Top Selfie Hutan Pinus Kragilan Magelang

Diposting pada
Hutan pinus kragilan magelang top selfie salatiga alamat lokasi wisata semarang jogja 2019 banten kopeng serang dimana boyolali jawa tengah jalan menuju letak pakis rute yogyakarta ayunan mangli perhutani pinusan indonesia tempat
Hutan Pinus Kragilan (foto: dilokasi.com)

Lokasi: Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, 56193
Map: Klik Disini
HTM: Gratis
Buka Tutup: 07.00 – 17.00 WIB
Telepon: 0857 0213 4877

Seiring dengan merebaknya wisata kekinian yaitu objek-objek wisata yang memiliki daya tarik utama berupa spot-spot foto yang cantik, unik bahkan terkadang ekstrim, membuat sejumlah tempat wisata alam di Indonesia dipermak dengan ditambahkan sejumlah spot untuk berfoto ria serta ditambahkan kata “Top Selfie” guna mempertegas kehadiran spot-spot foto yang cantik tersebut.

Beberapa objek wisata alam yang berbenah diri dengan menambahkan spot “Top Selfie” tersebut diantaranya adalah Coban Rais di Batu dengan menambahkan Batu Flower Garden, Ayunan Langit di Bali, Teropong Langit di Lampung, Bukit Mojo di Jogja, Kalibaya Park di Brebes, Bukit Mojo di Jogja, Tebing Masigit di Padalarang, Puncak Gobah Solok di Sumatera Barat, Bukit Cekung Enrekang di Sulawesi Selatan, serta The Lodge Maribaya dan Tebing Keraton di Bandung.

Gardu Pandang di Hutan Pinus Kragilan (foto: travelingyuk.com)

Tidak hanya destinasi wisata yang sudah sejak lama dikunjungi oleh wisatawan saja yang dimanfaatkan untuk objek wisata kekinian, tapi juga tidak sedikit yang memanfaatkan lokasi-lokasi yang awalnya hanya berupa perbukitan, hutan atau tempat-tempat biasa yang semula tidak masuk dalam daftar obyek pariwisata. Tapi begitu dibangun spot-spot foto yang menawan, kawasan tersebut langsung dibanjiri wisatawan, bahkan dengan jumlah kunjungan yang melebihi tempat-tempat wisata yang telah ada sebelumnya.

Beberapa objek wisata kekinian yang semula hanya berupa tempat biasa namun mendadak populer karena adanya spot-spot foto yang unik dan menarik diantaranya adalah Kalibiru yang ada di Yogyakarta, Celaket Adventure Park di Mojokerto Jatim, Bukit Cinta Bayat di Klaten dan Hutan Pinus Kragilan yang juga populer dengan sebutan Pinusan Kragilan yang ada di Magelang.

Kehadiran Pinusan Kragilan sebagai tempat wisata baru karena keberadaannya memang baru diketahui oleh masyarakat umum sejak tahun 2015 mendapat perhatian tersendiri dari para traveller karena selama ini Jawa Tengah utamanya Kabupaten Magelang lebih dikenal dengan objek wisata sejarah, budaya dan wisata ritual dalam bentuk candi-candi,. Petilasan dan situs-situs bersejarah yang tersebar di berbagai sudut wilayah.

Jajaran Pohon Pinus di Hutan Pinus Kragilan (foto: efenerr.com)

Hutan Pinus Kragilan hadir dengan memberikan warna tersendiri melalui wanawisata atau wisata alam plus wisata kekinian. Lebih dari itu upaya untuk memberdayakan kawasan hutan agar memiliki manfaat lebih dalam hal ini dikembangkan menjadi objek pariwisata patut mendapatkan apresiasi.

Menariknya lagi, pemrakarsa pemberdayaan kawasan hutan pinus untuk objek wisata bukan datang dari pemerintah atau pihak Perhutani selaku pemangku wilayah, tapi justru dari masyarakat.

Mereka pula yang saat ini mengelola Pinusan Kragilan sehingga berkembang dengan begitu pesat dan menjadi salah satu tujuan traveller dalam menghabiska liburan Natal dan Tahun Baru 2019.

Mengenal Sekilas

Hutan Pinus Kragilan terletak di lereng bukit sehingga tidak tampak saat dilihat dari pinggir jalan raya. Untuk menuju ke lokasi, pengunjung harus terlebih dahulu menyusuri jalanan beton yang cukup sempit menuju area hutan pinus.

Setelah merayapi bukit, akan terlihat lokasi yang dituju berupa lereng yang berlindung di balik bukit dan dipenuhi pohon-pohon pinus yang terhampar sejauh mata memandang. Di tempat inilah berbagai macam spot dibangun untuk memuaskan pengunjung yang ingin bergaya di depan kamera.

BacaJuga:  10 Gambar Museum Kartini Jepara, Harga Tiket Masuk, Lokasi Alamat, Jam Buka Tutup Wisata + Misteri Mitos

Wahana Top Selfie ini awalnya hanya menyediakan gardu-gardu pandang yang tinggi dan hingga kini masih tetap difungsikan oleh para fotografer atau pengunjung yang ingin memotret landskap di kawasan hutan pinus. Seiring berjalannya waktu, Pinusan Kragilan semakin banyak didatangi pengunjung.

Hal tersebut menyadarkan masyarakat setempat akan potensi alam yang mereka miliki. Apalagi mereka yang juga sudah akrab dengan smartphone tahu benar bahwa tempat-tempat yang hits dan diburu anak-anak muda adalah tempat-tempat yang instagenic dan selfiable.

Spot Payung Lucu di Pinusan Kragilan (foto: travelingyuk.com)

Karena itulah, masyarakat sadar wisata pun meminta ijin kepada pihak Perhutani untuk diperbolehkan memanfaatkan kawasan hutan pinus sebagai tempat wisata. Permintaan ijin tersebut langsung dikabulkan karena pihak Perhutani memang tidak merasa dirugikan tapi justru diuntungkan karena hutan yang berada di wilayah kerjanya dijaga oleh masyarakat setempat.

Sejak saat itu dibentuklah kepengurusan untuk mengelola tempat wisata yang semuanya terdiri dari masyarakat setempat, tanpa melibatkan pihak pemerintah dan Perhutani, serta dimulailah pembangunan pintu gerbang menuju ke lokasi wisata serta penataan kawasan hutan oleh masyarakat setempat dengan mendirikan berbagai macam spot-spot foto menarik tanpa merusak dan mengganggu pohon-pohon pinus yang ada.

Selanjutnya, pada bulan Mei 2015, Pinusan Kragilan dibuka secara resmi sebagai kawasan wisata. Spot-spot foto yang ada awalnya hanya ada beberapa, namun karena dari waktu ke waktu terus dilakukan penambahan, membuat pengunjung kini memiliki banyak pilihan. Tidak heran jika jumlah pengunjung pun terus mengalami peningkatan.

Jalan Di Dalam Hutan Pinus Pinus Kragilan (foto: ardiankusuma.com)

Tidak hanya pada saat merintis saja warga Kragilan yang masuk dalam struktur organisasi pengelola tempat wisata bekerja. Saat inipun mereka tetap terlibat dalam pengelolaan, bahkan sistem kerja mereka semakin profesional dengan dilakukannya pembagian tugas dan dengan dilengkapinya seragam berwarna Biru – Hitam pada saat bertugas.

Sebagian dari mereka ada yang bertugas mengatur jalan, ada yang menjaga loket, menjadi petugas parkir, sebagai pemandu wisata yang tersebar di beberapa titik, serta menjaga keamanan dan kebersihan di lokasi wisata. Karena itu, meski objek wisata ini berada di dalam hutan, pengunjung tidak perlu khawatir perihal keamanan dan keselamatan selama berada di lokasi.

Pemasukan yang diperoleh dari tiket parkir kendaraan yang dibawa pengunjung, sebagian dibagikan kepada mereka yang bekerja, sebagian lainnya dimasukkan ke kas desa.

Sehingga dengan dibukanya Pinusan Kragilan sebagai tempat wisata, selain dapat membantu pemerintah desa dalam melakukan pembangunan juga meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, baik yang terlibat langsung dalam pengelolaan tempat wisata maupun yang mengais rejeki dengan berjualan makanan dan minuman.

Rute Menuju Lokasi

Bagi Anda yang tertarik untuk berkunjung ke Pinusan Kragilan, siapkan kendaraan dengan kondisi yang prima, karena meski jaraknya tidak seberapa jauh dan jalan yang dilewati juga sudah beraspal mulus, namun letaknya yang berada di lereng Gunung Merbabu membuat rute yang harus ditempuh dipenuhi tanjakan dan tikungan yang tajam.

Akses Menuju Hutan Pinus Kragilan (foto: dakatour.com)

Secara administratif alamat Pinusan Kragilan berada di Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dengan titik koordinat pada Google Maps atau GPS: 7 27′ 39.4″ S, 110 23′ 08.6″ E. Lokasinya yang terletak di perbatasan Magelang – Boyolali, membuat rute paling mudah untuk menuju ke lokasi adalah dengan melewati jalur alternatif Salatiga dilanjutkan dengan mengambil arah ke Kopeng.

BacaJuga:  Brown Canyon, Salah Satu Spot Prewedding Outdoor Terbaik di Semarang

Di sini Anda akan menjumpai rambu petunjuk arah ke Ketep Pass. Ikuti jalan sebagaimana yang ditunjukkan oleh rambu tersebut, setelah melewati tanjakan dan tikungan di Jalan Ketep Kopeng, perlambat laju kendaraan agar dapat menemukan papan petunjuk arah menuju ke lokasi.

Dengan mengikuti rambu petunjuk arah yang ada di Jalan Ketep Kopeng, tidak berapa lama kemudian Anda akan tiba di tempat tujuan yang lokasinya berada di kiri jalan. Waktu tempuh dari Kota Magelang ke Pinusan Kragilan dengan kecepatan normal sekitar 1 – 1,5 jam.

Rute lain untuk menuju ke lokasi dapat melalui jalur Muntilan atau Blabak menuju ke Ketep Pass. Sesampai di Ketep Pass ambil jalur yang menuju ke arah Kopeng. Sekitar 4 km dari Ketep Pass, lokasi yang dituju sudah menunggu di kiri jalan. Jalur lainnya adalah melewati Candimulyo menuju Kaponan hingga bertemu dengan Pertigaan Kopeng – Ketep. Ambil arah yang ke Kopeng dengan membelokkan kendaraan ke kiri dan ikuti terus jalan tersebut untuk menuju ke lokasi yang dituju.

Pintu Gerbang Obyek Wisata Top Selfie Hutan Pinus Kragilan (foto: ardiankusuma.com)

Pengunjung yang datang dari Jogja, Semarang atau Solo sebaiknya menuju ke Kota Magelang terlebih dahulu sebelum berangkat ke Hutan Pinus Kragilan, agar lebih mudah untuk menuju ke lokasi dan tidak sampai tersesat. Terlebih bagi mereka yang belum begitu paham dengan wilayah yang ada di Kabupaten Magelang.

Menikmati Pesona Hutan

Meski tanpa dilengkapi dengan spot-spot foto, Hutan Pinus Kragilan sebenarnya telah menebarkan pesona lewat keindahan landskap alam di sekelilingnya yang dihiasi batang-batang pohon pinus. Apalagi suasana di sekeliling sangat rindang ditambah sejuk dan segarnya semilir angin yang berhembus.

Keindahan tersebut akan semakin terasa pada pagi atau sore hari, dimana matahari memancarkan sinarnya dari arah samping dan menerobos melalui sela-sela dedaunan serta batang-batang pepohonan menciptakan Ray of Light yang akan tampak menawan saat diabadikan ke dalam bingkai foto.

Salah Satu Spot Keren di Hutan Pinus Kragilan (foto: brobali.com)

Luasnya area hutan pinus ibarat sebuah taman raksasa yang menyuguhkan keindahan di setiap sudutnya dan membuat siapapun akan betah untuk berlama-lama di tempat ini. Apalagi jika mau sedikit berpetualang dengan menuruni lereng hutan menuju Sungai Selo Tumpang.

Di lereng yang menuju ke arah sungai tersebut akan dapat dijumpai pohon-pohon pinus yang merunduk seolah menyapa para pengunjung. Sesampai di Sungai Selo Tumpang, dapat Anda rasakan suasana yang magis membalut indahnya pemandangan sekeliling yang dihiasi gemercik suara air sungai yang mengalir di sela-sela bebatuan.

Keindahan alam yang luar biasa tersebut menjadi semakin mempesona dengan ditambahkannya gardu pandang berbentuk love, rumah pohon dan sejumlah spot foto di beberapa sudutnya. Bentuk dari spot-spot foto tersebut terdiri atas berbagai macam, ada yang menyerupai sarang burung, ada yang berbentuk bunga, berbentuk patung king kong, sepeda langit, mountain swing atau ayunan langit dan masih banyak lagi spot-spot foto yang menarik lainnya.

Diantara sekian banyak spot foto, yang menjadi favorit para pengunjung adalah spot foto berupa meja dan kursi yang berada di atas ketinggian. Sementara objek yang tidak pernah lupa untuk dijadikan background foto oleh pengunjung adalah jalan setapak yang ditata rapi mulai dari pintu masuk menuju ke bagian dalam hutan pinus. Berfoto di sepanjang jalan setapak dengan kanan kiri dihiasi pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi, membuat siapapun seolah-olah berada di hutan pinus Australia atau di Florida, Amerika.

BacaJuga:  15 Homestay Terbaik di Tawangmangu, Harga Murah Mulai 40 Ribu
Salah Satu Spot Foto Hutan Pinus Kragilan (foto: wisatabaru.com)

Keindahan yang tersebar di setiap sudut Pinusan Kragilan itulah yang membuat tempat ini tidak hanya dijadikan sebagai ajang selfie serta berburu landscape photo’s, tapi juga kerapkali menjadi lokasi pengambilan foto prewedding. Setiap minggunya rata-rata sebanyak 3 pasangan yang melakukan sesi pemotretan prewedding di Hutan Pinus Kragilan. Hal tersebut menjadi bukti, betapa menawannya pemandangan alam yang ada di tempat ini. Keindahan itulah yang ditangkap oleh warga setempat untuk kemudian diberdayakan serta disuguhkan kepada wisatawan yang datang.

Harga Tiket Masuk

Sejak pertama kali dibuka hingga kini, Pinusan Kragilan tidak memungut biaya tiket sama sekali. Tapi bukan berarti Anda benar-benar gratis, karena pihak pengelola memberlakukan retribusi parkir bagi pengunjung.

Awalnya tarif parkir tersebut sebesar Rp.2.000 untuk motor dan Rp.5.000 untuk mobil. Tarif tersebut kemudian dinaikkan menjadi Rp.3.000 untuk motor dan Rp.10.000 untuk mobil. Saat ini ongkos parkir yang berlaku sebesar Rp.5.000 untuk motor dan Rp.10.000 untuk mobil.

Setelah membayar ongkos parkir, pengunjung dapat memasuki lokasi hutan pinus dan memanfaatkan semua spot foto yang ada tanpa harus membayar lagi. Karena itulah tempat wisata ini bisa dibilang paling murah jika dibandingkan dengan tempat-tempat wisata sejenis.

Di Coban Rais misalnya, saat memasuki lokasi wisata, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp.10.000, saat masuk ke Batu Flower Garden masih diharuskan membayar lagi sebesar Rp.25.000 plus biaya bagi yang membawa kamera, dan untuk memanfaatkan setiap spot foto masih ditarik lagi sebesar Rp.10.000 per-spot.

Begitu juga di Bukit Indah Simarjarunjung, meski pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, namun untuk dapat memanfaatkan spot foto yang ada, dikenakan biaya sebesar Rp.5.000 per-spot.

Hammock di Hutan Pinus Kragilan (foto: Hipwee.com)

Fasilitas

Meski tidak memungut biaya masuk dan dengan ongkos parkir yang relatif murah, pihak pengelola tetap menyediakan beberapa fasilitas umum, meski kondisinya cukup sederhana. Beberapa fasilitas umum tersebut antara lain kamar mandi dan toilet, mushollah, gardu pandang dan fasilitas penunjang foto.

Semua fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan dengan gratis, kecuali bagi mereka yang ingin memacu adrenalin dengan bermain flying fox dikenakan tarif sebesar Rp.10.000 atau mereka yang ingin mengisi perut dan menghilangkan dahaga tentunya harus membayar makanan dan minuman yang mereka santap pada pemilik warung.

Satu-satunya fasilitas yang tidak ditemui di tempat ini adalah penginapan, karena lokasi wisata memang berada di tengah hutan. Camping pun juga tidak diperbolehkan oleh pihak pengelola, meskipun di area wisata cukup tersedia area yang luas. Hal tersebut disebabkan karena faktor keamanan mereka yang ingin bermalam juga untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk yang terjadi di kawasan hutan.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

2 thoughts on “Top Selfie Hutan Pinus Kragilan Magelang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.