10 Gambar Museum Sri Baduga Bandung, Sejarah, Koleksi, Tiket Masuk, Alamat + Jadwal Buka Belum ada Bintang

Posted on
Museum sri baduga di bandung wikipedia pdf jawa barat koleksi quotes quote queen wiki waktu web website wulan wujud wonosobo wonogiri wonosari enak rute angkot raya ramadhan review resep rindu riau romantis ronaldo rokok romania tegalega tentang tiket harga tahun tangerang makalah sekilas tujuan didirikannya tulis berdirinya tour ke yang ada usul umum isi organisasi observasi objek wisata operasional pengertian profil laporan perjalanan padang pustaka pindah piala eropa pontianak portugal lantai 1 lokasi latar belakang lengkap alamat contoh letak luas lingkar selatan kunjungan 10 jenis benda karya ilmiah kajian teori kidul jam buka jabar jadwal jilbab jitu jogja heboh hewan herbal hujan hutan hubungan hitam hilang hijau hot hotel gambar geografis geologika gedung gunung giri gimana giant google fasilitas fungsi festival final foto fosil dalam bahasa sunda dan perkembangannya dari deskripsi download sebagai sejarah kehidupan singkat saja soda solo adalah maharaja map menuju mula musik misteri motor mobil mod negeri naik nusantara nilai nii no telp biografi bogor video visi misi vario valak vector vultur vue volcano voice von vowel cara membuat cerita cuaca cirebon city cinta wanita wuju wong rawamangun renang rico asal informasi struktur pendiri logo jarak kepala kesimpulan keterangan kinder jl jiwa jont hasil pengamatan hello kitty hongkong gambaran guru gunawan gojek tugas daftar song songs sony artikel historical bkr pelindung budaya artefak peninggalan provinsi tegallega klasifikasi
Museum Sri Baduga Bandung. Foto: ragamtempatwisata.com

Lokasi: Jl. BKR No.185, Pelindung Hewan, Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40243, Indonesia
Maps: Klik Disini
HTM: 25.000
Buka/Tutup: 08.00 – 16.00 ( Selasa – Minggu)
Telepon: +62 22 5210976

Bung Karno pernah berkata bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga dan melestarikan sejarah. Hal ini tentu saja dimaksudkan agar masyarakat Indonesia tidak melupakan peran dan juga sejarah bagaimana Indonesia bisa lepas dari penjajah dan juga merebut kemerdekaan.

Untuk mengingatkan pada kepada peran serta pahlawan, di Indonesia ini banyak terdapat museum yang menampilkan dan juga memberikan informasi mengenai kisah historis Indonesia pada masa lampau. Hal ini untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak muda yang sekarang ini sudah mulai terkikis seiring perkembangan jaman.

Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan juga Jogja memang museum menjadi salah satu peran penting untuk memberikan dan menyajikan informasi yang penting kepada para kawula muda sekarang ini. Tentu saja meski sudah mulai terkikis, peran museum masih sangat penting.

Bandung merupakan salah satu kota yang menyajikan konsep kolonial yang sangat kental. Hal ini tentu saja berhubungan dengan pengenalan sejarah kepada masyarakat Bandung. Selain itu di sini juga terdapat museum yang memperkenalkan kisah sejarah masa lampau di Bandung dan juga cerita budaya dari masyarakat Sunda yang berkembang di kota Kembang ini.

Kereta di Museum Sri Baduga. Foto: museumsribaduga.com

Mengenal Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga merupakan salah satu area wisata sejarah di kota Bandung yang cukup terkenal. Hal ini tentu saja memudahkan pengenalan sejarah seni dan budaya Jawa Barat yang memiliki keturunan suku Sunda kepada masyarakat di sekitar Bandung dan juga Indonesia. Apalagi bentuk dari bangunan museum ini memiliki gaya suhunan panjang dengan ciri khas panggung yang merupakan khas dari Jawa Barat. Ditambah lagi dengan banyaknya benda-benda bersejarah di dalamnya.

Museum Sri Baduga merupakan salah satu Museum yang berada di kota Bandung dan mengenalkan sejarah dari seni dan budaya serta perkembangan kota Paris Van Java ini. Letak dari Museum Sri Baduga ini berada di Jalan B.K.R. 185 atau jalan lingkar selatan yang lokasinya berdekatan dengan salah satu lokasi yang sangat bersejarah di kota Bandung yaitu lapangan Tegallega. Selain berdekatan dengan area bersejarah, museum ini letaknya juga berdekatan dengan salah satu objek sejarah yang menjadi landmark dari kota Bandung ini yaitu Monumen Bandung Lautan Api.

Museum Sri Baduga ini berdiri pada awal tahun 1974. Bangunan Museum Sri Baduga ini seperti yang sudah disebutkan memiliki bentuk seperti rumah panggung yang dilengkapi dengan suhunan panjang. Hal ini tentu saja mencerminkan dan juga menggambarkan rumah serta bangunan khas dari Jawa Barat.

Eksterior Museum Sri Baduga. Foto: ragamtempatwisata.com

Museum Sri Baduga ini tentu saja sudah beberapa kali dilakukan renovasi guna mempertahankan citra dari bangunan tersebut. Dan tentu saja untuk menjaga kelestarian sejarah di dalamnya. Kawasan wisata sejarah ini tentu saja memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Dan akhirnya diresmikan dengan nama Museum oleh pemerintah Jawa Barat. Proses renovasi dan juga tahapan pembangunan museum ini diresmikan pada tanggal 5 juni 1980. Kala itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yaitu Dr.Daud Yusuf ini meresmikan museum tersebut menjadi salah satu museum yang mempunyai peran cukup signifikan. Desain dari bangunan museum yang asli tetap dipertahankan di renovasi yang pertama. Sedangkan penambahan arsitektur modern terdapat di sekeliling dari museum tersebut.

BacaJuga:  60 Tempat Liburan Untuk Keluarga di Bandung Yang Murah Bagus Terbaru 2018 Daerah Lembang Kota Barat Timur

Dibangunnya Museum Sri Baduga ini tentu saja untuk melestarikan peninggalan sejarah dan juga kebudayaan yang menjadi ciri khas dari Jawa Barat. Di museum ini tentu saja memiliki nilai sejarah dan juga pengetahuan yang tidak ternilai harganya. Sekarang ini kawasan wisata Museum Sri Baduga ini menjadi tempat wisata sejarah di kota Bandung yang bisa dijadikan salah satu tempat liburan guna memberikan informasi dan juga pengetahuan kepada anak-anak mengenai seni dan budaya di kota Bandung. Apalagi Museum Sri Baduga ini tentu saja menyajikan informasi yang komplit. Wisata edukasi yang bisa diberikan kepada anak-anak sejak dini sehingga bisa mengenal budaya setempat.

Eksterior Museum Sri Baduga. Foto: wikipedia.com

Sejarah Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga ini merupakan salah satu museum di kota Bandung yang memberikan informasi mengenai seni dan budaya. Museum ini dibangun di atas lahan yang memiliki luas sekitar 8.500 m2. Museum ini letaknya berada di pusat kota Bandung atau tepatnya berada di tengah-tengah kota Bandung. Dan letaknya sendiri berdekatan dengan kawasan wisata belanja yang cukup terkenal di Bandung yaitu Cibaduyut.

Museum Sri Baduga ini memiliki bagian-bagian tersendiri yang bisa dikunjungi oleh para wisatawan. Bagian pertama ini bisa diperuntukkan untuk kalangan umum atau biasa disebut Publik Area. Di sini para wisatawan bisa mengunjungi area gedung pameran dan juga auditorium.

Sementara area kedua lebih dikhususkan kepada non publik atau non public area. Hal ini biasanya diperuntukkan untuk kantor seperti kantor Kepala Museum, Sub Bagian Tata Usaha dan juga Kelompok Kerja Bimbingan dan Edukasi serta Kelompok Kerja Konservasi dan Preparasi hingga Kelompok Kerja Koleksi yang didalamnya sudah termasuk Gedung Penyimpanan Koleksi yang nantinya akan dipamerkan di museum ini.

Museum Sri Baduga ini berdiri pada tahun 1990. Ketika itu namanya belum Museum Sri Baduga, melainkan Museum Negeri Provinsi Jabar. Akhirnya melalui keputusan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui surat Kepmendikbud nomor 02223/0/1990 pada tanggal 4 April 1990 ini akhirnya museum ini memiliki nama Sri Baduga.

Museum Sri Baduga Bandung. Foto: tempatwisatadibandung.info

Nama Sri Badugan sendiri diambil dari salah satu nama raja Sunda yang ketika itu bertahta dibumi Pakuan Pajajaran di abad ke 16 Masehi. Nama ini sendiri tertulis dalam salah satu prasasti bernama Prasasti Batutulis yang terletak di kota Bogor. Dalam prasasti tersebut tertulis nama SRI BADUGA MAHARAJA RATU HAJI I PAKWAN PAJAJARAN SRI RATU DEWATA. Museum ini memang diperuntukkan guna memberikan informasi kepada masyarakat mengenai dunia seni dan budaya serta kehidupan masyarakat Sunda pada masa lampau. Dan Museum Sri Baduga ini mempunyai banyak koleksi yang siap memberikan pengetahuan dan edukasi.

BacaJuga:  Harga Tiket Masuk Taman Love Soreang 2018, Kolam Renang Bentuk Cinta + Rute Dari Ciwidey Bandung

Di sini para wisatawan bisa melihat aneka macam koleksi benda-benda bersejarah yang sangat komplit. Para wisatawan bisa menemukan benda bersejarah dari bidang geologika, biologika, etnografika dan juga arkeologika. Selain itu juga bisa menemukan benda-benda sejarah dari sektor historika, numismatika atau heraldika, filologika serta Keramik, Seni Rupa dan juga Teknologi. Museum Sri Baduga ini tercatat memiliki koleksi benda-benda bersejarah sekitar 5.367 buah koleksi. Tentu saja peninggalan sejarah ini sangat berharga dan tidak ternilai.

Pameran di Museum Sri Baduga. Foto: ulinulin.com

Dari sekian banyak koleksi yang bisa dilihat dan juga dinikmati di museum ini tentu saja koleksi dari sektor etnografika sangat dominan. Tidak salah jika museum ini memang lebih memperkenalkan dunia seni dan budaya serta kehidupan masyarakat di Sunda pada masa lampau. Koleksi ini memang sangat berhubungan erat dengan budaya daerah Sunda.

Jumlah koleksi dari sektor etnografika ini bukan hanya benda-benda asli saja. Di sini para wisatawan juga bisa melihat benda-benda replika, miniatur, foto hingga maket yang ditambahkan informasi yang sangat komplit dan juga lengkap. Benda-benda koleksi sejarah ini bisa ditemui di area pameran dan juga dalam dokumentasi yang dilengkapi dengan sistem informasi komputer. Selain itu juga disimpan di ruang koleksi penyimpanan

Museum Sri Baduga Bandung. Foto: tempatwisatamu.com

Fasilitas di Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga Bandung ini pada tahun 1989 dan juga 1992 menjadi salah satu bangunan yang dijadikan sebagai salahs atu cagar budaya dan juga tonggak sejarah dari kota bandung. Museum ini sejak awal memang dijadikan tempat yang dikhususkan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat di kota Bandung dan juga di Indonesia.

Museum Sri Baduga ini juga menjadi salah saut tempat atau wahana yang memiliki peran penting untuk menunjang ilmu pengetahuan di sektor pendidikan dan juga di dunia wisata atau rekreasi. Di tahun 1989 hingga 1992, museum ini akhirnya melakukan pembenahan dan juga renovasi di lantai 3. Renovasi tersebut memberikan perubahan kepada area atau ruang pameran. Hal ini tentu saja guna memberikan kenyamanan kepada para wisatawan dan juga memudahkan untuk membagi fungsi di area museum tersebut.

Ada banyak fasilitas yang bisa ditemukan di kawasan wisata edukasi Museum Sri Baduga yang bisa ditemukan oleh para wisatawan. Dan Museum Sri Baduga ini memiliki 3 lantai yang akan memudahkan kepada para pengunjung guna memperoleh gambaran singkat dan juga menyeluruh mengenai kisah perjalanan sejarah alam dan juga budaya di masyarakat Jawa Barat. Selain itu para wisatawan juga bisa mendapatkan ciri khas dari corak dan ragam dari masyarakat Sunda termasuk fase-fase perkembangannya.

BacaJuga:  15 Tempat Wisata di Ciamis Jawa Barat Yang Wajib Dikunjungi: Pantai Terbaru Terkenal, Air Terjun Tersembunyi
Galeri Pameran Museum Sri Baduga. Foto: museumsribaduga.com

Ketika mengunjungi Museum Sri Baduga ini, di area lantai satu ini para wisatawan akan diajak untuk melihat perkembangan awal dari sejarah di sektor alam dan juga di sektor budaya Jawa Barat. Di sini para wisatawan bisa melihat bagaimana perubahan kondisi alam yang menyebabkan terbentuknya propinsi Jawa Barat. Di sini pula para pengunjung juga bisa menemukan aneka benda-benda peninggalan dari masa Prasejarah dan juga di jaman Hindu – Buddha yang sangat kental.

Bergerak ke lantai kedua, para wisatawan akan diajak untuk melihat dan juga mendapatkan informasi mengenai dunia seni dan juga budaya. Di sini para pengunjung bisa melihat pameran budaya tradisional yang akan memperkenalkan pola hidup dan juga mata pencaharian bagi masyarakat Jawa Barat pada masa lampau. Di area ini pula para pengujung akan diperlihatkan bagaimana perdagangan dan juga sistem transportasi di Jawa Barat pada masa lalu. Di lantai 2 ini juga akan diperkenalkan bagaimana pengaruh budaya Islam dan Eropa serta sejarah perjuangan bangsa yang komplit. Di sini juga sudah terdapat lambang-lambang daerah se-Jawa Barat.

Ruang pameran di Museum Sri Baduga. Foto: tripadvisor.com

Sementara di lantai 3, para pengunjung bisa melihat aneka koleksi dari sektor etnografi yang memiliki aneka bentuk dan juga fungsi yang sangat komplit. Mulai dari wadah, kesenian hingga keramik asing bisa ditemukan di area ini.

Sekarang ini memang antusiasme dan juga apresiasi masyarakat kepada museum memang sangat kurang. Oleh sebab itu Museum Sri Baduga di kota Bandung ini menyajikan fasilitas yang bisa mendukung kegiatan edukasi yang memperkenalkan sejarah kepada masyarakat. Seperti pameran berkala yang digelar di auditorium yang bisa digunakan oleh siapa saja. Lalu ada pameran keliling dan juga pameran bersama dengan berbagai museum yang tersebar di Indonesia. Hal ini tentu untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat luas.

Ruang pameran di Museum Sri Baduga. Foto: easybook.com

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga ini memiliki harga tiket masuk sebesar 25 ribu per orang. Dan jam operasional museum ini yaitu jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Museum ini dibuka pada hari Selasa hingga Minggu. Sementara setiap Senin ditutup untuk umum.

Berapa Bintang yang Pantas Untuk Tempat Diatas?

Ada yang salah? Punya kritik dan saran? Sampaikan di kolom komentar dibawah ini ya kakak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.