Tiket Masuk Museum Mandala Bhakti di Semarang, Jam Buka + Makalah Tentang Laporan Kunjungan

Posted on
Museum mandala bhakti di semarang jakarta wanitatama koleksi isi perjuangan barusari kota jawa tengah gambar alamat selatan sejarah berdirinya jam buka latar belakang contoh laporan kunjungan harga tiket masuk makalah tentang singkat
Museum Mandala Bhakti, foto: kompas.com

Lokasi: Jalan Mgr Sugiyopranoto No 1, Barusari, Kota Semarang, Jawa Tengah
Map: KlikDisini
HTM: Free
Buka/Tutup: 08.00 – 14.00
Telepon: –

Jika selama ini kita mengenal kota semarang hanya karena adanya bangunan bersejarah  lawang sewu saja. Namun ternyata kota ini juga memiliki wisata sejarah lainnya yang patut untuk dikunjungi. Hal ini karena kota Semarang pun juga merupakan salah satu daerah yang mempunyai nilai-nilai historis dalam perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah. Dimana pergi berwisata dengan sambil mengenal sejarah perjuangan bangsa Indonesia, merupakan alternatif tujuan wisata yang baik untuk anak-anak. Salah satu wisata bersejarah yang ada di kota semarang adalah museum Mandala bhakti. Namun bukan museum mandala bhakti wanitatama  yang ada di jogja maupaun jakarta, melainkan di kota semarang selatan.

Untuk anda yang saat ini berada di kawasan simpang lima semarang, cobalah sekali untuk mampir ke Jalan Mgr Sugiopranoto yang ada disekitar Tugu Muda. Dimana ditempat tersebut nanti Anda akan melihat sebuah bangunan klasik dari jaman Belanda yang kini sudah digunakan sebagai sebuah museum.

Sejarah dan Daya Tarik Museum Mandala Bhakti

kemegahan bangunan museum, foto: idsejarah.net

Museum Mandala Bhakti pertama kali dibangun pada masa pemerintahan Ir. Kuhr E yakni sekitar sekitar tahun 1930 dan digunakan sebagai sebagai Raad van Justitie atau gedung pengadilan untuk golongan rakyat eropa di Semarang. Karena hal itu bentuk atau desain dari bangunan ini sedikit formal dan kaku. Untuk perancang gedung ini sendiri pun seorang arsitek dari Belanda yakni Kuhr E. dari Firma Ooiman dan van Leeuwen .

Bangunan ini selesai sekitar beberapa tahun kemudian dan langsung digunakan untuk Pengadilan Tinggi. Bangunan museum mandala bhakti terdiri dari dua lantai, dimana untuk pondasinya terbuat dari batu dan struktur dinding menggunakan bata plester. Untuk atapnya berbentuk limas dan terdapat serambi pada sepanjang sisi depan bangunan, baik pada lantai pertama maupun lantai kedua. Untuk serambi yang ada di lantai pertama sejajar dengan balkon yang ada di lantai kedua. Sedangkan untuk serambi lantai kedua menyatu dengan bangunan utama, sehingga membuat bangunan museum ini tampak indah. Pada bagian dindingnya dihiasi dengan lubang-lubang kecil, sehingga memberikan kesan formal pada gedung ini.

prasasti kendi raksasa, foto: tstatic.net

Pada saat belanda jatuh atau berhasil dikalahkan, sehingga gedung ini di ambil oleh pihak jepang yang akhirnya digunakan sebagai markas polisi militer Jepang. Beberapa tahun setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1950 bangunan ini beralih fungsi dan digunakan oleh oleh Kodam IV Diponegoro sebagai Markas Besar Komando Wilayah Pertahanan II. Kemudian pada tahun 1985 ini gedung ini dikelola oleh kodam IV Diponegoro menjadi sebuah museum pejuang dan diberi nama Museum Mandala Bhakti.

Pada bagian bangunan museum mandala bhakti memiliki beberapa bagian ruangan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersajarah. Nah berikut beberapa ruangan yang ada di dalam museum pejuang ini.

salah satu ruang koleksi, foto: zadinda.files.wordpress.com
  1. Ruang Peristiwa : ruangan ini berfungsi untuk menyimpang berbagai macam catatan perang pada masa perjuangan seperti perang ambarawa, pertempuran lima hari di kota semarang, supersemar dan catatan lainnya.
  2. Ruang seragam TNI : berfungsi untuk menyimpan berbagai macam seragam – seragam para tentara yang pernah di pakai pada saat masa perjuangan.
  3. Ruang cacat veteran : yang digunakan untuk menyimpan berbagai alat medis bagi para veteran yang sedang terluka pada saat berjuang melawan penjajah.
  4. Ruang senjata dan amunisi : sama seperti namanya, ruangan tersebut berfungsi untuk menyimpan berbagai macam senjata yang digunakan para pahlawan untuk berperang seperti meriam pelontar, bambu runcing, mobil pemancar komunikasi, machine gun, hingga senjata penangkis dari udara.
  5. Ruang pelestarian kerja : merupakan ruang kerja yang pernah digunakan oleh para Panglima Kodam Diponegoro dari masa ke masa.
  6. Ruang laskar wanita : di ruangan ini tersimpan cerita sejarah yang menggambarkan perjuangan laskar wanita pada saat masa perjuangan.
patung jendral sudirman, foto: magz.restubpr.com

Pada saat para pengunjung memasuki satu persatu dari ruangan yang ada di dalam museum mandala bhakti, membuat jiwa mereka kembali merasakan perjuangan para pahlawan pada masa perjuangan dulu. Seluruh koleksi yang ada di dalam museum ini merupakan saksi bisu betapa hebatnya para pejuang – pejuang yang rela mati demi mewujudkan kemerdekaan negara tercinta Indonesia.

Di lantai dua museum mandala bhakti terdapat sebuah jendela, dimana dari tempat tersebut para pengunjung bisa melihat pemandangan di sekitar Tugu Muda. Selain itu di sebrang jalan dari tempat berdirinya museum ini berdiri kokoh gedung perusahaan kereta api masa Hindia Belanda yang kini lebih dikenal dengan Lawang Sewu. Dibagian lain pengunjung akan melihat gedung Pandanaran yang saat ini digunakan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Koleksi – koleksi Yang Ada Di Museum Mandala Bhakti

ruangan dokument arsip dan makalah, foto: ulinulin.com

Seperti yang sudah kami jelaskan di awal tadi bahwa latar belakang berdirinya museum mandala bhakti merupakan museum perjuangan yang menyimpan beberapa koleksi mengenai data dokumentasi, senjata-senjata para TNI ketika perang baik yang tradisional hingga senjata yang modern. Serta beberapa alat-alat yang digunakan untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Seluruh koleksi yang ada di dalam museum ini, merupakan bukti fisik dan saksi bisu perjuangan perjalanan Kodam IV Diponegoro. Sebagai pembuka koleksi museum ini pada bagian depan terdapat senjata berat arteleri 25 PDR field gun yang kondisinya masih terawat dengan baik. Selain itu terdapat salah satu koleksi senjata bernilai sejarah tinggi yakni machine gun browninh dan pistol kuno berjenis luger. Dimana kedua senjata tersebut diyakini pernah digunakan untuk pertempuran lima hari di kota semarang. Selain itu Museum ini juga memiliki beberapa koleksi yang menakjubkan mengenai artefak militer Indonesia dan foto-foto dari pahlawan Indonesia.

ruangan pameran senjata, foto: kompas.com

Selain kedua senjata diatas tadi, di dalam museum mandala bhakti ini memiliki banyak sekali koleksi senjata yang tersimpan di dalam ruangan senjata dan amunisi, seperti rencong, busurkeris bamboo runcing atau tombak. Selain itu terdapat pula koleksi senjata modern, seperti senjata pelontar, berbagai macam pistol dan senjara mesin berat. Seluruh senjata tersebut tersimpan dengan baik dan rapi.

Di ruang lain, tepatnya pada ruang seragam angkatan darat, di pajang beragam pakaian para tentara yang pernah digunakan pada masa perjuangan dahulu. Mulai dari pakaian yang terbuat dari karung goni, badan keamanan rakyat, seragam Peta, tentara keamanan rakyat, TNI hingga beberapa seragam tentara asing dan pasukan bentukan jepang pada masa Perang Dunia ke II (Heiho), serta beberapa pakaian dinas polisi dan Kowad.

Selain itu terdapat juga ruang peristiwa, dimana seperti yang sudah kami sebutkan diatas tadi bahwa ruangan ini menyimpan catatan peristiwa sejarah perjuangan di tanah air. Seperti catatan tentang serangan umum surakarta, pertempuran di kota magelang, pertempuran lima hari di semarang, catatan mengenai super semar dan catatan pertempuran di kota-kota lainnya serta beberapa makalah laporan selama perang terjadi.

ruangan seragam TNI, foto: indonesiakaya.com

Dan satu ruangan lagi yang tak kalah pentingnya dengan ruangan lain yakni ruang unit dapur umum, dimana ruangan ini berisi mengenai gambaran dapur umum pada masa penjajahan dahulu. Banyak sekali peralatan dapur tempo dulu, seperti tungku api yang pernah digunakan pada jaman penjajahan.

Pada lantai dua, para pengujung akan disambut dengan patung panglima besar sudirman yang berdiri kokoh di depan pintu masuk lantai dua. Dimana di lantai dua terdapat suatu ruangan yang dulunya digunakan sebagai ruang pengadilan masyarakat eropa yang tinggal di Indonesia. Namun kini ruangan tersebut telah beralih fungsi sebagai galeri lukisan yang menggambarkan sejarah pertempuran TNI lengkap dengan ornamen-ornamen bangunan khas Belanda.

Selain itu pada sisi lain lantai dua  terdapat sebuah kendi besar bertuliskan “Kendi Manunggal TNI-Rakyat” tertanggal 5 Oktober 2003. Dimana kendi besar tersebut menggambarkan perjuangan TNI yang tidak lepas dari dukungan rakyat.

Lokasi dan Rute menuju Museum Mandala Bhakti

ruangan pameran kendaraan perang, foto: indonesiakaya.com

Untuk anda yang berencana berwisata ke musuem mandala bhakti ini, datang saja ke sisi bundaran Tugu Muda atau berada di Jalan Mgr Sugiyopranoto No 1 Kota Semarang, Jawa Tengah. Lebih tepatnya bangunan ini terletak frontal dari arah jl. Pemuda tepat di depannya adalah lapangan Tugumuda (d.h Wilhelmina plein).

Sedangkan untuk akses menuju museum mandala bhakti pun cukup mudah sekali, dimana untuk anda yang saat ini sedang berada di kota semarang bisa sampai di alamat tempat ini dengan menggunakan bus rapid transit (BRT). Dimana dari kawasan sekitar simpang lima anda bisa naik BRT seharga 3500 dan nantinya akan transit di shelter depan Balaikota Semarang. Setelah itu anda harus berganti ke koridor II arah sisemut unggaran dan harus turun di shelter katedral. Nah dari situ anda bisa melanjutkan perjalanan sekitar 100 meter menuju tugu muda dan akhirnya sampai di lokasi museum mandala bhakti.

Tiket masuk dan jam opersionl Museum Mandala Bhakti

ruangan penyimpanan panji, foto: wikimedia.org

Bagi kalian yang ingin memasuki dan berwisata edukasi ke dalam Museum Mandala Bhakti tidak akan dikenakan tidak akan dikenakan tarif alias bebas tanpa biaya ( gratis ). Jadi untuk para wisatawan yang ingin mengenal jauh lebih dekat mengenai sejarah perjuangan TNI bisa bebas masuk ke museum ini tanpa di pungut biaya. Museum ini buka pada pukul 08.00 – 14.00 pada hari Selasa – Jumat. Biasanya kalau ada rombongan ingin berkunjung kesini, sebelum datang kesini harap memberitahukan rencana kunjungan. Disini juga ada pemandu wisata yang akan memandu perjalanan Anda selama berada disini. Selain menyimpan banyak benda bersejarah, museum mandala bhakti juga sering mengadakar suatu acara di halaman gedung. Mulai dari pameran hingga mini konser.

Tempat wisata sejarah memang sangat di butuhkan baik untuk kita maupun generasi mendatang. Dimana dengan adanya tempat wisata sejarah atau edukasi dapat menambah pengetahuan kita pada masa perjuangan. Selain itu juga dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan warga negara Indonesia dengan mengingat jasa para pahlawan yang rela berkorban demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan negara tercinta. Untuk itu kita sebagai generasi muda jangan sampai melupakan semua perjuangan para pahlawan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *