Asyiknya Mancing di Setu Babakan Jakarta dan Beberapa Kegiatan Wisata Yang Bisa Kamu Lakukan

Posted on
Setu babakan jakarta depok jagakarsa kampung betawi selatan ciganjur lenteng agung kota daerah khusus ibukota bekasi harga tiket masuk alamat mancing di acara jaksel srengseng sawah penampakan residence tangerang dimana map perkampungan budaya serpong fair bogor 2018 terletak adalah ada apa aja angker buaya siluman zona a wisata air nan romantis buka sampai jam berapa cultural village berada berlokasi bom cagar babakan.Com ciputat cilandak cinere cibinong ya malam hari danau dari ragunan ditutup ikan makanan in english event empang lomba fasilitas foto festival fungsi fakta gambar gunadarma situ gintung gedung gps gapura gerbang gestun ini hikayat htm
Masih Jadi Favorit, gambar by infonitas.com

Lokasi: Jalan Mohammad Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa, RT.10/RW.8, Jakarta Selatan 12630
Map: Klik Disini
HTM: Rp.5000/Orang
Buka/Tutup: 07.00 – 23.00
Telepon: (021) 788 932 58

Bagi warga Jakarta, Danau Setu Babakan mungkin sudah biasa terdengar di telinga sebagai tempat wisata yang memiliki nilai sejarah kebudayaan Betawi.

Namun bagi warga luar Jakarta, tempat rekreasi ini mungkin masih asing karena kalah populer dibanding tempat wisata lainnya seperti  Taman Impian Jaya Ancol dan TMII.

Pada dasarnya, Setu Babakan termasuk tempat wisata yang paling unik di Jakarta Selatan karena menyajikan ragam kesenian dan budaya khas Betawi.

Panggung Pertunjukan, Foto: reservasi.com

Tempat wisata Danau Babakan didirikan pada tanggal 18 Agustus 2000, selanjutnya diresmikan oleh Bapak Sutiyoso atau Bang Yos sebagai Gubernur Jakarta pada masa itu pada tanggal 20 Januari 2001.

Tujuan utama dibuatnya tempat wisata ini adalah untuk melestarikan kebudayaan asli Betawi yang semakin lama semakin terpinggirkan.

Pemerintah DKI memilih kawasan Kelurahan Srengseng Sawah sebagai cagar budaya atau pusat Kebudayaan masyarakat Betawi agar tidak punah.

Pemilihan lokasi yang berada di Kecamatan Jagakarsa ini karena dipandang kehidupan masyarakatnya masih bisa menjaga tradisi Betawi seutuhnya.

Kehidupan masyarakat di wilayah tersebut masih memegang erat kebudayaan Betawi yang lekat dengan tradisi keagamaan, kesenian dan gotong royong.

Selanjutnya pemerintah dan masyarakat setempat berupaya agar lokasi ini bisa dijadikan tempat wisata yang khusus menyajikan kebudayaan asli Betawi.

Usaha tersebut ternyata berhasil, tempat wisata ini bisa berkembang pesat dan menjadi salah satu destinasi pilihan rekreasi bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

Tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada hari libur dan akhir pekan. Rata-rata jumlah pengunjung setiap hari sekitar 2000 sampai 4000 orang dan bisa mencapai 5000 sampai 10.000 pengunjung pada hari-hari libur, terutama saat lebaran.

Pintu Masuk Utama, Foto: reservasi.com

Pada saat Lebaran, Perkampungan Budaya Betawi dijadikan sebagai tempat silaturahmi warga asli Jakarta untuk bertemu dengan sanak famili.

Hampir semua keluarga besar masyarakat Betawi datang untuk berkumpul agar tali persaudaraan sesama warga asli Jakarta bisa tetap terjaga.

Saat lebaran kemarin, yaitu bulan Juli 2018, Bapak Presiden Jokowi sempat hadir di acara lebaran Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.

Sedangkan Bapak Gubernur Ahok pernah mengunjungi Perkampungan Betawi Setu Babakan pada bulan April 2015 lalu untuk melihat ada apa aja di lokasi tersebut.

Setelah melihat kawasan tersebut, beliau segera membuat rencana untuk memperluas kawasan budaya Betawi dengan nuansa alam perkampungan hijau dengan udara bersih dan alami.

Pada awalnya kawasan Setu Babakan menjadi pemukiman warga Jakarta saja, terutama masyarakat Betawi sebagai penduduk asli.

Namun setelah dibangun sebuah perumahan hijau atau Green Residence, selanjutnya banyak para pendatang dari berbagai daerah seperti Depok, Tangerang Selatan dan Bekasi mulai memiliki tempat tinggal di kawasan tersebut.

Semula masyarakat umum agak takut memilih tempat tinggal di dekat Danau karena terkenal angker, namun sekarang masyarakat sudah tidak takut lagi.

Danau Wisata, Foto: /jakartabytrain.wordpress.com

Fasilitas Tempat Wisata Setu Babakan

  1. Wisata Air Setu Babakan

Para pengunjung bisa berkeliling diatas danau dengan menyewa perahu bebek yang dikayuh sendiri seperti sepeda agar bisa berjalan diatas air.

Perahu bebek ini adalah wahana air yang paling disukai para pengunjung bersama keluarga terutama yang membawa anak-anak. Biasanya para pengunjung harus antri untuk menunggu bergantian perahu bebek dengan pengunjung lain.

Bagi pengunjung yang ingin mencoba perahu bebek, perlu membeli tiket di loket dengan harga yang berbeda tergantung usia. Untuk kalangan dewasa perlu membayar harga tiket sebesar Rp.7500, sedangkan untuk harga tiket anak-anak sebesar Rp.5000.

Kapasitas perahu bebek hanya bisa dinaiki 2 orang dewasa dan bisa bertiga jika bersama dengan anak-anak. Setiap perahu bebek dilengkapi dengan  satu baju pelampung untuk menjaga keselamatan penumpang.

Jika ingin berlayar bersama rombongan, bisa menyewa perahu naga yang berkapasitas sampai 20 orang. Untuk bisa berkeliling menggunakan perahu naga, setiap pengunjung perlu membayar biaya sewa Rp.10.000 sekali putaran.

Para pengunjung bisa mengabadikan momen terindah berkeliling danau Setu Babakan dan mengambil foto dengan kamera. Biaya tersebut sudah termasuK sewa perlengkapan baju kemanan dan biaya kepada pengelola yang mendayung perahu naga tersebut.

Lesehan di Pinggir Danau, Foto: mommiesdaily.com
  1. Wisata Kuliner Setu Babakan

Banyak sekali aneka makanan khas Betawi yang dijajakan para penjual yang ada di pinggir danau dan sepanjang jalan yang melingkari danau Setu Babakan.

BacaJuga:  Enaknya Kebangetan! 15 Restoran di Senopati Yang Harus Kamu Coba Nanti

Biasanya para penjual yang ada di pinggir danau memiliki gazebo atau lesehan sebagai tempat bagi pengunjung untuk menyantap makanan sambil melihat pemandangan danau.

Sedangkan para penjual yang berada di seberang jalan menyediakan warung tenda dan meja kursi untuk menikmati makanan.

  • Kerak Telor

Salah satu jenis kuliner di Setu Babakan yang paling digemari adalah kerak telor. Jajanan pasar asli Betawi ini selalu diserbu para pengunjung karena rasanya yang gurih dan lezat.

Para pengunjung bisa merasakan telor goreng yang dicampur dengan beras ketan putih serta udang kering. Selain itu, masih dilengkapi dengan kelapa sangrai, jahe, merica, cabe merah dan bumbu-bumbu lainnya hingga rasanya bisa menggugah selera.

Karena jajanan ini disukai anak-anak sampai kalangan dewasa sehingga banyak sekali para penjual kerak telor yang mudah kita jumpai di sekitar danau ini. Ada sekitar 20 penjual kerak telor yang ada di sepanjang jalan.

Harga satu porsi kerak telur Rp.15.000 dengan menggunakan telur ayam, sedangkan yang menggunakan telur bebek, harga satu porsinya Rp.20.000. Semua pedagang menyamakan harga setiap porsinya sehingga tidak ada persaingan harga diantara para penjual.

  • Tauge Goreng

Kuliner lainnya yang banyak disukai adalah Tauge Goreng. Makanan ini cocok sebagai pengisi perut yang sedang lapar karena ada irisan lontong, tahu serta mie kuning.

Selain itu, dengan tambahan kuah tempe oncom yang lezat disertai racikan bumbu spesial tauco, membuat aromanya semakin nendang dan lebih enak disantap selagi hangat.

Walaupun namanya Tauge Goreng, namun bahan-bahannya seperti  tauge dan tahu serta tempe oncom di masak dengan cara direbus.

Sedangkan yang digoreng atau ditumis adalah bumbu-bumbunya  sebagai bahan utama agar kuahnya terasa sedap di lidah dan disertai bumbu kacang yang gurih. Para penjual Tauge Goreng biasanya mematok harga untuk satu porsi Rp.15.000.

Festival Budaya, Foto: tempo.co
  • Laksa

Sajian kuliner lainnya adalah Laksa, makanan ini jarang ditemukan di tempat lain dan hampir  punah karena sedikit sekali  pedagang yang mau menekuni kuliner yang satu ini.

Untung saja masih ada masyarakat Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan yang masih bersedia melestarikannya.

Bahan dasar Laksa diantaranya yaitu mie, telur, tauge, kucai, perkedel serta irisan ketupat dan bawang goreng.

Sedangkan kuahnya dibuat dengan racikan bumbu dan udang rebon dan kuahnya sangat kental karena dicampur dengan santan sehingga kelezatannya begitu terasa di lidah. Satu porsi Laksa bisa dinikmati dengan merogoh kocek sebesar Rp.15.000.

  • Soto Betawi

Siapa yang tak kenal dengan Soto Betawi, makanan asli dari zaman penjajahan ini sudah populer di Indonesia tidak hanya di Jakarta saja. Belum lengkap jika ke Danau Setu Babakan jika tidak mencicipi kuliner yang satu ini.

Memang, yang namanya soto tentu saja berisi daging dan kuah. Namun Soto Betawi memiliki ciri khas tersendiri dibanding soto-soto lainnya, baik dari cita rasanya maupun bahan-bahan pelengkap serta bumbu dapurnya.

Soto Betawi memiliki keunikan tersendiri dengan menyuguhkan jeroan sapi dengan kuah khas rasa Betawi. Bagi para pembeli yang tidak suka jeroan, bisa meminta daging saja sehingga masih dapat mencicipi cita rasa Soto Betawi.

Selain itu, yang membedakan dengan soto lainnya adalah taburan sayuran buah berupa tomat, jeruk nipis serta buah lainnya. Satu porsi Soto Betawi bisa dinikmati dengan uang sebesar Rp.20.000.

Danau Yang Luas, Foto: haluannews.com
  • Soto Tangkar

Masih ada jenis soto lainnya yang berasal dari tradisi turun-temurun masyarakat Betawi yaitu, Soto Tangkar. Yang menjadi pembeda dari soto lainnya yaitu menggunakan bahan dasar dari daging iga sapi.

Sejarah Soto Tangkar berasal dari zaman penjajahan ketika masyarakat Betawi ingin membeli daging, tapi uangnya hanya cukup untuk membeli tangkar atau tulang iga yang sedikit dagingnya.

Namun, karena masyarakat Betawi adalah orang kreatif dan dikaruniai tanah yang kaya dengan berbagai rempah-rempah sehingga bisa membuat racikan iga sapi menjadi makanan yang lezat.

Dan sekarang Soto Tangkar sudah dilengkapi dengan bahan pelengkap lainnya seperti  irisan tomat, kerupuk emping, irisan daun bawang serta jeruk nipis dan taburan daun kemangi.

Para pengunjung bisa mencoba makanan yang satu ini dengan merogoh kocek sebesar Rp.20.000.

  • Gado-gado

Hampir semua masyarakat Indonesia mengenal makanan Gado-gado terutama dikalangan pecinta kuliner.

BacaJuga:  Menikmati Indahnya Alam Bawah Laut Pulau Sepa, Deket Kok Dari Jakarta

Makanan ini memang berasal dari Betawi dan dijadikan sebagai kuliner sehat karena banyak sekali sayuran seperti kacang panjang, tauge, kentang, dan nangka. Bahan dasar lainnya berupa tempe, tahu, dan telur serta kerupuk.

Sedangkan kuahnya berupa sambel kacang yang diracik dengan bumbu-bumbu spesial agar menjadi kuah yang lezat dan terasa di lidah.

Semua bahan makanan disiram dengan sambal kacang sehingga memiliki rasa pedas yang enak dan menggoyang lidah. Setiap porsi gado-gado dihargai dengan uang sebesar Rp.15.000.

  • Asinan Betawi

Mungkin sudah banyak yang lupa dengan makanan yang bernama Asinan Betawi dan asli dari Jakarta ini. Jika mendengar nama asinan, biasanya akan berpikir tentang buah-buahan.

Namun hal ini berbeda dengan Asinan Betawi. Makanan ini menggunakan bahan dasar sayuran seperti sawi, kembang kol, selada, tauge serta kacang tanah goreng dan tahu putih.

Sedangkan kuah Asinan betawi dibuat dengan racikan bumbu kacang yang dicampur dengan cabai dan cuka sehingga memiliki rasa pedas yang khas. Untuk bisa menikmati Asinan Betawi, para pengunjung bisa membayar dengan menyediakan uang sekitar Rp.15.000 saja.

  • Gabus Pucung

Bagi para pecinta kuliner, tentunya tidak asing lagi dengan ikan gabus. Masyarakat Betawi juga memiliki satu makanan yang berbahan dasar ikan tawar tersebut yaitu, Gabus Pucung.

Ikan gabus dimasak dan diolah dengan buah pucung yang dahulu banyak sekali di Jakarta sehingga dinamakan Gabus Pucung.

Makanan ini sudah sulit ditemukan di Jakarta, untung saja masih ada para pedagang yang mau melestarikannya di sekitar Danau Setu Babakan.

Makanan ini menjadi populer kembail karena berdasarkan penelitian medis, bahwa ikan gabus bisa membantu meredakan penyakit Diabetes.

Maka banyak para penderita Kencing Manis yang mengkonsumsi makanan ini demi memulihkan kondisi tubuhnya. Para penjual memberikan harga satu porsi Gabus Pucung sekitar Rp.25.000 sampai 30.000.

Pertunjukan Ondel-Ondel Khas Betawi, Foto: beritahati.com
  • Semur Jengkol

Makanan khas Betawi ini memang sedikit ekstrim, karena siapa saja yang telah menyantapnya  akan mengeluarkan aroma yang kurang sedap.

Namun banyak sekali yang menyukai makanan ini karena buktinya bahwa makanan ini sangat populer dan bisa ditemukan di mana saja. Semur Jengkol menjadi salah satu makan unik namun lezat dengan cita rasa kecap sehingga jengkolnya berwarna coklat.

Biasanya Semur Jengkol disantap dengan nasi uduk sebagai sayur dan lauk untuk menambah nafsu makan karena masakan jengkol terasa lezat. Rata-rata warung nasi di Setu Babakan menyediakan masakan Semur Jengkol sebagai pilihan pelengkap lauk maupun sayuran.

  • Dodol Betawi

Jajanan pasar Dodol Betawi bukanlah makanan asli Betawi, namun masyarakat Jakarta tempo dulu membuat jajanan ini agar memiliki rasa yang berbeda dari Dodol Garut.

Kehadiran dodol di Betawi memang hanya pada hari-hari tertentu saja seperti saat Ramadhan, lebaran, Idul Adha dan hari penting lainnya. Namun Dodol Betawi sangat mudah ditemukan di Setu Babakan sebagai makanan khas di Perkampungan Budaya tersebut.

  • Kue Rangi

Kue Rangi merupakan makanan asli Betawi yang terbuat dari tepung kanji yang dicampur dengan parutan kelapa, kemudian dipanggang dalam sebuah cetakan kue.

Tekstur kue sangat halus sehingga terasa lembut sekali ketika dikunyah. Selanjutnya, kue disiram dengan cairan gula merah yang telah dicampur dengan tepung kanji sehingga memiliki rasa manis dan gurih.

  • Es Selendang Mayang

Minuman yang satu ini memang produk asli dari Betawi yang selalu hadir di kala Ramadhan tiba untuk berbuka puasa.

Dalam minuman ini terdapat potongan kue, seperti kue lapis yang di iris kecil-kecil dan dimasukkan kedalam racikan sirup yang terbuat dari kinca dan santan serta sirup pabrik.

Selain sebagai penghilang dahaga, Es Selendang Mayang sangat cocok dijadikan minuman penunda lapar karena ada potongan kuenya.

  • Bir Pletok

Walaupun namanya bir, namun minuman ini tidak mengandung alkohol sama sekali. Bir pletok terbuat dari bahan-bahan alami seperti jahe, daun pandan, dan serai.

Warna merah minuman tersebut berasal dari kayu secang yang diseduh dengan air panas. Jadi, minuman ini tidak mengandung bahan kimia sehingga sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Jajanan Khas Betawi, Foto: reservasi.com
  1. Wisata Kesenian Betawi

Khusus untuk hari Sabtu dan Minggu, diselenggarakan latihan dan pagelaran kesenian Betawi dari jam 09.00-17.00 di arena terbuka atau sanggar tari. Pada pagi hari, arena teater digunakan untuk latihan silat Betawi Beksi bagi remaja dan anak-anak.

BacaJuga:  10 Gambar Tugu Pancoran Jakarta + Sejarah Misteri Jaman Tempo Dulu

Sedangkan pagelaran seni musik seperti Gambang Kromong, Samrah, Gambus, Qasidah, Hadroh, Keroncong Betawi dan Tanjidor di selenggarakan pada siang hari.

Kesenian lainnya adalah, Lenong, Tari Renggong, Ondel-ondel, Wayang Kulit Betawi serta Topeng Betawi diselenggarakan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat, yaitu dari siang sampai sore hari.

Pagelaran seni di Setu Babakan terbuka secara gratis bagi pengunjung yang ingin menonton.

Masih ada kesenian lainnya seperti rumah adat Betawi asli dari zaman dahulu yang dilestarikan hingga sekarang. Bentuk rumah adat Betawi, biasanya memiliki jendela dan pintu yang lebar serta pada ujung genteng yang memiliki corak belalang dan gerigi.

Di Perkampungan Betawi ini, kita bisa melihat sekitar 5  bangunan rumah khas Betawi dengan model dan corak yang berbeda. Ada juga kesenian lainnya dalam bidang pakaian adat yaitu Kebaya Encim dan baju Pangsi Betawi.

  1. Wisata Pemancingan

Bagi pengunjung yang memiliki hobi mancing, bisa mencoba peruntungan di Danau Setu Babakan. Pengunjung bisa memancing secara gratis ataupun mencoba lokasi yang berbayar.

Karena pengelola tempat wisata juga menyediakan lokasi khusus yang banyak ikannya bagi para pemancing yang ingin merasakan sensasi tarikan joran pancing di danau ini yang sudah terlihat kering tidak seperti dahulu.

Untuk lokasi pemancingan yang berbayar berada di sekitar pintu masuk sebelah selatan. Sedangkan untuk kawasan lainnya memang gratis dan para pemancing bisa melepaskan joran pancing dengan leluasa.

Ikan yang ada di Danau Setu Babakan diantaranya ikan mujahir, patin, nila serta ikan Bawal.

Biasanya para pemancing mulai ramai berdatangan menjelang sore hari, untuk menyambut ikan-ikan yang sedang mencari makan sehingga lebih berpotensi untuk menghasilkan banyak ikan.

Alamat Jagakarsa Kampung Betawi

Lokasi wisata ini berada di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jl. M Kahfi II Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Tepatnya berada di sebelah selatan sekitar 5 km dari Kebun Binatang Ragunan arah menuju Depok melewati Jalan Lenteng Agung Timur atau arah dari Jakarta ke Bogor.

Lebih tepatnya berada di kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan berbatasan dengan kelurahan Ciganjur seperti gambar peta yang ada di Google map.

Akses dari Lebak bulus ke arah selatan sekitar 15 km. Jika dari Pasar Minggu, bisa naik kereta api turun di Stasiun Universitas Pancasila, kemudian bisa melanjutkan perjalanan menggunakan ojek atau metro mini.

Jarak dari Stasiun Universitas Pancasila ke arah barat sampai ke Setu Babakan sekitar 1 km dan bisa naik Mikrolet M 20A tujuan Cipedak.

Apabila masih bingung dengan akses menuju tempat wisata tersebut, bisa melihat gambar peta Jakarta Selatan atau menyewa biro travel agar tidak takut tersesat.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Untuk rute dari Jakarta Pusat bisa naik kereta api, turun di Stasiun Lenteng. Selanjutnya bisa naik angkot yang berwarna biru, no.28 atau Kopaja S 616 tujuan Cipedak dan bisa turun tepat pada lokasi wisata Setu Babakan.

Sedangkan jika akses dari Blok M, bisa naik Kopaja jurusan Jagakarsa dan bisa turun tepat di depan Pintu masuk I Bang Pitung Perkampungan Budaya Betawi Kampung Setu Babakan.

Wisata Khas Betawi yang Wajib di Kunjungi di Ibukota, Foto: kompasiana.com

Harga Tiket Masuk Wisata Setu Babakan

Banyak orang yang tidak tahu berapa harga tiket masuk ke Danau Setu Babakan. Sebenarnya untuk memasuki kawasan wisata Danau Setu Babakan tidak dikenakan biaya alias gratis.

Para pengunjung hanya perlu menyiapkan uang untuk biaya parkir kendaraan saja. Untuk parkir mobil, para pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp.5000. Sedangkan untuk kendaraan bermotor, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp.2000.

Jika menggunakan mobil pribadi pada saat weekend, sebaiknya parkir didekat pintu masuk saja agar tidak terjebak macet di jalan pinggir danau.

Karena ukuran jalan tersebut agak sempit dan digunakan sebagai jalur 2 arah sehingga sering terjadi kemacetan. Tempat wisata ini sudah mulai buka jam 7 pagi karena sejak pagi hari sudah banyak orang yang ingin mancing di danau tersebut.

One thought on “Asyiknya Mancing di Setu Babakan Jakarta dan Beberapa Kegiatan Wisata Yang Bisa Kamu Lakukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.