10 Gambar Pantai Mangrove Medan Deli Serdang: Wisata Alam Sumatera Utara

Diposting pada
Mangrove pantai medan tuban perbaungan taman jogja deli serdang jakarta tulungagung sumatera utara resort wisata purworejo kulon progo brebes trenggalek adalah ayah alam tegal alamat pekalongan bekasi batam belawan bontang bantul banyuwangi bali baros balikpapan center congot cengkrong cemara cermin ekosistem forest foto fungsi gresik gambar bedagai sumut kampoeng nipah indramayu demak
Pesona Alam Sumatera Utara, Foto: pesonaalamsumaterautara.blogspot.com

Lokasi: Desa Sei Nagalawan, Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
Map:
 Klik Disini
Harga Tiket Masuk: Rp.10.000/orang, Parkir Rp.10.000/motor

Jika di DKI Jakarta Taman Mangrove berada di Utara Jakarta,  saat anda berpergian ke Kota Medan singgahlah ke Desa Sei Nagalawan, Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Disana ada Pantai Mangrove Kampung Nipah, yang ditawarkan bukan hanya liburan dan melepas penat tapi wisata sambil edukasi lebih dalam mengenai Pohon Mangrove.

Ekowisata Mangrove, Foto: komunitastkj.wordpress.com

Rute menuju ke Pantai Mangrove Kampung Nipah

Bagi pengguna Google Map dari lokasi anda silahkan masukkan destinasinya ke Pantai Mangrove nanti akan langsung diarahkan oleh map tersebut. Tapi bagi yang tidak memakai Google Map anda bisa menuju ke Jalan medan-pematang siantar.

Setelah tiba di pasar bengkel perbaungan jalan besar Jalan medan-pematang siantar bertanyalah kepada penjual atau warga sekitar di sana dimanakah simpangnya untuk ke lokasi tujuan.

Hutan Lebat, Foto: beritasatu.com

Sejarah Pantai Mangrove Kampung Nipah

Saat Dulu warga Kampung Nipah merasakan sangat sulit menjadi nelayan, Pantai yang berada di Deli Serdang ini dibabat habis untuk pembangunan, yang pada masa Pemerintahan Soeharto dibuka untuk pertambakan udang windu di sepanjang pesisir Pantai Timur Sumatera Utara pada pertengahan tahun 1980-an.

Di masa ordebaru, program itu harus dilakukan, anda tahu sendiri kan alasannya kenapa. Tidak adanya hutan bakau yang menahan gelombang air laut menyebabkan abrasi sehngga gelombang nya sudah mencapai rumah-rumah nelayan.

Selama dua dekade nelayan Sei Nagalawan merasakan dampak tersebut. Akibat krisis mangrove, hasil tangkapan seperti udang dan kepiting semakin sedikit, karena hasil laut tersebut kehilangan tempat berkembang biak, semakin sedikit tanaman penahan ombak dan air pasang ini maka semakin berkurang pula hasil tangkapannya, berlaku sebaliknya.

Karena saat krisis, otak manusia biasanya melakukan apapun agar bisa bertahan hidup, maka nelayan itu secara swadaya pada tahun 2005 menanam bakau di sepanjang pesisir Desa Sei Nagalawan yang berada di Pantai Timur, Sumut. Nelayan-nelayan itu sangat kuat tekadnya, tidak mengemis bantuan ke Pemerintah.

Saat suami-suaminya menanam bakau, istri nelayan itu membuat produk makanan ringan secara tradisional. Dirintis sejak tahun 2004 sampai 2009 secara swadaya, karena usahanya semakin berkembang, masyarakat di Desa Sei Nagalawan ingin lepas dari kemiskinan, dan keluar dari jeratan tengkulak karena mereka di eksploitasi secara ekonomi dan sosial yang bunganya sampai 20 -30%.

Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, pada tahun 2012 para nelayan di Sei Nagalawan mendirikan koperasi bernama Koperasi Serba Usaha (KSU) Muara Baimbai yang mempunyai konsep mengelola wisata edukasi dan mangrove dengan nama Kampung Nipah, dan mendapat respon yang positif dari pengunjung terhadap kreatifitas nelayan tersebut.

Mangrove Kampung Nipah, Foto: dolandolen.com

Wisata Edukasi di Pantai Mangrove Kampoeng Nipah

Tempat ini merupakan ekowisata pertama yang dikelola oleh masyarakatnya sendiri, dan ini yang pertama di Indonesia, banyak juga produk yang menggunakan bahan dasar dari bakau itu sendiri, sampai homestay yang dikelola oleh penduduk setempat. Hutan Bakau bermanfaat mencegah abrasi bahasa awamnya agar garis pantai tidak terkikis.

Jika pernah memperhatikan di youtube ada video jika ada gelombang besar, ternyata  bisa meredam air itu dan kembali normal.kehadiran hutan bakau tersebut tentu sangat membuat rasa aman  rasa aman bagi para nelayan.

Apa saja kah wisata edukasi yang dapat dilakukan di Pantai Mangrove Kampung Nipah, simak ulasannya berikut: Mendapat pengetahuan tentang tanaman ini secara langsung dari Pihak Pantai, Menanam langsung Bibit bakau, Melihat langsung proses Pengelolaan makanan dari bakau. Setelah itu anda bisa bersantai di Pantai ini yang terkenal dengan Pasir Putihnya.

Mencari Pengelolaan Mangrove Yang Lestari, Foto: mongabay.co.id

Wisata Kuliner yang ada di Pantai Mangrove Kampung Nipah

Pengunjung dapat memesan ikan bakar dengan harga Rp10.000/ons, kepiting segar (sop/asam manis) dibandrol Rp8.000/ons, udang segar (goreng, sop/asam manis) ditebus Rp10.000/ons, satu buah kelapa muda Rp10.000 dan bagi yang ingin menikmati kopi hitam seharga Rp8 ribu.

Hal unik yang ada disni menjual makanan tradisonal tanpa bahan pengawet berbahan baku dari bakau seperti keripik nipah, teh jeruju, dodol dan sirup yang harganya masing-masing Rp10 ribu. Pihak pengelola juga menyediakan tempat salat, home stay untuk wisatawan yang ingin menginap di Kampung Nipah, jadi jika anda kelelahan tapi belum dapat tempat menginap, anda bisa langsung check in disini.

Pepohonan Pinus Yang Tumbuh di Antara Hutan Mangrove, Foto: kompasiana.com

Tempat Wisata Mangrove yang ada di Indonesia

Hutan Mangrove Muara Angke Jakarta: berada di sebelah utara Jakarta. Di garis pantai tersebut ditumbuhi hutan bakau dan ada yang dibuka bagi wisatawan, yang bernama Hutan Bakau Muara Angke.

Yang datang kesana berwisata sambil menikmati pemandangan alam dan mempunyai habitat hewan asli yaitu monyet. Fungsi monyet tersebut adalah membantu penyebaran bibit tanaman bakau secara alami. Berlokasi di: Jalan Garden House RT 8/ RW 1 Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Jam buka: 07.00 sampai 16.00, Harga Tiket Masuk: Rp 25.000

Hutan Mangrove Rembang, berada di kota di Jawa Tengah. Di daerah ini terdapat spot wisata untuk mangrove. Hutan bakau ini sering dikunjungi wisatawan lokal saat liburan panjang atau akhir pekan. Lingkungan wisata yang asri dan hijau membuat wisatawan terpikat.

Lokasi hutan ini mudah dijangkau dari pusat kota, untuk para wisatawan yang baru datang kesini tidak akan kesulitan untuk sampai disini. Ini keterangan singkat nya: Lokasi: Teluk Rembang, Kabupaten Rembang, Jam buka: 08.00 sampai 16.00, Harga Tiket Masuk: Rp 2.000

Hutan Mangrove Tapak Tugurejo Semarang, tempatnya masih di area Jawa Tengah, di Semarang ada lho hutan mangrove yang sering dijadikan Spot Foto di Semarang. Objek wisata ini ada di kawasan Tugurejo di pesisir utara Semarang.

Wisata Alam Kampung Nipah, Foto: komunitastkj.wordpress.com

Dan menjadi lokasi wisata kesukaan warga Semarang. Menuju ke Hutan bakau ini bisa bisa menggunakan andhong atau delman sebagai transportasi tradisional di daerah tersebut. Ini informasi yang perlu anda tahu: Lokasi: Desa Tapak, Tugurejo, Semarang, Jam buka: 08.00 sampai 16.00, Harga Tiket Masuk: Rp 25.000

Hutan Mangrove Tarakan, berada di Kalimantan Timur, tepatnya di Tarakan, hutan ini sebagai objek wisata luasnya mencapai 21 hektar dan tumbuh berbagai jenis tanaman bakau. Hutan ini adalah paru-paru kota Tarakan karena kota ini memang berada di Pesisir.

Penelitian sering dilakukan untuk mengamati ekosistem tanaman bakau. keterangan: Lokasi: Pesisir Kota Tarakan, Jam buka: 09.00 sampai 17.00, Harga Tiket Masuk: Rp 5.000

Hutan Mangrove Margomulyo Balikpapan, salah satu hutan lainnya di Kalimantan Timur, yang berada di Balikpapan, yang bernama hutan mangrove Margomulyo. Tempat ini adalah hutan konservasi jadi ekosistemnya dilindungi oleh pemerintah.

Wisata Hutan Mangrove, Foto: multipix.com

Meski begitu tetap bisa dilihat langsung oleh wisatawan dan melihat  bagaimana kehidupan mangrove di sana. Habitat yang ada di sana, adalah kepiting laut. Ini informasi yang mungkin anda butuhkan: Lokasi: Desa Margomulyo, Kota Balikpapan, Jam buka: 08.00 sampai 17.00, Harga Tiket Masuk: Rp 5.000

Hutan Bakau Wanasari Bali, yang bernama karena sering dikunjungi oleh wisatawan asing disebut juga Mangrove Forest Wanasari. Di dalamnya ada Pusat Informasi Bakau. Disana sering ada peneliti yang datang untuk menggali informasi. Wisatawan bisa melihat berbagai macam satwa yang ada di sana, seperti burung.

Menara pengawas sering dipakai karena ada teropong yang bisa digunakan untuk melihat ke kejauhan dari seluruh hutan tersebut. Ini keterangan yang berguna jika ingin kesana: Lokasi: Ekowisata Wanasari, Tuban, Badung, Propinsi Bali, Jam buka: 08.00 sampai 16.00, Harga Tiket Masuk: Rp 5.000

Hutan Mangrove Pantai Congot Kulon Progo, Berada di sebelah barat kota Jogja, Tempatnya di atas aliran Sungai Bogowonto. Terdapat jembatan yang menghubungkan antara hutan yang satu dengan yang dipisahkan aliran sungai.

Disini ada fasilitas olagraga seperti jogging track, keterangan: Lokasi: Pasir Mendit, Jangkaran, Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jam buka: –, Harga Tiket Masuk: Rp 3.000

Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya, Tempat Wisata di Surabaya ini sangat menarik. Berada di area seluas 200 hektar, hutan bakau yang rindang dan hijau adalah rumah bagi spesies hewan yang dilindungi pemerintah, seperti kera berekor panjang.

Banyak juga burung yang suka hinggap di hutan ini. Tempatnya berada di: Jl. Raya Wonorejo No.1, Wonorejo, Rungkut, Surabaya, Jam buka: 08.00 sampai 16.00, Harga Tiket Masuk: Rp 25.000 dewasa dan Rp 15.000 anak.

Wisata Mangrove di Kampoeng Nipah Serdang Bedagai, Foto: wisatakemanaaja.blogspot.com

Hutan Mangrove Kampung Laut Cilacap, Hutan bakau lainnya yang berada di pulau Jawa. Agak membutuhkan usaha yang berlebih agar sampai kesana yaitu menggunakan perahu atau kapal, Hutan ini memiliki beragam fauna laut yang hidup dengan baik bersama masyarakat asli Kampung Laut Cilacap.

Ada goa karst yang indah, jembatan dan bangunan sederhana dari kayu. Detail tempatnya di: desa Ujungalang, Ujung Gagak, Panikel dan Klecas. Jam buka: –, HTM: Rp 10.000,

Hutan Mangrove Trenggalek, berada di pantai Cengkrong, ada kawasan konservasi hutan bakau seluas kira-kira 100 hektar, fasilitas yang ada yaitu jembatan galau, gazebo, sampan, dan lainnya. Rata-rata jika menggunakan alam sebagai tujuan wisatanya, Ekowisata Bakau, Pancer Cengkrong. Letaknya di karanggandu, watulimo. Tiketnya Rp 5.000/orang, kendaraan roda empat kena Rp 10.000

Mangrove Center Tuban (MCT), berawal dari lembaga kecil pribadi. Penggagasnya bernama Pak Ali Mansyur juga sebagai pemilik dan pendiirinya. awalnya hanya berniat menanam mangrove, karena pantai terkena abrasi. Perkembangannya semakin pesat pada tahun 2000 menjadi 12 kelompok tani, sampai didirikan LSM tersendiri.

Menjadi semakin berkembang, dan diresmikan dengan nama Mangrove Center Tuban di tahun 2005, di bidang kehutanan, lingkungan, perikanan dan peternakan.Tahun 2011 merambah tanaman holtikultura. Alamatnya di Jalan Raya Tuban-Semarang KM 9 Desa Jenu, Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Jawa Timur, dikenakan biaya Harga Tiket Masuk: Rp 5.000.

Pekalongan Mangrove Park, dibuka untuk umum sejak tahun 2015, di sisi sebelah kanan adalah gedung krematorium Pekalongan. Terkesan angker kontras dengan keindahan hijaunya taman bakau. Sengaja tidak ada pagar pembatas antara krematorium dan kawasan hutan bakau membuatnya menjadi unik.

Ada Banana Boat, ada Lorong dan Jembatan Cinta, Ekowisata ini terletak di kelurahan Kandang Panjang Kota Pekalongan dekat dengan Kampus Stain serta pantai pasir kencana biaya masuk gratis.

Pantai Mangrove Kawang atau bernama lain Cemara Muncar, dibuka di awal tahun 2019, pepohononan dan tanamannya sendiri ditanam dari tahun 2016, Daya Tarik wisata yang ada disana adalah tulisan-tulisan unik untuk foto atau selfie. Lokasi; Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia  Biaya masuk : Rp.10.000 per Orang,

Hutan Mangrove Kota Tegal, berlokasi di sebelah timur Pantai Alam Indah atau PAI. Dengan berbagai macam tanaman mangrove seperti cemara Laut, bakau, api-api, tanjung, lamtoro, glodogan, mangga, widara laut, waru, dan mahoni, benar-benar meneduhkan mata. Jalan setapaknya dirapihkan menggunakan paving block, jadi sangat nyaman untuk jalan dan Jogging Track.

Wisata Mangrove Kampoeng Nipah, Foto: youtube.com

Masuk kesini Gratis, Cuma kena biaya parkir itupun harganya sangat murah, anggap saja retribusi untuk kebersihan tempat sekitar Lokasinya di sebelah timur Pantai Alam Indah Kota Tegal

Masih banyak hutan Bakau di Indonesia yang tidak sempat dijabarkan satu persatu seperti, Hutan Bakau Pantai Cengkrong di Tulungagung, Bakau Ayah Kebumen, Hutan Bakau Muara Gembong Di Bekasi, Nongsa Batam, di Perairan Belawan, Bsd Bontang, Hutan Bakau Pantai Baros di Bantul,

Bakau Ujungpangkah di Gresik, Hutan Bakau Karangsong di Indramayu, Taman Bakau Morosari Demak. Bahkan ada yang dijadikan nama hotel di Filipina bernama mangrove resort hotel di Olongapo.Itulah beberapa hutan bakau di Indonesia yang dijadikan tempat wisata.

Biasanya wisata Hutan Bakau tidak memakan biaya besar kecuali memang anda ingin menginap di kawasan wisata tersebut. Jika bermanfaat silahkan disebarkan info ini.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.