Harga Tiket Masuk Punti Kayu Palembang, Taman Atau Hutan Wisata Buka Jam Berapa?

Posted on
Harga Tiket Masuk Punti Kayu Palembang, Taman Atau Hutan Wisata Buka Jam Berapa?
4.8 (95%) 4 votes
Punti kayu palembang wisata di harga tiket masuk hutan taman hiburan adalah buka jam berapa kota sumatera selatan 30151 forest park alamat cerita deskripsi describe description kayu-natural pine foto fasilitas tourism gambar htm lokasi legenda letak misteri outbound sejarah twa tentang wahana zoo
Punti Kayu (foto: kotapalembang.blogspot.co.id)

Lokasi:  JL. Kol. Burlian Km.6,5, Karya Baru, Alang-alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan, 30151
Map: KlikDisini
HTM:  Dewasa Rp.10.000, Anak-anak Rp.5.000
Buka/Tutup: Senin – Jum’at Jam 09.00 – 16.00, Sabtu – Minggu dan Hari Libur Jam 09.00 – 17.00
Telepon: (0711) 410666

Keindahan hutan pinus banyak ditemui di berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar negeri. Namun hutan pinus yang ada tersebut mayoritas berada di area pegunungan dengan akses jalan yang sulit dilewati, sehingga untuk dapat menikmati keindahannya harus mengeluarkan tenaga serta biaya yang tidak sedikit, sekaligus risiko yang besar karena lokasinya jauh dari perkampungan penduduk.

Berbeda halnya dengan Punti Kayu. Hutan Pinus yang ada di Kota Palembang ini lokasinya dekat dengan pusat kota, mudah diakses dengan berbagai jenis transportasi serta dilengkapi sejumlah wahana rekreasi.

Suasana Hutan pinus di Punti Kayu (foto: kitogalo.com)

Dengan potensi yang ada itulah, tidak sulit bagi Punti Kayu untuk menjadi magnet bagi wisatawan, meski objek wisata yang sudah berumur puluhan tahun ini sempat tenggelam karena munculnya sejumlah tempat wisata baru.

Deskripsi Singkat tentang Punti Kayu

Punti Kayu merupakan Taman Wisata yang berada di jantung Kota Palembang dengan jarak sekitar 7 km dari pusat kota. Sejak tahun 1937 atau pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda, hutan ini sudah dijaga kelestariannya sebelum akhirnya melalui SK Menteri Kehutanan ditetapkan sebagai Hutan Wisata.

Tempat Bersantai di Punti Kayu (foto: indonesiakaya.com)

Selanjutnya, pada 7 Oktober 2002 fungsinya diperluas menjadi Hutan Konservasi dengan tidak meninggalkan fungsinya sebagai Hutan Wisata. Karena itu, berdasarkan maping area, kawasan ini terbagi atas 4 area yaitu: Area Taman Rekreasi, Hutan Konservasi, Camping dan Outbond Area serta Danau dan Rawa.

Karena fungsinya sebagai Hutan Konservasi yang menjadi wahana pendidikan dan penelitian sekaligus penunjang aktifitas budaya, membuat tempat ini pada musim liburan banyak dikunjungi pelajar dan mahasiswa yang bermaksud untuk belajar dan melakukan penelitian serta berbagai aktifitas lainnya yang berhubungan dengan flora fauna.

BacaJuga:  10 Gambar Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Harga Tiket + Sejarah Renovasi

Menurut data dari pihak pengelola, Hutan Punti Kayu ditumbuhi oleh berbagai jenis tanaman dan dihuni oleh beberapa jenis binatang. Jenis-jenis flora yang ada di sini meliputi Pinus, Akasia, Mahoni, Talog, Pulai dan beberapa jenis tanaman lainnya. Sedang jenis fauna yang menempati kawasan hutan terdiri atas beruk, kawanan kera ekor panjang, musang, biawak, beberapa jenis burung serta serangga langka yang belum memiliki nama ilmiah.

Pintu Gerbang Punti Kayu (foto: jalanjalanyuk.com)

Hutan yang memiliki luas 39,9 hektar ini, dulu pernah dinamakan Taman Sari dan Taman Syailendra, serta sempat populer di tahun 90-an hingga awal tahun 2000, sebelum akhirnya tenggelam karena munculnya sejumlah tempat wisata baru.

Mengingat potensi Punti Kayu cukup besar untuk mendatangkan wisatawan, sejumlah upayapun dilakukan untuk dapat mengembalikan kejayaan obyek wisata yang satu ini, salah satunya dengan menambah wahana dan fasilitas bagi para pengunjung.

Sebagai objek pariwisata, Punti Kayu buka setiap hari dari jam 08.00 – 16.00. Karena lokasinya tidak jauh dari pusat kota, membuatnya mudah diakses baik menggunakan kendaraan pribadi maupun sarana transportasi umum.

Jembatan Gantung di Punti Kayu (foto: pedomanwisata.com)

Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi dapat langsung menuju ke alamat tempat wisata yang ada di JL. Kol. Burlian Km.6,5, Karya Baru, Alang-alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan, 30151.  Pengunjung yang berkendara dari arah masjid Agung Palembang dapat menyusuri JL. Jenderal Sudirman hingga mencapai KM.7. Sedang yang menggunakan angkutan umum dapat  naik bus Trans Musi di halte bus Masjid Agung dan berhenti di depan Punti Kayu.

Berbagai Aktifitas Menarik di Punti Kayu

Suasana sekeliling yang rindang oleh pepohonan serta udara yang sejuk, membuat Taman Wisata Punti Kayu sudah dapat dinikmati dengan hanya duduk di gazebo-gazebo dan bangku-bangku taman yang tersedia di beberapa titik, atau menggelar tikar di atas rerumputan dan berbincang bersama keluarga sambil menikmati bekal yang dibawa dari rumah.

BacaJuga:  Tiket Masuk Opi Water Fun Palembang Diskon 2018 Jakabaring, Nomor Telepon + Jam Buka
Wahana Bebek Air dan Perahu Naga di Punti Kayu (foto: pedomanwisata.com)

Berjalan menyusuri jembatan gantung yang membentang di atas danau juga menjadi aktifitas yang menyenangkan karena memberikan sensasi tersendiri. Danau yang terhampar di bawah jembatan tersebut merupakan tempat hilir mudiknya wahana perahu naga, perahu bebek dan sepeda air yang dapat disewa oleh pengunjung.

Selain menjelajah kawasan perairan dengan berkeliling danau, pengunjung juga dapat berjalan-jalan di sekeliling kawasan hutan dengan menunggangi kuda atau gajah dengan ditemani oleh sang pawang.

Bagi yang menyukai aktifitas berenang, tersedia Kid Water Park yang dilengkapi 3 buah kolam, 1 untuk dewasa dan 2 untuk anak-anak. Ketiga kolam tersebut semuanya dilengkapi dengan seluncuran.

Kid Water Park di Punti kayu (foto: twapuntikayu.com)

Meski waterpark yang ada di sini terkesan sederhana, namun dengan tempat yang luas, udara segar dan kualitas air yang jernih serta alami, membuat aktifitas berenang menjadi sangat menyenangkan.

Bagi pengunjung yang datang bersama anak-anak, dapat memanjakan putri-putrinya dengan mengajak mereka menikmati sejumlah permainan yang lokasinya berada di dekat jembatan gantung. Beberapa jenis permainan tersebut diantaranya adalah: bianglala, ayunan, dan komedi putar.

Taman Wisata Punti Kayu menjadi semakin menarik dengan adanya mini zoo yang memiliki koleksi beberapa jenis binatang, baik binatang endemik Punti Kayu, seperti beruk, kera ekor panjang, musang dan biawak maupun binatang yang didatangkan dari daerah lain seperti gajah, buaya, siamang, elang dan beberapa jenis hewan yang lain.

Replika Menara Eiffel di Punti Kayu (foto: twapuntikayu.com)

Untuk mengenalkan sekaligus mengajak anak-anak agar lebih mencintai lingkungan, sejumlah wahana permainan telah disiapkan di area outbond, salah satunya adalah permainan flying fox bagi yang ingin memacu adrenalin.

Sedang untuk suka berselfie ria, terdapat sejumlah Replika Landmark  Keajaiban Dunia serta replika bangunan-banguna menarik lainnya, seperti replika Patung Liberty, Menara Eifel, Menara Pisa, Pyramida Mesir, Big Ben London, Opera Sidney, Kincir Angin di Belanda, Red Telephone Box, serta yang lain.

Selain menarik untuk dijadikan background foto, replika landmark tersebut juga dapat menambah pengetahuan, karena di masing-masing replika dilengkapi dengan board description yang menjelaskan tentang objek yang dijadikan replika.

BacaJuga:  Wisata Al Munawar Kampung Arab Palembang, Lokasi di Tepi Sungai Musi + Sejarah
Replika Patung Liberty di Punti Kayu (foto: twapuntikayu.com)

Dengan berbagai macam wahana yang tersedia di Punti Kayu, membuat destinasi wisata ini menarik untuk dikunjungi oleh siapapun tanpa memandang usia.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Punti Kayu

Untuk menikmati sejuk dan indahnya kawasan Hutan Punti Kayu serta larut dengan berbagai wahana yang disediakan, pengunjung dikenakan tiket masuk dengan harga Rp.10.000 untuk dewasa dan Rp.5.000 untuk anak-anak.

Flying Fox di Punti Kayu (foto: twapuntikayu.com)

Pada hari Minggu dan hari libur Nasional, htm untuk orang dewasa naik menjadi Rp.12.500 sedang untuk anak-anak tetap. Selain itu, pengunjung yang membawa kendaraan masih dikenai ongkos parkir sebesar Rp.12.000 untuk mobil dan Rp.6.000 untuk motor.

Selain sejumlah wahana yang ada, beberapa fasilitas umum juga tersedia bagi pengunjung, diantaranya adalah area parkir yang luas, Pusat Informasi, Pos Keamanan, mushollah, kamar mandi dan toilet, serta kantin atau pondok pedagang yang menyediakan berbagai menu makanan dan minuman.

Karena kawasan hutan ini seringkali dimanfaatkan oleh para pelajar dan mahasiswa untuk berbagai kegiatan, pihak pengelola juga menyediakan area camping ground serta lahan khusus untuk menggelar berbagai macam acara. (*)

Rental Mobil Lampung
Loading...
Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.