10 Foto Situ Patenggang Ciwidey Bandung Glamping Perahu Kapal Pinisi Baru 2017

Posted on
Situ patenggang bandung batu cinta kapal pinisi adalah hotel terbaru rancabali alamat lirik darso selatan 2017 2016 2014 2015 wikipedia danau ciwidey patengan banjir baru bogor buka jam berapa bahasa sunda berasal dari buah biaya masuk biografi sejarah kawah putih kaskus kawasan kawih karcis kebun teh jarak keindahan kedalaman keangkeran keistimewaan kelebihan keunikan kunci kisah koordinat apa aja ada angker asal usul atau artikel arah amanat harga tiket hari my heart htm hantu hutan history tutup terletak tarif tahun tentang telaga tempat terbentuknya telepon topografi tour rute review riwayat rekreasi rafting resort roti lakeside legenda lake lembang lokasi lagu lyrics layung dalam inggris letak luas location doel sumbang daerah dimana dan desember deskripsi denah descriptive dulu duta dingin dimanakah dongeng download qasar wisata wahana web webos wuduk wudu ci widey wonogiri wonosobo entrance fee english youtube iis ariska in is indonesia info ikan informasi image images pinisi photo penginapan perahu prewedding pengalengan prewed pdf peta pariwisata padi pantai panorama pemandangan penunggu pengelola pengertian penampakan puisi poto jawa barat jakarta jalur jalan jerman jerawat juara jumat jogja johor jokowi glamping garut google map maps gambar camping ground geologi gula gila gitar misteri film foto faasilitas sekarang basa silsilah sasakala sajarah sunset suasana situs sinopsis sosial mnctv mitos mp3 meluap malam makalah mancing menuju murah mudah muda mistis mistik movie naskah net negara normal villa video varietas vulva voli voucher cerita cerpen curug cottage com kabupaten objek
Keindahan Situ Patenggang. Foto: nahmj.com

Lokasi: jalan Ciwidey – Rancabali, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40973
Map: Klik Disini
HTM: 18.000 / lokal, 135.000 / asing (Senin – Jumat). 20.500 / lokal, 185.000 / asing (Sabtu – Minggu)
Buka/Tutup: 08.00 – 20.00
Telepon: 022-85920070

Bandung memiliki pesona yang tidak akan mudah untuk dilupakan. Ada banyak keindahan dan juga kemegahan yang ditawarkan oleh kota dengan julukan Paris Van Java ini. Salah satu keindahan yang ditawarkan oleh Bandung adalah kawasan wisata alam yang menyajikan pesona eksotisme dan juga romantis yang siap memanjakan siapa saja yang berlibur ke kota ini. Salah satu kawasan wisata yang siap memanjakan para wisatawan adalah Situ Patenggang.

Suasana dan pesona dari Situ Patenggang. Foto: nahmj.com

Mengenal Situ Patenggang

Kawasan wisata Situ Patenggang ini memang sudah sangat terkenal dan juga populer. Bukan hanya dikenal di kalangan masyarakat saja, akan tetapi di kalangan para wisatawan terutama wisatawan domestik nama Situ Patenggang sudah sangat terkenal. Dan kawasan wisata Situ Patengan ini memiliki keindahan danau yang menyajikan pemandangan menawan. Lokasi wisata Situ Patenggang ini letaknya berada di kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Jika melihat dari info serta pengetahuan yang didapat, kawasan wisata danau atau Situ di Bandung tersebut berada di daerah Bandung selatan. Dan Situ Patenggang ini memiliki ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan air laut. Tentu saja hal ini membuat udara di sekitar danau cukup sejuk meski sinar matahari bersinar cukup terik.

Sementara untuk luas dari area Situ Patenggang ini sangat luas. Berdasarkan catatan dari Dinas Pariwisata Bandung, danau yang berada di daerah selatan kota Bandung ini mempunyai luas sekitar 45.000 hektar. Dan ini hanya di area danau saja. Sementara untuk area hutan di sekitar Situ memiliki luas mencapai 123.077,15 hektar. Bisa dibayangkan bagaimana luasnya kawasan wisata Situ Patenggang ini.

Kawasan wisata Situ Patenggang ini sekarang menjadi incaran para wisatawan terutama wisatawan domestik yang ingin menghabiskan waktu liburan dan akhir pekan mereka di sini. Tidak salah jika Situ Patenggang sudah menjadi primadona. Pasanya kawasan wisata ini memiliki daya tarik yang khas dengan menyajikan eksotisme alam dari danau yang berada di dataran tinggi pegunungan. Ditambah lagi dengan keindahan panorama di sekitar Ciwidey yang mempesona.

Selfie di Gazebo Situ Patenggang. Foto: nahmj.com

Mitos dari Situ Patenggang

Hampir semua kawasan wisata alam di Bandung memiliki cerita misteri, mitos dan juga legendanya sendiri. Tidak terkecuali dengan kawasan wisata Situ Patenggang ini. Ada beberapa cerita yang beredar di masyarakat baik itu cerita mistis dan juga mitos. Kawasan wisata Situ Patenggang ini menyajikan cerita yang cukup lekat dengan kisah dari Sangkuriang.

Mitos yang beredar di kalangan masyarakat bahwa nama Patenggang atau Patengan ini berasal dari bahasa sunda yaitu “Pateangan teangan.” Sementara jika diartikan ke dalam bahsa Indonesia sendiri nama Patenggang ini memiliki arti “saling mencari.” Dan kisah dari cerita ini sendiri berawal dari cinta dari pasangan Putra Prabu dan juga titisan Dewi yang besar dengan alam, yaitu antara Ki Santang dan Dewi Rengganis. Setelah mereka lama berpisah, Ki Santang dan juga Dewi Rengganis akhirnya memutuskan untuk saling mencari keberadaan masing-masing sembari menahan rasa cinta dan rindu yang ada di dada.

Setelah sekian lama mencari, akhirnya Dewa mempertemukan mereka berdua yaitu Ki Santang dan Dewi Rengganis. Setelah sekian lama mencari dan menghabiskan waktu guna mencari pujaan hati, akhirnya mereka bertemu dan saling memadu kasih di “Batu Cinta Situ Patenggang“.

Dewi Rengganis akhirnya meminta kepada Ki Santang setelah mereka berdua memuaskan rasa rindu. Dewi Rengganis meminta agar Ki Santang membuat danau yang lengkap dengan adanya perahu agar bisa digunakan untuk Dewi Rengganis dan Ki Santang berlayar bersama. Simbol dari bersatunya cinta dari Ki Santang dan Dewi Rengganis ini ada di perahu tersebut. Dan sampai sekarang perahu ini masih ada di sekitar Situ Patenggang dan juga terdapat sebuah pulau yang memiliki bentuk seperti hati dengan nama Pulau Asmara atau Pulau Sasaka. Pulau dan perahu ini menjadi salah satu daya tarik dari Situ Patenggang.

Ternyata mitos ini masih dipercaya hingga sekarang. Mitos yang berkembang saat ini bahwa para pengunjung yang datang ke Batu Cinta dan juga dilanjutkan dengan berkeliling ke Pulau Asmara ini maka kisah cinta mereka akan abadi seperti Ki Santang dan juga Dewi Rengganis. Percaya atau tidak tentu saja hal ini memang masih perlu dikaji lebih dalam. Yang pasti kedua lokasi wisata ini memang memiliki pesona tersendiri di luar mitos-mitos yang beredar.

Perkebunan teh di Situ Patenggang. Foto: traveliday.com

Sisi menarik dari Situ Patenggang

Selain dari cerita mitos dan legenda yang beredar di sekitar kawasan wisata Situ Patenggang, ada beberapa aspek yang bisa menjadi salah satu penyebab mengapa kawasan wisata ini sangat pas untuk dikunjungi. Kawasan wisata Situ Patenggang ini menjadi salah satu kawasan wisata alam yang menyajikan pesona alam Bandung nan megah. Dan Situ Patenggang ini sudah diresmikan sebagai salah satu Cagar Alam di Bandung dan di tahun 1981 kawasan wisata ini bahkan mendapat predikat sebagai Taman Wisata Alam Nasional yang setara dengan Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi. Tentu saja hal ini menjadi bukti keindahan alam Situ Patenggang.

Para wisatawan bisa melihat keindahan perkebunan teh yang letaknya tidak jauh dari kawasan Situ yang masih termasuk ke dalam Taman Wisata Alam Nasional. Dari perkebunan teh ini, para wisatawan juga bisa melihat keindahan danau atau Situ Patenggang dari puncak ketinggian di pegunungan ini.

Perkebunan teh di Situ Patenggang ini memang menghadap langsung ke arah danau. Sementara dari arah sebaliknya, para wisatawan bisa melihat keindahan perkebunan teh dari Situ Patenggang dan juga kabut yang menyelimuti kawasan perbukitan ketika pagi dan sore hari. Tentu saja menjadi salah satu penghilang stress jika mengunjungi kawasan wisata alam ini.

Sementara pesona lain yang bisa didapatkan oleh para wisatawan adalah keindahan pemandangan danau. Di sini para wisatawan bisa melihat air danau yang jernih dan juga dikelilingi oleh pepohonan rindang dan hijau serta adanya perkebunan teh yang sangat asri. Tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Di sini para pengunjung bisa menikmati tenangnya air danau yang luas dan juga suhu udara yang cukup sejuk dan adanya kabut putih yang masih menggelayuti awan di sekitar kawasan wisata tersebut. Suasana yang tenang dan tentram menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Bagi yang ingin mencari kawasan wisata yang tenang dan jauh dari hingar bingar kota, Situ Patenggang bisa menjadi pilihan yang pas.

Para pengunjungi bisa berjalan dan berkeliling di sekitar kawasan wisata danau dan melihat dari dekat seperti apa bentuk dari “Batu Cinta” yang sudah sangat melegenda di kalangan para turis dan masyarakat sekitar. Ditambah lagi para wisatawan bisa menyewa perahu yang sudah disediakan oleh pengelola untuk berkeliling di sekitar danau dan juga mengunjungi Pulau Cinta yang letaknya persis berada di tengah danau tersebut.

Bagi yang gemar dengan memancing, bisa dilakukan di sekitar danau. Pasalnya di Situ Patenggang ini sudah disediakan area yang bisa digunakan oleh para wisatawan untuk memancing dan juga menyalurkan hobi. Tentu saja para wisatawan bisa merasakan sensasi tersendiri memancing di sekitar danau yang cukup seru dan juga menantang. Ditambah lagi dengan keindahan pemandangan di sekitar Situ Patenggang ini.

Keindahan perkebunan teh dan Situ Patenggang. Foto: initempatwisata.com

Fasilitas di Kawasan Wisata Alam Situ Patenggang

Kawasan wisata Situ Patenggang sudah cukup terkenal di kalangan wisatawan. Tentu saja membuat pengelola kawasan wisata tersebut sudah memberikan jaminan kenyamanan dan juga fasiliitas yang sangat komplit bagi setiap pengunjungnya. Dan pihak pengelola sendiri sudah memberikan aneka fasilitas yang bisa digunakan dengan bebas oleh para pengunjung.

Kondisi dari fasilitas dan juga infrastruktur  yang terdapat di kawasan wisata Situ Patenggang ini sendiri sudah sangat tertata dan juga sudah dikelola dengan sangat baik dan juga profesional. Ditambah lagi akses jalan dan juga jalur yang biasa digunakan sudah sangat baik sehingga tidak menyulitkan para wisatawan.

Ada banyak fasilitas lain yang bisa ditemui di sini. Salah satunya adalah restoran. Tidak pas rasanya jika berlibur ke kawasan wisata alam tidak mengisi perut terlebih dahulu. Di kawasan wisata ini sudah ada fasilitas warung makan atau rumah makan yang cukup banyak. Mulai dari rumah makan dengan menu khas Bandung atau Sunda hingga rumah makan dengan khas mancanegara.

Bagi yang ingin merasakan sensasi tersendiri, ada rumah makan yang memiliki bentuk seperti kapal layar tradisional. Para wisatawan seolah sedang berada di dalam kapal ketika menikmati aneka hidangan di sini.Selain rumah makan, di sini para wisatawan juga bisa menemukan aneka warung minuman seperti bandrek. Dengan suasana yang sejuk dan juga dingin, tentu saja menikmati bandrek sembari memandang keindahan Situ Patenggang bisa menjadi salah satu kegiatan yang sempurna.

Selain restoran, Situ Patenggang juga sudah menyiapkan fasilitas lainnya berupa penginapan. Jika para wisatawan berniat untuk bermalam di kawasan wisata taman nasional ini, sudah ada beberapa penginapan yang disediakan dengan harga yang bervariasi. Salah satu penginapan yang sekarang ini menjadi incaran para wisatawan adalah Glamping Bandung.

Glamping Bandung ini berupa tempat penginapan yang memiliki fasilitas penginapan dengan cara berkamping. Akan tetapi camping di sini bukan camping dengan menggunakan tenda dan hanya memiliki fasilitas yang terbatas saja. Di sini para wisatawan bisa camping dengan fasilitas hotel berbintang.

Menikmati keindahan suasana malam hari di kawasan wisata Situ Patenggang bersama pasangan, keluarga dengan berada di depan api unggun dan barbeque serta secangkir teh atau kopi hangat tentu saja menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Glamping bisa menjadi salah satu alternatif penginapan yang pas jika berniat untuk mengunjungi kawasan wisata Situ Patenggang ini.

Batu Cinta di Situ Patenggang. Foto: anekatempatwisata.com

Sementara fasilitas lain yang bisa didapatkan di kawasan wisata alam ini adalah gazebo. Fasilitas ini bisa ditemukan di beberapa titik. Biasanya gazebo ini digunakan para pengunjung untuk bersantai sejenak dan beristirahat sebentar setelah lelah berkeliling di sekitar danau Situ Patenggang tersebut. Ada banyak gazebo yang bisa digunakan di sekitar kawasan wisata alam ini. Sembari menikmati cemilan di gazebo dan melihat pemandangan alam yang indah, bisa menjadi salah satu pengisi waktu yang pas.

Fasilitas lain yang tersedia di kawasan wisata alam ini adalah toko suvenir yang menyediakan aneka macam suvenir dan juga cinderamata  yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Selain itu terdapat toko buah yang menyajikan aneka buah segar. Buah-buah ini bisa dinikmati ditempat atau dibawa pulang untuk disantap di rumah. Buah yang bisa ditemukan di sini adalah strawberry yang sangat terkenal di Situ Patenggang.

Pengelola kawasan wisata ini tidak lupa untuk memberikan fasilitas tempat ibadah bagi kalangan muslim. Tentu saja musholla yang ada di kawasan wisata ini sudah sangat bersih dan terjamin suci. Tentu membuat para pengunjung bisa melakukan sholat dengan tenang.

Area atau lahan parkir juga sudah tersedia di kawasan wisata ini. Pihak pengelola sudah memberikan berbagai keleluasaan kepada para pengunjung untuk memarkirkan kendaraan baik kendaraan roda 2, roda 4 hingga bus yang bisa diparkir di lahan parkir dengan bebas.

Kabut di Situ Patenggang. Foto: anekatempatwisata.com

Harga Tiket Masuk ke Situ Patenggang

Untuk menunjang fasilitas dan juga pemeliharaan kawasan wisata Situ Patenggang ini, pihak pengelola sendiri sudah memberikan biaya atau tarif masuk ke kawasan wisata ini. Untuk hari Senin hingga Jumat, kawasan wisata Situ Patenggang ini memberlakukan harga sekitar 18 ribu rupiah per orang untuk wisatawan lokal. Sementara untuk wisatawan mancanegara sendiri dipatok harga sekitar 135 ribu rupiah perorang. Sedangkan untuk hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional, harga yang diberlakukan adalah 20.500 rupiah per orang untuk wisatawan lokal. Sementara untuk wisatawan mancanegara diberlakukan seharga 185 ribu rupiah per orang.

Untuk tarif parkir, pihak pengelola memberlakukan tarif parkir untuk roda 2 dengan harga 3.500. Sedangkan untuk roda 4 diberlakukan harga sebesar 11.500 rupiah. Sementara untuk kendaraan besar seperti bus dan truk dikenakan tarif sebesar 22 ribu.

Untuk jam operasional dari kawasan wisata Situ Patenggang ini bisa dikunjungi mulai pukul 8 pagi dan ditutup pada pukul 8 malam atau 20.00 WIB. Dan jam operasional ini berlaku setiap hari termasuk hari libur nasional.

Perkebunan Teh di Situ Patenggang. Foto: utiket.com

Rute dan lokasi Situ Patenggang

Kawasan wisata Situ Patenggang ini berada di jalan Ciwidey – Rancabali, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40973. Ada banyak jalur dan akses yang bisa digunakan oleh para wisatawan untuk mengunjungi kawasan wisata Situ Patenggang ini.

Jarak antara Situ Patenggang dengan pusat kota bandung yang berada di titik nol di Jalan Asia Afrika ini sekitar kurang lebih 50 KM. Dan dibutuhkan waktu sekitar 1 Jam 25 menit jika kondisi lalu lintas lancar. Sedangkan jika mengambil jarak dari Jakarta yang memiliki titik nol dari Pelabuhan Sunda Kelapa sendiri memiliki jarak sekitar 203 KM yang membutuhkan waktu sekitar 3 jam.

Ada beberapa rute yang bisa dilalui jika menggunakan kendaraan pribadi. Dari Jakarta bisa melewati tol Cipularang yang dilanjutkan keluar di Pintu Tol Kopo. Setelah itu menuju ke Soreang dan Ciwidey yang sudah berdekatan dengan Situ Patenggang. Bisa juga keluar di pintu Tol Buah Batu yang dilanjutkan di Banjaran dan kemudian ke Soreang, Ciwidey dan Patenggang. Akses lain bisa melewati Leuwi Gajah yang langsung ke Soreang dan Situ Patenggang.

Selain kendaraan pribadi, para wisatawan juga bisa menggunakan kendaraan umum. Para wisatawan bisa menggunakan bus atau bus Tour Travel Bandung yang berhenti di Terminal Leuwi Panjang. Dari sini bisa dilanjutkan menggunakan mini bus yang memiliki jurusan Leuqi Panjang – Ciwidey. Dari Terminal Ciwidey, ada banyak angkot yang memiliki jalur ke Situ Patenggang.

Sementara rute dari pusat kota Bandung sendiri ada banyak alternatif. Dari pintu tol Buah Batu lajukan kendaraan menuju ke kawasan Bojong Soang. Dari sini dilanjutkan menuju ke Banjaran. Dari Banjaran, perjalanan dilanjutkan menuju ke Soreang serta Ciwidey dan Patenggang.

Sedangkan jika berangkat dari Majalaya, Dari arah Majalaya para wisatawan bisa mengambil jalur atau rute yang menuju ke arah Ciparay. Dari sini bisa melanjutkan perjalanan ke Soreang yang langsung menuju ke Ciwidey dan Patenggang. Jika bingung bisa bertanya kepada masyarakat setempat. Selain itu bisa menggunakan aplikasi Google Maps yang sudah bisa memudahkan para pengunjung.

Papan nama Situ Patenggang. Foto: traveliday.com

Kawasan Wisata di Sekitar Situ Patenggang

Tentu saja di sekitar Kawasan wisata Situ Patenggang ini sudah banyak tempat-tempat wisata yang siap memanjakan para wisatawan. Dengan akses yang cukup mudah dilalui, tentu sangat sayang jika melewatkan beberapa kawasan wisata yang ada di sekitar Situ Patenggang. Di sekitar Ciwidey, para wisatawan bisa mengunjungi kawasan wisata Kawah Putih, Kawah Rengganis dan juga Bukit Jamur Ciwidey yang tidak kalah menarik. Sementara kawasan wisata Pemandian Air Panas Cimanggu dan Ciwalini dan juga Ranca Upas serta KTO Sari Alam juga bisa dikunjungi selain Barusen Hills dan juga Taman Kelinci Ciwidey.

Kapal Pinisi di Situ Patenggang. Foto: tripadvisor.com

Tips liburan ke Situ Patenggang

Berlibur ke Situ Patenggang tentu saja menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan. Tenut saja ada baiknya untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik agar liburan ke kawasan wisata alam ini tidak flop atau tidak mengecewakan. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh para wisatawan ketika mengunjungi kawasan wisata alam ini.

Jika para wisatawan masih merasa asing terutama di daerah luar Bandung, tidak ada salahnya untuk menyewa jasa tur perjalanan ke Bandung. Pasalnya jasa tur ini akan membawa para wisatawan bukan hanya di sekitar Situ Patenggang saja. Akan tetapi para wisatawan akan diajak ke kawasan wisata alam lainnya yang tersebar di Ciwidey. Salah satunya adalah Kawah Putih Ciwidey. Sementara untuk kawasan Situ Patenggang sendiri para wisatawan akan diajak untuk menelusuri kawasan wisata danau lebih komplit.

Sebelum memulai liburan, jangan lupa untuk membawa sunblock. Meskipun di kawasan wisata ini sudah banyak pepohonan, akan tetapi sinar matahari yang cukup terik bisa membuat kulit akan terasa panas dan gosong. Terutama jika sudah memasuki musim kemarau. Sunblock atau minimal membawa topi bisa sedikit melindungi kulit.

Gunakan sepatu yang nyaman untuk dipakai berjalan-jalan keliling area yang masih beralaskan tanah. Pasalnya di sini para wisatawan akan menelusuri akses jalur yang masih beralas tanah seperti perkebunan teh. Dan para wisatawan akan diajak memanjat atau hiking ke perkebunan tersebut. Tentu saja dengan menggunakan sepatu yang enak untuk digunakan bisa membuat liburan Anda menjadi lebih nyaman. Selain itu gunakan pakaian  casual yang nyaman digunakan. Untuk para wanita jangan menggunakan rok mini atau baju yang minim. Selain dingin, tentu saja akan membuat para wanita akan tidak nyaman berjalan-jalan dan mendaki di sekitar perkebunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *