10 Foto Gereja Ayam Magelang Bukan Jogja, Tiket Masuk Wisata + Sejarah

Posted on
Gereja ayam magelang jogja sejarah tiket masuk wisata jakarta bukit rhema pasar baru indonesia asal usul merpati rute misteri aadc 2 terletak ada dimana alamat angker ambarawa atap atas bukit adalah berkokok di israel borobudur foto buka jam berapa gambar gombong horor hebohkan dunia tengah hutan hotel htm berbentuk puncak jawa tengah kepala kulon progo kisah legenda manado menteng punthuk setumbu palembang singkawang semarang sunrise salaman samanhudi sawah besar terbaru tersembunyi video tanjungpinang 2017
Gereja ayam, Foto: viva.co.id

Lokasi: Kembanglimus, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553
Map: KlikDisini
HTM: Rp.5.000/Orang
Buka/Tutup: 05.00-17.00
Telepon: –

Candi Borobudur merupakan salah satu candi terbesar yang dimiliki oleh Indonesia, di mana candi tersebut terletak di kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Hingga kini Candi Borobudur memiliki banyak sekali pengunjung dan menjadi obyek wisata yang ramai dikunjungi dan masih digunakan sebagai pusat ibadat bagi penganut Buddha di Indonesia maka tidak heran jika pada perayaan Waisak, maka Candi Borobudur ini akan dikunjungi oleh umat Buddha seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara. Nama Candi Borobudur sendiri memiliiki arti “biara di perbukitan” dan karena hal tersebutlah lah kini Candi Borobudur ditetapkan sebagai salah satu Warisan Dunia oleh UNESCO.

Namun siapa sangka di balik ketenaran Candi Borobudur, ternyata Kabupaten Magelang menyimpan begitu banyak tempat wisata mulai dari wisata alam hingga wisata sejarah. Nah salah satu tempat wisata alam dan sejarah yang tidak boleh terlewatkan ketika mengunjung Magelang adalah Bukit Rhema dan Gereja Ayam.

Sejarah Gereja Ayam

salah satu cuplikan AADC 2, foto: airyrooms.com

Gereja ayam merupakan sebuah gereja  yang tersembunyi berada tengah hutan di Bukit Rhema di daerah Borobudur. Gereja ayam merupakan sebuah bangunan gereja berbentuk seekor ayam besar dan di bagian kepalanya terdapat sebuah mahkota yang dibangung pada tahun 1981 oleh Daniel Alamsjah. Di mana lelaki tersebut berasal dari Bandar Lampung yang mendapat amanat untuk membangun sebuah rumah doa dan karena amanat tersebutlah ia membeli mengeluarkan uang sebesar 2 juta rupiah untuk membeli sebuah tanah dengan luas 3000 meter persegi. Namun pembayaran beli tanah tersebut dilakukan dengan cara dicicil, sehingga membutuhkan waktu beberapa tahun untuk melunasin. Singkatnya, setelah tanah dibeli dan lunas, Daniel Alamsjah memulai pembangunan Gereja Ayam.

Namun bangunan gereja ini sebenarnya bangunan yang tidak pernah selesai dibangun oleh pemilikinya karena terbatas biaya di tambah lagi adanya pertentangan dari warga sekitar. Meskipun masih dalam tahap pembangunan, namun tempat ini sempat beroperasi selam 5 tahun lama sebelum akhinya ditutup karena biaya operasional yang cukup tinggi dan saat ini kondisi dari bangunan tersebut terlihat tak terawat yang dipenuhi dengan coretan-coretan. Namun ada banyak hal yang menarik dari tempat ini salah satunya adalah dari bentuknya yang unik mirip dengan ayam dan tempat ini mendadak tenar karena dijadikan sebagai salah satu lokasi syuting flim AADC 2.

Keadaan Interior gereja, foto: pegipegi.com

Seiring berjalannya waktu bangunan ini dibiarkan terbengkalai, mekipun kadang ada beberapa warga sekitar yang datang mengunjungi tempat tersebut hanya sekedar menikmati suasana disekitar gereja. Karena memang pemandangan di sekitar gereja masih sangat asri karena di sekitar gereja dulunya ditanami banyak pohon dan selain itu dari kejauhan terlihat derata bukit-bukit serta pemandangan gunung merapi juga bisa terlihat dari tempat ini.

Salah satu penyebab yang banyak wisatawan yang rela datang mengunjungi bangunan tua ini adalah karena lokasinya yang sangat dengan tempat wisata Punthuk Setumbu. Di mana tempat wisata Punthuk Setumbu sendiri merupakan salah satu tempat wisata yang terkenal karena keindahannya sunrisenya di Magelang. Karena keindahan sunrise tersebut membuat tempat ini juga disebut dengan nama Borobudur Nirvana Sunrise dan cukup terkenal di kalangan wisatawan asing yang ingin melihat matahari terbit.

Keadaan Interior gereja setelah di renovasi, foto: saegaleri.com

Di karenkan banyaknya pengunjung yang mendatangi tempat ini, akhirnya pemilik gereja ini menjadikan gedung tersebut menjadi salah tempat wisata yang dibukan untuk umum. Daya terik yang dimiliki oleh bagunnan ini selain memiliki struktur bangunan yang unik, para wisatawan yang datang juga bisa menikmati pemandangan indah kota Magelang dari atas gedung Gereja Ayam ini, bahkan jika pada saat cuaca cerah dan sedang tidak berkabut, kita juga bisa terlihat dengan jelas candi borobudur dari atas gedung ini.

Di karenakan lokasi dari Gereja Alam ini yang berada di atas ketinggian maka tempat ini memiliki pemandangan alam yang indah dan yang paling menarik adalah dari tempat ini kita bisa melihat pemandangan kemegahan Candi Borobudur dari sudut yang berbeda.

Bagian – Bagian Gereja Ayam

bangunan tampak samping, foto: liputan6.com
  1. Ruang Utama

Setelah masuk ke dalam bagungan Gereja Ayam ini, maka anda akan menemukan sebuah ruangan luas dengan beberapa pilar yang terletak di bagian ekor dan jendala-jendela kecil berbentuk bungan pada setiap sisinya serta pada langit-langit bangungan ini terdapat sebuah motif salib.

  1. Leher Ayam

Pada bigian kedua kita akan masuk ke dalam leher ayam, di mana dari tempat ini jika bisa menyaksikan pemandangan alam sekitar dari jendela-jendela yang terpasang di leher tersebut dan juga bisa menyaksikan struktur bangungan ulai badan hingga ekor dari posisi leher ini.

Keindahan bangunan gereja, foto: tribunnews.com
  1. Paruh Ayam

Setelah berjalan naik dari leher ayam, kita akan sampai pada bagian Paruh Ayam seperti berkokok . Di mana paruh ayam ini berwarna merah menyalah dan dari tempat ini kita bisa melihat pemandangan alam sekitar bukit Rhema. Pada tengah-tengah ruangan paruh ini terdapat sebuah blokade yang terbuat dari bambu, hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menjaga para wisatawan supaya tidak terlalu mendekat keluar paruh ayam.

  1. Kepala Atau Mahkota Ayam

Nah ini adalah bagian terakhir dari Gereja Ayam, yakni bagian kepala atau mahkota ayam atau bagian puncak bangunana ini. Bagian ini merupakan atap dari bangungan gereja ini, di mana dari tempat tersebut kita bisa menyaksikan pemandangan kemegahan Candi Borobudur dipadukan dengan alam sekitar membuat panorama yang begitu indah. Namun sayang untuk bisa berada di bagian Mahkota ini para pengunjung harus melewati sebuah lubang kecil, nah hal tersebut akan menjadi masalah untuk anda yang memiliki badan subur.

Lokasi dan Akses Menuju Gereja Ayam

tampak kepala bangunan, foto: tribunnews.com

Lokasi dari Gereja Ayam ini berada di daerah Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Kec. Borobudur, Kab. Magelang, Jawa Tengah atau sebelah barat Candi Borobudur sekitar 3 Km. Di mana lokasi tersebut sebenarnya merupakan lokasi dari tempat wisata lain yakni Phuntuk Setumbu, sebuah bukit yang memiliki pemandangan yang indah apa lagi pada saat sunrice. Untuk masalah jalan yang menuju ke gereja ayam bisa dibilang masih sedikit sulit. Dikarenakan ketika kita mau sampai ke lokasi bangunangan ini, jalan yang ada di sana tidak bisa di lalui dengan kendaraan motor apa lagi mobil, karena setelah melewati jalan antara rumah-rumah warga sekitar

Untuk bisa menuju ke lokasi Gereja Ayam, anda bisa melewati rute  jalan dari pertigaan ojek Borobudur ke arah Selatan luruh hingga menemukan perempatan yang menuju ke arah Punthuk Setumbu, setelah itu anda harus ambil jalan ke kanan mingikuti jalan utama yang searah dengan lokasi dari Punthuk Setumbu. Setelah malakukan perjalan beberapa Kilo meter hingga menemukan SD Karangrejo, anda haru berbelok ke kanan mengikuti jalan utama hingga tikungan pertigaan, kemudian ambil jalan kiri yang sedikit menanjak. Setelah itu ikuti saja jalan utama tersebut dan ketika menemukan sebuah pertempatan ambil kanan ikuti jalan utama kemudian perempatan lagi ambil kiri lurus saja hingga menemukan sebuah papan dengan tulisan Gereja Ayam. Namun sebelum itu anda akan menemukan sebuah perempatan kecil yang mengharuskan anda untuk memarkir kendaraan di tempat tersebut. Nah dari tempat penitipan kendaraan tersebutlah kita tinggal berjalan sekitar 10 menit saja mengikuti jalan cor kita akan sampai ke tempat bangungan Gereja Ayam.

keseruan berwisata di gereja ayam, foto: brilio.net

Namun sebelum masuk ke dalam Bangunan tersebut, anda akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar 5000 untuk wisatawan lokal dan 10000 untuk wisatawan luar negeri. Di mana dengan uang segitu kita dapat menikmati pemandangan menakjubkan yang tidak ada di tempat lain dan perlu anda ketahui, bahwa biaya tersebut akan digunakan untuk perawatan gedung ini.

Fakta Menarik dan Misteri  Mengenai Gereja Ayam

Terdapat banyak sekali fakta menarik yang harus anda ketahui mengenai bangunan Gereja Ayam ini, supaya nantinya ketika anda datang ke tempat ini sudah mengetahui beberapa hal mengenai bangunan ini. untuk itu lah mari perhatikan ulasannya di bawah ini.

  • Masih Belum Selesai dibangun dan asal usul Gereja Ayam

Seperti yang sudah kami sampaikan di atas, bahwa bangunan Gereja Ayam ini mulai dibangun pada tahun 1990 oleh seorang lelaki yang berasalan dari Bandar Lampung bernama Daniel Alamsjah. Pada saat itu, Daniel membeli sebidang tanah dengan seluas 3000 meter persegi dengan harga sebesar 2 juta rupiah. Namun pembayaran tersebut dilakukannya dengan cara dicicil, sehingga membutuhkan beberapa tahun untuk menyelesaikan proses jual beli tanah tersebut. Setelah tanah berhasil dibayar lunas, baru lah proses pemanganunan Gereja Ayam ini dimulai. Namun di karenakan terbatasnya biaya yang dimiliki oleh Daniel, membuat pembangunana gereja Ayam ini tidak bisa diselesaikan dan di tambah adanya pertentangan dari warga sekitar yang akhirnya membuat bangunan ini menjadi terbengkalai.

tampak belakang bangunan, foto: e-beritamadrid.blogspot.co.id
  • Bukan Berbenuk Ayam, Melainkan Burung Merpati

Banyak orang yang melihat bangunan ini dan menganggap bangunan ini memiliki bentuk seekor ayam yang sedang duduk di tanah yang di bagian kepalanya memiliki sebuah mahkota. Namun Daniel Alamsja yang merupakan pendiri Gereja Ayam menegaskan bahwa bangunan yang ia buat tersebut bukan berbentuk ayam, akan tetapi burung merpati. Di mana seperti halnya apa yang diajarkan oleh agama Daniel bahwa burung merpati merupakan lambang dari kebebasan. Selain menjelaskan mengenai bentuk dari bangunanan ini, Daniel pun juga bercerita tentang alasan mengapa ia mendirikan Gereja Ayam ini. Di mana pada suatau saat Daniel mendapatkan sebuah wahyu melalui mimpinya, yang menyuruhnya untuk membangun sebuah rumah ibadah berbentuk burung merpati.

  • Bukan Merupakan Gereja

Meskipun Daniel adalah seorang pemeluk agama Kristen, namun ternyata bangunan yang ia buat bukanlah sebuah Gereja melainkan sebuah rumah ibadah yang bisa digunakan untuk tempat ibadah oleh siapa saja yang memeluk agama dan pada kenyataannya dulu memang sempat bangunan ini dijadikan sebagai tempat ibadah oleh beberapa agama yang ada di Indonesia. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, ternyata Gereja Ayam ini pernah juga digunakan sebagai tempat Rehabilitasi untuk orang gila, anak cacat dan para pecandu narkoba.

  • Punya Banyak Nama

Dikarenakan letak dari Gereja Ayam ini sangat dekat dengan lokasi Candi Borobudur dan Punthuk Setumbu, membuat bangunan tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal saja namun bangunan ini juga banyak dikunjungi oleh para wisatawan mancanegara. Di mana Turis asing yang sedang berlibur ke Candi Borobudur biasanya juga akan datang mengunjungi Punthuk Setumbu untuk melihat sunrise dan karena bangunan Gereja Ayam ini terlihat dari Punthuk Setumbu, membuat para wisatawan asing tersebut penasaran karena bentuk bangunan ini yang unik, sehingga pada akhirnya mereka pun pergi melihat bangunan Gereja Ayam dari dekat. Karena para wisatawan asing tersebutlah membuat bangunan Gereja Ayam ini memiliki banyak nama seperti Gereja Bird, Gereja Dove, Gereja Chicken, dan Pigeon Hill.

  • Memiliki Suasana Angker

Bangunan Gereja Ayam ini merupakan bangunan yang sudah lama di tinggal kan dan terbengkali, maka tidak heran jika susana yang dimiliki oleh bangunan ini cukup horor . Mungkin suasana angker tersebut dihasilkan karena ruangan yang ada di dalam Gereja Ayam sangat gelap terutama pada saat malam hari, oleh karena untuk para pengunjung yang datang ke tempat ini harus membawa senter.

  • Memliki Banyak Spot Foto yang Eksotis

Sebenarnya sebelum terkenal karena pernah digunakan sebagai salah satu tempat syuting flim AADC 2 pada awal tahun 2017 yang langsung menghebohkan dunia maya, bangunan Gereja Ayama seudah terkenal melalui akun sosial media para penggemar traveling. Di mana mereka banyak mengupload foto pemandangan sunset dan jajaran perbukitan dan sawah yang menakjubkan, karena hal itu lah untuk anda yang suka berfoto selfie dengan background alam maka datangkan ke tempat ini.

Fasilitas Gereja Ayam

salah satu kegiatan yang bisa dilakukan, foto: pegipegi.com

Untuk masalah fasilitas yang dimiliki oleh bangunan Gereja Ayam ini terbilang sangat minim, namun karena lokasinya yang dekat dengan tempat wisata Punthuk Setumbu maka para pengunjung juga bisa menikmati fasilitas dari tempat wisata tersebut yakni seperti toilet umum, warung makan, tempat parkir dan masih banyak lagi fasilitas yang bisa didapetkan oleh para pengunjung.

Tips Berwisata di Gereja Ayam

Untuk anda yang memiliki rencana untuk datang ke tempat ini, maka sebaiknya datanglah pada sore hari sekitar jam 4 sore hingga anda tidak perlu lama-lama ketika ingin menikmati sunset tiba. Selain itu jangan lupa untuk persiapkan fisik anda terlebih dahulu, karena bagi mungkin saja untuk anda yang belum terbiasa menaiki bukit akan sedikit menguras tenaga dan jangan lupa untu mambawa kamera ya, supaya bisa menghasilkan hasil jepretan yang bagus serta jangan membuang sampah sembarangan dan menurut kabar yang baru kami dapatkan, di mana bangunan gereja ayam ini telah direnovasi pada baigan interiornya sehingga para pengunjung bisa merasa nyaman ketika datang ke tempat bangunan ini.

Nah itu lah informasi mengenai bangunan Geraja Ayam yang ada di Jogjakarta, tentu saja untuk anda yang sedang mencari tempat foto yang unik maka tempat ini lah yang cocok untuk anda datangi dan untuk anda yang ingin melakukan foto prewedding, bisa melakukannya di geraja ayam ini. Sekian dari kami, semoga informasi di atas dapat menambah daftar tujuan wisata anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *