Inilah 10 Keseruan Berwisata di Gedung Sate Bandung

Diposting pada
foto by instagram.com/epipnada

Bandung memang cocok dikunjungi saat liburan, baik liburan singkat maupun liburan panjang. Di dalam Kota Bandung sendiri, wisatawan dapat menjelajah berbagai tempat bersejarahnya, seperti Gedung Sate ini.

Gedung Sate menyimpan berbagai benda bersejarah peninggalan pemerintahan Kota Bandung dan Belanda pada zaman kolonial.

Gedung yang berada di Jalan Diponegoro No.22 ini pun kabarnya menyimpan banyak hal yang masih dirahasiakan, yang membuat semakin seru menguliknya. Dan inilah 10 keseruan berwisata di Gedung Sate Bandung.

foto by instagram.com/chefantonpra

1. Asal Mula Nama Gedung Sate

Awalnya, Gedung Sate bernama Gouvernements Bedrijven, tentu sulit diucapkan. Oleh karena itu, masyarakat sekitar lebih sering menyebutnya sebagai Gedung Sate. Bukan karena banyak yang berjualan sate di sekitar, melainkan struktur gedung yang mirip dengan sate.

2. Ornamen Jambu yang Memiliki Maksud Tersirat

Jika diperhatikan, Gedung Sate memiliki ornamen jambu air yang berada di atapnya. Ornamen jambu air ini berjumlah enam buah, yang mana menandakan kesuburan wilayah yang dimiliki oleh Kota Bandung. Jumlah enam ini merupakan jumlah biaya yang digunakan untuk membangun Gedung Sate, yaitu enam juga golden.

BacaJuga:  10 Gambar Kampung Adat Ciptagelar Sukabumi, Keunikan Keistimewaan + Dimana Alamat Lokasi Wisata

3. Bangunan yang sangat Kokoh dan Tahan Gempa

Hingga saat ini, Gedung Sate tetap kokoh berdiri. Tak heran, karena gedung buatan Ir. J. Gerber, arsitek asal Belanda ini, menggunakan banyak persendian yang kuat. Bahkan dikatakan bahwa Gedung Sate tahan gempa hingga sebesar 9 SR.

4. Berdirinya Tugu Serangan Gurhaka

Terdapat tugu bertuliskan “Dalam mempertahankan Gedung Sate terhadap serangan pasukan Gurhaka tanggal 3 Desember 1945, tujuh pemuda gugur dan dikubur pihak musuh di halaman”, di halaman Gedung Sate.

Tujuh pemuda gugur dalam perlawanan terhadap musuh. Empat diantaranya yaitu Surjono, Subengat, Susilo, dan Rana, dinyatakan hilang. Namun, mereka dianggap dimakamkan di Tugu Gurhaka.

5. Adanya Lorong Rahasia yang Misterius

Gedung Sate memiliki lorong rahasia yang menghubungkan langsung dengan kantor dinas Gubernur Jawa Barat. Lorong ini ditutup dan dirahasiakan keberadaannya karena ada seorang tawanan yang meninggal dalam lorong tersebut.

6. Berfoto dan Shooting di Gedung Sate

Banyak tempat menarik yang ada di Gedung Sate, serta objek yang cocok untuk diambil gambarnya. Pengunjung dapat dengan bebas berfoto di area Gedung Sate yang unik dan bersejarah.

Selain itu, pengunjung dapat mengambil video atau shooting di sini. Mengambil video tentang keindahan Gedung Sate.

7. Mengadakan Workshop di Gedung Sate

Tidak hanya sebagai ruang pameran bersejarah, Gedung Sate juga dapat dijadikan sebagai ruangan untuk kegiatan workshop. Ada beberapa ruangan yang dapat digunakan dan disewa.

8. Menikmati Hangatnya Kopi di Ruang Coffee Morning

Di bagian atas Gedung Sate, terdapat ruangan Coffee Morning. Di pagi hari, ruang kopi ini dibuka dan sangat terang dengan cahaya matahari. Yang mana akan menyenangkan apalagi dijadikan objek fotografi.

BacaJuga:  15 Resort di Puncak Yang Murah Mulai Rp.202.738, Dengan Private Pool dan Bagus Untuk Ghatering

9. Menikmati Akses Wifi Gratis

Saat ini, wifi atau sambungan internet menjadi kebutuhan pokok, apalagi masyarakat modern. Di Gedung Sate, pengunjung dapat menikmati akses wifi gratis. Bahkan, pengunjung dapat menikmati kopi di ruang Coffee Morning sambil menikmati layanan wifi gratis ini.

10. Menikmati Teknologi 4D di Gedung Sate

Satu lagi wahana unik di Gedung Sate, yaitu 4D Proyeksi. Di sini, pengunjung dapat menikmati peragaan gambar bangungan Gedung Sate yang disajikan dalam bentuk 4 dimensi. Tentu teknologi ini belum banyak dimiliki oleh museum atau tempat lainnya.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.