10 Gambar Pasar Klewer Solo Sekarang Baru 2018, Buka Jam Berapa, Harga Grosir Butik Pakaian Surakarta + Lokasi Pindah Kemana 4/5 (1)

Posted on
Pasar klewer solo sekarang 2018 baru lokasi online alamat harga grosir butik buka jam berapa surakarta pakaian jogja pindah kemana sejarah product kota jawa tengah gambar kebakaran tutup denah letak yogyakarta terbakar batik terbaru terkini video misteri hari ini murah berita kabar saat indonesia info kobong copet map shop darurat dibakar pasaraya didi kempot adalah menjual apa saja akibat apakah sampai cirebon dari stasiun balapan
Pintu Gerbang Pasar Klewer. Foto: anasuciana.com

Lokasi: Surakarta, Baluwarti, Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57155
Maps: Klik Disini
HTM: Gratis
Buka/Tutup: 07.00 – 17.00 WIB
Telepon:

Dunia teknologi sekarang ini sudah sangat berkembang. Dan perkembangannya sudah sangat pesat. Tidak heran jika sekarang dunia online menjadi sangat terkenal. Bahkan hampir setiap orang mulai merambah dunia online. Tidak terkecuali dengan aktifitas jual beli.

Dengan memasuki dunia online, para pedagang yang biasanya hanya mengandalkan kios semata kali ini bisa menggunakan dunia online untuk memasarkan dagangan mereka langsung ke konsumen. Dan dengan maraknya dunia online ini pula para konsumen bisa berbelanja dengan mudah.

Meski sekarang ini dunia online sudah mulai merambah dan juga sangat booming, akan tetapi tidak menutup pasar-pasar tradisional yang sudah berkembang sejak lama bahkan semenjak jaman penjajahan Belanda dan juga Jepang. Hal ini terlihat dimana pasar-pasar seperti Tanah Abang, Turi, Bringharjo hingga Pasar Klewer yang berada di kota Solo atau Surakarta Jawa Tengah masih menggeliat hingga sekarang ini.

Jalur ke Pasar Klewer. Foto: pesonawarnaindonesia.blogspot.com

Bagi masyarakat Solo dan juga Jogja, Pasar Bringharjo dan juga Pasar Klewer menjadi salah satu ikon pasar tradisional yang sudah siap memberikan kepuasan kepada para konsumen untuk berbelanja. Kawasan perbelanjaan Pasar Klewer ini memang sudah banyak dikenal terutama di kalangan masyarakat Solo dan juga Jawa Tengah sebagai pusat grosir batik yang paling besar yang ada di Indonesia.

Di tahun 2018 ini, Pasar Klewer masih menjadi primadona untuk membeli aneka product seperti pakaian batik yang sangat lengkap. Pasalnya di sini ada banyak butik yang menjual berbagai macam jenis batik. Para konsumen dari berbagai kota mulai dari Yogyakarta hingga Cirebon dan juga Jakarta pasti mengincar pasar Klewer untuk mendapatkan batik dengan kualitas nomor 1.

Suasana di Pasar Klewer. Foto: grosir-kulakan.blogspot.com

Mengenal Sejarah Pasar Klewer

Kawasan pusat perbelanjaan yang pernah terbakar dan sempat membuka cabang di Pasaraya ini letak dan lokasi serta alamatnya berada di Jalan Dr. Radjiman dan sudah berdiri semenjak tahun 1942. Ketika itu Presiden ke-2 Indonesia yaitu Soeharto meresmikan Pasar Klewer pada tahun 1971. Hal ini semakin membuktikan bagaimana pasar ini memberikan peran penting di industri perekonomian dan juga membantu masyarakat sekitar dalam hal mata pencaharian.

Ternyata ada kisah yang sangat menarik dan juga unik mengenai nama dari pasar tersebut. Pasar Klewer ini memang pada masa penjajahan Belanda dan juga Jepang merupakan tempat pemberhentian kereta api. Kala itu area ini digunakan masyarakat guna berdagang di masa penjajahan Kolonial Belanda dan juga Jepang pada masa tersebut.

Eksterior Pasar Klewer. Foto: supernova15.blogspot.com

Ketika itu pasar ini belum bernama Klewer. Pada masa penjajahan Belanda, Pasar Klewer ini masih bernama Pasar Slompretan. Nama Slompret menurut arti dalam Bahasa Indonesia adalah terompet. Penamaan ini tentu saja disematkan berasal dari suara bunyi klakson kereta api yang ketika itu sangat nyaring dan juga memiliki suara seperti terompet. Akhirnya kawasan pasar ini diberi nama Pasar Slompretan.

Senada dengan pasar Klewer sekarang ini, Pasar Slompretan pada masa penjajahan Belanda dan Jepang memang digunakan para masyarakat setempat untuk menjual kain batik. Para pedagang ketika itu membawa semua dagangan mereka yang berupa kain batik menuju ke Pasar Slompretan tersebut. Tidak heran jika banyak para pedagang akan memikul dagangan mereka dan diletakkan di area pundak dan juga berjalan kaki menuju ke pasar tersebut.

BacaJuga:  Tiket Masuk Taman Lele Semarang, Tarif Hotel + Jam Buka Kampung Wisata

Nama Pasar Slompretan sendiri berubah menjadi nama pasar Klewer disebabkan kain-kain yang dibawa oleh para pedagang ini tampak berantakan dan juga terjuntai ke bawah. Dalam istilah bahasa Jawa hal ini disebut kleweran. Akhirnya masyarakat setempat memberi nama pasar ini sebagai Pasar Klewer. Meski nama Pasar Slompretan masih kerap disebut di sini.

Sekarang ini Pasar Klewer juga masih disebut sebagai pusat grosir pakaian dan juga kain batik yang sangat besar di kota Solo. Pasar Klewer mampu bersaing dengan Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman dan juga House of Danar Hadi serta Pusat Grosir Solo atau PGS yang juga menjual berbagai macam batik.

Suasana di Pasar Klewer. Foto: bajumurahmu.com

Kondisi Pasar Klewer usai kebakaran

Kawasan perdagangan Pasar Klewer pernah terbakar hebat pada tanggal 27 Desember 2014. Ketia itu kepulan asap hitam pekat yang dibarengi dengan adanya kobaran api akhirnya menghanguskan semua bangunan Pasar Klewer. Tercatat membutuhkan sekitar 30 mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api yang ada di pasar Klewer tersebut. Alhasil ribuan kios harus hangus terbakar dan tidak tersisa.

Pasar Klewer ketika itu menjadi pusat untuk mencari nafkah bagi para pedagang yang terdiri dari sekitar 3.000 pedagang. Ketika itu tercatat ada sekitar 2.211 pedagang yang sudah mempunyai kios yang ada di pasar tersebut. Sementara sekitar 765 pedagang tercatat tidak memiliki kios di Pasar Klewer. Mereka adalah pedagang oprokan alias pedagang yang berjualan di sekitar area pasar tapi tidak permanen. Para pedagang ini menjual berbagai macam pakaian dan batik yang sangat laku keras.

Pakaian Batik di Pasar Klewer. Foto: pusatgrosirsolo.com

Dengan terjadinya kebakaran tersebut membuat kerugian total yang terjadi akibat kebakaran ini mencapai triliunan rupiah. Sangat wajar mengingat pasar Klewer ini adalah pasar tekstil yang memiliki pendapatan paling besar di kawasan Indonesia bahkan Asia Tenggara. Kejadian ini membuat banyak spekulasi mengingat sempat terjadi debat panjang antara Pemkot Solo dengan para pedagang. Ada yang menyebut Pasar Klewer ini dibakar oleh oknum agar para pedagang mau pindah atau direlokasi.

Kejadian kebakaran ini menurut berita dan juga info yang beredar di kalangan para pedagang adalah tindakan sabotase agar para pedagang mau pindah untuk sementara agar pasar ini bisa dibangun atau direnovasi menjadi pasar modern. Akan tetapi kabar dan juga info yang tersebar melalui video tersebut dibantah oleh pihak kepolisian. Menurut polisi ada penyebab tersendiri mengapa kebakaran terjadi.

Panel listrik yang terdapat di blok D terjadi konslet disebabkan adanya air yang masuk ke panel tersebut. Akhirnya membuat Mini Circuit Breaker atau MCB ini terjadi korsleting listrik. Hal ini yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran hebat yang memusnahkan semua kios yang ada di sekitar pasar Klewer tersebut.

Kios di Pasar Klewer. Foto: timlo.net

Lalu kemana para pedagang ini pindah ? Setelah kejadian kebakaran tersebut membuat para pedagang mau tidak mau harus mengungsi. Hal ini membuat Walikota Solo akhirnya membuat dan juga meresmikan pasar darurat yang terletak di area Alun-alun Utara yang berada di Jalan Pakubuwono. Ketika itu peresmian pasar dilakukan pada tanggal 16 Juni 2015. Pasar di Alun-Alun Utara ini berfungsi sebagai Pasar Klewer sementara agar para pedagang tidak kehilangan mata pencaharian dan juga pendapatan mereka.

Saking banyaknya para pedagang yang ada di Pasar Klewer membuat pemkot Solo meletakkan para pedagang di beberapa tempat. Alun-alun Utara bukan satu-satunya pasar cadangan untuk sementara. Ada beberapa pedagang yang diletakkan di Pasar Grosir Solo atau PGS dan juga di Pagelaran Kraton. Lalu ada sebagian yang diletakan di halaman Masjid Agung. Ada pula yang direlokasi di Beteng Trade Center atau BTC. Sementara bagi yang tidak rela direlokasi, ada yang menempati di beberapa titik yang ada di Pasar Klewer dan juga dengan menggunakan mobil.

BacaJuga:  10 Gambar Top Selfie Hutan Pinus Kragilan Magelang, Alamat Wisata + Rute Jalan Menuju Lokasi

Misteri kobongnya atau terbakarnya pasar Klewer ini memang masih tanda tanya. Menurut kabar terbaru dan terkini memang masih disebabkan konsleting listrik meski ada beberapa pedagang yang tidak percaya dan juga masih menganggap ada sabotase yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sekarang ini Pasar Klewer sudah berubah setelah dilakukan renovasi oleh pihak pemkot Solo tersebut. Bentuk pasar terlihat lebih modern dengan konsep modern shop yang sangat menarik. Bahkan Presiden Joko Widodo sendiri yang meresmikan pasar tersebut pada tanggal 21 April 2018.

Pasar Klewer di area timur sudah lebih dulu dibuka dan diresmikan pada tanggal 20 Januari 2015. Di area sisi timur ini memang kebakaran tidak terlalu hebat dan tidak menghanguskan semua kios. Sehingga di area timur ini hanya perlu perbaikan sedikit saja. Berbeda dengan area barat di Pasar Klewer yang hangus dan harus direnovasi total. Dan baru bulan April lalu diresmikan oleh pemkot.

Suasana di Pasar Klewer. Foto: wisatamelayu.com

Asyiknya berbelanja di Pasar Klewer

Setelah proses peresmian dan juga pembukaan pasar Klewer oleh Presiden Joko Widodo, para pedagang akhirnya diperbolehkan untuk menempati daerah pasar Klewer tersebut. Praktis membuat dunia perekonomian di Pasar Klewer akhirnya kembali dan juga bergairan seperti semula. Meski masih ada perbaikan di beberapa titik.

Pasar Klewer yang berada di kota Didi Kempot ini memang menjadi salah satu pasar dengan keunggulan bahan dan juga tekstil yang bagus dengan harga yang sangat miring. Ada apa saja yang bisa ditemukan di sini ? Ada banyak produk seperti pakaian anak dan dewasa hingga blouse, pakaian santai dan juga aksesoris, tas yang berbau batik. Ada banyak jenis kain batik yang diambil dari berbagai kota seperti Yogykarta, Pekalongan, Banyumas, Cirebon dan kota lainnya di sini.

Yang memberikan keasyikan dan keunikan dalam berbelanja bagi para wisatawan atau para pengunjung adalah bisa mendapatkan harga yang murah. Tentu saja dengan cara menawar harga jual setengah harga atau bisa membandingkan dengan harga grosir yang berlaku di kawasan perdagangan Pasar Klewer ini. Hal ini yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri di Pasar Klewer tersebut.

Biasanya bagi para pengunjung yang membeli barang secara grosir, barang tersebut tidak dapat ditawar. Pasalnya harganya sudah sangat murah dan juga jauh berbeda dengan harga eceran. Oleh sebab itu banyak yang menyarankan jika para membeli membeli dalam jumlah banyak atau grosir agar mendapatkan harga murah. Biasanya para pengunjung yang datang ke Pasar Klewer ini berupa reseller atau para pembeli yang akan menjual lagi barang-barang yang didapat di Pasar Klewer tersebut.

Kios di Pasar Klewer. Foto: dilokasi.com

Bergerak ke lantai 2, di sini sudah banyak kios penjahit yang tentu saja siap membantu para pembeli guna menyulap kain mereka menjadi sebuah pakaian yang cantik dengan berbagai model yang diinginkan oleh para pembeli tersebut. Tidak ketinggalan pula bahwa pasar yang merupakan ikon dari kota Solo tersebut sudah menyajikan aneka kuliner yang khas.

BacaJuga:  10 Gambar Benteng Pendem Ambarawa, Wisata Semarang + Tiket Masuk Lokasi

Di area luar pasar ini para pembeli sudah bisa menemukan berbagai macam kuliner dan makanan yang khas. Di sini sudah ada jajanan pasar seperti serabi, gethuk, nasi pecel hingga soto dan juga nasi liwet. Lalu masih ada pula timlo, tengkleng hingga kuliner khas Solo lainnya yang siap menggoda para pengunjung.

Disarankan bagi para pengunjung yang berkunjung ke Pasar Klewer yang tidak ingin membeli barang grosiran, bawalah dana atau budget secukupnya. Pasalnya ketika berkeliling di sekitar area pasar ini akan banyak para penjual yang siap menawarkan barang yang dijual kepada para pengunjung. Dijamin para pengunjung pasar ini akan tergoda melihat barang dengan kualitas yang baik dan juga harga yang murah. Tentu saja dengan membawa budget atau dana yang cukup bisa memudahkan para pengunjung.

Tips lainnya adalah dengan memperhatikan barang yang dibawa. Pasalnya di hari libur kawasan wisata perdagangan ini akan cukup penuh dan juga banjir akan pengunjung. Dan hal ini akan membuat para copet akan mudah untuk beraksi dan bersembunyi dalam keramaian. Perhatikan barang bawaan dan jangan sampai terlupa saat keasyikan berbelanja atau menawar barang.

Jika tidak ingin mengunjungi pasar Klewer saat ramai, bisa mengunjungi kawasan wisata perdagangan ini pada saat hari kerja atau hari biasa. Pasalnya di hari biasa Pasar Klewer tidak terlalu ramai meski banyak para pembeli yang datang ke sini. Suasana di Pasar Klewer cukup leluasa sehingga bisa membuat para pembeli bisa memilih dengan bebas dan juga menawar harga.

Area luar Pasar Klewer. Foto: culinaryandtravelling.blogspot.com

Rute menuju ke Pasar Klewer

Akses atau rute menuju ke Pasar Klewer ini sangat mudah. Bagi para wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi dan berangkat dari dari Yogyakarta, bisa melalui jalan utama yaitu Jalan Jogja – Solo. Para wisatawan akan melewati Klaten dan juga akan menuju ke jalan Slamet Riyadi.

Dari jalan utama di Solo tersebut para wisatawan bisa mengikuti papan petunjuk yang menuju ke arah Keraton Surakarta. Kawasan wisata Pasar Klewer ini ada di sekitar Kompleks Keraton Mangkunegaran yang sangat luas. Bisa juga dengan menggunakan aplikasi Google Map yang sudah siap memberikan denah atau gambar peta dari kota Solo dan membantu para wisatawan untuk menuju ke pasar ini.

Suasana di Pasar Klewer. Foto: ayuryantie.com

Jika menggunakan kereta api, bisa berhenti di Stasiun Purwosari atau Solo Balapan. Dari sini para wisatawan bisa berjalan kaki atau menggunakan becak dan delman guna menuju ke pasar Klewer ini. Apakah ada kendaraan umum menuju ke Pasar Klewer ? Bagi yang ingin menggunakan kendaraan umum bisa menggunakan bus atau Trans Solo yang memiliki jalur ke arah Kraton Surakarta tersebut.

Jam berapa Pasar Klewer ini buka dan tutup ? Kawasan wisata perdagangan ini akan dibuka pada pukul 7 pagi. Dan akan ditutup pada pukul 5 sore WIB.

Ada yang salah? Punya kritik dan saran? Sampaikan di kolom komentar dibawah ini ya kakak

Berapa Bintang yang Pantas Untuk Tempat Diatas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.