Suasana Lebaran di Perantauan? Inilah Hal-Hal yang Akan Kamu Rindukan

Diposting pada
Suasana Lebaran di Perantauan? Inilah Hal-Hal yang Akan Kamu Rindukan
5 (100%) 3 vote[s]
lebaran di perantauan yang masih lajang, foto:hipwee.com

Lebaran merupakan momen yang membahagiakan karena saatnya merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa. Idul fitri akan sangat berkesan bila bisa dirayakan bersama keluarga. Namun, terkadang beberapa kondisi mengharuskan kita lebaran di perantauan.

Jika kondisi itu terjadi pada kita, maka kita harus mampu menyikapinya dengan baik. Sehingga, nantinya tidak merasakan kesedihan saat idul fitri tiba. Meski di tanah rantau, kamu tetap harus berbesar hati merasa bahagia atas kedatangan hari nan suci ini.

Baik kamu lajang ataupun sudah berkeluarga, mungkin akan merasakan perbedaan ketika berlebaran di kampung halaman dan perantauan. Memang ada sedikit rasa sedih, tapi kamu tidak boleh terlarut dalam kesedihan. Inilah hal-hal yang harus kamu lakukan saat lebaran di perantauan!

Bagi lajang yang lebaran di perantauan

Lebaran di Perantauan, foto: ceritamedan.com

Bagi kamu yang masih lajang dan belum bisa pulang saat idul fitri, kamu bisa lebih bebas dalam beraktivitas di tanah rantau. Mungkin kamu akan merasakan kesepian karena sebagian teman-teman kos kamu pulang ke kampung halaman masing-masing.

Pada malam takbiran, pergilah ke masjid atau mushola terdekat. Namun, sesuaikan juga dengan kegiatanmu karena kalau bekerja sebagai reporter yang mana membuat kamu memberikan laporan. Pokoknya sesuaikan dulu dengan jadwal kerjamu.

Jika lagi gak ada kegiatan di malam lebaran, berbaurlah bersama warga sekitar. Pergi ke masjid atau mushola ikut bertakbir. Jangan lupa keluarkan zakat fitrah untuk menyempurnakan puasa dan melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim.

BacaJuga:  Lakukan 9 Persiapan Penting Ini Untuk Menyambut Hari Lebaran di Rumah
Tidak Bisa akan Bersama Keluarga, foto: islamidia.com

Berbaur dan berkenalan bersama masyarakat setempat, berbicara tentang tradisi idul fitri disana. Apa saja kegiatan warga dalam menyambut idul fitri, larutlah bersama mereka. Jangan hanya meratapi nasib karena tidak bisa pulang, bersenang-senanglah tutupi kesedihanmu.

Dengan kamu ikut dalam setiap kegiatan bersama warga, hatimu menjadi lebih senang dan tentram. Setelah sholat ied, raih handphone kamu minta maaf pada orang tua. Lakukan video call bila perlu, sehingga lebih puas dalam mengobrol.

liburan bersama teman dekat, foto: kaskus.id

Selain berinteraksi dengan warga sekitar, datanglah ke acara yang dibuat oleh perusahaanmu. Ikuti semua kegiatan idul fitri yang perusahaan buat. Jadi, kamu takkan kesepian selama momen lebaran. Lalu, kunjungi pula rumah rekan kerjamu untuk silaturahmi dan mencicipi masakannya.

Lebaran di perantauan tidak sesedih yang kamu bayangkan jika melakukan hal-hal tersebut. Kamu justru bisa lebih mengenal budaya dan tradisi di tanah rantau. Selain itu, juga menambah teman atau sahabat.

Bagi keluarga baru di tanah rantau

keluarga baru di tanah rantau, foto: muklason.files.wordpress.com

Sedangkan bagi kamu yang baru membina keluarga baru dan tahun ini tidak bisa pulang kampung saat lebaran, juga tidak boleh berkecil hati. Ada banyak kegiatan untuk dilakukan. Lebaranmu pun sudah mempunyai teman bila dibandingkan mereka yang lajang.

Ketika sulit mendapatkan cuti lebaran, kamu justru lebih bisa merasakan keintiman hubungan bersama keluarga kecilmu. Malam lebaran, mungkin membuat rindu akan desa tercinta. Tapi, saat malam lebaran itu kamu bisa merancang kegiatan bersama pasangan atau keluarga kecil.

Di malam idul fitri, sehabis magrib pergilah ke mushola atau masjid setempat. Serahkan zakat fitrah keluarga kecilmu, ikuti takbir bersama warga sekitar. Jika ada takbir keliling, ikutilah pasti akan lebih seru. Ramai-ramai mengeliling satu daerah ke daerah lainnya sambil mengumandangkan takbir.

BacaJuga:  Inilah 6 Hal yang Akan Kamu Rindukan Dengan Suasana Lebaran di Desa
Tidak Bisa Bertemu dengan Keluarga, foto: tarrykitty.com

Suasana lebaran tentu semakin terasa, kamu takkan merasakan kesepian. Keesokan paginya sholat idul fitri di tempat terdekat. Kemudian, telpon keluarga di rumah untuk meminta maaf atau sungkeman. Setelah itu, berkunjung ke rumah tetangga terdekat kontrakan.

Lalu, bersilaturahmi ke sanak saudara atau rekan-rekan kerja yang rumahnya di kota perantauan. Selain bersilaturahmi, kamu akan mendapatkan makanan khas lebaran pula. Rencanakan juga ke tempat-tempat wisata dekat tempat tinggalmu.

Walaupun lebaran di perantauan, kamu juga mesti menyediakan makanan suguhan lebaran. Kue-kue kering serta perbanyak stok makanan lainnya. Sebab, selama beberapa hari atau seminggu lebih toko-toko dan warung-warung tutup.

merayakan lebaran dengan teman-teman dekat, Foto: cakshon.com

Cara lainnya untuk mengisi waktu luang, sediakan buku atau game favorit kamu. Nikmati bersama keluarga kecilmu dan bersenang-senanglah. Walaupun tetap ada kesedihan, tapi sibuklah menyenangkan diri dengan kebahagiaan perayaan idul fitri.

Setelah membahas tips merayakan idul fitri di tanah rantau, kalian mungkin akan merindukan beberapa hal berikut ini!

Hal-Hal yang Kamu Rindukan Jika Lebaran di Perantauan

Tidak bisa sungkeman ke orang tua

Sungkem Lebaran, foto: percikaniman.id

Momen pertama yang akan sangat dirindukan oleh anak rantau adalah tradisi sungkeman dengan orang tua. Jika biasanya selepas sholat ied, kamu langsung sungkeman pada orang tua, kakek-nenek, saudara serta kerabat lain. Namun, saat di perantauan itu tidak bisa dilakukan.

Kenangan tersebut memang tidak bisa dilakukan dan pastinya membuat kamu baper, tapi tetap dapat diakali. Lakukan video call dengan orang tua atau kerabat dekatmu. Maka, kerinduanmu akan sedikit terobati.

Makan bersama keluarga hidangan khas lebaran

Makanan Khas Lebaran, foto: masakanpraktisrumahan.com

Selepas sungkeman, selanjutnya ada makan bersama semua keluarga. Momen ini tentu sangat kamu rindukan. Selain mencicipi makanan lezat buatan ibu, juga mengobrol, bercanda dan berfoto. Sementara saat lebaran di perantauan, kamu takkan mengalami hal itu.

BacaJuga:  Sejarah Serta Filosofi Lebaran Ketupat di Jawa

Tak bisa reuni

Reuni Dengan Teman Lama, foto: idntimes.com

Selain sungkeman, momen lebaran biasanya dijadikan sebagai ajang reuni. Kalau tidak bisa pulang kampung, maka takkan mengikuti kegiatan tersebut. Keinginan bertemu dengan teman-teman lama menjadi kandas karena masih nyangkut di tanah rantau.

Saat sudah tahu akan berlebaran di tanah rantau, siapkanlah hatimu. Rancang kegiatan sebaik mungkin supaya tidak kesepian. Jalani perayaan idul fitri dengan semangat. Jangan lupa keluarkan zakat fitrah, melaksanakan sholat idul fitri serta menyambung tali silaturahmi dimanapun berada.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.