Potret Keindahan Pantai Sendiki Malang, 8 Alasan Kuat Harus Masuk di Travel List!

Diposting pada
Rate this post
foto by instagram.com/nananonu10/

Malang seolah memiliki objek wisata yang tidak pernah habis. Mulai dari wisata buatan, sejarah, mistis, dan tentunya wisata alam. Wisata alam kali ini berasal dari Pantai Sendiki Malang.

Beruntungnya Malang, karena memiliki garis pantai sepanjang 77 kilometer. Hal ini membuat Malang memiliki banyak pantai eksotis nan cantik. Pantai di Malang ada yang sudah dikelola dengan baik dan ada yang masih belum terjamah. Namun, ada juga pantai yang sudah dikelola namun masih sepi, seperti Pantai Sendiki Malang. Inilah pesonanya:

foto by instagram.com/putrett/

1. Pantai yang masih Asri

Pantai Sendiki memiliki pasir pantai yang putih dan halus. Air laut yang biru menjadikan pesona pantai ini semakin memikat. Ditambah lagi, Pantai Sendiki masih memiliki kawasan hutan yang cukup lebat. Sehingga di objek wisata ini pun tidak terlalu panas.

2. Pantai Sepi serasa Milik Pribadi

Lokasi Pantai Sendiki cukup sulit diakses. Oleh karena itu, tidak banyak pengunjung yang datang ke objek wisata ini. Tak heran jika di sini sepi sehingga terasa seperti pantai sendiri.

Bermain di sini pun terasa asyik karena tidak banyak pengunjung lain yang datang. Selain itu, jika berfoto pun akan menghasilkan gambar yang bagus, tanpa gangguan lalu lalang pengunjung lain.

3. Lokasi yang Tepat untuk Surfing

Objek wisata ini berada di pesisir Selatan Jawa, oleh karena itu ombaknya pun besar. Untuk berenang dan diving atau snorkeling cukup berbahaya. Namun, jika Anda pecinta olahraga surfing, maka tempat ini sangat cocok untuk Anda.

BacaJuga:  Wisata Sumber Maron Gondanglegi Malang

4. Memiliki Mitos yang Menarik

Layaknya objek wisata alam lainnya, di Pantai Sendiki pun memiliki mitos asal mula keberadaan objek wisata ini. Dikisahkan ada empat orang sahabat yang berada di pantai tersebut. Mereka saling berbagai lahan dan membaginya dengan membuat kayu batasan.

Tiga diantaranya telah menancapkan bagian lahan masing – masing terlebih dahulu. Namun, satu orang terakhir belum menancapkan lahan bagiannya.

Diketahui satu orang terakhir ini bernama Singo Lelono, yang kemudian bertanya, “Punyaku seng ndi ki?” (Punyaku yang mana ini?). Karena kesal, akhirnya Mbah Singo Lelono asal menancapkan kayu batasan miliknya di tempat yang kini dikenal sebagai Pantai Sendiki.

5. Makam Mbah Singo di Area Pantai

Di sini, jika Anda berjalan ke arah kiri pantai, maka Anda akan menemukan sebuah makam bertuliskan “Singo Lelono”. Dan inilah yang dipercaya warga sekitar sebagai leluhur warga sekitar.

6. Berkemah di Pantai Sendiki

Jika jiwa berpetualang Anda terpanggil, Anda dapat mencoba berkemah di Pantai Sendiki. Pantainya yang sepi sangat tepat dijadikan tempat bermalam bersama kawan – kawan. Anda dapat mencari tempat yang cukup jauh dari bibir pantai dan bisa dijadikan tempat berkemah.

Tidak perlu khawatir karena di sini disediakan tenda dengan kapasitas 4 sampai 5 orang dengan harga Rp 75.000. Sementara jika membawa tenda sendiri, dikenakan biaya berkemah Rp 20.000.

7. Bermalam di Homestay

Jika kurang suka dengan berkemah, Anda dapat mencoba menginap di homestay. Beberapa rumah penduduk sengaja disewakan untuk homestay, jadi Anda dapat menginap di homestay sambil beramah – tamah dengan pemilik rumah.

8. Menikmati Indahnya Matahari Terbit dan Terbenam

Dengan bermalam di Pantai Sendiki dan tidak adanya jam buka maupun jam tutup, Anda dapat menyaksikan indahnya matahari terbit di pagi hari dan matahari terbenam di sore hari. Warna oranye dari pancaran sinarnya begitu mempesona.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.