10 Gambar Manado Tua Sulawesi Utara, Lokasi Alamat + Hotel di Sekitar Wisata

Posted on
10 Gambar Manado Tua Sulawesi Utara, Lokasi Alamat + Hotel di Sekitar Wisata
Rate this post

Alamat: Manado Tua Island, Sulawesi Utara
Peta/Maps Online: Klik DiSini
Harga Tiket Masuk (HTM):
Jam Buka-Tutup: 24 jam

foto by instagram.com/tbannenberg/

Lokasi

Manado Tua merupakan salah satu island yang terletak di gugusan pulau Taman Nasional Bunaken (Bunaken National Park). Letak pulau ini secara administrasi termasuk dalam wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dengan ibukota ada di kota Manado.

Wilayah lain yang termasuk dalam gugusan Bunaken National Park tersebut adalah Bunaken, Siladen, Mantehage, dan Nani. Kesemuanya ini adalah destinasi wisata yang sangat menarik bagi wisatawan dalam negeri ataupun luar negeri.

Rute Akses Perjalanan

foto by instagram.com/wonderful_sulut/

Taman Nasional Bunaken memiliki luas sekitar 89 ribu hektar. Letaknya tidak jauh dari ibu kota North Sulawesi, Kota Manado. Manado Tua bisa dijangkau dengan speed boat atau kapal bermotor yang terletak di dermaga atau pelabuhan.

Penyeberangan sendiri membutuhkan waktu perjalanan sekitar 45 menit sampai 1 jam, dengan total jarak tempuh jaraknya sekitar 10 mil. Bila kesulitan, rekan-rekan bisa download peta online kok untuk membantu perjalanan.

Daya Tarik Wisata

foto by instagram.com/lambhuta/

Manado Tua mempunyai kekhasan sendiri yang tidak dipunyai oleh pulau lain di Taman Nasional Bunaken. Pulau Manado Tua sendiri adalah daratan yang membentuk gunung atau mountain/volcano yang berdiri kokoh di atas permukaan laut.

Ketinggian lokasi wilayah ini adalah sekitar 655 mdpl, tidak begitu tinggi kawan. Di tempat ini juga terdapat banyak pepohonan hijau yang mendominasi ekosistem di lingkungan tersebut. Rupanya, Manado Tua masih dikelilingi oleh beberapa volcano yang ada di bawah laut.

Volcano yang mengelilingi Manado Tua island sendiri letaknya berada di sekitar 150 m di bawah permukaan laut. Sekalipun demikian, ternyata volcano ini masih sangat aktif serta juga dimungkinkan untuk meletus dalam beberapa waktu. Sobat bisa cek melalui wikipedia.

BacaJuga:  10 Gambar Jembatan Soekarno Manado, Lokasi Alamat, Panjang Jalur + Awal Pembangunan Sampai Selesai
foto by instagram.com/pringu_apparel/

Sobat traveler bisa dengan mudah menemukan beberapa volcano ini jika melakukan diving di samping atau sekitar perairan pantai Pulau Manado Tua. Selain keunikan volcano bawah laut tersebut, Manado Tua terkenal dengan kekayaan Biota lautnya lho.

Di sini terdapat beragam jenis ikan yang jarang sekali bisa ditemui di tempat lain. Mereka sangat cantik, diantaranya ada dugong atau sapi laut, lumba-lumba, serta beberapa jenis ikan lainnya yang kesemuanya ada di dalam laut sekitar.

Karena masih termasuk dalam wilayah Bunaken National Park, di samping Manado Tua juga terdapat beragam jenis terumbu karang yang jumlahnya bisa mencapai puluhan jenis. Kalau sobat traveler adalah penggemar dengan fotografi bawah air, datanglah ke sini.

foto by instagram.com/yadiku17/

Lokasi ini sangat direkomendasikan karena bisa menjadi latar photos atau gambar yang menawan selagi sobat menikmati keindahan bawah laut. Selain menikmati trekking, snorkeling/snorkling dan diving di bawah laut, sobat juga bisa menikmati perahu kataraman dan jet ski.

Perairan di sekitar Pulau Manado Tua sangat bersih dan jernih, bebas sampah, polusi, dan limbah. Wilayah Taman Nasional memang sudah dilindungi oleh Undang-undang. Masyarakat sekitarpun dilarang melakukan berbagai macam kegiatan yang merugikan.

Jadi, bisa dipastikan kondisi sekitar bebas dari penangkapan ikan secara liar yang mengakibatkan rusaknya terumbu karang. Kegiatan memancing pun dilarang apalagi menggunakan racun dan bahan peledak.

foto by instagram.com/andridiary/

Siapapun yang datang ke tempat ini akan terkagum-kagum dengan keindahan alam Indonesia. Selain memiliki potensi laut, pulau Manado Tua juga memiliki potensi besar lain yaitu sebuah hutan lindung. Terdapat juga Ngana, Gereja, Dego, Woka, serta Lodge.

Wisatawan yang datang dari lokal maupun manca negara, selain menikmati wisata marine, biasanya juga melakukan sun bathing alias berjemur di tepi pantai. Selain kegiatan itu, ada pula wisatawan yang sengaja menghabiskan waktu dengan berolahraga sambil menikmati alam.

BacaJuga:  Jalan-Jalan Ke Manado, Beli Souvenir Ini Untuk Orang Terdekat, Yuk Simak!

Selain itu salah satu momen yang juga dinanti para wisatawan setiap hari adalah memburu sunset. Saat mengejar senja adalah waktu yang indah. Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan favorit para wisatawan dari berbagai daerah.

foto by instagram.com/andridiary/

Lalu apakah ada penginapan di tempat ini? Sobat traveler, jika kalian berniat berlibur ke Pulau Manado Tua, sayang sekali tidak terdapat cottage, atau jenis penginapan lain di tempat ini. Sobat bisa menginap di sekitarnya yaitu Pulau Bunaken atau Siladen.

Di sekitar pulau juga sudah terdapat accomodation atau tempat penginapan seperti hotel dan resort. Sekalipun begitu, rekan-rekan bisa juga menginap di hotel sekitar kota Manado. Alternatif lain adalah menginap di rumah penduduk sekitar atau menyewa kamar.

Sejarah

foto by instagram.com/jenny_kaunang/

Pulau Manado Tua tidak hanya mempunyai taman laut yang sangat mempesona dan kaya akan biota laut, tetapi juga mempunyai sejarah yang sangat berkaitan dengan keberadaan salah satu suku laut di Sulawesi yaitu Suku Bowontehu.

Dalam catatan sejarah lokal, Suku Bowontehu sudah berada di tempat ini sejak tahun 1623. Dahulu, tempat ini dikenal sebagai Manarow, yaitu rumah bagi suku yang juga termasuk dalam Etnis Sangir Tua.

Selain catatan sejarah tersebut, ternyata ada sebuah legenda sejarah juga di pulau ini. Versi lain mencatat bahwa Manado Tua pertama kali didiami sekitar tahun 1339 oleh sebuah rombongan keluarga yang kemungkinan membawa enam orang anggota keluarga.

foto by instagram.com/wiwa_cy/

Rombongan ini disebut dalam sejarah dengan nama Humansangdulage, Maasela, Bawuisang, Ondoasa, Ondosila, dan Patimasari. Humansangdulage adalah seorang pria dan merupakan ayah dari Bawuisang. Sedangkan Bawuisang dan Patimasari merupakan pasangan suami istri.

Sepasang suami istri ini mempunyai tiga anak bernama Maasela, Ondoasa, dan Ondosila. Mereka adalah rombangan keluarga dari kota Batu di Mindanao, Filipina. Mereka lari dari kota tersebut dengan menggunakan sebuah perahu kayu karena suatu peperangan.

BacaJuga:  10 Resort Mewah di Manado Harga Mulai Rp.603.000
foto by instagram.com/fredy_hartoko/

Sayang, saat mereka berlayar ke Pulau Manado Tua, di laut sedang terjadi badai besar yang kemudian membuat perahu dihajar oleh badai yang hebat. Mereka terdampar pada suatu pulau yang tak berpenghuni dan tak dikenal sebelumnya.

Mirip dengan cerita yang ada di film ya, kawan? Tetapi kisah ini hanyalah secuil dari legenda misteri yang masih melingkupi pulau tersebut. Menarik ya kawan menikmati sejarah dari Bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam bahasa, suku, dan budaya ini?

So, tunggu apa lagi? Sampai jumpa di Manado Tua Island kawan. Salam traveler.

Rental Mobil Lampung
Loading...
Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.