10 Gambar Jatim Park 2 Malang, Harga Tiket Masuk Wahana Lokasi 2017 + Peta Alamat Batu

Posted on
Jatim park 2 malang tiket masuk harga wisata gambar wahana foto 2017 batu peta lokasi sejarah secret zoo alamat villa dekat denah hotel lamongan nomor telepon letak pohon yang wikipedia map video museum satwa rute adalah online obyek buka jam brp lebaran voucher tutup berapa asal usul
Jatim Park 2 (foto: panoramio.com)

Lokasi: JL. Raya Oro-Oro Ombo No.9, Desa Temas, Kecamatan Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, 65315
Map: Klik Disini
HTM: Weekend Rp.125.000/orang, Weekday Rp.95.000/orang
Buka/Tutup: 10.00 – 18.00 WIB
Telepon: (0341) 5025777

Kehadiran Jatim Park Group dalam mengembangkan industri pariwisata di Kota Batu, Jawa Timur memberi pengaruh yang sangat signifikan. Sebanyak 8 objek wisata yang dibangun dan dikelola oleh perusahaan ini semuanya menjadi primadona wisata di Kota Batu bahkan di Jawa Timur. Kedelapan objek wisata tersebut adalah Jatim Park 1, Jatim Park 2 (Batu Secret Zoo, Museum Satwa, Eco Green Park), BNS (Batu Night Spectacular), Museum Angkut, Predator Park, dan Museum Tubuh.

Indikator untuk menilai besarnya pengaruh dari tempat-tempat wisata yang berada di bawah managemen Jatim Park Group bisa dilihat dari banyaknya jumlah pengunjung yang membanjiri kedelapan destinasi wisata tersebut dan membandingkannya dengan tempat wisata lain yang ada di Batu. Menurut data yang ada, pada hari-hari biasa jumlah pengunjung yang datang ke masing-masing tempat wisata tersebut rata-rata sebanyak 1.000 orang perhari, pada hari Sabtu dan Minggu sekitar 3.000 orang sedang pada musim liburan seperti Lebaran, Natal dan Tahun Baru sekitar 4.000 – 5.000 orang pengunjung.

Bandingkan dengan tempat wisata lainnya yang ada di Batu, salah satu misal Coban Rais dan Batu Flower Garden yang hanya sekitar 120 orang pada hari-hari biasa, sekitar 500 orang pada weekend dan maksimal 4.000 pengunjung pada saat lebaran. Perbandingan jumlah  pengunjung tersebut menimbulkan asumsi bahwa terdongkraknya jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata lain berkat kehadiran objek wisata yang dikelola Jatim Park Group. Artinya, wisatawan yang datang ke Kota Batu, tujuan utamanya adalah mengunjungi objek wisata garapan Jatim Park Group, baru kemudian memanfaatkan waktu mereka yang tersisa untuk berkunjung ke objek-objek wisata yang lain.

Asumsi tersebut mungkin tidak sepenuhnya benar, namun dengan jumlah pengunjung yang tidak dapat dikatakan sedikit tersebut, layak kiranya jika Jatim Park Group disebut sebagai salah satu motor penggerak utama industri pariwisata di Kota Batu, karena hanya dari 8 objek wisata itu saja peredaran uang setiap harinya berkisar antara ratusan juta hingga milyaran rupiah.

Diantara 8 objek wisata yang berada di bawah managemen Jatim Park Group, 3 diantaranya dikenal dengan nama Jatim Park 2. Ketiga tempat wisata tersebut, yaitu Batu Secret Zoo, Museum Satwa dan Eco Green Park, dikelompokkan menjadi satu karena dalam sistem penjualan tiket, ketiganya dijadikan satu paket. Selain itu, pihak pengelola memang memberi identitas khusus dengan nama Jatim Park 2 untuk membedakan dengan tempat wisata yang berdiri sebelumnya yaitu Jatim Park 1.

Patung Kerangka Tyranosaurus di Museum Satwa Jatim Park 2 (foto: sunburstadventure.com)

Mengenal Sekilas Jatim Park 2

Menempati lahan seluas 2 hektar, Jatim Park 2 berjarak sekitar 1 km dari Jatim Park 1,  tepatnya berada di JL. Raya Oro-Oro Ombo No.9, Desa Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, 65315. Meski merupakan pengembangan dari Jatim Park 1 namun konsep yang diusung Jatim Park 2 sedikit berbeda yaitu lebih menitik beratkan pada konsep eduwisata terutama pengetahuan tentang lingkungan dan Ilmu Pengetahuan Alam. Berbeda dengan Jatim Park 1 yang lebih mengedepankan sisi rekreasi dan hiburan meski di beberapa wahana juga memberikan tambahan wawasan dan ilmu pengetahuan.

Karena itulah, untuk membangun konten-konten yang ada di Jatim Park 2, pihak Jatim Park Group menggandeng Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bahkan sejak bulan April 2017  juga bekerjasama secara resmi dengan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) guna menyesuaikan sistem pengumpulan dan pengelolaan data dari koleksi flora dan fauna yang ada di masing-masing taman, termasuk taman yang ada di 3 objek wisata Jatim Park 2.

Meski telah dibangun sejak tahun 2008 dan telah diresmikan serta dibuka untuk umum pada tahun 2010 oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, namun upaya pengembangan Jatim Park 2 masih terus dilakukan sampai sekarang. Salah satunya adalah rencana pembangunan infrastruktur transportasi guna meningkatkan kualitas layanan. Jenis transportasi yang akan dibangun tersebut berupa kereta monorail yang menghubungkan ketiga objek wisata yang ada di Jatim Park 2 dan objek wisata lainnya yang berada di bawah managemen Jatim Park Group.

Terkait dengan masalah pelayanan kepada para wisatawan, pihak pengelola tempat wisata ini memang betul-betul memperhatikan sisi keamanan dan kenyamanan, karena sisi pelayanan itulah yang menjadi modal utama dari Jatim Park Group sehingga dapat sukses dalam mengembangkan 12 objek wisata dan 4 hotel serta resort di Jawa Timur. Di Jatim Park 2 misalnya, bagi wisatawan yang tidak mampu berjalan jauh, tersedia e-bike untuk membantu berkeliling di sejumlah wahana yang ada, sedang bagi penyandang disabilitas tersedia jalur kursi roda.

Dengan pelayanan prima yang diberikan itulah sejumlah penghargaan diraih oleh Jatim Park 2, diantaranya adalah: terpilihnya Batu Secret Zoo sebagai Kebun Binatang Terbaik Se-Asia pada tahun 2014 versi TripAdvisor, Situs Tujuan Wisata Terbaik Se-Asia tahun 2015, meraih Certificate of Excellen Service tahun 2016 serta memecahkan rekor MURI lewat acara gathering Mercedes-Benz terbanyak di Indonesia.

Menikmati Suasana Rekreasi sambil Belajar di Jatim Park 2

Saat berkunjung ke Jatim Park 2, yang pertama kali terlihat sebelum tiba di tempat tujuan adalah sebuah Ferris Wheels atau kincir angin raksasa dengan diameter 30 meter. Melalui ferris wheels terbesar ke dua di Indonesia inilah pengunjung bisa menyaksikan landskap Kota Batu yang menawan dari atas ketinggian.

Nuansa alam menjadi pemandangan yang paling dominan pada sisi depan Jatim Park 2 lewat bangunan loket penjualan tiket yang didesain menyerupai bentuk akar pohon. Bentuk akar tersebut menjadi bagian dari bentuk pohon besar dan menjulang tinggi yang tidak lain adalah Pohon Inn Hotel.

Tidak perlu berlama-lama untuk mengagumi desain eksterior bagian depan objek wisata ini, karena 3 tempat wisata yang memiliki puluhan wahana, menunggu untuk dijelajahi. Inilah ketiga objek wisata di Jatim Park 2 yang bakal membuat pengunjung terpukau.

1. Zona Batu Secret Zoo

Mengusung konsep Kebun Binatang Modern akan membuat pengunjung yang sering melihat berbagai macam satwa di kebun binatang lain, dijamin tidak akan bosan saat berada di Batu Secret Zoo. Kebun Binatang ala Jatim Park 2 ini tidak hanya memamerkan koleksi berbagai jenis binatang yang menarik dan langka tapi juga melakukan penataan area pedestrian yang unik, bersih dan nyaman, dilengkapi area Fantasy Land dan Adventure Land yang berisi berbagai macam wahana bermain anak-anak bernuansa modern.

Fantasy Land di Batu Secret Zoo Jatim Park 2 (foto: namnamstory.blogspot.co.id)

Di sini pengunjung tidak hanya sekedar menyaksikan tingkah pola binatang yang menarik tapi juga dapat mempelajari seluruh binatang yang menjadi koleksi dengan membaca informasi tentang masing-masing binatang melalui papan eduasi yang tersedia.

Kebun binatang seluas 15 hektar ini penataannya mirip Taman Safari dengan jalan dibuat satu arah. Bedanya dengan Taman Safari, pada saat melihat tingkah polah binatang kita tidak perlu berada di dalam kendaraan yang tertutup rapat, tapi cukup dengan berjalan kaki atau mengendarai e-bike. Karena antara area yang ditempati hewan dengan pengunjung dipisahkan oleh dinding kaca yang tebal.

Batu Secret Zoo yang konon lebih bagus dan lebih menarik dibanding Singapore Zoo ini terbagi atas 6 area yang masing-masing area menempati lahan yang cukup luas dan memiliki koleksi binatang mulai dari belasan hingga puluhan jenis. Beberapa area yang terdapat di Batu Secret Zoo antara lain:

– Area Reptile

Area yang diberi nama New Reptile Garden ini memiliki koleksi beberapa jenis reptile yang  dipajang di dalam akuarium dengan interior yang ditata sebagaimana habitat asli dari reptile tersebut. Pengaturan pencahayaan yang menarik di sekeliling ruangan menjadikan tampilan berbagai jenis reptil tersebut semakin menarik untuk dilihat.

– Area Aquarium

Pengunjung yang menyukai binatang air akan terpuaskan saat berada di area ini karena bisa melihat berbagai jenis, bentuk dan warna ikan dan binatang air lainnya, baik yang hidup di air laut maupun air tawar. Area Aquarium tidak ubahnya seperti seaworld mini berikut kolam touch poolnya, hanya saja tidak dilengkapi dengan terowongan ikan.

– Area Savanah

Sebuah lorong kaca menjadi tempat bagi pengunjung untuk melihat hewan-hewan yang didatangkan dari benua Afrika. Hewan-hewan tersebut ditempatkan dalam sebuah area yang ditata sedemikian rupa sehingga menyerupai habitat aslinya. Terdapat pula media interaktif untuk mempelajari tentang sifat, perilaku dan berbagai hal yang berkaitan dengan masing-masing hewan yang ada.

– Area Pasar Afrika

Gambaran tentang lingkungan, situasi dan kondisi sebagaimana yang ada di Benua Afrika dapat dinikmati di sini. Pada jam-jam tertentu, pengunjung dapat ikut memberi makan gajah-gajah yang menjadi koleksi.

– Area Fantasy Land dan Adventure Land

Selepas melihat berbagai macam koleksi binatang, pengunjung yang datang dengan membawa anak-anak bisa memanjakan putra-putri mereka lewat berbagai wahana permainan anak yang seru di area Fantrasy Land dan Adventure Land. Tersedia pula tour River Adventure yang membawa pengunjung menyusuri sungai buatan dengan menggunakan perahu sambil menyaksikan replika Kapal Nabi Nuh yang dinaiki berbagai jenis patung-patung hewan.

– Area Tiger Land

Area ini ditempati singa dan beberapa jenis harimau, seperti Harimau Sumatera, Harimau Emas, Harimau Putih, Chetta serta binatang buas lainnya, yang dilepas bebas di kandang luas dan terbuka, namun dapat disaksikan dengan aman karena antara lokasi kandang dengan pengunjung dibatasi dinding kaca yangt tebal.

Harimau Putih di Batu Secret Zoo Jatim Park 2 (foto: undefinedserenity.blogspot.co.id)

Aktifitas Menarik di Batu Secret Zoo

Selain menyaksikan tingkah pola berbagai jenis binatang sekaligus mempelajari binatang-binatang tersebut melalui papan edukasi dan media interaktif yang tersedia, beberapa aktifitas menarik juga dapat dilakukan olehg pengunjung di Batu Secret Zoo. Beberapa aktifitas tersebut dianaranya:

– Menunggang gajah dan Onta dengan melewati rute yang sudah ditentukan.

– Berfoto dengan berbagai jenis binatang yang sudah jinak dan terlatih seperti ular dan beberapa jenis burung dengan tarif hanya Rp.5.000.

– Bermain sepuasnya di wahana play ground dengan gratis yang menyediakan berbagai jenis permainan, seperti Carousel, Gajah Terbang, Roller Coaster Mini, Bom Bom Car, Kursi Pontang-Panting, Kereta Listrik, Dragon, Mobil Pemadam Kebakaran dan permainan menaik lainnya, termasuk kolam renang dengan ukuran yang besar. Wahana permainan gratis ini sebagian besar permainannya memang diperuntukkan bagi anak-anak dengan tinggi badan maksimal 130 cm, namun ada juga beberapa permainan yang dapat dinikmati para remaja dan orang-orang dewasa.

– Berwisata air mengelilingi sungai buatan dengan naik perahu sambil melihat replika Kapal Nabi Nuh serta pulau-pulau buatan yang dihuni kera, orangutan, siamang dan lain-lain. Disepanjang perjalanan juga akan dijumpai burung-burung bangau yang berenang bebas di sungai buatan.

– Menikmati koleksi lukisan sekaligus berfoto dengan latar belakang lukisan art trick yang menampilkan efek 3D.

– Bagi pengunjung yang pernah berwisata ke Palembang Bird Park akan menemukan nuansa yang sama pada salah satu area yang ada di Jatim Park 2 yaitu berinteraksi secara langsung dengan burung-burung. Aktifitas menarik ini bisa dinikmati dengan masuk ke sebuah kandang raksasa yang berisi ratusan bahkan ribuan ekor burung parkit dan burung-burung kecil pemakan biji-bijian lainnya yang akan langsung mendatangi pengunjung yang memberikan makanan tanpa sedikitpun merasa takut.

– Selain area untuk berinteraksi dengan burung-burung, terdapat pula area untuk berinteraksi dengan binatang-binatang yang lain layaknya Palembang Bird Park. Bedanya area yang disebut Animal Farming yang ada di sini membawa pengunjung berjalan-jalan ke kandang-kandang binatang dengan mengendarai kereta yang menyeret 3 gerbong. Saat berkunjung ke kandang-kandang binatang itulah pengunjung dapat memberi makan beberapa jenis binatang secara langsung. Untuk menikmati aktifitas ini, ada tarif tambahan sebesar Rp.10.000 sudah termasuk 1 cup makanan bagi beberapa jenis hewan seperti kuda poni, onta dan alpaca.

– Animal Show merupakan salah satu pertunjukan menarik yang dihadirkan di Batu Secret Garden yang mempertontonkan aksi beberapa jenis binatang sesuai dengan perintah dari sang pawang, seperti Burung Pelikan yang bisa berenang sambil berputar-putar, anjing laut yang melakukan berbagai macam atraksi, serta yang lain.

Selain berbagai aktifitas sebagaimana tersebut di atas, masih banyak aktifitas lain yang dapat dilakukan di Batu Secret Zoo lewat beberapa wahana yang disediakan, diantaranya: Horror House, Mancing Harimau, Spongebob Water Shoot, Octopus, Rodeo, Jelajah 5 Benua, Soccer Land,  Mayapada Show, Batu Adventure (ATV), Beach Boat, Junior Farm, Tsunami, Shark Coaster, dan masih banyak lagi aktifitas menarik lainnya.

2. Zona Museum Satwa

Salah Satu Diorama di Museum Satwa Jatim Park 2 (foto: wisataterindah.net)

Jika Anda pernah nonton film Night at The Museum, Museum Satwa akan mengembalikan ingatan Anda pada latar belakang film tersebut, karena bagian depan gedung yang ditempati museum ini mirip dengan gedung museum yang ada di film dengan bentuk menyerupai Istana Presiden Amerika, Gedung Putih.

Tidak hanya bagian luarnya saja, tapi juga bagian dalam lewat Patung Replika kerangka Tyranosaurus yang tinggi besar, Triceraptor dan beberapa dinosaurus lainnya dengan ukuran yang lebih kecil. Diorama fosil binatang purba ini menarik untuk dilihat karena ditata sedemikian artistik dengan landskap sinar rembulan.

Berdekatan dengan replika fosil binatang purba, dapat dijumpai sebuah sangkar burung berukuran raksasa yang di dalamnya berisi taman beserta beberapa ekor burung yang telah diawetkan.

Tidak hanya kedua objek itu saja yang bisa dinikmati, tapi masih banyak lagi objek lainnya dalam bentuk diorama yang memiliki ukuran sesuai dengan aslinya. Sebagian binatang yang dijadikan diorama tersebut ada yang benar-benar binatang asli yang diawetkan, sebagian lagi merupakan patung replika yang dibuat sedetail mungkin sehingga mirip dengan bentuk aslinya.

Diorama yang ada tidak hanya sekedar menampilkan sosok fisik dari masing-masing binatang, tapi ditata sedemikian rupa untuk menggambarkan aktifitas binatang tersebut sesuai dengan aslinya ditambah sentuhan artistik dan unsur dramatis, seperti binatang karnivora yang tengah berburu dan memangsa binatang herbivora, binatang-binatang yang tengah beradu kekuatan untuk memperebutkan daerah kekuasaan dan sebagainya.

Replika dan diorama yang disajikan di Museum Satwa terbilang lengkap untuk mengabadikan berbagai jenis satwa yang pernah dan masih ada di atas bumi. Bahkan bukan hanya binatang-binatang yang hidup di darat saja yang ditampilkan di sini, tapi juga ikan dan beberapa jenis binatang air serta binatang-binatang yang hidup di daaerah kutub lewat Zona Antartika berupa miniatur daratan berselimut es lengkap dengan Beruang Kutub, Srigala Kutub, Penguin dan beberapa jenis binatang yang hidup di daerah antartika.

Di dalam museum juga dapat dijumpai Insectarium yang menyimpan sekitar 5.000 jenis serangga, mulai dari serangga asli Indonesia sampai dengan serangga-serangga yang didatangkan dari berbagai negara seperti Kolombia, Peru, Madagaskar, Papua Nugini, dan Malaysia. Serangga mati yang diawetkan tersebut memiliki bentuk tubuh dan warna yang menarik untuk dilihat sekaligus dipelajari.

Meski disebut museum, bangunan yang ditempati Museum Satwa ini jauh dari kesan kotor dan kumuh. Bahkan, dihampir setiap sudutnya menarik untuk dijadikan latar belakang foto, karena diorama yang ada dibuat sedemikian detail menyerupai objek aslinya, seperti diorama jalan setapak bersalju, diorama sebuah batu besar di tengah danau, replika bongkahan es di Zona Antartika, dan masih banyak lagi objek menarik untuk berfoto ria. Di dalam museum pengunjung dapat beristirahat sejenak di sebuah facetaria yang didesain cantik berbentuk warung kopi tradisional berdinding gedhek (anyaman bambu).

3. Zona Eco Green Park

Menempati area seluas 5 hektar, Eco Green Park semakin menguatkan Jatim Park 2 sebagai destinasi eduwisata bertaraf interrnasional. Sesuai dengan nama yang diusung, tempat wisata ini menyuguhkan nilai-nilai edukasi dalam mengenalkan budaya Nusantara dan menanamkan rasa cinta terhadap alam dan lingkungan melalui upaya go green atau pelestarian alam. Karena itu Eco Green Park sangat cocok untuk dijadikan objek study tour bagi rombongan pelajar, sekaligus menarik untuk dijadikan tempat rekreasi bersama keluarga.

Untuk menjadikan tempat ini sebagai objek rekreasi sekaligus sumber pengetahuan sesuai dengan tagglinenya: Fun and Study, sebanyak 35 wahana telah disediakan oleh pihak pengelola. Beberapa diantaranya adalah:

– Miniatur Candi

Replika Candi di Eco Green Park Jatim Park 2 (foto: jpswisata.com)

Suguhan pertama yang menyambut pengunjung begitu memasuki lokasi wisata adalah miniatur candi-candi terkenal di Indonesia yang didirikan di atas bukit dengan dikelilingi kolam ikan serta berbagai jenis tanaman buah-buahan dan sayuran organik yang tertata rapi. Di salah satu bagian candi tersebut terdapat 2 tokoh Transformer yaitu Optimus Prime dan Bumble Bee. Kedua robot berukuran 2 kali tubuh manusia ini terbuat dari onderdil bekas mobil dan sepeda motor sehingga terkesan unik dan kreatif.

Bukan hanya robot Transformer saja replika unik dan kreatif yang dapat ditemui di sini, tapi juga patung gajah yang dibuat dari TV, monitor, komputer dan printer bekas, patung sapi yang terbuat dari onderdil bekas, patung kuda berbahan kaleng bekas minuman soda serta patung kerbau yang terbuat dari sisa-sisa potongan kayu.

– Insectarium

Wahana ini memiliki koleksi berbagai jenis serangga, baik yang masih hidup maupun yang sudah diawetkan. Serangga-serangga tersebut disusun sedemikian rupa sehingga membentuk pola atau lukisan yang unik dan ditempatkan di sebuah akuarium. Salah satu diantaranya adalah sebuah lukisan kumbang berukuran raksasa yang dibuat dari susunan kumbang-kumbang kecil yang telah diawetkan.

– Music Plaza

Wahana Music Plaza berbentuk sebuah kolam berukuran besar dan di atas permukaan kolam terdapat semacam permainan yang dibuat dari plat-plat dengan bentuk yang menarik. Untuk memainkan permainan tersebut, pengunjung bisa memanfaatkan perlengkapan semacam tembak-tembakan yang tersedia di sekeliling kolam. Pada saat terkena tembakan, plat-plat besi tersebut akan mengeluarkan bunyi yang unik. Tidak heran jika banyak anak-anak menyukai wahana yang satu ini. Di sini pengunjung dapat beristirahat sejenak di sebuah cafe ala Negeri Kincir Angin sambil memperhatikan anak-anak yang tengah bermain.

– Eco Journey

Wahana Eco Journey akan membawa pengunjung melakukan perjalanan menggunakan kereta kapsul. Dalam perjalanan tersebut akan diceritakan tentang keadaan bumi pada masa lampau, mulai dari terbentuknya gunung-gunung, laut, danau, sungai dan sebagainya yang butuh waktu milyaran tahun hingga keadaan bumi pada masa sekarang yang banyak dirusak oleh manusia. Digambarkan pula kondisi alam yang telah rusak serta cara-cara yang dapat ditempuh untuk merawat alam dan lingkungan agar tetap lestari. Melalui wahana ini anak-anak akan mendapat pengetahuan tentang bagaimana mencintai dan memperlakukan alam dan lingkungan di sekitarnya.

– Animal Farm

Zona ini sepintas lalu terlihat kurang menarik karena hanya berisi hewan-hewan ternak yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari seperti sapi, kambing, bebek, ayam serta yang lain. Namun jika Anda berada cukup lama di lokasi, akan ada pembelajaran menarik yang bisa diperoleh yaitu pengetahuan tentang cara pembuatan campuran pakan ternak.

– Hydroponic

Bagi penggemar tanaman hydroponik, tempat ini tidak boleh dilewatkan karena di dalamnya dapat Anda  saksikan berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik, seperti tanaman tomat, paprika, strowberi serta yang lain. Di area hydroponic ini dapat dijumpai Rumah Jamur yang isinya berbagai macam jamur beserta petunjuk cara pengembangbiakan dan pengolahannya untuk dijadikan bahan pangan.

– World of Parrot

Sebanyak 50 spesies Burung Beo yang berasal dari negara-negara di Asia dan Amerika menjadi koleksi World of Parrot. Selain melihat kecerdasan  dari burung-burung yang dikenal pandai menirukan suara manusia ini, pengunjung juga dapat belajar tentang cara melestarikan Burung Beo sekaligus berfoto bersama dengan berbagai jenis Burung Beo.

– Duck Kingdom

Berbagai jenis bebek dari seluruh penjuru dunia menjadi penghuni Duck Kingdom, seperti Mute Swan dari Amerika Utara, Bebek Ethiopia, Bebek Mandarin yang memiliki bulu berwarna-warni dan sayap menyerupai kipas, serta berbagai jenis bebek yang lain. Di dalamnya juga terdapat Burung Rangkok dan Burung Nuri yang dibiarkan bebas dan bisa diajak berinteraksi.

– Jungle Adventure

Jungle Adventure di Eco Green Park Jatim Park 2 (foto: namnamstory.blogspot.co.id)

Sesuai dengan namanya, pengunjung yang memasuki wahana ini akan diajak berkeliling hutan dengan mengendarai kereta tanpa asap. Tidak hanya sekedar berkeliling, tapi juga diajak bermain dengan berperan sebagai pelindung hutan. Karena itu setiap pengunjung akan diberi pitol sensor yang digunakan untuk menembak para pemburu dan pencuri kayu hutan. Setiap kali pistol tersebut mengenai pemburu atau pencuri kayu akan keluar skor pada layar yang terdapat di bagian depan tempat duduk. Permainan yang seru dan menarik ini membuat Jungle Adventure menjadi salah satu wahana favorit para pengunjung.

– Rumah Terbaik

Disebut Rumah Terbalik karena memang berbentuk bangunan rumah dengan posisi terbalik. Tidak hanya bagian luarnya saja, tapi juga segala sesuatu yang mengisi bagian dalam bangunan, seperti meja, kursi, sofa, bufet, almari, tempat tidur, furniture dan peralatan dapur, sampai dengan kamar mandi beserta perlengkapannya seperti sabun, pasta gigi, shampo dan handuk semua dalam posisi melawan gravitasi.

Penerangan yang terdapat di dalam bangunan menggunakan sistem sensor yang menyala dengan sendirinya apabila ada pengunjung memasuki satu ruangan dan secara otomatis akan padam jika pengunjung melangkah menuju ke ruang yang lain. Selain itu di dalam bangunan Rumah Terbalik juga dilengkapi sensor gerak khusus yang memberikan efek mengejutkan bagi para pengunjung berupa efek yang membuat benda-benda pengisi rumah bergerak dengan sendirinya seolah-olah mau terjatuh saat pengunjung lewat di bawahnya. Satu lagi yang menarik di lokasi ini adalah adanya ruang kaca pantul yang memberikan tantangan bagi pengunjung untuk mencari pintu keluar.

– Dome Multimedia

Menempati bangunan berbentuk kubah (dome), wahana ini serupa theater dengan pertunjukan lakon tunggal yaitu film tentang Hanoman yang bertempur melawan kekuatan jahat. Durasi film yang hanya sekitar 10 menit akan memberikan sensasi tersendiri bagi para pengunjung, karena layar yang digunakan adalah atap bangunan disertai efek bergetar pada lantai, tata suara yang dahsyat serta membawa pengunjung berputar dan berpindah-pindah dari satu atap dome ke atap dome lainnya.

– Water Track

Jika ingin menikmati permainan ini, wajib membawa pakaian ganti karena wahananya berupa titian balok dengan bentuk dan posisi berbeda-beda yang berdiri di atas kolam. Balok titian yang berliku-liku tersebut apabila gagal dilewati, akan membuat pengunjung tercebur ke dalam kolam.

Selain wahana-wahana tersebut di atas, masih banyak wahana lain yang kesemuanya menarik untuk dikunjungi karena memberikan hiburan sekaligus tambahan pengetahuan. Wahana-wahana lainnya tersebut diantaranya adalah: Wood Recycle, Exotic White Peacock, Bird Show, Water Outbond, Eco Science Centre, Pasar Burung Tempo Doeloe, Walking Bird, Demo Memeras Sapi Perah, Geology, Taman Biogas, Bird Gallery dan Merpati Dunia.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Jatim Park 2

Menikmati suasana rekreasi sambil belajar tentang satwa, ilmu alam dan Biologi di Jatim Park 2 memang butuh biaya yang tidak sedikit, namun kegembiraan, kepuasaan dan juga pengetahuan yang bisa Anda peroleh di lokasi eduwisata ini akan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Harga Tiket Masuk di Jatim Park 2 terbagi atas 2 macam, yaitu kunjungan untuk 2 lokasi wisata (Secret Zoo dan Museum Satwa) dan untuk 3 lokasi wisata (Secret Zoo, Eco Green Park dan Museum Satwa). HTM Weekday untuk 2 lokasi wisata sebesar Rp.75.000 perorang dan untuk 3 lokasi wisata seharga Rp.95.000 perorang. Sedang HTM Weekend untuk 2 lokasi wisata sebesar Rp.105.000 perorang dan untuk 3 lokasi wisata seharga Rp.125.000 perorang.

Harga tiket tersebut sudah termasuk asuransi dan menikmati hampir semua wahana permainan yang tersedia dengan gratis, kecuali untuk beberapa jenis permainan. Menariknya, bagi kunjungan yang dilakukan bersama rombongan, tersedia 1 tiket gratis untuk rombongan sebanyak minimal 30 orang.

Burung-burung Pelikan di Eco Green Park Jatim Park 2 (foto: undefinedserenity.blogspot.co.id)

Pada momen-momen tertentu, Jatim Park 2 memberikan discount harga tiket mulai dari 25%, 30% sampai dengan 50%. Untuk mendapatkan potongan harga tiket, tentu saja ada ketentuan-ketentuan tertentu yang setiap momennya berbeda. Karena itu, bagi mereka yang ingin mendapatkan potongan harga tiket disarankan untuk mengunjungi website resmi Jatim Park 2 guna memperoleh informasi yang lebih terperinci tentang syarat-syarat yang dibutuhkan agar  memperoleh potongan harga. Promo HTM juga bisa diakses lewat nomor telepon (0341) 5025777.

Dengan membayar tiket masuk yang tidak murah tersebut, pengunjung akan memperoleh fasilitas yang lengkap sebagaimana tempat-tempat wisata lain yang telah dikelola secara profesional. Beberapa fasilitas yang tersedia di Jatim Park 2 diantaranya adalah:

1. Toilet dan WC Umum

Sebagai objek wisata bertaraf internasional, toilet dan WC umum yang bersih dan represntatif tersedia di berbagai sudut lokasi, dan tidak sulit bagi pengunjung untuk mengaksesnya, karena selain terdapat papan petunjuk arah juga bisa langsung bertanya kepada petugas.

2. Tempat Ibadah

Bagi pengunjung yang beragama Islam tidak perlu repot untuk menjalankan sholat lima waktu disela-sela aktifitas berwisata, karena di dekat lahan parkir yang ada di seberang sungai atau di depan pintu gerbang Eco Green Park telah disediakan sebuah masjid dengan ukuran yang besar.

3. Area Parkir

Tersedia 2 area parkir yang luas di depan Inn Hotel dan Museum Satwa serta di depan pintu gerbang Eco Green Park yang dapat menampung ribuan kendaraan. Jadi tidak perlu cemas untuk masalah parkir, cukup dengan menyediakan uang sebesar Rp.2.000 untuk motor, Rp.5.000 untuk mobil dan Rp.10.000 untuk bus.

4. Rumah Makan

Beberapa outlet yang menjual makanan dan minuman ringan, restoran cepat saji dan rumah makan tersedia di setiap sudut lokasi, baik di Eco Green Park, Secret Zoo maupun Museum Satwa. Sehingga tidak perlu bingung pada saat perut merasa lapar atau haus karena seharian penuh berada di lokasi wisata.

5. Hotel dan Penginapan

Jatim Park 2 tidak hanya menempati area yang luas, tapi juga memiliki banyak zona dan wahana wisata, sehingga untuk dapat mengunjungi semua lokasi dengan tidak terburu-buru dan sepuas-puasnya butuh waktu kunjungan setidaknya 2 hari. Untuk itulah pengelola Jatim Park menyediakan penginapan dengan bentuk yang unik menyerupai pohon yang diberi nama Pohon Inn Hotel. Pada musim liburan Pohon Inn Hotel biasanya penuh oleh pengunjung, karena mereka yang menginap di hotel ini juga dapat menikmati discount harga tiket. Jika hotel yang menjadi bagian dari Jatim Park 2 ini penuh, Anda tidak perlu bingung karena di sekitar lokasi wisata banyak terdapat penginapan dan hotel dengan harga dan fasilitas yang variatif.

Rute Menuju Jatim Park 2

Berada di Kawasan perkotaan Kota Batu, membuat Jatim Park 1 dan Jatim Park 2 tidak sulit untuk dikunjungi, baik dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun sarana transportasi umum. Hanya saja, bagi wisatawan yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi dan baru pertama kali berkunjung serta memanfaatkan GPS sebagai petunjuk arah, perlu untuk diingat bahwa Kota Batu sudah bukan lagi bagian dari Kabupaten Malang. Karena itu jangan menulis pada layar smartphone “Jatim Park 2 Malang”, melainkan “Jatim Park 2 Batu”.

Plaza Music di Eco Green Park, Jatim Park 2 (foto: the-alvianto.com)

Perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi, untuk lebih mempermudah rute yang harus ditempuh dapat berpedoman pada  kota terdekat, yaitu dari Blitar, Kediri, Surabaya dan Malang. Perjalanan yang diawali dari Kediri bisa melewati Pare, Kandangan, Ngantang hingga Pujon sebelum tiba di Kota Batu. Untuk yang berangkat dari Blitar bisa lewat Wlingi, Tulungrejo dan Ngantang, baru kemudian melewati Pujon dan Kota Batu. Wisatawan dari Surabaya bisa mengambil jalur Tol Surabaya – Gempol dan exit di Gempol. Lantas masuk lagi ke Tol Gempol – Pandaan. Begitu keluar di Pandaan, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Singosari, Malang hingga tiba di Batu. Untuk yang berangkat dari Malang lebihg mudah lagi, karena jarak menuju Kota Batu hanya sekitar 20 km.

Untuk perjalanan dengan menggunakan sarana transportasi umum , ada 4 lokasi yang bisa dijadikan pedoman, yaitu Bandara Abdulrahman Saleh, Stasiun Malang, Terminal Kota Batu dan Terminal Arjosari Malang. Bagi wisatawan yang menggunakan sarana transportasi udara, begitu keluar dari Bandara Abdulrahman Saleh, dapat naik taksi menuju Terminal Arjosari, sesampai Terminal Arjosari tinggal memilih salah satu dari 2 angkot yang ada yaitu Angkot AL jurusan Arjosari – Landungsari dan Angkot ADL jurusan Arjosari – Dinoyo – Landungsari dan turun di terminal Landungsari. Sesampai Terminal Landungsari, ganti naik Angkot BJL jurusan Landungsari – Junrejo – Batu dan turun di Jatim Park 2.

Wisatawan yang menggunakan transportasi bus dan turun di Terminal Arjosari, dapat menggunakan kendaraan umum sebagaimana tersebut di atas, sedang yang turun di Terminal Kota Batu dapat naik Angkot BJL Jurusan Batu – Junrejo – Landungsari dan turun di Jatim Park 2.

Sementara untuk wisatawan yang menggunakan transportasi kereta api, begitu keluar dari  Stasiun Malang, dapat naik Angkot AL jurusan Arjosari – Landungsari atau Angkot ADL jurusan Arjosari – Dinoyo – Landungsari dan turun di Terminal Landungsari. Di Terminal Landungsari, Anda harus ganti naik Angkot BJL jurusan Landungsari – Junrejo – Batu dan turun di Jatim Park 2.

Untuk tiba di lokasi yang dituju benar-benar tidak sulit, apalagi jika sudah sampai di kawasan Kota Batu, karena selain semua orang yang lalu lalang di pinggir jalan bisa ditanya dan pasti tahu arah jalan menuju Jatim Park 2, bangunan Ferris Wheels yang megah dapat dilihat dari kejauhan dan bisa dijadikan sebagai pedoman.

Tips Berwisata ke Jatim Park 2

Agar kunjungan Anda ke Jatim Park 2 dapat lebih menyenangkan dan lebih berkesan, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan:

1. Beberapa hari sebelum melakukan kunjungan, cek terlebih dahulu website resmi Jatim Park 2 dan dapatkan informasi tentang promo harga tiket beserta syarat-syaratnya. Bagi yang memiliki waktu berkunjung hanya sehari, pelajari wahana-wahana apa saja yang paling menarik minat dan perhatian Anda, sehingga pada saat berkunjung Anda dapat memprioritaskan wahana tersebut, karena untuk dapat menikmati semua wahana dengan sepuas-puasnya, waktu satu hari masih belum cukup.

2. Datang sepagi mungkin, setidaknya satu jam sebelum loket dibuka atau sekitar pukul 09.00 agar dapat mengunjungi seluruh wahana yang ada dan dalam waktu yang lebih lama.

Salah Satu Sudut Jatim Park 2 (foto: wisataterindah.net)

3. Sediakan uang yang cukup pada saat akan membeli tiket, karena pembelian tiket hanya dilayani menggunakan uang cash guna menghindari panjangnya antrean. Jika uang dalam dompet dirasa masih kurang, Anda dapat mengambilnya melalui mesin ATM yang terdapat di sebelah kanan Inn Hotel atau di pintu keluar Secret Zoo dan depan loket.

4. Bagi pengunjung yang datang dengan membawa anak-anak atau tidak terbiasa berjalan jauh, sebaiknya menyewa e-bike atau motor mini elektrik untuk mengelilingi area Jatim Park 2 yang luas. E-bike dapat disewa seharga Rp.100.000 per 3 jam. Cara penyewaan bisa dilakukan di lokasi wisata atau dalam perjalanan menuju ke tempat wisata dengan terlebih dahulu berkirim SMS. Begitu sampai di lokasi, petugas akan mengantar motor mini tersebut untuk menemani perjalanan Anda berkeliling lokasi wisata.

5. Usahakan mengenakan sandal atau sepatu yang nyaman untuk berjalan, karena jarak tempuh berkeliling area wisata lumayan panjang dan melelahkan.

6. Jika berkunjung bersama anak-anak, bawa pakaian renang, pakaian ganti dan kaos kaki. Karena di area Fantasy Land terdapat water boom untuk berenang anak-anak, ada wahana Beach Boat yang bisa membuat baju anak basah serta wahana Fun House yang untuk masuk ke dalam harus memakai kaos kaki. Jika tidak membawa kaos kaki, maka harus membeli seharga Rp.10.000 sepasang.

7. Mengingat Kota Batu adalah Kota Dingin, maka sebaiknya menyediakan pakaian hangat seperti sweeter, jaket atau jumper. Kenakan pakaian hangat tersebut bila pengunjung tidak begitu ramai atau lepas jika lokasi wisata dipadati oleh pengunjung. Karena dalam kondisi yang padat oleh pengunjung seperti pada weekend atau musim liburan, udara Kota Batu yang biasanya dingin berubah menjadi sangat panas.

8. Tidak perlu membawa makanan dan minuman, karena Jatim Park 2 melarang pengunjung membawa makanan dan minuman dari luar dengan melakukan penggeledahan pada saat pengunjung akan melewati pintu masuk. Jika ingin mengisi perut atau menghilangkan dahaga, di dalam area wisata tersedia outlet, food court, cafe garden, rumah makan dan restauran yang menjual makanan dan minuman ringan, makanan cepat saji serta berbagai macam menu makanan yang dapat dipilih sesuai dengan selera.

9. Karena Jatim Park 2 hanya buka sampai dengan pukul 18.00 WIB, bagi pengunjung dari luar kota yang masih ingin melanjutkan aktifitas wisatanya setelah keluar dari Jatim Park 2 bisa menuju ke beberapa lokasi wisata lainnya yang terdekat seperti Museum Angkut yang buka sampai pukul 20.00 WIB atau ke BNS (Batu Night Spectaculer) yang tutup pada jam 23.00 WIB.

Demikian beberapa tips yang perlu diperhatikan pada saat berkunjung ke Jatim Park 2, agar kunjungan wisata Anda dapat lebih menyenangkan dan lebih berkesan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *