10 Foto Pulau Bira Kepulauan Seribu + Paket Besar Kecil Resort Wisata & Misteri-nya

Posted on
Pulau bira besar kecil dimana bulukumba resort cottage kepulauan seribu rute riau romantis paket wisata trip info island indonesia open one day orang penginapan murah polisi piala eropa cerita camping birahan backpacker jalan barat berhantu bungalow permata buana budget biaya speed boat kaskus kayu angin kambing kita kitanya kontak makassar sulawesi dari marina ancol dekat dermaga duit dunia sulsel berlayar berita bujan bogor tanjung amatoa sejarah putih pilihan misteri pak man menuju mitos mistis mortal 2 oli olahraga liukang lokasi liburan lapangan golf letak luas patra jasa jl jet jaen jitu jilbab johor kotabaru harga harapan hantu hemat hutang hujan hotel homestay gambar gejala gelap gula gila foto fasilitas ferj festivali furniture full album fungsi fiyatlari film di seram sayang selatan soekarno sosial angker adalah ada nasi net nusantara nila nikah nike nonton nomor november via vs pari cottages camp cup circuit zafira travel perjalanan wikipedia kabupaten dki jakarta utara
Pulau Bira di Kepulaun Seribu, Jakarta (foto: anythingjakarta.com)

Lokasi: Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kep Seribu, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
Koordinat:
Klik Di Sini
Tarif:
Rp 50.000 – Rp 250.000 / Kapal Boat
Jam Operasional:
24 jam
Nomor Telp:

Berbicara tentang keindahan alam laut memang tak akan pernah ada habisnya. Keindahannya tidak bisa digantikan dengan apapun. Ya, salah satunya di Kepulauan Seribu, Jakarta. Objek wisata ini berada di ibu Kota Jakarta yang terkenal dengan kemacetan dan keramaian penduduknya. Meski demikian di sebelah utara ibu kota terdapat tempat wisata yang wajib untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Pulau Bira yang akan kita bahas kali ini. Kamu akan melihat indahnya pulau yang memiliki pemandangan alam begitu mempesona di pulau ini.

Air laut yang jernih dan bersih (foto: anythingjakarta.com)

Pulau BIra ini terbagi menjadi dua yaitu Pulau Bira Besar dan Kecil. Pulau yang cukup luas ini memiliki sekitar 29.5 hektar luasnya. Terbilang sangat luas dan tentunya kamu bisa melakukan banyak hal disini. Meski terbagi menjadi dua, kamu tak perlu khawatir dan bisa mendatangi keduanya. Banyak sekali pengunjung yang ramai datang ke Pulau Bira Besar dan Kecil. Meski sebenarnya pulau wisata utamanya adalah Pulau BIra Besar.

Karena memiliki luas yang cukup besar, di Pulau Bira kamu bisa menikmati jalan-jalan saat sore. Sambil menunggu suasana sunset tiba kamu bisa menghabiskan waktu menikmati hamparan pasir yang bersih. Pasir di Pulau Bira termasuk pasir yang terbaik karena halus dan bersih. Berwarna putih tulang membuat pengunjung bisa bermain bersama putra dan putrinya di pinggir pantai. Jangan lupa untuk mengabadikan semua moment yang kamu lakukan di Pulau Bira. Kamu bisa mengambil gambar atau foto di sini.

Jembatan yang ada di Pulau Bira (foto: pegipegi.com)

Sedikit cerita tentang Pulau Bira di zaman dulu yaitu pulau ini adalah sebuah resort pribadi yang dimiliki oleh seorang pengusaha. Di resort ini terbilang sangat mewah karena terdapat beberapa resort yang bisa dinikmati serta adanya lapangan golf yang sangat luas dan juga ada sebuah kolam renang. Tetapi ntah kenapa lama kelamaan resort ini ditutup dan kemudian Pulau Bira kembali dipegang dan dikelola oleh pemerintah kota. Jadi kamu jangan terkejut jika pergi ke Pulau Bira melihat adanya kolam renang yang sudah tidak digunakan.

Ikan yang nampak di permukaan laut (foto: renjanatuju.wordpress.com)

Banyak juga yang menceritakan bahwa Pulau Bira memiliki sejarah atau cerita misteri yang ada. Mitos juga ada ketika salah satu penduduk setempat yang bernama Pak Man menceritakan sedikit tentang legenda yang pernag ada di Pulau Bira. Ada sebuah menara di pulau ini yaitu Mercusuar Pulau Sabira yang memiliki ketinggian sekitar 42 meter. Menara ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dahulu. Mercusuar ini memiliki usia yang sangat tua yaitu sejak tahun 1869.

Snorkeling (foto: jpswisata.com)

Konon katanya di mercusuar ini kadang terlihat penampakan keluarga dari Belanda. Selain pernah melihat penampakan, Pak Man juga pernah mendengar suara aneh yang ada di menara ini. Konon katanya para penghuni atau “hantu” ini berada mengelilingi menara ini. Meski adanya cerita angker yang ada di Pulau Bira tidak membuat para pengunjung takut dan tidak berlibur ke sini. Masih banyak yang tetap berlibur ke Pulau Bira meski tidak pernah mendekati menara mercusuar ini. Mereka hanya berani melihat dari kejauhan.

Keindahan dan Potensi yang ada di Pulau Bira

Warna-warni ikan yang indah (foto: picture.triptrus.com)

Potensi yang dimiliki oleh Bira memang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Banyak sekali kegiatan yang kamu lakukan seperti diving dan snorkeling. Keindahan biota bawah laut tidak kalah indah dengan Karimun Jawa yang terkenal itu. Tentu saja kamu tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jawa Tengah kan. Kamu bisa melihat banyaknya makhluk hidup bawah laut yang begitu banyak. Jenis ikan yang ada di Pulau Bira juga sangat banyak dan lucu tentunya.

Selain ikan yang lucu dan unik, kamu bisa melihat batu karang yang tumbuh dengan baik di bawah laut. Kamu akan merasakan adanya surga dibawah laut karena banyaknya makhluk cantik yang tumbuh. Tetapi kamu juga perlu berhati-hati karena ada pula Bulu Babi yang berkeliaran di sini. Karena kalau tidak berhati-hati kamu bisa tertusuk dan menyebabkan luka di tubuh kamu. Selain luka, kamu juga bisa merasakan demam jika tertusuk bulu babi. Binatang ini memang lucu dan unik tetapi ingat jangan pernah untuk menyentuhnya.

Wisatawan berenang (foto: kepulau3000an.blogspot.com)

Apalagi yang dinantikan dari sebuat laut kalo bukan suasana matahari tenggelam atau sunset. Di sore hari banyak sekali para pengunjung yang menunggu sunset dan tentu saa tidak ingin ketinggalan moment ini. Wisatawan yang membawa kamera langsung selfie dan foto-foto di sini. Senja yang begitu eksotis menjadi moment yang ditunggu-tunggu oleh semua pengunjung Pulau Bira. Warna kuning dari pantulan cahaya matahari tenggelam ini menjadi waktu yang difavoritkan bari para wisatawan.

Dan saat malam hari tiba wisatawan tidak surut di Pulau Bira. Banyak yang juga tidak melepaskan pemandangan cantik yang disuguhkan oleh langit. Hamparan bintang di langit tampak begitu jelas dan membuat para pengunjung betah dan nyaman. Banyak yang menghabiskan waktu menggelar tikar dan memandang ke atas ke langit. Bintang bertaburan di langit tampak begitu jelas.

Dermaga kedatangan (foto: endangered-indonesia.com)

Di Pulau Bira juga terdapat beberapa tumbuhan dan pepohonan sehingga membuat suasana begitu rindang dan sejuk. Kamu bisa bersantai menghabiskan waktu di bawah pohon di Pulau Bira. Merasakan angin yang bertiup serta mendengar suara lirihan air laut adalah kegiatan yang sangat menyenangkan di Pulau Bira. Kamu bisa membawa tikar dan menggelarnya di pinggir pantai.

Ombak di Pulau Bira cukup tenang jadi kamu bisa melakukan banyak hal di laut. Kamu bisa berenang dan bermain air di pinggir pantai Pulau Bira tanpa takut sampai terseret ombak. Jika kamu beruntung kamu bisa melihat dari kejauhan terdapat sekelompok lumba-lumba yang berenang dan berlompat ke permukaan saat akan mencari makan di sekitar pulau. Di Pulau Bira juga ada pulau gosong dimana terdapat kumpulan pasir yang memiliki warna putih dan terdapat di tengah laut.

Spot favorit pengunung (foto: dewawisata.com)

Kamu bisa menghabiskan banyak waktu di Pulau Bira, bahkan bisa menginap di sini. Banyak sekali penginapan yang ditawarkan di Pulau Bira mulai dari homestay, hotel, cottage hingga villa. Tentu saja setiap jenisnya memiliki perbedaan fasilitas yang diberikan tergantung dari harga dan kelas yang ditawarkan. Ada yang kamar memiliki view langsung ke laut sehingga membuat pagi hari kamu saat bangun tidur akan terasa sempurna.

Hamparan pasir putih yang bersih (foto: lostpacker.com)

Ada pilihan lain bagi kamu yang tidak ingin menginap di hotel yaitu mendirikan tenda. Ya, camping adalah salah satu keputusan yang tidak salah tentunya. Untuk kamu yang memiliki jiwa backpacker tentu saja hal ini akan terasa seru dan menyenangkan. Selain budget atau biaya yang murah, ini akan menjadikan kamu pengalaman yang tidak akan terlupakan. Di malam hari kamu bisa membuat api unggun untuk menghangatkan tubuh dengan cara mengumpulkan kayu-kayu kecil dari ranting pohon yang ada di sekitar Pulau Bira. Tetapi kamu perlu membawa perlengkapan tenda sendiri dari rumah ya, karena di Pulau Bira tidak disediakan tempat untuk menyewakan peralatan camping.

Meski terdapat penginapan dan bisa camping di Pulau Bira tidak semua orang yang datang menginap. Banyak pula pengunjung yang hanya melakukan one day trip. Mereka hanya sehari berlibur dari pagi hingga malam hari. Tetapi meski demikian mereka merasa cukup puas meski hanya merasakan Pulau Bira dalam satu hari saja. Mereka bisa datang lain waktu dengan menginap dan merasakan sensai malam hari di Pulau Bira.

Rute dan Jalan Menuju Pulau Bira

Banyak sekali cara agar kamu bisa sampai ke Pulau Bira. Kamu bisa melalui dermaga Marina Ancol atau di Muara Angke. Kamu bisa pilih dermaga mana yang lebih dekat dengan rumah kamu. Sampai di dermaga ada pilihan beberapa kapal yang bisa kamu tumpangi agar sampai ke Pulau Bira, salah satunya adalah kapal kayu yang sering digunakan. Kapal ini sering juga digunakan masyarakat setempat untuk mengunjungi pulau-pulau lain di Kep Seribu, Jakarta.

Dermaga Muara Angke juga memiliki air laut yang begitu jernih serta kolam ikan hiu dan bandeng yang dangkal sehingga bisa dilihat langsung oleh mata. Jika kamu berangkat dari Dermaga Muara Angke nanti akan bersinggah di Pulau Pramuka karena tidak ada kapal yang langsung menuju ke Pulau Bira. Meski beberapa tahun yang lalu masih ada kapal cepat yang bisa naik langsung menuju Pulau BIra. Tetapi saat ini sudah ditutup meski tidak tau kenapa alasannya.

Papan depan PUlau Bira (foto: suarakita.org)

Perjalanan dari dermaga Muara Angke ke Pulau Pramuka cukup singkat, hanya sekitar 30 hingga 40 menit. Kemudian setelah dari Pulau Pramuka kamu bisa melanjutkan perjalanan menyeberang menuju Pulau BIra yang membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Saat di perjalanan laut kamu bisa menikmati indahnya pemandangan alam yang begitu indah.

Nah, sekarang saya akan membahas rute jalan menuju dermaga Marina Ancol atau Muara Angke. Banyak transportasi yang bisa kamu gunakan agar tidak tersesat. Kita bisa menggunakan transportasi online yang saat ini sedanga trend seperti gojek, grab atau uber. Kamu hanya tinggal memesan lewat hp kamu maka driver ojek akan menjemput kamu. Kamu tinggal duduk manis maka akan bisa sampai di dermaga. Sedangkan jika kamu menggunakan transportasi umum, bisa menggunakan Bus TransJAkarta dan Angkuta Kota.

Harga Tiket Masuk ke Pulau Bira

Pergi ke Pulau Bira kamu tidak perlu membeli karcis atau tiket masuk alias gratis. Hanya saja kamu perlu membayar jasa persewaan kapal boat yang akan kamu tumpangi menuju Pulau Bira. Kapal ini bisa menampung banyak penumpang hingga 100 orang. Kapal penyeberangan ini juga memiliki jadwal untuk berangkat ke Pulau Bira. Tips dari kami tim jejakpiknik.com kamu lebih baik berangkat di pagi hari agar tidak ketinggalan kapal dan bisa merasakan Pulau Bira dengan puas.

Harga kapal untuk menyeberang ini memiliki variasi harga tergantung dari orang yang kamu temui nanti di dermaga. Banyak sekali yang akan menawarkan kamu jasa penyeberangan kapal. Mulai dari kapal kayu hingga kapal boat yang lebih cepat sampai. Jika amu datang dengan romobongan atau banyak orang bisa booking kapal jauh-jauh hari.

Banyak sekali jasa tour and travel yang menawarkan paket murah menuju Pulau Seribu khususnya ke Pulau Bira. Kamu bisa mencari info di sosial media yang banyak sekali memberikan penawaran paket liburan murah. Nah, sudah sangat tertarik untuk datang ke Pulau Bira? Yuk, luangkan waktu kamu dan tentu saja tidak ada salahnya menyempatkan berlibur ke Pulau Bira yang memiliki julukan sruga tersembunyi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *