Ini 9 Hal Menarik Dari Kebun Binatang Medan

Diposting pada
foto by tribunnews.com

Di setiap daerah, setidaknya memiliki satu kebun binatang sebagai kawasan perlindungan bagi hewan yang hampir punah. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai wisata edukasi, memperkenalkan anak dengan hewan – hewan yang jarang ada di lingkungan rumah.

Apalagi, saat ini habitat hewan – hewan di hutan sudah terganggu oleh kegiatan manusia. Bahkan lahan hutan sebagian terkikis untuk kegiatan industri dan perumahan. Untuk itulah, perlu adanya pusat konservasi guna melindungi para satwa, seperti Kebun Binatang Medan ini.

foto by youtube.com

1. Berusia 10 Tahun Lebih

Kebun Binatang Medan atau Pusat Konservasi Taman Marga Satwa diresmikan oleh Walikota Medan, Abdillah, pada 14 April 2005. Kebun binatang ini adalah badan usaha milik pemerintah daerah, yang mana pengelolaannya dilakukan oleh Pemko Medan.

2. Pindahan dari Kebun Binatang Medan Maimun

Dulunya, Kebun Binatang Medan berada di wilayah Medan Maimun. Sedangkan kini telah dipindahkan ke Jalan Bunga Rampe IV, Kelurahan Simalingkir B No.100, Medan.

Karena di lokasi sebelumnya kurang sesuai, dan kebun binatang membutuhkan lahan yang lebih luas, maka dipindahkanlah ke lokasi yang saat ini.

Kini, kebun binatang memiliki luas 30 hektar. Dimana 15 hektar telah menjadi tempat wisata alam, sementara 15 hektar sisanya sedang dalam proses pengembangan.

BacaJuga:  Ingin ke Wonders Water World Medan? Ketahui 10 Fakta ini sebelum Berkunjung!

3. Memiliki Lebih dari 250 Koleksi Satwa

Kebun Binatang Medan memiliki 274 koleksi hewan. Dimana terdiri dari 167 ekor burung dari 26 jenis yang berbeda, 37 ekor reptil dari 6 jenis yang berbeda, serta 70 ekor mamalia dari 16 jenis yang berbeda.

Pengelola Kebun Binatang Medan bekerjasama dengan pengelola Kebun Binatang Siantar untuk saling bertukar koleksi binatang.

4. Wahana Outbound yang Seru

Selain menyaksikan hewan di kebun binatang, di sini pengunjung juga dapat menikmati wahana outbound. Terdapat flying fox, jembatan sungai dari kayu, serta wahana outbound lainnya.

5. Berkeliling di Kebun Binatang tanpa Jalan Kaki

Jika ingin menikmati sekeliling kebun binatang, pengunjung dapat menyewa mobil bak terbuka yang telah disediakan oleh pengelola. Selain itu, pengunjung juga dapat berkeliling dengan naik delman.

6. Permainan Anak – anak

Bagi anak – anak, dapat mencoba berbagai wahana permainan anak. Diantaranya ada perosotan, jungkat jungkit, ayunan, mandi bola, komidi putar, kapal terbang, serta sampan pusing.

Di sini, selain edukasi mengenai satwa, anak – anak juga dapat bersenang – senang di area bermain.

7. Memberi Makan Hewan

Di sini, selain mengamati berbagai kegiatan satwa, pengunjung juga dapat langsung berinteraksi dengan satwa. Salah satunya adalah rusa, dimana pengunjung dapat memberi makan rusa secara langsung.

Pengunjung dapat membeli sayuran di sepanjang jalan taman. Kemudian, pengunjung dapat memberikannya pada rusa. Rusa – rusa ini sudah jinak, dan akan mendekati orang – orang yang membawakan makanan untuk mereka.

8. Serunya Menunggang Kuda

Selain berinteraksi dengan memberi makan, pengunjung juga dapat menunggangi kuda dengan santai. Tidak perlu khawatir, karena Anda akan tetap dalam pengawalan pawang kuda. Rute yang dilalui kuda adalah keliling taman dan kembali lagi ke titik start.

BacaJuga:  24 - 31 Wisata Pantai dan Tempat Berfoto di Kota Medan Romantis Terindah + Objek Terbaru

9. Sensasi Menunggang Gajah

Tidak hanya kuda, di sini pengunjung juga dapat menunggangi gajah. Cukup membayar sebesar Rp 5.000, pengunjung akan diajak berkeliling sejauh 50 meter.

Tentu rasanya akan sangat berbeda, naik kuda dengan naik gajah. Dan tentunya, gajah tidak secepat kuda jadi tidak dapat berlari.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.