14 Wisata Goa Jepang di Indonesia: Mojoagung Jombang Bantul Kaliurang Jogja Bandung Wonosalam Lhokseumawe Bukittinggi

Posted on
14 Wisata Goa Jepang di Indonesia: Mojoagung Jombang Bantul Kaliurang Jogja Bandung Wonosalam Lhokseumawe Bukittinggi
Rate this post
Goa gua jepang mojoagung jombang bantul kaliurang bandung belanda wisata sejarah jogja wonosalam lhokseumawe bukittinggi kaligua lokasi bukit tinggi misteri yogyakarta mojokerto gambar padang dago pakar foto ungaran purwakarta tiket masuk balikpapan palembang berbah pangandaran video aceh wonogiri semarang malang cerita hantu pundong majalengka bumiayu angker alas roban utara purwo adalah bumi ayu yang ada di indonesia cagar alam biak batu bergek cangar colo fungsi fakta gunung muria merapi garut taman hutan raya imogiri iwok abqary sleman daerah istimewa isi informasi jumlah letak jember jawa tengah timur barat jaman kepanjen kediri brebes kudus kupang klungkung lembang liliba lombok lhoksumawe lada terbakar medini maribaya malino ngawi ngarai sianok ntt parangtritis pasuruan papua promasan rane rahasia riwayat sabang sumatera samarinda situbondo sumbar surocolo sidomukti tegal tahura tomohon tentara madura watu ulo sulawesi wanayasa wikipedia bali
Goa Jepang, Foto: jogjaland.net

Penjajahan negara asing saat Indonesia belum merdeka memang masih membekas. Entah dalam bentuk hati atau pikiran. Akan tetapi ada hal yang tertinggal yang masih terlihat bukti nyata dari penjajahan tersebut. Bukti yang sampai saat ini masih bisa dilihat oleh mata kepala anak cucu, bangunan yang pernah dipakai.

Ada banyak model bangunan yang dipakai saat penjajahan. Salah satu nya adalah goa. Goa atau gua biasanya dipakai penjajah untuk bersembunyi dari musuh, menyembunyikan peralatan perang, penjara, bahkan bahan makanan. Bukan rahasia jika pribumi pun menjadi romusha pada saat itu.

Lokasinya pun tersebar di wilayah Indonesia. Bahkan ada juga yang peninggalan Belanda dan Jepang di satu wilayah, seperti di Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda serta Agrowisata Kaligua yang terletak di Bumiayu, Brebes. Spot ini bisa diraih dengan berkendara melalui jalur Tegal-Bumiayu-Kaligua.

Beberapa di antaranya masih digunakan sampai sekarang sebagai tempat wisata sejarah, ada juga yang terbengkalai karena kehadirannya masih belum diketahui jelas.

Mojoagung, Jombang

Goa Jepang Jombang, Foto: placesmap.net

Lokasi: Alas Gedangan, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur
Map: Klik Disini
HTM: Gratis, biaya parkir Rp 5.000

Goa Jepang yang berlokasi di Alas Gedangan, Mojoagung, Jombang, Jawa Timur ini bisa dibilang baru. Walaupun sebenarnya tempat ini sudah lama ditemukan pada 2003 oleh pihak Perhutani KPH Jombang. Menurut sejarah, tempat ini pernah menyimpan bahan makanan, senjata, dan perlengkapan lain milik tentara Jepang saat menguasai Indonesia.

Akan tetapi posisi tepat lokasi ini menghadap kemana masih belum diketahui. Karena pihak polisi hutan beranggap bahwa pintu yang saat ini ditemukan justru baru “jendela” nya. Meskipun begitu, lokasinya sangat rindang. Anda bisa bersantai menikmati pemandangan di tengah hutan jati. Tapi tetap hati-hati karena ada jurang yang cukup curam.

Selain itu, Anda juga akan menemukan beberapa lokasi yang dibuat untuk semakin menarik minat wisatawan. Salah satunya bunga matahari sebagai gardu pandang. Anda bisa duduk di atasnya dan mengambil gambar dengan pemandangan Gunung Arjuna di belakang.  Selain itu, ada juga spot replika sarang burung. Jika Anda ingin berfoto di spot itu, siapkan uang Rp 2.000.

Jika Anda tertarik untuk datang ke Goa Jepang, siapkan uang Rp 5.000 untuk masuk. Aksesnya pun  terbilang cukup mudah. Anda bisa menggunakan sepeda motor atau mobil. Rutenya adalah dari pertigaan terminal Mojoagung, arahkan kendaraan Anda ke arah Wonosalam. Bertemu pertigaan, sebelum jempatan Desa Karangwinongan, Anda belok ke arah timur. Susuri jalan tersebut dan Anda akan bertemu gapura masuk yang terbuat dari kayu.

Surocolo Pundong, Bantul

Goa Jepang Bantul, Foto: pastvnews.com

Lokasi: Seloharjo, Pundong, Bantul, Yogyakarta
Map: Klik Disini
HTM: Gratis. Biaya parkir Rp 2.000 – Rp 5.000

Pernahkah Anda melihat feed instagram Anda dipenuhi foto orang duduk di atas kembang sepatu buatan dengan latar belakang bukit hijau dan laut? Tempat yang menjadi spot baru ini terletak di Seloharjo, Pundong, Bantul atau lebih dikenal dengan Gua Jepang Pundong. Selain bunga sepatu, Anda juga bisa berfoto di bulan buatan dengan latar belakang bukit dan Pantai Parangtritis. Lokasi Goa Pundong ini memang tak jauh dari Pantai Parangtritis yang sudah lebih dulu dikenal.

Menurut sejarah, goa ini digunakan sebagai markas pertahanan tentara Jepang serta pengintaian musuh. Diyakini, pembangunan dibangun pada tahun 1942-1945. Secara total, ada 18 buah yang dibangun di Bukit Pundong. Tiap goa memiliki fungsi yang berbeda dan saling berhubungan sehingga jika masuk akan menemukan desain yang berbeda.

Jika Anda tertarik memasukinya, jangan lupa membawa senter karena kondisi cahaya hanya sedikit. Untuk sampai ke sini, Anda dapat mengambil arah ke Parangtritis kemudian lanjut ke Jembatan Kretek. Terus sampai Jalan Parangtritis, Goa Cerme hingga sampai di Desa Ngreco. Anda bisa menitipkan kendaraan di sini karena jalanan yang tidak memungkin ke sana. Kondisi jalan yang terjal dan curam menjadi salah satu faktor sebaiknya mobil dititipkan di Desa Ngreco. Selanjutnya, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Harga tiket masuk terbilang gratis. Akan tetapi Anda diharuskan membayar Rp 5.000 untuk retribusi kendaraan mobil. Sedangkan untuk motor, Anda membayar Rp 2.000. Jangan lupa, untuk berfoto di spot foto juga ada apresiasi sebesar Rp 3.000.

Selain Guo Pundong di Bantul, ada lagi peninggalan Jepang di Imogiri. Goa Maria Giriningsing pernah dijadikan markas atau barak bagi tentara Jepang saat Perang Dunia 2. Bergerak ke arah utara, Anda bisa mengunjungi Goa Jepang lain di Berbah, Sleman.

BacaJuga:  10 Gambar Pantai Papuma di Jember 2018 Tiket Masuk Jalan Menuju Lokasi Wisata

Kaliurang, Jogja

Goa Jepang Kaliurang, Foto: eksotisjogja.com

Lokasi: Nirmolo Kaliurang, Kaliurang
Map: Klik Disini
HTM: Rp 2.000 per orang

Tidak hanya satu, tapi dua Goa Jepang yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain Goa Jepang Pundong, ada Goa Jepang yang terletak di lereng Gunung Merapi, tepatnya wilayah Kaliurang, Nirmolo Kaliurang. Lokasinya yang berada di pegunungan membuat kawasan ini sejuk serta bisa melihat eksotisme Gunung Merapi dari sisi lain. Selain itu Anda bisa bertemu kawanan monyet di habitat alami.

Berdasarkan pernyataan pengelola kompleks wisata Nirmolo Kaliurang, peninggalan ini difungsikan untuk tempat tinggal dan perlindungan dari sekutu. Ada 25 unit dengan fungsi yang berbeda-beda tapi masih berhubungan. Menariknya, Goa Jepang di sini masih orisinal dan tanpa penerangan. Jika Anda tertarik untuk masuk, diperbolehkan dan ada pemandu yang siap menemani dan menjelaskan berbagai informasi yang dibutuhkan.

Anda perlu trekking dulu sebelum sampai di Goa Jepang, melalui jalan setapak. Baiknya, persiapkan diri Anda sebelum trekking di jalur ini. Karena tidak sedikit wisatawan yang akhirnya menyerah di tengah jalan karena tak kuat menanjak. Wajar, karena kontur jalan yang berkelok-kelok, berbatu serta curam di sisi jalur.

Di sisi lain, Goa Jepang Kaliurang juga terkenal angker. Ada cerita yang mengatakan bahwa tempat ini dulunya pernah menjadi tempat penyiksaan pribumi oleh tentara Jepang. Ditambah puluhan tahun terbengkalai. Sehingga cerita-cerita mistis di lokasi ini santer terdengar.

Di pantai Roban Subah, di sekitar sungai Kaliurang juga ditemukan goa peninggalan Jepang. Goa ini bisa dimasuki tank serta kendaraan tempur lainnya. Hampir sama dengan Goa Jepang yang ada di Indonesia, tempat ini dibuat dengan cara romusha.

Bandung

Goa Jepang Bandung, Foto: sebandung.com

Lokasi: Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Dago Pakar, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat
Map: Klik Disini
HTM: Rp 15.000 per orang

Membicarakan Goa Jepang belum lengkap rasanya jika tidak mengikutsertakan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda atau yang lebih dikenal Tahura. Taman Hutan Raya yang berada di Bandung ini menyimpan banyak sejarah. Ada dua goa yang terkenal berada di Tahura ini, Goa Jepang dan Goa Belanda.

Suasana taman hutan yang sangat asri, monyet yang masih berkeliaran, dan udara yang sejuk bisa menjadi alasan lain untuk mengunjungi kawasan ini. Jalan yang sudah rapih dan ada penunjuk jalan diyakini bahwa wisata sejarah ini dikelola dengan baik.

Menurut berbagai sumber, goa ini dulu difungsikan sebagai pusat stasiun radio, logistik, dan telekomunikasi. Walaupun begitu, pembangunan yang terjadi pada tahun 1942 tidak pernah selesai. Bahkan, kabarnya, belum pernah direnovasi sejak saat itu. Fungsi dari lokasi ini adalah untuk tempat persembunyian serta gudang amunisi dan persenjataan.

Letak Goa Jepang dari pintu masuk Tahura hanya berjarak 300 meter. Anda akan diminta untuk turun ke bawah. Kemudian Anda akan menemukan 4 mulut goa. Diyakini, 2 lorong adalah jebakan dan 2 lainnya adalah yang sebenarnya. Jika Anda tertarik ingin masuk dan tak membawa senter, ada penyewaan senter sebesar Rp 5.000 per senter.

Puas menikmati wisata sejarah di Goa Jepang, Anda bisa melangkahkan kaki ke Goa Belanda yang berjarak 150 meter. Jika tak ingin berjalan kaki, Anda bisa menyewa ojek yang akan mengantarkan Anda.

Sesampai di Goa Belanda, ada baiknya, Anda tidak mengucapkan kata Lada. Mereka meyakini jika menyebut kata itu Anda akan mengalami hal aneh. Anda bisa pingsan seketika, suasana berubah mencekam, hingga terdengar suara derap kaki kuda.

Menurut riwayat, Lada dipercayai masyarakat setempat sebagai salah satu tokoh atau leluhur di wilayah tersebut yang namanya memang disakralkan. Tidak ada masyarakat di sana yang berani mengucapkan sembarangan.

Wonosalam

Goa Jepang Wonosalam, Foto: thepicta.com

Lokasi: Dusun Sidolegi, Sumberjo, Wonosalam, Jombang, Jawa Timur
Map: Klik Disini
HTM: Gratis, biaya parkir Rp 5.000.

Goa yang ditemukan oleh warga ini berada di lembah pegunungan Anjasmoro. Anda harus berjalan kaki sekitar 20 menit terlebih dahulu dari lokasi parkir kendaraan sebelum sampai ke goa. Sepanjang jalan Anda akan disuguhkan pemadangan alam pegunungan bahkan melihat aliran sungai yang jernih.

Goa Sriti ini juga belum pernah dijamah manusia. Dinamakan Goa Sriti karena terdapat banyak burung sriti yang bisa Anda temukan di dalamnya. Ia memiliki dua ruang khusus untuk semedi. Ditandai dengan adanya bekas pembakaran dupa dan kemenyan.

Selain Jombang, Goa Jepang juga bisa Anda temukan di Mojokerto, Watu Ulo di Jember, Cangar di Batu Malang, Kepanjen, Madura, Alas Purwo di Banyuwangi, Colo (Gunung Muria) di Kudus, Goa Jepang Wilis di Kediri, Ngawi, Pasuruan, serta Situbondo.

BacaJuga:  Apakah Benar Banyak "Kutang" di Pantai Ini? Simak Lebih Lanjut

Lhoksemauwe

Goa Jepang Lhokseumawe, Foto: kompas.com

Lokasi: Bukit Wisata Blang Panyang, Blang Panyang, Lhoksemauwe, Aceh.
Map: Klik Disini
HTM: Rp 5.000 per orang

Ada banyak tempat wisata yang berada di Lhoksumauwe, Aceh. Salah satu yang sedang tersohor dan digadang-gadang menjadi ikon baru kota ini adalah Goa Jepang. Masyarakat setempat mengenalnya dengan nama Bukit Goa Jepang. Di sana terdapat Taman Ngieng Jioh (taman melihat Jauh). Dari sini, Anda bisa melihat pabrik PT Arun dan pelabuhannya dari kejauhan.

Selain itu, Anda akan melihat Selat Malaka sedangkan sisi lainnya perbukitan dengan pepohonan rimbun. Bergeser sedikit, Anda akan melihat gedung-gedung di pusat kota Lhokseumawe serta PT Arun dan perusahan pupuk PT PIM.

Goa Jepang sendiri sebenarnya belum dijamah sehingga keasliannya masih terjamin. Memang peninggalan sejarah ini tidak sepanjang Lobang Jepang di Bukittinggi. Di dalamnya, Anda bisa melihat dinding yang dihiasi kapur. Lobang Jepang ini terletak 100 kaki dari permukaan laut.

Di salah satu kota dari provinsi ini pun juga ada peninggalan jaman penjajahan Jepang. Tepatnya di Pantai Benteng Goa Jepang, Sabang. Ada bunker yang digunakan sebagai benteng pertahanan pejuang Aceh memantau pergerakan Jepang. Untuk menuju ke sana Anda harus melewati beberapa anak tangga . Setelah itu Anda akan menemukan pantai yang indah dengan hamparan rumput hijau menyejukkan mata.

Terlepas dari kehadiran Goa Jepang, Aceh sedang menghadapi fenomena Bergek. Bergek adalah penyanyi muda di kancah musik lokal. Bahkan masyarakat pun menanti konser Bergek dengan antusias. Lagu-lagunya pun dinyanyikan oleh masyarakat setempat. Lagu-lagu Bergek yang melejit di Aceh salah satunya adalah Boh Hatee.

Bukittinggi

Goa Jepang Bukittinggi, Foto: gosumatra.com

Lokasi: Jalan Panorama, Bukit Cangang Kayu Ramang, Guguk Panjang, Bukittinggi, Sumatera Barat.
Map: Klik Disini
HTM: Rp 8.000 per orang

Lagi, peninggalan Jepang di Nusantara, adalah Lubang Jepang yang terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Anda pun tak perlu jauh-jauh keluar Padang karena posisi Lobang Jepang ini tak jauh dari pusat kota. Hanya butuh 15 menit dengan berjalan kaki.

Pemandu wisata di sana mengatakan lubang ini dibuat dengan mempekerjakan secara paksa orang-orang di luar Bukittinggi seperti Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Justru tidak ada orang Bukittinggi yang mengerjakan ini, disinyalir untuk menjaga kerahasiaan.

Lobang ini memiliki panjang lebih dari 6 kilometer dan beberapa ada yang sampai tembus ke Ngarai Sianok, Jam Gadang di samping Istana Bung Hatta, serta Benteng Fort De Kock. Sebelum sampai, Anda akan menuruni sebanyak 132 anak tangga.

Di dalamnya ada 21 lorong kecil yang memiliki bermacam fungsi. Ada yang sebagai ruang amunisi, ruang pertemuan, pintu pelarian, ruang penyergapan serta penjara. Di dinding pintu masuk ada denah tertera menjelaskan nama ruangan-ruangannya. Ada satu ruang yang mengerikan disana, namanya dapur. Tapi dapur yang ini berfungsi untuk memutilasi tahanan yang sudah tewas lalu dibuang melalui lubang air. Ada banyak kisah misteri serta penampakan hantu yang menyelimuti goa ini.

Selain di Bukittinggi, Anda juga bisa menemukan salah satu Goa Jepang di Palembang.

Pangandaran

Goa Jepang Pangandaran, Foto: informasipangandaran.com

Lokasi: Cagar Alam Pangandaran, Pananjung, Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat
Map: Klik Disini
HTM: Rp 20.000 per orang

Tahun 2015, ada sebuah buku misteri untuk anak terbitan Kiddo yang menceritakan petualangan seorang anak di Cagar Alam Pantai Pangandaran. Buku karangan Iwok Abqary ini berjudul Misteri Gua Jepang. Buku fiksi anak ini mengambil tempat dimana di dunia nyata memang ada, Gua Jepang di Pangandaran.

Gua Jepang Pangandaran memiliki tiga gua dengan diameter lubang pengintai sebesar 1 meter. Gua ini belum pernah direnovasi sehingga keasliannya pun masih terjaga.

Selain Pangandaran, ada Gua Jepang yang terletak persis di samping Markas Kodim 0617 Majalengka. Selintas tempat ini tampak angker. Ukurannya kurang lebih 5×5 meter.  Sebenarnya tempat ini tidak jauh posisinya dari jalan raya Majalengka-Cigasong. Gua ini merupakan salah satu Gua Jepang yang ada di Indonesia tepatnya Jawa Barat selain di Maribaya (Taman Hutan Rakyat), Garut, Purwakarta tepatnya di Desa Wanayasa.

Papua

Goa Jepang Biak, Foto: kompas.com

Lokasi: Jalan Goa Jepang, Sumberker, Samofa, Biak Numfor, Papua
Map: Klik Disini
HTM: Rp 25.000 per orang

Terdapat dua goa peninggalan Jepang di Biak, yang pertama Goa Binsari dan yang kedua Goa Jepang Lima Kamar. Goa Binsari diambil dari nama Abyab Binsari yang berarti “Goa Nenek”. Ini dikarenakan dulu ada seorang nenek yang tinggal di sini. Kemudian nenek itu menghilang ketika Jepang datang.

Disinyalir, Goa Binsari ini punya lorong yang tembus sampai Goa Lima Kamar. Ia memiliki panjang 5-6 kilometer. Dengan lorong sepanjang itu tentu bisa menampung ribuan tentara. Bahkan di kawasan ini terdapat tentara Jepang berjumlah 6.000 orang terkubur hidup hidup di sana setelah Jenderal McArthur menjatuhkan bom dan drum-drum bahan bakar yang terbakar di atas lokasi tersebut.

BacaJuga:  7 Daftar Mall Terbesar di Cilacap Jawa Tengah

Jarak Goa Binsari dengan kota Biak dapat ditempuh sekitar 30 menit perjalanan. Kawasan ini adalah perlindungan bagi tentara Jepang serta pusat logistik saat itu. Letaknya pun cukup strategis. Bahkan goa ini memang goa alami, bukan buatan.

Kupang

Goa Jepang Kupang, Foto: history1978.files.wordpress.com

Lokasi: Kampung Nunleu, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Map: Klik Disini
HTM: Gratis

Tak banyak masyarakat setempat yang tahu keberadaan Goa Jepang di sini. Berjumlah enam buah lubang yang terletak di tebing yang tak terawat. Posisinya yang berada di tepi sungai Liliba dipenuhi oleh semak dan rerumputan padahal panjangnya sekitar 5 kilometer. Penunjuk arahnya hanya papan nama yang terpajang di tepi jalan bertuliskan “Situs Peninggalan Goa Jepang dalam Perang Dunia II”.

Selain Kupang, NTT juga punya Goa Jepang di Tanjung Ringgit, Lombok Timur serta Rane di Flores.

Bali

Goa Jepang Bali, Foto: noermanbali.blogspot.com

Lokasi: Dusun Koripan, Desa Banjarangkan, Klungkung, Bali
Map: Klik Disini
HTM: Gratis

Bali tak luput dari peninggalan Jepang. Ada 16 lubang goa yang terletak di Kabupaten Klungkung. Goa ini dibuat di dinding tebing, di pinggir jalan Denpasar – Semarapura. Dibuat oleh Jepang untuk perlindungan tentaranya dari serangan tentara sekutu di masa Perang Dunia II. Posisinya yang berada di pinggir jalan, memudahkan Anda untuk menemukannya.

Promasan, Semarang

Goa Jepang Semarang, Foto: harianjateng.com

Lokasi: Lereng Gunung Ungaran, Desa Promasan, Semarang, Jawa tengah
Map: Klik Disini
HTM: Gratis

Goa yang terletak di lereng Gunung Ungaran ini memang belum seterkenal itu untuk dijadikan titik point pendakian. Akan tetapi tak sedikit yang mulai “memberanikan diri” menembus kawasan yang dibuat dengan hasil romusha. Sebelum sampai ke Desa Promasan, Anda akan menemukan titik point di pabrik teh, PT Rumpun Sari Medini. Dari sini jarak yang ditempuh tinggal 5 kilometer. Anda pun akan menemukan beberapa papan petunjuk arah ke Goa Jepang Promasan.

Jika sudah di sini, sekalian saja mampir ke Goa Tirta Mulya. Lokasinya berada di desa wisata Sidomukti. Memang lokasi ini bukan peninggalan Jepang tetapi dibuat pada tahun 2009 sebagai lorong menuju tempat pandang menikmati Gunung Ungaran. Anda bisa mengabadikan video di sini. Karena Gunung Ungaran sangat bagus terlihat dari sini. Sisa Goa Jepang lain di wilayah Jawa Tengah pun tersebar pula di Wonogiri.

Kalimantan dan Sulawesi

Goa Jepang Samarinda, Foto: prokal.co

Lokasi: Balikpapan, Samarinda, Minahasa, dan Gowa
HTM: Gratis

Jepang pun meninggalkan jejaknya di Pualu Kalimantan, salah satunya Balikpapan. Kota ini penuh akan cagar budaya peninggalan Jepang seperti bunker, meriam, serta tugu perdamaian dan makam simbolis. Namun, dua tahun lalu, warga Samarinda dikejutkan dengan penemuan goa, yang diyakini peninggalan Jepang, di bawah rumahnya. Lokasinya berada di Jalan RE Martadinata, Teluk Lerong, Samarinda. Akan tetapi berapa panjang dan mengarah kemana, masih belum diketahui dengan pasti.

Pualu tetangganya, Sulawesi pun juga memiliki peninggalan. Goa Jepang yang berada di Desa Kiawa, Kawangkoan ini merupakan aset bagi daerah Minahasa. Akan tetapi kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan tidak dirawat dengan baik. Sayang, pada bulan Februari 2018, Anda sudah tak bisa mengunjungi lokasi ini karena ambruk. Hal ini pun membuat akses jalan Kawangkoan – Tomohon lumpuh. Sungguh disayangkan jika tempat bersejarah ini akhirnya ambruk dan tertutup tanah.

Namun Anda masih bisa menikmati peninggalan Jepang dengan menuju ke Sulawesi Selatan, tepatnya di Malino, Gowa. Di sini ada Goa Jepang yang ukurannya lebih kecil dari goa kebanyakan. Jika dilihat dari luar, goa ini seperti lubang horizontal yang dikelilingi tanah. Tempat ini digunakan untuk pertahanan. Menurut wikipedia, perjalanan dari Makassar ke daerah Malino memakan waktu sekitar 2 jam.

Loading...
Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

One thought on “14 Wisata Goa Jepang di Indonesia: Mojoagung Jombang Bantul Kaliurang Jogja Bandung Wonosalam Lhokseumawe Bukittinggi

  1. 9 Executive Spa Samarinda beda total perawatannya.. . ruangannya nyaman,therapist nya asik cantik lagi pokoknya pelayanannya oke laah…TKP di Jl. Untung Suropati No.35, Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243 highly recommended in a town!!! http://www.nine-spa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.