10 Koleksi Foto Museum Airlangga Kediri, Lokasi Alamat, Sejarah Legenda, Jam Buka + Manfaat Isi Rudi Isbandi Gubeng Belum ada Bintang

Posted on
Bagian Depan Bangunan | Foto: eastjava.com
Bagian Depan Bangunan | Foto: eastjava.com

Lokasi: Jalan Lingkar Maskumambang, Desa Pojok, Kecematan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64115
MAP: Klik Disini
HTM: Rp. 4.000
Buka/Tutup: 09.00 – 16.00
Telepon:

Peninggalan dari kerajaan adalah barang penting dalam pandangan sejarah. Tak heran, barang-barang tersebut selalu diburu, khususnya oleh para arkeolog. Dari barang-barang tersebut dapat diketahui cerita di masa itu. Tentu ini adalah hal yang amat menarik untuk dicari tahu.

Rasa haus akan pengetahuan sejarah menjadi bahan bakar yang selalu dapat menyalakan semangat memburu benda-benda peninggalan kerajaan maupun benda pada masa lampau. Benda-benda ini tidak hanya mahal dari segi pengetahuan, melainkan juga menjadi barang mahal ketika diperjual-belikan.

Bagian Dalam | Foto: kekunaan.blogspot.co.id
Bagian Dalam | Foto: kekunaan.blogspot.co.id

Indonesia memiliki masa lalu yang luar biasa. Negara ini begitu kaya dengan budaya dan sejarah. Kerajaan dan penjajahan adalah hal yang melekat di bumi Nusantara. Tak heran, banyak sekali peninggalan sejarah di negeri ini dan semuanya masih banyak yang belum ditemukan.

Umumnya barang-barang bersejarah akan diletakkan di dalam museum. Banyak sekali museum di negeri ini. Kali ini akan membahas mengenai salah satu diantaranya. Museum yang dibahas yakni berada di provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Kediri.

Tempat Air Suci | Foto: eastjava.com
Tempat Air Suci | Foto: eastjava.com

Kediri memang memiliki sejarah panjang, terutama ketika zaman kerajaan. Tak heran ada sebuah museum yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah. Museum ini bernama Museum Airlangga.

Sejarah Museum Airlangga

Sekilas nama tempat ini memang terdengar cukup historis, karena Airlangga merupakan salah satu tokoh dari zaman kerajaan. Tentu sangat cocok jika dijadikan menjadi sebuah nama museum. Berdirinya bangunan penyimpan benda bersejarah ini diresmikan pada Januari 1992.

Banyak Arca | Foto: airlanggamuseumwordpress.com
Banyak Arca | Foto: airlanggamuseumwordpress.com

Koleksi benda bersejarah di tempat ini berasal dari penampungan benda cagar budaya dari Alun-Alun Kediri. Tahun 1951, paseban alun-aln dibongkar, sehingga benda bersejarah disitu dipindahkan ke Pemandian Kuak atau juga dikenal dengan Pemandian Tirtoyoso.

BacaJuga:  10 Gambar Air Terjun Toroan Sampang Madura Tiket Masuk Lokasi + Rute Peta Jalan Menuju
Ada Pahatan | Foto: airlanggamuseumwordpress.com
Ada Pahatan | Foto: airlanggamuseumwordpress.com

31 tahun berikutnya, pemandian tersebut dikukuhkan sebagai museum daerah dengan nama Museum Tirtoyoso. Seiring berjalannya waktu, museum ini juga mengalami perkembangan hingga saat ini menjadi Museum Airlangga yang berada di lokasi berbeda. Pemindahan barang bersejarah dari Tirtoyoso ke Airlangga dilakukan pada tahun 1991, yakni mulai bulan November hingga Desember.

Barang Peninggalan Kerajaan | Foto: airlanggamuseumwordpress.com
Barang Peninggalan Kerajaan | Foto: airlanggamuseumwordpress.com

Banyak sekali koleksi yang dimiliki Museum Airlangga. Di tempat penyimpanan barang bersejarah ini ada arca, prasasti dan etnografi. Denah struktur peletakkan barang ini dapat dilihat di dalam museum untuk memudahkan pengunjung dalam menyusuri dan melihat tiap koleksi yang ada di dalam tempat ini.

Koleksi-Koleksi di Dalamnya

Banyak sekali koleksi yang ada di dalam bangungan ini. Berikut adalah beberapa detail dari koleksinya:

  • Patung Primitif

Patung ini seperti orang jongkok dengan kedua tangan bersila merangkul lututnya yang tengah ditekuk.

  • Brahma

Patung ini adalah salah satu Dewa Trimurti yang dipercayai oleh umat Hindu sebagai Dewa Pencipta.

  • Makara

Patung ini berbentuk seperti kepala gajah lengkap dengan belalai.

  • Anak Timbangan

Ini merupakan perlengkapan untuk menimbang

  • Pipisan dan Gandik

Alat bantu untuk menghaluskan, biasanya digunakan untuk menghaluskan dedaunan yang nantinya akan dibuat menjadi jamu

  • Pakinganan

Tempat untuk meletakkan sirih. Dulu penduduk, terutama kaum wanita gemar memakan sirih atau sudah menjadi kebiasaan tradisional.

  • Jambangan Batu

Sebuah wadah untuk air suci

  • Sivanandi

Patung dewa Siva, yakni menurut kepercayaan umat Hindu sebagai Dewa Perusak dan dewa tertinggi trimurti

  • Yoni

Benda ini seperti air mancur, dimana fungsinya adalah sebagai pengalir air untuk membasuh arca  Siva saat diadakan upacara. Benda ini dapat ditemui dengan mudah di candi-candi umat Hindu.

  • Prasasti

Benda peninggalan ini tentu tidak akan pernah absen di museum. Di prasasti ini bersisikan tulisan-tulisan yang menceritakan suatu hal.

BacaJuga:  10 Gambar Desa Wisata Osing Kampung Kemiren Banyuwangi, Hotel Cottage Penginapan + Asal Usul

Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Letak tempat dengan koleksi benda bersejarah dari Kediri yang beraneka ragam ini berada di Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Lokasi museum ini cukup dekat dengan wisata Gua Selomangleng, Waterpark dan Pura Penataran Agung Kilisuci.

Prasasti | Foto: kekunaan.blogspot.co.id
Prasasti | Foto: kekunaan.blogspot.co.id

Memasuki tempat ini ternyata harus membeli tiket masuk terlebih dahulu. Namun harga tiket masuk ini terbilang sangat terjangkau, yakni hanya Rp. 4.000 saja. Lokasi tempat wisata Kediri ini sangat mudah diakses, karena memang lokasinya amat strategis. Tempat ini dapat diakses dengan transportasi umum maupun pribadi.

Jam Buka Museum Airlangga

Tempat wisata Kediri sudah dapat dikunjungi mulai pukul 09.00 hingga 16.00. Selain itu, karena lokasinya juga satu komplek dengan Gua Selomangleng, maka pengunjung juga dapat berwisata di gua tersebut. Bisa dibilang, sekali dayung dua hingga tiga pulau terlampaui.

Cara Menuju ke Museum Airlangga

Jika mengungakan transportasi umum, maka perjalanan dapat dimulai dari Terminal Kediri. Dari sini dilanjutkan dengan naik angkot dengan huruf “A” maupun yang bertuliskan “Selomangleng”. Namun jam operasional angkot ini hanya sampai sore hari, kurang lebih pukul 16.00, jadi harus memanajemen waktu dengan baik, jika tidak ingin pulang berjalan kaki.

Seperti Kolam | Foto: kekunaan.blogspot.co.id
Seperti Kolam | Foto: kekunaan.blogspot.co.id

Jika dengan kendaraan pribadi juga sama, perjalanan diawali dari Terminal Kediri. Di sini ada pertigaan, silahkan ambil kanan dan lurus saja hingga bertemu lampu lalu lintas. Sesampainya di situ, silahkan belok kiri hingga ujung jalan dan disitulah letak tempat wisata benda sejarah Kediri itu.

Masih Banyak Lainnya | Foto: museumku.wordpress.com
Masih Banyak Lainnya | Foto: museumku.wordpress.com

Pengunjung dari museum ini banyak berasal dari masyarakat kota Kediri sendiri. Selain itu juga kota-kota dekat, seperti dari Surabaya, Gubeng, Malang, Tulungagung dan beberapa daerah lainnya.

BacaJuga:  Selfie Maksimal di Waduk Pondok Ngawi
Semuanya Berisi Peninggalan Kerajaan | Foto: museumku.wordpress.com
Semuanya Berisi Peninggalan Kerajaan | Foto: museumku.wordpress.com

Di Surabaya ternyata ada museum unik milik Rudi Isbandi. Oleh karena itu, setelah berkunjung ke sini, maka cobalah berkunjung ke musem di Surabaya tersebut. Selain dapat menambah pengetahuan, manfaat lain mengunjungi isi museum adalah sudah ikut berkontribusi dalam menjaga barang-barang koleksinya melalui tiket masuk.

Berapa Bintang yang Pantas Untuk Tempat Diatas?

Ada yang salah? Punya kritik dan saran? Sampaikan di kolom komentar dibawah ini ya kakak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.