah ke kanan yakni Jl.Kp.Ciherang.

Lanjutkan perjalanan anda hingga bertemu dengan pertigaan besar, yang mana arah ke kanannya menuju Jl.Puncak dua, bila sudah menemukan RM. Banoyaya maka anda sudah berdekatan dengan tujuan. Sementara bagi anda yang lebih dekat menggunakan ke tol Jakarta-Cikampek, dapat menggunakan Jl.Ry Pantura untuk masuk ke Tol & exit pada gate yang menuju Lemahabang.

Terdapat Area Perkemahan, Foto: jokisoft.wordpress.com

Dari situ lanjut menggunakan Jl.Ry Industri yang berada di kanan pertigaan & berpindah ke kiri pada pertigaan Polsek Cikarang Selatan. Lurus saja hingga menemukan persimpangan kekanan menuju Jl.Bekasi Raya, lanjut kembali hingga menemukan bundaran & tetap lurus menggunakan Jl.Ry Industri. Teruskan hingga anda bertemu pertigaan yang terdapat selepas melalui celecton blue cikarang, ambil arah kiri & teruskan perjalanan menggunakan Jl.Ry Serang-Cibarusah hingga menemukan pertigaan kedua selepas Kantor Pos Cibarusah & belok kanan menuju Pasar Cibarusah.

Dari situ tetaplah pada jalur hingga pertigaan yang akan membawa anda mengarah ke Jonggol bila mengambil rute ke kiri, teruskan hingga melewati Pasar Baru Jonggol & dari situ anda dapat menuju ke Alun-alun Jonggol. Dari Alun-alun tersebut anda dapat berbelok kiri menggunakan Jl.Asrama Polisi & teruskan hingga bertemu pertigaan yang membawa anda menuju Jl.Kb Danas & lanjutkan perjalanan menggunakanrute yang sama dengan sebelumnya.

Pun demikian dengan anda yang menggunakan mobil namun malas memasuki jalan tol/menggunakan motor, langsung saja mengarah dari Jl.Raya Narogong dengan patokan arah hingga bertemu Taman Mekarsari& teruskan mengarah ke Jonggol dengan rute yang sama seperti rute yang menggunakan Tol Jakarta-Cikampek.

Menapaki Tangga Terjal, Foto: rindutanahbasah.wordpress.com

Sementara bagi anda yang tak jauh dari Depok maupun Cibinong, bisa melalui Jalur menggunakan Citereup maupun Sentul. Bagi anda yang menggunakan rute Citereup, bisa melanjutkan hingga bertemu dengan Polsek Citereup & ambil jalur menuju Jl.Sabilillah & lanjutkan menuju Cibadak dengan rute yang sama seperti sebelumnya.

Sementara bagi anda yang melalui Sentul, dapat mengambil arah kiri dari depan Gate Sentul Circuit hingga bertemu Jl.Anyar di sebelah kanan jalan. Terus saja hingga bertemu SGPP di sebelah kanan jalan, tak jauh anda akan menemukan pertigaan & ambil arah kiri hingga melewati SDN 1 Citereup & Pesantren Al-Falah, teruskan hingga kembali bertemu pertigaan & ambil lagi arah kiri, terus lurus hingga bertemu Jl.Ry Tajur-LeuwiBilik & arahkan kendaraan anda ke kanan menuju Cibadak sebagaimana rute sebelumnya.

Sementara bagi anda yang berada diluar wilayah Jabodetabek misal Cianjur, dapat menggunakan rute menuju Istana Cipanas & teruskan hingga tiba di Jl.Raya Cimacan lalu belok kanan selepas melewati Polsek Pacet. Teruskan hingga melewati SDN Loji & Villa Al-Sharif lalu lanjut hingga menemui Jalan berbentuk cagak 3, dari situ ambil rute yang paling kanan & terus saja ikuti jalan hingga kembali bertemu Cagak 3 dengan arah yang paling kanan menuju Jl.Puncak dua.

Lanjutkan perjalanan dengan tetap pada rute tersebut hingga bertemu pertigaan, ambil kanan untuk terus di Jl.Puncak dua & teruskan hingga menemui pertigaan dengan Okud Motor di seberang jalan. Ambil rute ke kiri, selepas melalui SMPN 3 Cipanas anda akan bertemu 2 kali pertigaan, ambil arah kiri untuk keduanya, barulah berbelok kanan selepas pertigaan ketiga dengan arah Jl.Yayasan Pendidikan Halow. Lanjut hingga kembali menemukan Jl.Puncak dua & teruskan ke kiri hingga melewati Curug Arca & ambil kiri pada pertigaan selanjutnya untuk tiba ditujuan.

Sebenarnya dari manapun rute maupun daerah anda masing-masing, untuk menuju ke suatu tempat kini tak perlu pusing lagi. Karena anda sendiri dapat memanfaatkan kemajuan teknologi, yang memadukan peta dengan Gps seperti Google Maps yang biasanya telah terintegrasi langsung pada smartphone anda. Cukup aktifkan paket data, masukan alamat dimana anda sekarang tengah berada / langsung saja mengaktifkan fitur gps bawaan yakni menu location.

Selanjutnya, cukup tentukan destinasi & google maps akan langsung membawa anda dengan pilihan rute tercepat & dapat anda atur mau melalui tol maupun rute biasa. Takut sinyal hilang? Paket habis? Tenang, gmaps sekarang bisa anda simpan rutenya untuk mode offline & anda tak perlu lagi dipusingkan dengan signal lost maupun data yang biasanya membuat baterai terkuras habis.

Wisata Alam ke Curug Cipamingkis, Foto: ysalma.wordpress.com

Penginapan & Tempat wisata terdekat dari Curug Cipamingkis

Yang asyik dari berlibur di Curug Cipamingkis ini ialah, anda tidak perlu repot-repot lagi mencari penginapan seperti Hotel maupun Villa terdekat yang ada di sekitar lokasi wisata. Karena disini anda bisa bermalam di camping ground yang telah disediakan, baik membawa tenda tersendiri maupun menyewa yang telah tersedia. Namun bagi anda yang kurang hobi berkemah, bisa menyewa Villa terdekat seperti Khayangan, Maylagena, A.B.Walewangko, & Gaffar.

Tak jauh dari lokasi Curug Cipamingkis, selain ada Curug Ciherang ada juga Curug Cisarua. Jadi, tunggu apalagi? Yuk kunjungi destinasi wisata yang satu ini & abadikan momen liburan anda bersama orang-orang yang berharga ditempat ini. Yuk visit Bogor!.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *