10 Gambar Pantai Senggigi Lombok Terdapat di Provinsi NTB + Letak Keindahan Objek Wisata

Posted on
Terletak hotel pinggir dekat murah lokasi gambar pantai senggigi lombok terdapat di provinsi ntb nusa tenggara barat letak keindahan objek wisata foto sejarah villa penginapan harga tiket masuk peta sunset pulau paket dimana mataram indonesia beach youtube deskripsi malang cerita derawan jalan menuju rute alamat akses google map denah sejarah misteri mitos
Pantai Senggigi (foto: travelliatours.com)

Lokasi: Jalan Raya Senggigi Km. 6 – 10, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Map: Klik Disini
HTM: Gratis
Buka/Tutup: 24 Jam

Pulau Lombok yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi NTB, semakin kokoh memposisikan diri sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia, bersanding dengan Bali, Jogja, Malang, Raja Ampat, dan beberapa tempat lainnya, tidak lain karena memiliki banyak objek wisata pantai yang menyuguhkan pemandangan eksotis dengan kondisi alam yang masih natural dan fasilitas yang representatif.

Bagi mereka yang belum pernah berkunjung ke Lombok, sulit rasanya untuk membuat deskripsi atau menuturkan cerita kepada mereka tentang bagaimana keindahan dari pulau tersebut. Namun dengan melihat foto-foto lewat browsing di internet atau lewat tayangan video di youtube, siapapun akan sepakat untuk mengatakan bahwa Lombok adalah salah satu ratna mutu manikam yang terbentang di sepanjang garis khatulistiwa.

Diantara sekian banyak pantai yang ada di Lombok, Pantai Senggigilah yang menjadi primadonanya, sehingga tidak heran jika Senggigi menjadi ikon pariwisata provinsi Nusa Tenggara Barat. Pantai Senggigi ibarat jantung bagi denyut nadi pariwisata di Lombok, karena keberadaan pantai inilah yang membuat turis mancanegara pertama kali terpikat untuk berkunjung ke Lombok sebelum berlanjut ke tempat-tempat wisata lain yang ada di NTB.

Selain itu, lokasi Pantai Senggigi yang strategis diantara Kabupaten Lombok Utara dengan Kota Mataram membuat akses darat maupun laut yang menghubungkan kota satu dengan kota lain, antara tempat wisata yang satu dengan yang lain, harus melewati Senggigi. Bahkan untuk berkunjung ke destinasi wisata lainnya di Lombok yang juga sangat terkenal seperti Gunung Rinjani, Trio Gili, Air Terjun Sendang Gili atau Bukit Malimbu, jalur termudah adalah melalui Senggigi.

Pantai Senggigi dari Atas Ketinggian (foto: travelliatours.com)

Salah satu contoh untuk menuju ke Gili Trawangan misalnya, wisatawan dapat menuju ke Pelabuhan Senggigi dan memanfaatkan carter slow boat. Untuk yang ingin melewati jalur darat, dapat menggunakan taxi atau memanfaatkan jasa rental mobil yang ada di Senggigi kemudian menuju ke Pelabuhan Teluk Nare sebelum dilanjutkan dengan speedboat ke Gili Trawangan.

Karena memiliki peran yang vital dan merupakan destinasi wisata tertua, terindah dan paling dikenal di kalangan para wisatawan, membuat Pantai Senggigi hampir selalu dimasukkan ke daftar kunjungan dalam Paket Wisata Lombok oleh jasa tour & travel manapun.

Rute Perjalanan Menuju Pantai Senggigi

Jika membuka google map dan menulis kata Pantai Senggigi, maka alamat yang muncul di layar smartpohone hanya tertulis nama provinsinya saja yaitu Nusa Tenggara Barat. Tapi jika kita membuka gambar peta dan melihat lebih detail denah dari pantai ini maka kita akan tahu bahwa Pantai Senggigi terletak di Jalan Raya Senggigi Km. 6 – 10, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sebelum menuju ke Pantai Senggigi, sudah barang tentu harus menginjakkan kaki terlebih dahulu di Pulau Lombok, dimana untuk mencapai Lombok dapat dilakukan dengan menggunakan jalur udara atau melewati jalur laut.

Jika menggunakan jalur udara, pesawat yang Anda tumpangi akan mendarat di Bandara Internasional Lombok. Selanjutnya Anda dapat menuju ke Pantai Senggigi dengan memesan penjemputan lewat travel agent dengan harga sewa mobil penjemputan sesuai dengan jenis dan ukurannya. Cara lain adalah menggunakan jasa taksi bandara dengan terlebih dahulu membeli tiket yang ada di counter kedatangan, atau jika ingin yang lebih murah dapat menggunakan angkutan umum (Damri) dengan membayar ongkos antara Rp.25.000 – Rp.30.000.

Pelabuhan Pantai Senggigi (foto: giliislandfastboats.com)

Jika perjalanan menuju Lombok dilakukan dengan melalui jalur laut, ada dua pilihan yang dapat diambil. Pertama menggunakan Kapal Fery dari Pelabuhan Padang Bae yang ada di Bali berlabuh di Pelabuhan Lembar yang ada di Lombok dengan waktu tempuh sekitar 4 – 5 jam. Setelah sampai di Pelabuhan Lembar, lanjutkan perjalanan dengan menggunakan mobil sewa, taksi atau jasa angkutan umum. Jika menggunakan jasa angkutan umum, pilih angkutan yang menuju stasiun Mandalika. Di sini Anda harus berganti angkutan lagi mencari yang menuju ke arah Pasar Kebon Roeq Ampenan. Setelah itu berganti angkutan umum lagi mencari yang menuju Senggigi.

Cara kedua menggunakan fast boat dengan harga tiket  tidak kurang dari Rp.350.000 yang memakan waktu tempuh sekitar 45 menit – 1 jam, sehingga jauh lebih cepat dibandingkan kapal fery. Terdapat beberapa titik pemberangkatan yang disiapkan perusahaan fast boat yaitu dari Pelabuhan Padang Bae dan Amed, serta beberapa titik pemberhentian yaitu di Pelabuhan Teluk Kodeq, Gili Trawangan dan Pelabuhan Senggigi.

Keindahan dan Daya Tarik Pantai Senggigi serta Tempat Wisata Lain di Sekitarnya

Dengan garis pantai sepanjang lebih dari 10 km, pesona yang disuguhkan tempat wisata ini tidak hanya hamparan pesisir yang populer dengan sebutan Pantai Senggigi, melainkan juga beberapa tempat wisata lain yang ada di kawasan pesisir pantai tersebut atau di dekat Pantai Senggigi, diantaranya adalah: Pantai Batu Layar, Pura Batu Bolong, Pantai Kerandangan, dan  Pantai Mangsit.

Pantai Senggigi yang Eksotis (foto: travelliatours.com)

1. Pantai Senggigi

Keindahan Pantai Senggigi sudah dapat dinikmati dari kejauhan, tepatnya saat kendaraan melintasi jalan yang posisinya lebih tinggi dari lokasi wisata, karena jalan yang menuju ke pantai ini memang berada di pinggir bebukitan sehingga naik turun dengan sudut yang cukup curam. Di atas ketinggian itulah laut yang jernih berwarna kebiru-biruan tampak berpadu serasi dengan pesisir pantai berhias pasir putih yang terlihat sangat menawan karena sebagian dari pasir tersebut berwarna hitam dan antara warna putih dengan warna hitam tersaput oleh gradasi warna yang mempesona.

Keindahan tersebut akan semakin terasa saat masuk ke lokasi wisata. Pesisir yang panjang dan lebar seolah mengajak siapapun untuk menjejakkan kaki di atasnya dan menikmati berbagai macam aktifitas dengan ditemani sejuknya hembusan angin. Puaskan menikmati lembutnya pasir dengan berlarian, bermain volley pantai, membuat istana pasir atau sekedar berjemur di atasnya sambil memperhatikan ombak laut yang tidak henti-hentinya menyapu pesisir pantai.

Nikmati pula jernihnya air laut dengan mandi dan berenang, karena dengan kontur pantai yang landai dan ombak yang cenderung tenang membuat Pantai Senggigi relatif aman untuk digunakan beraktititas. Selain berenang, pengunjung juga dapat memacu adrenalin dengan mendayung kano atau kayak, bermain selancar, serta menikmati taman bawah laut dengan melakukan snorkeling atau selam permukaan.

Keindahan Pantai Senggigi yang Masih Alami (foto: wisatabaliutara.com)

Jika mau sedikit sabar untuk tetap berada di lokasi hingga sore hari, keindahan sunset di Pantai Senggigi akan memanjakan mata Anda. Selain itu, dengan popularitasnya membuat  Pantai Senggigi kerap dijadikan sebagai tempat untuk menggelar berbagai jenis festival, baik yang berskala lokal, nasional maupun intenasional. Sehingga jika kunjungan Anda bersamaan dengan waktu berlangsungnya festival, maka Anda akan memperoleh bonus lain diluar keindahan dan kenikmatan yang telah disuguhkan Pantai Senggigi.

Puas beraktifitas, Anda dapat menghilangkan rasa lapar dan dahaga dengan bersantap di rumah makan dan warung-warung yang banyak berjajar di pinggir pantai. Soal menu tinggal berhitung dengan isi kantong, karena berbagai macam makanan dapat ditemukan di sini, mulai dari harga yang murah sampai yang mahal. Mulai dari menu lokal sampai menu internasional.

Apabila ingin membeli souvenir, berjalanlah ke sisi utara pantai, karena di sana akan Anda dapati deretan pertokoan kecil yang menjual berbagai macam souvenir beridentitaskan Pantai Senggigi, seperti kaos, gantungan kunci, handicraft, dan masih banyak lagi yang lain. Di kawasan itu juga terdapat sanggar “ The Fine Art Gallery” yang mengoleksi dan menjual lukisan dengan berbagai media dan berbagai gaya.

Untuk yang ingin menikmati malam tidak jauh dari pantai, di sekitar lokasi juga tersedia penginapan dengan berbagai kelas, mulai dari penginapan kelas menengah ke bawah sampai dengan villa dan hotel berbintang. Beberapa diantaranya adalah Pasific Beach Cottages, The Wira Cafe and Guesthouse, The Studio, dan masih banyak lagi yang lain.

2. Pantai Batu Layar

Pantai Batu Layar (foto: backpackerjakarta.com)

Letak Pantai Batu Layar berada di sebelah Selatan Pantai Senggigi. Karena berada pada garis pantai yang sama, maka warna pasir di pantai inipun juga putih bersih sebagaimana Pantai Senggigi. Keindahannyapun juga tidak kalah meski suasana di pantai ini terlihat lebih sepi. Tapi justru dengan suasana yang sepi itulah Pantai Batu Layar terasa lebih alami dan memberikan nuansa yang lebih tenang. Terlebih di tepi pantai banyak dijumpau pohon-pohon kelapa dengan daunnya yang tidak henti-hentinya menari dipermainkan angin.

Bukan hanya pantainya saja yang menarik untuk dikunjungi. Tidak jauh dari pantai, terdapat sebuah tempat wisata religi yang diberi nama Makam Batu Layar. Keberadaan makam tersebut menjadi bagian dari sejarah panjang Desa Batu layar, karena disana dimakamkan seorang tokoh penyebar agama Islam yang bernama Sayid Duhri Al Haddad Al Hadrami.

Makam yang berlokasi di perbatasan antara Desa Batu Layar dengan Desa Senggigi tersebut oleh masyarakat Lombok dianggap sakral dan dikeramatkan, serta banyak kisah-kisah misteri yang berkembang terkait dengan keberadaan makam tersebut maupun keberadaan dari tokoh yang dimakamkan. Tidak heran jika makam ini banyak dikunjungi oleh masyarakat Lombok dari berbagai daerah. Terlebih masyarakat setempat percaya terhadap mitos, bahwa siapapun yang membuat permohonan yang baik terlebih permohonan untuk dapat berkunjung ke tanah suci serta bernadzar, maka permohonan tersebut akan terkabul. Setelah permohonan terkabul, maka yang bersangkutan harus membayar nadzarnya.

Puncak keramaian para peziarah yang datang ke Makam Batu Layar terjadi pada Lebaran Topat yang menurut tradisi Jawa dikenal sebagai Riyaya Kupat atau Hari Raya Ketupat, yakni hari ketujuh setelah Idul Fitri. Pada saat itu banyak peziarah yang datang ke makam ini dengan maksud untuk nyekar atau menaburkan bunga dan berdoa.

3. Pura Batu Bolong

Pura Batubolong (foto: id.wikipedia.org)

Meski lokasinya bersebelahan dan memiliki garis pantai yang sama dengan Pantai Senggigi, namun pesisir Pantai Batu Bolong memiliki pasir berwarna hitam, tidak seperti Pantai Senggigi yang berhias pasir putih. Perbedaan tersebut tidak hanya memberi kesan unik tapi juga menebarkan pesona yang berbeda dari kedua pantai, ibarat sekeping mata uang, kedua pantai ini memiliki nilai yang sama namun dengan tampilan yang berbeda.

Salah satu daya tarik dari Pantai Batu Bolong adalah keberadaan sebuah pura yang berada di pinggir laut sebagaimana Pura Tanah Lot yang ada di wilayah Tabanan Bali. Pura Batu Bolong berdiri di atas batu karang yang memiliki ketinggian sekitar 4 meter. Di area tempat pemujaan umat Hindu tersebut terdapat sebuah batu besar yang bagian tengahnya berlubang atau bolong, sehingga kawasan ini dikenal dengan nama Pantai serta Pura Batu Bolong.

Sejarah berdirinya pura tersebut berkaitan erat dengan perjalanan spiritual yang dilakukan Dang Hyang Dwijendra, seorang pendeta Hindu yang berasal dari Majapahit. Beliau menjelajah Pulau Jawa sebelum akhirnya mengelilingi kawasan Pantai Selatan Bali, berlanjut ke kawasan Bali Utara, sebelum akhirnya menyeberang ke Pulau Lombok.  Di Lombok inilah Dang Hyang Dwijendra menyelamatkan perahu nelayan yang karam tidak jauh dari Ponjok Batu. Nelayan yang disebut Bandega tersebut akhirnya mengantarkan Dang Hyang Dwijendra menuju ke Batu Bolong, dan di pantai inilah pendeta Hindu tersebut mengakhiri petualangannya dengan mendirikan sebuah pura di atas batu karang.

Selain menebarkan nuansa spiritual yang memberikan ketenangan dan kedamaian bagi umat Hindu yang melakukan ritual, Pura Batu Bolong juga menjadi tempat yang ideal untuk melihat keindahan Pantai Senggigi dari kejauhan. Bahkan, dari seluruh pantai yang memiliki garis pantai yang sama dengan Pantai Senggigi, Pura Batu Bolonglah yang paling indah dalam melukis tenggelamnya matahari di ufuk Barat. Sunset dengan latar belakang Gunung Agung yang dari kejauhan terlihat seperti piramida, saat dilihat dari Pura Batu Bolong terasa berbeda dan terlihat sangat indah.

Pemandangan lainnya yang tidak kalah menarik untuk dinikmati dari area pura adalah aktifitas para nelayan yang sedang berburu ikan. Dengan menggunakan perahu para nelayan tradisional tersebut mengumpulkan ikan satu persatu yang mereka tangkap dengan cara menceburkan diri di kedalaman laut.

4. Pantai Kerandangan

Pantai Kerandangan (foto: pergiberwisata.com)

Pantai Kerandangan yang berada di sisi sebelah utara Pantai Senggigi, memiliki hamparan pasir berwarna hitam berhias batu-batu karang dengan berbagai bentuk yang menarik. Ombak besar yang tidak henti-hentinya menghantam karang, semakin menambah keindahan kawasan pantai tersebut dan menjadi objek yang tidak akan dilewatkan oleh para penggemar fotografi landskap. Selain itu area di sekitar karang juga menjadi tempat berkumpul berbagai jenis ikan besar, sehingga menjadi spot favorit bagi para pemancing.

Meski perairan di pantai ini terlalu berbahaya untuk digunakan mandi dan berenang, namun pemandangan alam yang disuguhkannya lebih dari cukup untuk memuaskan para wisatawan yang datang ke sini. Terlebih di dekat pantai terhampar areal perkebunan yang dihiasi pohon-pohon kelapa yang berjajar rapi di atas tanah berselimutkan rerumputan hijau, membuat keindahan yang tersaji semakin sempurna.

Selain itu, tidak jauh dari pintu masuk Pantai Kerandangan, terdapat Taman Wisata Alam berupa hutan lindung yang memiliki berbagai macam vegetasi. Di area hutan lindung itulah dapat ditemui beberapa air terjun alami.

Begitu indahnya panorama alam di pantai ini, membuat para investor banyak yang memanfaatkan kawasan Pantai Kerandangan untuk membuka tempat usaha seperti cafe, restoran, serta  penginapan. Beberapa hotel besar yang berdiri di kawasan ini diantaranya adalah Hotel Pacific, Hotel Puri Sharon dan Hotel The Verve.

5. Pantai Mangsit

Air laut berwarna hijau toska dan biru tua dengan ombaknya yang landai menjadi daya tarik tersendiri dari pantai yag terletak di sebelah Utara Pantai Senggigi ini. Hamparan perbukitan yang mengelilingi kawasan pantai berpasir putih semakin menambah keelokan Pantai Mangsit, begitu juga dengan pohon-pohon kelapa yang berjajar rapi di tepi pantai.

Pantai Mangsit (foto: lombokgilis.com)

Jika dibandingkan dengan Pantai Senggigi, wisatawan yang berkunjung ke sini memang masih kalah ramai. Tapi justru dengan suasana yang sepi itulah para wisatawan dapat lebih tenang dan lebih nyaman dalam menikmati keindahan alam.

Selain menyuguhkan panorama yang eksotis, pasir putih yang lembut di Pantai Mangsit  mengundang hasrat untuk dipakai beraktifitas. Begitu juga dengan kawasan perairannya yang bersih dan jernih dengan ombak yang tenang, akan sangat menarik untuk dipakai mandi dan berenang. Jika aktifitas tersebut dirasa masih belum cukup, lanjutkan dengan menyewa peralatan snorkeling untuk menikmati keindahan taman laut di perairan Pantai Mangsit yang dihiasi terumbu-terumbu karang dengan berbagai jenis ikan dan habitat lautnya yang beragam.

Aktifitas Di Pantai Senggigi

Dengan garis pantai sepanjang lebih dari 10 km yang di atasnya berdiri sejumlah objek wisata, membuat Pantai Senggigi dan beberapa tempat wisata yang memiliki garis pantai yang sama menawarkan berbagai macam aktifitas menarik bagi para wisatawan. Beberapa aktifitas yang dapat dilakukan saat berada di lokasi wisata diantaranya adalah:

Menikmati Sunset dan Keindahan Alam

Keindahan Pantai Senggigi dan pantai-pantai lainnya yang masih berada dalam satu garis pantai tidak perlu diragukan. Perpaduan laut, pasir, pepohonan dan perbukitan tersaji dengan harmonis dalam menghadirkan indahnya lukisan alam. Apalagi antara pantai yang satu dengan pantai yang lain memiliki daya tarik yang berbeda-beda, membuat wisatawanpun tidak akan merasa bosan meski objek utama yang mereka saksikan tidak jauh berbeda yaitu pemandangan pantai dan lautnya.

Sunset yang disuguhkan tempat-tempat wisata tersebut juga menghadirkan keindahan yang tidak bakal ditemui di tempat lain. Semburat warna jingga yang dipancarkan sang surya saat akan berangkat ke peraduan, terlihat sangat menawan kala berhias Gunung Agung yang tampak bak piramida yang tengah mengapung di atas lautan. Keindahan landskap sunset tersebut mencapai kesempurnaannya saat dinikmati di area Pura Karang Bolong.

Sunset di Pantai Senggigi (foto: wisatabaliutara.com)

Berenang dan Snorkeling

Air laut yang bersih dan jernih bakal mengundang siapapun untuk menikmatinya dengan  mandi dan berenang. Jika bermain air di pinggir pantai dirasa masih belum cukup, Anda dapat menikmati indahnya terumbu karang dan berbagai biota laut dengan melakukan selam permukaan yang lebih populer dengan sebutan snorkeling.

Biota laut yang ada di kawasan Pantai Senggigi memang tidak sebanyak kekayaan laut Pulau Derawan yang ada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur atau yang ada di Selat Sulawesi. Namun keindahan taman laut Pantai Senggigi sudah lebih dari cukup untuk membuat wisatawan terpukau, apalagi bagi mereka yang baru pertama kali melakukan aktifitas snorkeling.

Tidak perlu bingung meski tidak membawa peralatan, karena di tepi Pantai Senggigi dan Pantai Mangsit banyak ditemui tempat-tempat persewaan peralatan snorkeling dengan harga yang bersahabat. Terdapat beberapa spot menarik di kawasan perairan kedua pantai tersebut, untuk Pantai Mangsit di hampir semua wilayah perairannya, sedang untuk Pantai Senggigi di perairan yang berada tepat di depat Resort Senggigi.

Jogging

Melakukan jogging di pinggir pantai tentu akan memberikan keasyikan tersendiri, karena selain membakar lemak, Anda juga dapat menikmati keindahan panorama sekeliling dengan ditemani sejuknya hembusan angin laut.

Untuk melakukan aktifitas jogging, tersedia jogging track yang dibangun di pinggir pantai. Jika berlari di lintasan jogging dirasa kurang menantang, Anda dapat mengayunkan kaki di sepanjang pesisir.

Bermain Kano, Kayak dan Surfing

Ingin mencoba permainan dan olah raga air yang tidak setiap saat dapat Anda lakukan, seperti kano, kayak dan surfing? Sewa saja peralatannya di pinggir-pinggir pantai. Jika Anda masih asing dengan aktifitas berselancar, Anda dapat mengikuti kursus surfing kilat dengan biaya sekitar Rp.200.000 – Rp.300.000.

Kawasan perairan di Pantai Senggigi dan pantai-pantai di dekatnya memang memiliki ombak yang tidak seberapa besar, namun bagi surfer pemula ombak di kawasan perairan ini justru sangat ideal, terlebih di kawasan perairan sebelah Selatan.

Memancing

Banyak spot-spot yang dihuni banyak ikan, baik di Pantai Senggigi maupun pantai-pantai di dekatnya, terutama di Pantai Kerandangan. Spot untuk memancing tersebut ada yang di pinggir pantai, tapi ada juga yang di tengah laut.

Untuk memancing di pinggir pantai, Anda tinggal menyewa peralatan memancingnya saja. Tapi jika ingin memancing di tengah laut, Anda juga harus menyewa boat, atau jika ingin lebih eksklusif Anda dapat menyewa yacht untuk menelusuri kawasan-kawasan yang dipenuhi banyak ikan.

Menikmati Kuliner

Warung, rumah makan, cafe dan restoran banyak bertebaran di kawasan Pantai Senggigi dan pantai-pantai di dekatnya. Penyedia makanan dan minuman tersebut masing-masing mengusung konsep yang berbeda-beda, mulai dari konsep tradisional hingga modern, mulai dari gaya tongkrongannya anak-anak muda sampai resto super mewah.

Begitu juga dengan menu makanan dan minuman yang disajikan, mulai dari menu lokal masyarakat Lombok, makanan khas Nusantara, sampai dengan menu-menu dari berbagai belahan dunia. Sehingga tidak hanya mata saja yang dimanjakan saat berkunjung ke kawasan Pantai Senggigi, tapi juga lidah.

Berbelanja

Kurang lengkap rasanya jika saat berkunjung ke kawasan Pantai Senggigih tanpa membawa buah tangan untuk dibagikan pada keluarga, teman dan tetangga. Nikmati aktifitas berbelanja di kawasan pantai dengan mengunjungi kios-kios yang bertebaran di sepanjang jalan. Berbagai jenis souvenir dapat Anda jumpai di kios-kios tersebut seperti kaos, gelang-gelang, gantungan kunci, handycraft, dan berbagai jenis souvenir yang lain.

Kunjungi pula “The Fine Art Gallery”, siapa tahu berbagai gaya lukisan yang dituangkan ke dalam berbagai media yang menjadi koleksi galeri tersebut ada yang memikat hati Anda untuk dibeli dan dibawa pulang serta dijadikan sebagai salah satu kenangan dari kunjungan Anda di Pantai Senggigi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *