12 Makanan Khas Papua Yang Unik Tapi Rasanya Paling Mantul

Diposting pada

Bila pada artikel sebelumnya telah dibahas makanan khas dari beberapa kota seperti Bandung dan Jakarta, Surabaya, Manado Serta Aceh. Nah, kali ini kita akan mengulas dari Papua.

Sebelum kita lanjut mari kita ulas sedikit tentang profil provinsi yang berada di belahan timur negara Papua Nugini/New Guinea ini, salah satu wilayah bekas koloni Inggris.

Menurut Wikipedia, Papua adalah salah satu provinsi terluas di Indonesia timur yang berada di bagian tengah pulau Papua dan awalnya dikenal dengan nama Irian Jaya.

Nah, karena merupakan pulau terluas tak heran jika Papua ini memiliki banyak aneka macam objek wisata menarik dan sayang untuk dilewatkan seperti Raja Ampat misalnya.

Namun selain itu, Papua juga ternyata menyimpan sejumlah makanan tradisional yang enak dimana hampir sebagian besar kulinernya terbuat dari sagu.

Penasaran apa saja makanan khas Papua yang terkenal akan kelezatannya? Berikut, JejakPiknik telah mengulas kumpulan menunya secara lengkap mulai dari namanya, penjelasannya, resepnya hingga keunikannya beserta cara pembuatannya.

1. Papeda

Foto By idntimes.com

Kuliner khas Papua pertama adalah papeda, salah satu jenis makanan pokok berasal dari daerah Nabire yang terbuat dari sagu dan merupakan hidangan favorit masyarakat disana.

Tampilan papeda sendiri menyerupai bubur dan agak lengket, kuliner ini biasanya disajikan dengan bumbu kuah kuning, bening ataupun ikan kembung.

Kuliner yang juga merupakan makanan pokok Maluku ini pada umumnya disantap menggunakan alat terbuat dari bambu untuk menggulung papeda dari piring.

Tak hanya memiliki rasa unik serta sedikit hambar, kuliner tersebut juga sangat menyehatkan karena di dalam papeda terkandung banyak serat, rendah kolestrol dan bergizi.

Buat Sahabat JejakPiknik yang ingin mencicipinya, Kitong Papua adalah jempolan. Restoran tersebut terletak di jln.A.Yani Klademak I No.12, Sorong. Untuk seporsi papedanya dibanderol hanya berkisar 12 ribuan saja.

BacaJuga:  Wujud Surga Dunia di Pulau Misool Raja Ampat

2. Ikan Bakar Manokwari

Foto Byksmtour.com

Makanan khas Papua lainnya yang sering disebutkan adalah ikan bakar manokwari. Bagi penggemar kuliner hewani, penganan ini wajib banget buat dicicipi.

Kuliner berbahan utama ikan tongkol ini biasanya disajikan bersama rempah yang telah digiling kasar. Cara membuatnya pun cukup mudah, jadi ikannya dilumuri air perasan jeruk nipis kemudian dibakar lalu dihidangkan dengan siraman bumbu.

Untuk menikmatinya citarasa terbaiknya, silahkan datang ke RM. Ikan Bakar Kebun Sirih di Jln. Yos Sudarso, Manokwari dan soal harga bisa dibilang masih sangat terjangkau.

3. Aunu Senebre

Foto By tokopedia.com

Makanan khas Papua lainnya adalah aunu senebre, sejenis penganan yang dibuat dari ikan teri nasi dan irisan daun talas.

Kuliner tersebut pernah terpilih sebagai salah satu menu tradisional terpopuler pada acara Anugerah Pesona Indonesia II tahun 2017 lalu.

Ciri makanan tradisional ini teksturnya sedikit basah namun begitu citarasanya sangat gurih berkat parutan kelapanya dan akan sangat nikmat jika dikombinasikan dengan seporsi papeda.

Aune Senebre banyak dijual di warung-warung di sekitar pantai Papua Barat dan harganya pun bisa dibilang sangat ekonomis.

4. Sate Ulat Sagu

Foto By travelingyuk.com

Berikutnya ada sate ulat sagu, meskipun terlihat sangat ekstrim dan menggelikkan tapi kuliner suku asmat ini citarasanya begitu lezat serta kaya akan gizi yang bermanfaat buat tubuh.

Menurut keterangannya, cara membuat kuliner tersebut sama saja seperti pembuatan sate pada umumnya . Karakteristik dari penganan ini meski keras diluar tapi lunak didalam.

Ulat sagu sendiri banyak dijual di pasar tradisional Youtea Abepura Jayapura dan mengenai harganya biasanya dibanderol dengan relatif terjangkau.

5. Ikan Bungkus

Foto By idntimes.com

Selanjutnya ada ikan bungkus, salah satu contoh kuliner hewani yang dimasak dengan menggunakan daun talas sebagai pembungkusnya. Sekilas dari gambar atau foto, penganan ini mirip pepes.

Untuk resep pembuatannya, daun talas terlebih dahulu diberi garam untuk menghilangkan getahnya kemudian ikan yang sudah diberi bumbu dimasukkan lalu dibakar diatas api kecil.

BacaJuga:  10 Oleh Oleh Khas Papua Ini Wajib Dibeli dan Dicicipi, Simak Daftar Lengkapnya Disini!

Nah, menu ikan bungkus tersebut banyak di jual di warung-warung makan di sekitar kota Papua dan soal harganya, tak perlu khawatir akan membuat kantong bocor.

6. Udang Selingkuh

Foto By merahputih.com

Udang selingkuh?, Mendengar nama kuliner asli asal Wamena ini mungkin terdengar sedikit lucu tapi siapa sangka makanan unikcitarasanya sangat menggugah selera.

Sebenarnya asal-usul dinamakan demikian bukan karena udangnya selingkuh namun disebabkan bentuknya mirip seperti kepiting ada capitnya.

Makanan favorit penduduk Wamena ini penyajiannya pun cukup biasa hanya dengan digoreng atau direbus saja tanpa diberi bumbu khusus.

Menu ini bisa dinikmati di sejumlah rumah makan yang ada di Papua. Meski harganya cukup mahal berkisar Rp.90.000-Rp.250.000/porsi, tapi soal rasa Sahabat JejakPiknik tidak akan kecewa.

7. Bagea

Foto By cantik.tempo.co

Bagea adalah sejenis kue tradisional khas Maluku Utara dan Sulawesi Selatan yang bisa ditemukan di Papua dan kerap dibeli orang-orang untuk dijadikan sebagai cemilan ataupun oleh-oleh.

Makanan ringan satu ini bahan dasarnya terbuat dari tepung sagu dan memiliki banyak varian rasa. Karena rasanya gurih serta tidak terlalu manis, banyak orang gemar menikmati bagea tersebut.

Bagea ini banyak dijual di toko oleh-oleh di sekitar Papua dan juga secara online. Mengenai harga, cukup ekonomis hanya dibanderol kisaran Rp.35.000-Rp.50.000/bungkusnya.

8. Keripik Keladi

Foto By id.carousell.com

Selain keladi tumbuk, keripik yang terbuat dari talas ini juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh buat keluarga. Cemilan ringan tersebut rasanya sangat enak karena diracik dengan bumbu khusus.

Dari gambarnya, penganan berbahan nabati ini teksturnya tidak beda jauh dari keripik seperti pada umumnya, hanya saja rasanya perpaduan antara manis serta pedas.

Untuk mendapatkannya, Sahabat JejakPiknik bisa membelinya di Toko Sayo di Jln.Bangau II No.42, Sorong, Papua. Disini, harga keripik keladi biasanya dibanderol kisaran Rp.15.000/kemasan.

9. Aunuve Habre

Foto By merahputih.com

Kuliner rakyat Merauke satu ini tidak jauh beda dengan ikan bungkus, hanya saja isiannya terbuat dari ikan cakalang dan bumbunya pun cukup sederhana hanya asam jawa, garam serta sedikit air.

BacaJuga:  Menikmati Keindahan Biota Laut di Pantai Harlem Papua

Mendengar namanya sepintas terdengar seperti bahasa asing tapi sebenarnya kuliner ini asli dari Papua. Dan uniknya, meski menggunakan resep bumbu sederhana tetapi rasanya sangat enak.

Kuliner tersebut pada umumnya dijajakan di rumah-rumah makan dan soal harganya biasanya masih relatif terjangkau.

10. Ikan Bakar Colo

Foto By jitunews.com

Ikan bakar colo adalah sejenis penganan tradisional asli suku Kamaro, penduduk asli di Timika. Menu kuliner ini diolah dengan cara dibakar kemudian disajikan bersama sambal khusus khas Papua.

Nah, buat yang ingin mencicipinya silahkan datang ke rumah-rumah makan di Jalan Yos Sudarso, Kampung baru, Sorong, Papua Barat. Untuk harga, dibanderol hanya mulai dari Rp.20.000/porsinya.

11. Eurimoo

Foto By resep nusantara.id

Selain bagea, masih ada banyak lagi jenis kue lainnya dari Papua contohnya eurimoo. Penganan ini bahan dasarnya terbuat dari sagu, pisang serta kelapa parut.

Tak hanya bercitarasa lezat, eurimoo yang disajikan hanya untuk pesta adat ini juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan seperti mengobati maag, mengencangkan kulit dan lainnya.

Karena eurimo termasuk sejenis penganan langka jadi tidak akan ditemukan di toko atau pusat oleh-oleh manapun di Papua.

12. Abon Gulung

Foto By Food.detik.com

Oleh-oleh Papua selanjutnya ini adalah salah satu penganan sejenis roti gulung yang ditaburi abon, wijen, potongan daging serta daun bawang.

Buat yang ingin berburu abon gulung bukanlah hal sulit, Sahabat JejakPiknik bisa membelinya di toko oleh-oleh di Jln.Jenderal Sudirman No.100, Manokwari. Sekotaknya biasanya dibanderol sekitaran 75 hingga 125 ribu, tergantung varian rasanya.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.