10 Gambar Gunung Gede Pangrango National Park Bogor, Misteri, Pendaftaran, Sejarah Asal Usul + Jalur Pendakian Wisata

Posted on
Gunung gede pangrango meletus national park dimana bogor kapan terakhir tahun berapa hotels information map terletak taman nasional itu dibuka ditutup misteri quark wiki wikipedia indonesia wallpaper telaga warna waktu pendakian tempuh official website situs web alamat wudu wonogiri wonosobo edelweis ekspedisi edelweiss satwa endemik rute registrasi riwayat rahasia green ranger ramalan cuaca resmi online biaya puncak by rusnain dari jakarta jalan shizuko rizmadhani di roma daerah mana trip tour tanjakan setan tarif macan tutul buka tutup tinggi tiket tips mendaki peta topografi guide youtube yang meninggal pendaki yegua untuk pemula asal usul fakta unik nama info booking org outbound jalur putri pantangan panorama apakah pernah via pintu masuk poto pos potensi posisi lokasi lewat cibodas legenda lagu larangan lama lafadz allah letak luas hutan lindung hewan liar logo wisata kkaskus ketinggian kuota memakan korban kawah kaki kawasan keindahan keangkeran keunikan kuncen kumbang juru kunci kisah mistis kontak kondisi salabintana jawa barat jembatan jogja ke hiking hotel berita hari ini hantu harimau penghuni buas history hilang dekat cerita horor gambar galunggung dan salak letusan gempa geologi geografis giant gokil gold foto flora foto2 fauna fasilitas festival fungsi fisik daftar beda desember perbedaan download sukabumi simaksi sejarah status saat ini sasakala september silsilah soebi soeharto soekarno agustus aktif ada angker cagar alam aktivitas aktifitas artikel tentang arah menuju lebih bagusan atau kejadian aneh marathon mandalawangi melindungi mula muasal murah penginapan mitos mount montana negara number nikah nomor telepon berada basecamp bumi perkemahan bunga biografi biru binatang di selabintana vegetasi voucher cianjur com camping catper cara cek curug cibeureum co id contact person zonasi tertua
Gunung Gede Pangrango, Foto: puncakgepang.blogspot.com

Lokasi: Jl. Kebun Raya Cibodas, Cipanas, Kab.Cianjur Jawa Barat 43253
Map: Klik Disini
HTM: Hari libur (umum) RP. 34.000/orang (pelajar) Rp. 19.000 & hari kerja (umum) Rp. 29.000/orang (pelajar) Rp. 17.500/orang
Buka/Tutup: 06.00-17.00
Telepon: +62-263-512-776

Keindahan alam Indonesia seolah tak ada habisnya, dengan topografi berbentuk kepulauan & dikelilingi banyak pegunungan, serta di tambah letak geografisnya yang merupakan negara kelautan, menjadikan panorama alam negeri ini tak terbantahkan keindahannya. Meskipun berdasar ilmu geologi negeri ini statusnya berada pada zona ring of fire & terancam gempa dengan potensi letusan yang tinggi, namun tentunya tak ada alasan bagi kita untuk tidak mencintai alam ini. Beberapa gunung yang terkenal di kalangan para pendaki, di antaranya Gunung Merapi di jogja, Gunung Prau Wonosobo, Gunung Cumbri Wonogiri, Gunung Galunggung di Tasik, serta Gunung Gede Pangrango yang terletak di tiga kabupaten sekaligus yakni Cianjur, Sukabumi & juga Bogor.

Padang Edelweis, Foto: zonalibur.com

Gunung yang memiliki alamat di provinsi Jawa barat & berada dekat dengan kota yang kerap kali dikunjungi presiden soekarno ini memiliki keindahan yang terus terjaga hingga sekarang, dengan letaknya yang berdekatan dengan ibukota Jakarta & tiga kabupaten sekaligus, membuat gunung yang memiliki banyak rute untuk pendakian ini seringkali dijadikan destinasi pendaki. Gunung ini berada di kawasan taman nasional yang merupakan satu dari 5 national park yang diresmikan pada masa pemerintahan soeharto. Kawasan ini ditetapkan sebagai taman nasional untuk melindungi & sebagai wadah konservasi hutan lindung, baik bagi beragam tumbuhan maupun hewan buas yang beberapa telah menjadi satwa endemik TNGGP seperti yang dilakukan taman nasional kerinci yang berusaha untuk melindungi harimau sumatera & Sumbawa dengan yegua atau kuda dalam bahasa spanyol. Beberapa fauna atau binatang yang terdata, yakni macan kumbang, macan tutul, elang jawa, pelatuk, serta masih banyak lagi hewan lainnya. Selain itu disini juga beberapa kali di selenggarakan marathon, outbound, dan beberapa festival.

Gunung pangrango yang memiliki ketinggian 3.019 mdpl ini, sebenarnya merupakan gunung tipe B atau dapat di katakan gunung yang dalam kurun waktu selepas tahun 1600 masih belum tercatat keberadaan erupsi magmatik namun masih ada gejala dari kegiatan vulkanik. Sementara gunung gede dengan tinggi 2.958 mdpl, merupakan gunung berapi tipe A, atau dapat dikatakan gunung yang setelah tahun 1600 pernah terjadi erupsi magmatik minimal 1 kali.Dilansir dari situs Wikipedia pada awalnya kawasan ini disebut dengan cagar alam di tahun 1978, dengan luas total 14 ribu hektar. Lalu pada perkembangan selanjutnya, kawasan ini mendapatkan dua kali penambahan luas wilayah yakni menjadi 15.196 hektar di tahun 1980 yang bersamaan dengan peningkatan status sebagai taman nasional & yang terakhir yakni pada tahun 2003 hingga saat ini luas totalnya menjadi sebesar 22.851,03 hektar. Gunung ini juga memiliki kelompok relawan yang akan membantu tim sar seperti kelompok Montana & Green ranger.

Tenda, Foto: bisniswisata.co.id

Berbicara soal gunung, tentunya tak afdol bila tidak membahas sejarah maupun sasakala yang ada. Bila ditilik dari riwayat secara ilmiah, gunung yang terletak di taman nasional tertua ini sebenarnya merupakan 2 gunung yang terpisah. Bila diperhatikan lapisan dari batuan penyusunnya, dapat diketahui bahwa asal usul pegunungan ini lahir dari tubrukan lempeng continental & oceanic. Lempeng oceanic tertindih, sementara lempeng kontinental naik dan membentuk pegunungan. Setelah Lempeng Oceanic amblas hingga mencapai kerak bumi dan akhirnya meleleh, terjadi penurunan kepadatan disekitarnya yang akhirnya menjadi amblas dan terbentuklah lubang kepundan di permukaan bumi.

Gunung yang paling tua di sini, bila dilihat dari jejak fisik kawah yang ada di antara puncak pass & Pangrango adalah Gunung Gegerbentang serta yang kedua yakni Gunung Mandalawangi. Sang gunung tertua yang awalnya merupakan gunung aktif, kini hanya terlihat menyerupai lerengnya gunung pangrango saja. Sementara nasib gunung mandalawangi selepas meletus pada periode prasejarah, yang konon batuannya terpental hingga ke kaki gunung salak, kini tinggal history dan meninggalkan bekas kawah besar dan menyisakan gunung pangrango. Batuan yang terlempar ke udara saat terjadi aktifitas letusan dahsyat tahun 1840, menimbulkan lubang sedalam 4 meter di area curug cibereum. Sementara gunung gede sendiri mengalami letupan terakhir 60 tahun lalu, sehingga perlu di waspadai aktivitasnya karena biasanya makin lama tidur makin dahsyat letupan selanjutnya.

Pemandangan Yang Indah, Foto: blog.act.id

Dulunya didekat gunung mandalawangi juga terdapat gunung lainnya, yakni gunung gumuruh yang bagaikan satu kesatuan quark yang tak terpisahkan. Selepas gumuruh meletus kini menjadi gunung gede serta kawah yang sangat dikenal pendaki, yakni alun–alun suryakancana tempat bunga edelweiss tumbuh. Asal mula flora ini pertama kali ditemukan oleh pendaki yang bernama C.G. Karl Reinwardt pada tahun 1819, dengan jenis Anaphalis Javanica. Bunga edelweiss ini, juga dijadikan sebagai logo TNGGP.

Sementara bila ditilik dari legenda tanah sunda, keberadaan gunung ini dikaitkan dengan eyang suryakancana yang nama lengkapnya Rd. Suryakencana Winata Mangkubumi. Eyang suryakancana sendiri sebenarnya anak pangeran aria wiratanudatar yang kala itu dinikahkan dengan salah seorang putri bangsa jin oleh ayahnya. Berkat kesaktiannya, Rd. Suryakencana dipercaya masih bersemayam di gunung gede. Misteri dari kejadian aneh ketika bor mesin tak mampu menembus dua batu besar yang ada di area parkir wisata pun dikaitkan dengan legenda Eyang Jayarahmatan beserta Embah Kadok. Pada waktu tertentu, mereka yang menganut agama sunda wiwitan dari berbagai daerah biasanya akan datang & masuk menuju goa yang berada di sekitar lokasi Gunung Gede untuk melakukan upacara religius atau sekedar melakukan semedhi & bertapa.

Surya Kencana, Foto: phinemo.com

Menurut data dari wiki, gunung ini berada pada koordinat 6°46′LU&106°56′BT dengan suhu pada puncaknya rata-rata berada di kisaran 18 °C dan biasanya pada malam hari akan semakin menurun hingga 5 °C bisa dibayangkan dinginnya air bila mengambil wudu disini. Sehingga bagi anda yang ingin hiking kesini, ada baiknya memperhatikan ramalan cuaca & mematangkan segala persiapan & kondisi tubuh. Giant mount atau Gunung gede ini memiliki lingkup pegunungan & hutan yang terbagi atas beberapa zonasi, seperti Montana, submontana, serta subalpin di area puncaknya dengan kekayaan keanekaragaman floranya yang termasuk salah satu yang terbanyak di Indonesia. Selain puncak gunung & kawahnya, beberapa kawasan seperti telaga biru, air panas, curug cibereum, alun-alun suryakancana, kandang badak & kandang batu juga turut melengkapi fasilitas TNGGP ini.

Gunung ini memiliki fakta unik tersembunyi, dimana keunikan vegetasi yang berkumpul di satu titik membentuk lafadz allah saat dilihat menggunakan map dari wikimapia ataupun google maps. Uniknya, rimbunan pepohonan tersebut berwarna golden green atau hijau keemasan, beda dengan warna pohon lain di sekitarnya sehingga begitu jelas terlihat. Bagi anda yang penasaran berapa artikel mengenai hal ini masih dapat anda temukan di google lengkap dengan foto & posisi koordinatnya. Selain poto & gambar screenshot dari satelit ada juga link dari youtube.com, namun sayangnya kecerobohan para blogger dalam menyadur berita, kebanyakan hanya copas tanpa mengedit kembali, sehingga penemu asli & kapan kejadian tersebut ditemukan jadi hilang.

Puncak Gede, Foto: wisatapriangan.co.id

Wisata alam tentunya tak luput dari keberadaan kuncen atau juru kunci, dan beberapa kisah mistis & mitos dari para penghuni tempat tersebut yang menambah kesan angker & membuat bulu roma berdiri. Beberapa daftar catper mengenai camping disini, dapat anda baca di kkaskus.co.id. ceritanya pun beragam, rata-rata berisi cerita horror ditempat tersebut. Keangkeran gunung gede rasanya merupakan lagu lama & bukan rahasia dikalangan pendaki, cerita tentang hantu korban di sepanjang jalan pendakian, mendengar suara aneh, hingga kecelakaan-kecelakaan pendakian yang memakan korban meninggal & sempat menghebohkan seperti shizuko rizmadhani pada desember 2013 yang biografinya banyak tersebar di google.

Naah bagi anda yang ingin mendaki, anda dapat memilih tiga jalur resmi yang terdekat. Bagi anda yang berangkat dari Jakarta, dapat langsung menuju tol jagorawi & menggunakan exit arah puncak. Dari situ ada dua pilihan yakni menggunakan pintu masuk utama dikebun raya cibodas, ataupun gunung putri. Sementara bagi yang berada di sukabumi, dapat menggunakan rute mendaki di selabintana. Perbedaannya yakni pada rute cibodas, selepas basecamp akan melewati telaga warna atau telaga biru, kemudian jembatan sebelum pos panyangcangan kuda yang kerap dilewati hewan liar seperti macan tutul serta lewat pertigaan ke curug cibeureum. Disini juga nantinya anda akan lewat jalur yang sudah terkenal yakni tanjakan setan yang merupakan trek paling terjal.

Mendaki Gunung, Foto: toplintas.com

Sementara kelebihan bagi pengguna trek gunung putri atau salabintana, yakni waktu tempuh lebih cepat & lebih dekat untuk tiba di alun–alun suryakencana. Kedua trek ini menanjak dan cukup terjal dibanding cibodas, sehingga perlu waspada agar tidak tergelincir. Bagi yang menyukai trip ala ekspedisi petualangan rahasia & menantang, coba gunakan jalan selabintana. Jalur ini lebih gokil bila dibanding dengan jalur lainnya, anda tidak akan menemukan anak tangga seperti di cibodas, sulitnya sumber air & juga tanpa pos peristirahatan, ditambah banyak pacet sehingga butuh garam atau tembakau untuk menghilangkan yang terlanjur nempel. Meski sama-sama dekat ke alun-alun suryakancana, bedanya disini anda akan sampai didaerah barat surya kancana, sementara dari gunung putri akan tiba didaerah timur yang biasanya kedua spot ini dijadikan tempat foto2 para pendaki meski panoramanya masih bagusan puncak gunungnya.

Namun ada sedikit information mengenai beberapa hal yang perlu anda urus , di antaranya perlu mengurus simaksi dengan booking jadwal anda & registrasi secara online melalui official website yakni https://booking.gedepangrango.org/online-booking. Pada web tersebut, terdapat formulir yang perlu anda download, seperti surat izin dari ortu/wali bagi pendaki dibawah 17 tahun dengan lampiran copy ktp & materai, kemudian formulir untuk barang yang dibawa & apakah sekiranya menghasilkan sampah, serta peta jalur gunung gede pangrango. Dengan biaya yang murah, tentu antusias pendaki kian tinggi, sehingga perlu booking agar mendapat kuota pendakian. Menurut info, kuota pendakian jalur cibodas sendiri mendapat kuota terbesar yakni 300 orang perhari, sementara sisanya yakni gunung putri & salabintana masing – masing 100 orang perharinya. Daftar booking ini dapat dilakukan sejak H -30 hingga H -7 bila kuota pada tanggal yang anda tentukan masih tersedia.

Pengunjung Mendaki, Foto: tribunnews.com

Setelah melakukan booking melalui web tersebut, anda juga perlu melakukan langkah selanjutnya guna mengurus simaksi kelompok anda. Diantaranya adalah mencetak bukti SIMAKSI sementara, melakukan pembayaran tiket masuk untuk Pendakian 100% pada rekening yang tercantum dengan batas waktu 24 jam, apabila lewat batas waktu maka kuota yang telah di reserve untuk anda akan kembali di release untuk kelompok tour lainnya. Lalu untuk mengambil simaksi di kantor TNGGP anda perlu membawa copy dari ktp/ sim/ kartu pelajar ataupun paspor, dan membawa surat dokter atau keterangan sehat dari klinik yang ditunjuk (klinik edelweis). Pengambilan simaksi dapat dilakukan diluar hari libur nasional yakni pada hari senin hingga kamis mulai jam 8 pagi hingga jam setengah empat sore, sementara jumat hingga minggu dapat di ambil mulai pukul 9 hingga 3 sore. Pendakian dapat anda lakukan minimal 3 orang peserta & maksimal 10 orang dalam 1 kelompok, bagi pemula sangat disarankan untuk membawa teman yang berpengalaman atau menggunakan jasa guide.

Sekedar tips bagi anda yang ingin mendaki, ada baiknya mengisi jam transfer pada form validasi agar mempercepat prosesnya, selain itu bila sehari setelah melakukan pendaftaran masih belum mendapat email balasan ada baiknya untuk mengirim ulang form pendaftaran, agar tidak keburu di isi kelompok lainnya. Selanjutnya anda juga perlu membawa perlengkapan yang sesuai standar & tidak membawa sajam, agar lolos pos pemeriksaan. Pastikan juga anda tiba di jalur pendakian pada rentang waktu mulai dari pukul 6 pagi hingga 5 sore, lepas dari jam tersebut kelompok anda akan diminta menunggu di bumi perkemahan terdekat, jangan memaksa naik karena akibatnya akan membuat kantong bolong! Denda 10x lipat tarif weekday coy! Hahaha. Nah tips yang terakhir, pastikan anda dan kelompok benar-benar bulat untuk melakukan pendakian karena apapun alasannya uang tiket tidak bisa di refund. Sementara bagi anda yang tidak mau ribet mengurus ini & itu, anda dapat menggunakan jasa beberapa situs tour yang menyediakan promo voucher diskon lengkap dengan pemandu berpengalaman.

Salah Satu Taman Nasional Tertua di Indonesia, Foto: wisatapriangan.co.id

Selain itu juga perlu di perhatikan beberapa pantangan atau larangan yang tercantum pada web official, hal ini tentunya akan sangat berpengaruh bagi anda & kelompok karena bila tertangkap melakukan pelanggaran, bukan hanya mendapat resiko masuk dalam daftar blacklist, namun juga sanksi pidana seperti petani yang mengambil cacing di kawasan TNGGP. Setiap pendaki juga dilarang untuk menyalakan api unggun, muasal larangan ini sendiri tentunya memiliki fungsi untuk menjaga kelestarian alam dan ekosistem di sekitar TNGGP. Namun sebelum melakukan pendakian, selain perlu mengecek biaya pendaftaran, ada baiknya anda menghubungi number contact person dengan cara kontak nomor telepon yang sudah saya sediakan di awal artikel untuk sekedar cek mana tahu gunung gede pangrango tengah buka/tutup jalur pendakiannya. Karena menurut info, mulai 1 agustus ini kegiatan pendakian akan ditutup hingga akhir bulan & kembali dibuka awal September mendatang.

Bagi anda yang ingin menginap di sekitar gunung gede pangrango, terdapat beberapa hotels terdekat yang dapat anda pilih sesuai budget anda. Selain hotel, di kawasan TNGGP sendiri terdapat beberapa penginapan, villa & homestay yang melayani catering dengan harga bersaing. Tertarik mengunjungi tempat ini? Yuk cintai alam Indonesia & jangan kotori gunung kita dengan sampah agar keindahannya tak hanya sekedar dalam wallpaper saja.

Jalur Pendakian, Foto: tandapagar.com

One thought on “10 Gambar Gunung Gede Pangrango National Park Bogor, Misteri, Pendaftaran, Sejarah Asal Usul + Jalur Pendakian Wisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *