10 Gambar Museum Zoologi Bogor, Harga Tiket Masuk, Sejarah + Alamat Kota Kebun Raya

Diposting pada
Museum zoologi bogor jam buka ada manusia batu wikipedia kota jawa barat harga tiket masuk laporan kunjungan ke latar belakang didirikannya tujuan botani 2016 16911 indonesia alamat youtube sejarah website wahana wajah waris wanita koleksi hewan kebun raya rute ke artikel review romania makalah tentang nomor telepon karya tulis pimpinan dari tahun 1984 utara isi informasi observasi operasional pengertian pendiri peta penjelasan profil perkembangan pintu masuk paus biru di lokasi luas contoh kepala kesimpulan kontak jadwal htm hotel dekat klasifikasi hujan gambar foto fasilitas fungsi deskripsi data didirikan stasiun kesan setelah mengunjungi sangkuriang wisata edukasi anak ada apa angker adalah manfaat misteri berkunjung visi dan misi cibinong bidang
Museum Zoologi Bogor. Foto: goodreads.com

Lokasi: Jl. Ir. H. Djuanda No. 9, Paledang, Bogor Tengah, Jawa Barat 16911, Indonesia
Maps: Klik Disini
HTM: 14.000 (Lokal), 25.000 (Asing)
Buka/Tutup: 08.00 – 17.00
Telepon: (0251) 322226

Museum Zoologi yang terletak di Bogor menjadi salah satu museum yang memberikan informasi dan juga edukasi kepada para wisatawan baik lokal maupun mancanegara terhadap dunia flora dan fauna yang berkembang di Indonesia dan juga dunia.  Tentu saja museum ini bisa menjadi tempat untuk pembelajaran bagi anak-anak yang sangat pas.

Bangunan Museum Zoology ini memang dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda di tahun 1894. Tidak heran jika bentuk bangunan dari museum ini sangat klasik dan juga mempunyai arsitektur kolonial yang kental. Dan nama museum ini dahulu bernama Landbouw Zoologisch Laboratorium.  Kesan klasik dan kuno memang menjadi salah satu tampilan yang dimiliki oleh Museum Zoology ini. Tidak heran jika kesan sedikit seram akan didapatkan oleh para wisatawan.

Ruang pameran di Museum Zoologi. Foto: lovelybogor.com

Mengenal Museum Zoologi

Museum Zoologi Bogor ini merupakan tempat untuk melakukan observasi kepada fauna yang dimiliki oleh Indonesia. Pada masa lalu museum ini difungsikan sebagai laboratorium. Tidak heran jika sekarang ini banyak ditemukan hewan-hewan yang diawetkan dan dipamerkan di sini. Hal ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kehidupan para hewan di masa lampau.

Menurut laporan dari LIPI, Museum Zoologi Bogor ini berdiri sudah 122 tahun mulai dari 1894 hingga 2019. Dan kabarnya museum ini sudah memiliki jutaan spesimen yang terdiri dari 20 ribu jenis fauna yang dipamerkan di sini. Mulai dari mamalia, burung, reptil hingga amfibi dan ikan bisa ditemukan di sini. Selain itu para pengunjung bisa melihat pula moluska, krustasea, serangga serta hewan artropoda lainnya yang disajikan secara lengkap. Museum masih menyajikan kesan klasik dan juga display yang retro di ruang pameran.

Di museum ini para wisatawan juga bisa melihat koleksi lain yang menjadi koleksi dari Pusat Penelitian Biologi LIPI. Dan koleksi ini letaknya di gedung Widyasatwaloka, Cibinong Science Center, Bogor.  Akan tetapi gedung ini tidak dibuka untuk umum. Hanya setahun sekali saja. Dan ini berhubungan erat dengan museum tersebut.

BacaJuga:  7 Rental Sewa Motor Bekasi, Harga Mulai Rp.50.000
Koleksi Ikan di Museum Zoologi. Foto: tripadvisor.com

Museum Zoologi Bogor ini menempati salah satu sudut di Kebun Raya Bogor ini dengan luas bangunan sekitar 1.000 meter persegi. Dan di sini terdapat sekitar 7 ruang pamer atau galeri diorama yang memperkenalkan fauna-fauna  yang dikoleksi di sini.  Secara umum kondisi gedung sangat layak dan juga mumpuni untuk memerkan koleksi-koleksi mereka. Sayangnya warna-warna yang cenderung agak suram dan penerangan yang redup sedikit mengganggu. Meskipun hal ini dikatakan oleh pengelola museum guna menjaga warna dari koleksi museum agar tidak pudar.

Bangunan di sekitar Museum Zoologi ini juga memiliki bentuk seperti bangunan kolonial jaman dulu. Tentu saja memberikan suasana yang lebih berbeda dan juga klasik. Tidak heran jika banyak para pengunjung yang berfoto di sekitar kawasan wisata tersebut.

Koleksi Unggas di Museum Zoologi. Foto: lovelybogor.com

Melihat koleksi Paus Biru

Para pengunjung bisa melihat koleksi dari museum ini. Salah satu koleksi dan juga ikon utama yang menjadi incaran para wisatawan adalah koleksi paus biru atau biasa disebut Balaenoptera Musculus. Paus biru ini merupakan mamalia terbesar di dunia. Tentu saja koleksi ini menjadi rebutan para pengunjung untuk dinikmati.

Para pengunjung bisa melihat bentuk tulang dan juga kerangka dari paus biru yang dipamerkan di sini. Tulang-tulang dan kerangka paus biru ini bahkan membutuhkan ruangan tersendiri agar bisa menampung semua tulang dan kerangka yang membentuk tubuh paus biru ini.

Paus biru yang dipamerkan di Museum Zoologi Bogor ini ditemukan di daerah Pameungpeuk, Garut di tahun 1916.  Dan kabarnya butuh waktu hampir 2 bulan atau sekitar 44 hari guna membawa tubuhnya tersebut menuju Bogor. Panjang dari paus biru ini sekitar 27 m dan memiliki berat badan hingga 116 ton. Bisa dibayangkan bagaimana beratnya paus biru tersebut.  Bahkan tulangnya saja juga sangat berat. Untuk kerangka dan tulangnya saja sekitar 64 ton. Dengan panjang 27 meter, tentu membutuhkan ruang tersendiri. Tidak heran jika kerangka paus biru ini menjadi incaran para wisatawan.

Paus Biru di Museum Zoologi. Foto: indonesia-tourism.com

Menilik koleksi Badak asal Tasikmalaya

Selain paus biru, di sini para pengunjung juga bisa melihat kisah pilu dari si badak yang memiliki nama latin Rhinoceros Sondaicus.  Para pengunjung yang datang berlibur ke museum ini akan berdiri agak lama di ruang koleksi badak asal Tasikmalaya ini.  Badak jantan ini memiliki berat hingga 2 ton yang berasal dari Tasikmalaya.

BacaJuga:  10 Tempat Wisata Belanja di Bandung dengan Berbagai Macam Pilihan Barang

Badak ini diketahui sebagai badak terakhir yang tinggal di sekitar Priangan. Badak ini ditinggal sang betina di tahun 1914 yang harus mati akibat ditembak pemburu gelap.  Selang 20 tahun kemudian pengelola museum akhirnya memutuskan untuk membawa sang badak jantan untuk menjadi koleksi. Hal ini untuk menjaga dari serangan pemburu gelap yang mengincar culanya. Sang Badak menjadi salah satu koleksi Museum Zoologi Bogor di tahun 1934.

Koleksi ikan di Museum Zoologi. Foto: lovelybogor.com

Koleksi ikan-ikan di Museum Zoologi

Di museum ini para wisatawan juga bisa melihat koleksi ikan-ikan yang menjadi sumber daya laut di Indonesia atau lebih tepatnya di Teluk Jakarta. Di teluk ini pada masa silam merupakan kawasan yang menyajikan sumber daya laut yang sangat melimpah.  Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya replika ikan-ikan yang ditangkap oleh para nelayan dan juga pengelola museum di sekitar teluk tersebut.

Ikan-ikan yang dipamerkan di sini merupakan ikan asli yang diawetkan. Ada pula replika asli dengan skala yang sama dengan ikan-ikan tersebut. Salah satu koleksi ikan yang bisa ditemukan di sini adalah ikan jangilus atau biasa disebut Tetrapturus Brevirostris. Ikan ini merupakan salah satu ikan marlin yang memiliki moncong yang panjang seperti pedang.

Paus Biru di Museum Zoologi. Foto: tempatwisatadibogor.com

Ukurannya sendiri sangat panjang. Dan ikan ini ditemukan di pasar Teluk Jakarta pada tahun 1933.  Dan para wisatawan bisa menemukan ikan jangilus segar ini di daerah pesisir selatan pulau Jawa seperti Palabuhan Ratu. Dengan tekstur daging seperti daging ayam, ikan ini bisa dikonsumsi oleh manusia.

Selain itu terdapat pula ikan gergaji atau bahasa latinnya adalah Pristis Perotteti. Ikan ini memiliki panjang hingga 5 meter yang ditangkap pada tahun 1924.  Ikan yang termasuk ke dalam ordo ikan pari ini rata-rata tinggal di laut bagian dalam. Sangat jarang ditemukan di permukaan laut. Jadi para wisatawan jika ingin menemukan ikan ini harus menyelam lebih dalam.

Koleksi Primata di Museum Zoologi. Foto: lovelybogor.com

Koleksi lain di Museum Zoologi

Di museum ini para wisatawan juga bisa melihat kelelawar yang memiliki bahasa latin yaitu Pteropus Vampyrus. Kelelawar ini kerap ditemukan di Kebun Raya Bogor dan juga museum Zoologi. Meski memiliki nama latin yang sangar dan bentuk yang seram, akan tetapi makanan kelelawar tidaklah menyeramkan. Kelelawar ini hanya mengkonsumsi buah-buahan. Dan hanya buah-buahan segar saja yang disantap oleh kelelawar ini. Konon pada jaman dulu di sini para pengunjung bisa melihat kelelawar tidur di atas atap museum dengan posisi bergelantung.

BacaJuga:  Kental dengan Sejarah, Inilah 7 Keindahan Curug Nangka Bogor

Selain kelelawar, di sini para pengunjung juga bisa melihat kadal dengan bentuk raksasa. Pada masa itu Majoor Pieter Antonie Ouwens yang juga berfungsi sebagai kurator Museum Zoologi Bogor di tahun 1905 – 1921 menerima sampel kulit dan juga foto dari kadal raksasa. Sampel ini dikirim oleh Letnan Jacques Karel Henri (J.K.H) van Steyn van Hensbroek yang kala itu bertugas di Nusa Tenggara.  Ternyata kadal ini merupakan salah satu jenis kadal dengan nama latin Varanus Komodoensis yang menjadi cikal bakal komodo di Indonesia. Dan salah satu koleksi replika dari komodo ini bisa ditemukan di sini

Kerangka hewan di Museum Zoologi. Foto: daftartempat.com

Manfaat berlibur ke Museum Zoologi

Museum Zoologi tentu saja memberikan peran  yang sangat penting kepada manusia mengenai dunia fauna yang berkembang di Indonesia. Dengan mengunjungi kawasan wisata ini, tentu saja para pengunjung bisa belajar dan juga mendapatkan informasi yang lebih komplit dan juga lengkap.

Apalagi jika para pengunjung berlibur bersama keluarga terutama anak-anak. Pasalnya bagi anak-anak informasi ini sangat penting dan juga komplit. Sekaligus sebagai pembelajaran bagi mereka nantinya.

Replika Unggas di Museum Zoologi. Foto: lovelybogor.com

Menuju ke Museum Zoologi

Jika ingin berkunjung ke Museum Zoologi ini bisa melalui beberapa pintu. Salah satunya adalah Pintu 1 Kebun Raya Bogor (KRB). Pintu ini hanya diperuntukkan untuk para pengunjung yang berada di area Kebun Raya Bogor dan juga menggunakan kendaraan. Sementara bagi para pengunjung yang berjalan kaki, ada pintu masuk tersendiri. Di pintu ini para pengunjung bisa membeli tiket masuk Kebun Raya Bogor dan juga Museum sekaligus

Untuk hari Senin hingga Sabtu, kendaraan roda 4 boleh masuk ke area halaman dari museum. Sementara motor dan sepeda tidak diperkenankan masuk. Sementara di hari Minggu, hanya sepeda yang diperbolehkan masuk ke sini.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

One thought on “10 Gambar Museum Zoologi Bogor, Harga Tiket Masuk, Sejarah + Alamat Kota Kebun Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.