Wisata Sumber Maron Gondanglegi Malang, Jalan Menuju Lokasi + Harga Tiket Masuk

Posted on
Sumber maron malang wisata gondanglegi lokasi jalan menuju ular harga tiket masuk kepanjen tubing daerah mana 2017 kab pagelaran water fall ada besar alamat angker air terjun adalah mata arah batu bululawang jam buka berita cerita coban dimana dampit dan sirah rute dari gambar foto fasilitas gondalegi peta misteri mitos pemandian htm jawa timur jalur kota karangsuko kabupaten tempat legenda sejarah map maps penampakan pantai pltmh pariwisata rafting selatan sungai turen terletak tragedi tentang taman video waterfall youtube
Suasana alam di Sumber Maron. Foto: aroundguides.com

Lokasi: Karangsuko, Pagelaran, Malang, East Java 65174, Indonesia
Maps: Klik Disana
HTM: Gratis
Buka/Tutup: 07.00 – 18.00 WIB
Telepon:

Keindahan alam Indonesia memang tiada duanya. Kontur dan juga banyaknya pegunungan serta hutan lindung di Indonesia menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Selain keindahan alam di pantai, ada banyak hutan lindung di Indonesia terutama di pulau Jawa yang memperkenalkan alam kepada para wisatawan terutama wisatawan mancanegara.

Malang menjadi salah satu kota di Jawa Timur atau Jatim yang menyajikan keindahan alam nan mempesona. Di sini ada banyak kawasan wisata alam yang bisa dikunjungi oleh para turis baik domestik dan juga asing. Mulai dari kawasan wisata pegunungan seperti Wana Wisata Gunung Banyak hingga kawasan wisata air terjun atau biasa disebut coban di daerah Malang ini. Tentu saja keindahan alam menjadi keistimewaan yang disajikan oleh Malang kepada para pengunjung.

Salah satu kawasan wisata alam di Malang yang sekarang ini menjadi incaran oleh banyak wisatawan adalah Sumber Maron. Kawasan wisata alam ini bukan hanya memperkenalkan keindahan serta pesona alam di dalamnya. Akan tetapi ada unsur edukasi dan pengetahuan yang bisa didapatkan oleh para wisatawan ketika mengunjungi kawasan wisata alam ini.

Asyiknya River Tubing di Sumber Maron. Foto: nengbiker.com

Mengenal Sumber Maron

Kawasan wisata Sumber Maron adalah salah satu objek wisata alam yang letak dan juga lokasinya berada di daerah Kabupaten Malang dengan menampilkan daya tarik sumber mata air yang sangat jernih dan juga menjadi salah satu sumber untuk kehidupan masyarakat di sekitar kawasan wisata alam tersebut.

Selain itu di sini juga sudah ada air terjun kecil atau water fall yang memberikan pesona tersendiri. Kawasan wisata alam Sumber Maron ini memang sudah banyak diincar oleh para wisatawan dan juga para pengunjung yang bukan hanya dari sekitaran Sumber Maron saja. Kawasan wisata yang berdekatan dengan daerah Pagelaran, Gondanglegi dan Kepanjen ini memang sudah cukup terkenal. Tercatat sudah sejak tahun lalu kawasan wisata ini sudah cukup banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Bahkan banyak para pengunjung yang datang dari luar kota yang berlibur ke kawasan wisata alam ini.

Kawasan wisata Sumber Maron Malang ini memang menjadi salah satu obyek wisata yang memperkenalkan keindahan alam serta sisi edukasi yang berguna untuk kalangan masyarakat di sekitar air terjun dan juga di kota Malang. Meski ada banyak cerita mitos, horor, legenda dan juga kisah sejarah serta misteri yang ada di sini, Sumber Maron masih menjadi tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi.

Air terjun mini di Sumber Maron. Foto: dolandolen.com

Asal Usul Sumber Maron

Kawasan wisata Sumber Maron ini adalah lokasi tempat sumber air jernih yang indah dan digunakan untuk mengairi area persawahan yang terletak di sekitar air terjun tersebut. Persawahan nan hijau dan juga indah serta teratur menjadi salah satu daya tarik dari kawasan wisata alam ini.

Asal usul dari nama Sumber Maron ini diambil dari mata air. Sementara untuk nama maron sendiri ada banyak versi yang menyebutkannya. Maron sendiri menurut masyarakat setempat adalah alat untuk memasak nasi. Banyak yang mengatakan bahwa nama Sumber Maron ini disebabkan adanya maron yang dahulu dibuang di daerah ini. Sementara versi lainnya adalah bentuk dari sumber mata air ini memiliki bentuk seperti maron hingga diberi nama Sumber Maron.

Masyarakat setempat memang kerap memanfaatkan Sumber Maron tersebut untuk membudidayakan tanaman kangkung. Apalagi letak dan lokasi dari air terjun atau waterfall ini di dekat area persawahan yang memudahkan para petani untuk mengambil air dari sumber mata air terjun tersebut. Baik itu digunakan untuk mandi hingga mengairi persawahan mereka. Sekarang ini selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sumber mata air ini menjadi tempat wisata bagi para wisatawan.

Air terjun yang ada di kawasan wisata Sumber Maron ini memang tidak terlalu tinggi. Hanya sekitar 5 hingga 6 meter ketinggian air terjun tersebut. Sementara kemiringan dari air terjun ini sekitar 60 derajat. Ternyata masyarakat setempat menyebutkan air terjun ini dengan nama Grojogan Sewu. Mirip dengan nama kawasan wisata di daerah Pujon, Malang.

River Tubing di Sumber Maron. Foto: ilovemalang.net

Cerita Mistis dan misteri di Sumber Maron

Seperti halnya dengan kawasan wisata alam lainnya di Indonesia. Di Sumber Maron ini tidak lepas dari cerita mitos dan juga legenda yang masih cukup terkenal hingga sekarang ini. Di sini kerap dijadikan tempat pesugihan bagi para pelaku kejawen dan yang mencari wangsit. Pasalnya di sini kerap muncul penampakan yang berupa wujud ular. Hal ini sudah kerap dilihat oleh masyarakat setempat.

Bahkan para wisatawan juga kerap menemukan penampakan di sekitar kawasan wisata alam ini. Biasanya muncul di dalam foto atau gambar yang diambil oleh para pengunjung yang datang ke kawasan wisata alam ini. Penampakan tersebut memang menjadi salah satu bukti bahwa di Sumber Maron masih ada hal-hal gaib sehingga cukup angker di sekitar kawasan wisata ini. Meski begitu banyak para wisatawan yang berkemah di sekitar kawasan wisata alam ini.

Berenang di area air terjun mini. Foto: tribunnews.com

Sisi Edukasi di Sumber Maron

Seperti yang sudah disebutkan di awal bahwasanya di kawasan wisata alam ini juga menyajikan sisi edukasi kepada para wisatawan yang mengunjungi obyek wisata ini. Di Sumber Maron Malang ini memang menjadi obyek wisata edukasi dan juga tekonologi untuk para pelajar hingga mahasiswa serta kalangan praktisi. Pasalnya di sini sudah ada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro atau PLTMH yang menggunakan air terjun sebagai sumber tenaganya.

Pembangunan PLTMH ini sudah ada semenjak tahun 2005 lalu. Dan PLTMH ini memang digunakan untuk menyalurkan air ke 4 desa yang ada di sekitar kawasan wisata ini. Seperti Desa Karangsuko yang ada di kecamatan Pagelaran dan juga Sukosari. Lalu di desa Gondanglegi Kulon serta Panggungrejo yang terletak di daerah kecamatan Gondanglegi. Kedua desa ini mendapatkan saluran PLTMH ini pada tahun 2012.

Sebelum dibangunnya PLTMH ini, pada tahun 2006 para masyarakat setempat memang masih menggunakan listrik yang berasal dari PLN. Dan listrik dari PLN ini hanya disalurkan ke desa Karangsuko. Tentu saja dengan adanya PLTMH ini membuat kawasan wisata Sumber Maron ini mendapatkan perhatian dari masyarakat setempat dan juga para wisatawan. Selain menjadi wisata edukasi, tentu saja wisata fotografi menjadi daya tarik utama.

Tidak perlu heran jika para wisatawan yang berlibur ke kawasan wisata ini berburu foto keindahan alam dan mempublikasikan foto-foto tersebut di medsos. Tentu saja dilengkapi dengan ulasan, review serta berita mengenai perjalanan travelling. Di sini pula para wisatawan bisa melakukan underwater photography yang sedang digandrungi sekarang ini.

Suasana air terjun di Sumber Maron. Foto: tripadvisor.com

Rute menuju ke Sumber Maron

Kawasan wisata Sumber Maron ini memang menjadi kawasan wisata surga tersembunyi selain Sumber Sirah dan juga kawasan pantai di sekitar Malang serta area selatan dari Jawa Timur tersebut. Sumber Maron ini letak dan alamatnya berada di dusun Adiluwih – Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Lokasi dan letak dari kawasan wisata ini berada persis diperbatasan antara kecamatan Gondanglegi dan juga Kepanjen. Tidak perlu heran jika banyak yang menyebutkan bahwa Sumber Maron ini berada di Gondanglegi dan juga ada yang bilang berada di wilayah Kepanjen.

Jalan serta jalur utama untuk menuju ke Sumber Maron ini tentu saja cukup mudah untuk dilalui. Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan wisata Sumber Maron Malang ini ada 2 patokan utama guna menuju ke kawasan wisata ini.  Jalur utama yang kerap digunakan oleh para wisatawan adalah dari arah Stadion Kanjuruhan yang terletak di Kepanjen. Akses ini memang cukup mudah untuk dilalui.

Sementara patokan kedua tentu saja pasar Gondanglegi atau lebih tepatnya pertigaan di pasar tersebut. Dan kedua rute ini bisa ditempuh dengan mudah menggunakan kendaraan roda 2 yaitu sepeda motor dan juga kendaraan roda 4 atau mobil. Akses utama menuju ke kawasan wisata ini memang sudah cukup halus dan juga lebar.

Bagi para wisatawan yang ingin mengambil rute dari Stadion Kanjuruhan atau Kepanjen, akan menempuh jarak sekitar 3 km saja ke arah timur dari Stadion tersebut. Jika berangkat dari pusat kota Malang, para pengunjung akan melewati daerah Suku, Lowokwaru, Turen dan juga Kebonsari serta Dampit. Dari sini akan menuju ke Pakisaji hingga ke Kepanjen.

Setelah berada di daerah Kepanjen, para pengunjung ikuti jalur utama hingga nantinya berttemu dengan pasar yang berada di pusat kota. Dari sini sudah ada papan petunjuk yang siap mengantarkan para pengunjung menuju ke Stadion Kanjuruhan. Setelah berada di area depan stadion, ikuti jalur utama ke arah timur kurang lebih sekitar 3 km ke arah Gondanglegi.

Para wisatawan akan mendapatkan sawah serta 2 sungai di pinggir jalan yang akan menemani selama perjalanan menuju ke Sumber Maron. Setelah bertemu dengan Masjid Jami Darussalam yang terletak di desa Karangsuko, Gondanglegi ini, para pengunjung akan mendapatkan plang kecil dengan warna hijau yang akan memberitahukan posisi Sumber Maron. Dari sini ± 500 Meter sudah sampai ke kawasan wisata tersebut.

Para pengunjung sudah bisa melihat papan nama “Taman Wisata Sumber Maron Berbasis Edukasi” yang dibuat oleh KKN Univ Kanjuruhan Malang berada di sebelah kanan jalan sebagai papan petunjuk. Ikuti jalur utama dari papan tersebut hingga bertemu loket tiket masuk di sekitar area parkir Sumber Maron.

Selain Stadion Kanjuruhan, para wisatawan juga bisa memilih jalur ke arah pasar Gondanglegi. Jika berangkat dari pusat kota Malang atau lebih tepatnya di area timur dari kota Malang, para wisatawan akan menuju ke arah Pasar Gadang dan juga Bululawang. Bisa juga dari GOR Ken Arok ke arah Bululawang. Setelah sampai di daerah Bululawang, bisa melanjutkan perjalanan ke arah selatah hingga nantinya bertemu dengan pasar Gondanglegi.

Dari pertigaan di pasar tersebut ambil jalur ke arah kanan atau ke arah barat dan berkendara sekitar 5 km hingga bertemu dengan plang warna hijau di dekat Masjid Jami Darussalam. Setelah itu ikuti jalur utama hingga nantinya bertemu dengan petugas atau loket pintu masuk ke kawasan wisata ini. Bisa juga menggunakan Google Maps yang akan memberikan denah, peta atau map ke arah Sumber Maron ini.

Berenang di sungai Sumber Maron. Foto: kompas.com

Aktifitas menarik di kawasan wisata Sumber Maron

Ternyata bukan hanya menikmati keindahan alam di Sumber Maron saja yang bisa dilakukan di kawasan wisata alam ini. Sumber Maron memiliki sumber mata air dan juga keindahan air terjun mini yang sangat eksotis di dalamnya. Ditambah lagi dengan adanya persawahan serta sungai dengan aliran yang cukup deras yang siap memanjakan para wisatawan yang berlibur ke kawasan wisata alam ini. Tentu saja hal ini bisa memberikan banyak aktifitas kepada para wisatawan ketika berada di Sumber Maron.

Para wisatawan bisa menikmati keindahan panorama alam khas pedesaan yang indah dan mempesona. Para wisatawan bisa berjalan-jalan dan melihat sumber mata air di Sumber Maron. Bagi yang tidak ingin berbasah ria, bisa berjalan-jalan dan juga berkeliling melihat sumber mata air di sekitar telaga. Di sini para pengunjung bisa melihat air terjun mini dari kejauhan serta hamparan sawah dan juga hutan lindung yang mengelilingi kawasan wisata ini.

Selain itu panorama yang ada disini memang sangat indah dan eksotis. Berbeda dengan kawasan wisata coban atau air terjun lainnya seperti Waduk Selorejo atau Waduk Lahor Karangkates serta Sumber Sirah dan juga kawasan wisata alam lainnya di Malang serta batu. Pemandangan alami yang ditawarkan oleh Sumber Maron memang berbeda. Dan tentu saja bisa mendukung dunia pariwisata di kota Malang ini.

Selain menikmati suasana alam, para wisatawan juga bisa berenang dimana di kawasan wisata ini memang sudah tersedia sungai yang cukup tenang dan bisa digunakan oleh para pengunjung untuk berendam dan bermain air. Apalagi sumber mata air ini memiliki air terjun mini yang sangat aman untuk dikunjungi. Para pengunjung bisa bermain air dan juga berenang di bawah air terjun tersebut.

Di tahun 2017 ini memang kawasan wisata alam Sumber Maron menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Para wisatawan bisa melihat area telaga yang cukup jernih dan terletak di daerah pepohonan yang rindang. Dan area ini menyatu dengan area tepian sawah. Di area tepian sawah ini akan terasa panas ketika siang hari jika dibandingkan dengan area telaga. Tidak heran para pengunjung lebih senang berada di area telaga. Selain cuaca lebih sejuk, bisa bermain air dengan nyaman. Di area telaga ini memang kerpa menjadi tempat pemandian bagi para pengunjung yang berlibur ke Sumber Maron. Berenang dan berendam air dan merasakan sejuknya sumber mata air di kawasan wisata alam ini memang menjadi salah satu hal yang menarik.

Air terjun mini di Sumber Maron. Foto: bangsaonline.com

Selain area telaga, di sekitar bagian bawah air terjun atau lebih tepatnya di sekitar 100 meter dari area telaga ini juga bisa digunakan untuk bermain air serta berenang. Akan tetapi di area yang dekat dengan air terjun memang sedikit lebih sulit dan sedikit berbahaya. Para wisatawan harus berhati-hati jika ingin berenang atau berendam di sekitar kawasan wisata ini.

Pasalnya di sekitar air terjun ini memiliki arus yang cukup deras. Ditambah lagi dengan bebatuan yang cukup curam serta berlumut. Alhasil di sekitar area tersebut cukup licin. Disarankan jika ingin bermain atau berenang di sekitar area tersebut harap berhati-hati. Pasalnya jika kurang waspada bisa tenggelam dan sudah banyak tragedi kejadian para wisatawan yang jatuh akibat kurang berhati-hati. Bagi yang ingin bermain air di sekitar sungai dan juga irigasi ini para pengunjung bisa menyewa ban yang bisa ditemukan di sekitar kawasan wisata alam tersebut.

Bagi yang ingin memanjakan adrenalin bisa mencoba permainan Tubing atau River Tubing. Bagi yang belum mengetahui apa itu tubing, tubing ini merupakan aktifitas ketika seseorang menggunakan ban dimana para pengunjung naik di ban tersebut dan mengikuti arus air di sekitar sungai hingga bertemu muara atau pinggiran sungai. Atraksi Tubing ini menjadi salah satu kegiatan yang diincar oleh para wisatawan ketika berada di kawasan wisata alam ini. Para pengunjung yang ingin tubing bisa menyewa ban di sekitar area wisata ini. Pilih ban yang memang digunakan untuk tubing. Biasanya di bagian tengahnya terdapat tali untuk penyangga. Untuk river tubing ini bisa dilakukan di sekitar area air terjun. Rasakan sensasi mengalir di sekitaran aliran sungai dan menikmati pemandangan di kawasan wisata Sumber Maron ini.

Selain tubing dan river tubing, para wisatawan juga bisa mencoba rafting. Di area sungai ini bisa digunakan pula untuk rafting yang memiliki aliran lebih deras. Rasakan sensasi ketika bermain rafting di sekitar kawasan wisata alam ini. Sudah banyak video di youtube tentang sensasi mencoba rafting di sekitar taman wisata alam di Malang tersebut.

Kegiatan lain yang menjadi incaran para wisatawan adalah berburu foto. Keindahan alam dan juga panorama yang eksotis di kawasan wisata Sumber Maorn ini memang bisa memanjakan mata yang memandang. Di sini para wisatawan bisa melihat hamparan sawah yang hijau dan berpadu keindahan hutan lindung tentu saja menjadi daya tarik tersendiri.

Di sini pula para wisatawan juga bisa melihat air terjun dan telaga yang jernih dan juga sangat menyejukkan. Tidak heran bagi para pecinta dunia fotografi, hal ini merupakan surga yang indah. Salah satu aktifitas yang kerap ditemukan di sini adalah underwater photography atau fotografi bawah air. Dengan kualitas air yang cukup jernih, para pemburu foto ini kerap melakukan fotografi di bawah air.

Tidak perlu heran jika di kawasan wisata Sumber Maron ini sudah banyak dijual waterproof phone case yang biasanya digunakan untuk melindungi handphone atau smartphone ketika sedang menyelam. Sementara untuk fotografi pemandangan, memang sudah kerap dilakukan oleh para pengunjung. Akan tetapi bagi yang ingin foto pemandangan disarankan ketika hari biasa dan kala cuaca cerah. Pasalnya di hari libur kawasan wisata ini akan penuh dan sesak.

Kurang pas rasanya jika berlibur ke Sumber Maron tidak menikmati kuliner asli dari Malang dan juga daerah Karangsuko tersebut. Di sekitar kawasan wisata alam ini memang tidak ada aktifitas perdagangan. Para wisatawan harus berjalan ke luar atau ke area parkir untuk menikmati aneka kuliner yang dijajakan di warung-warung makan tersebut. Ada banyak pilihan yang bisa dinikmati ketika bersantai di sekitar kawasan wisata ini.

Aktifitas lain yang bisa dilakukan di kawasan wisata Sumber Maron ini adalah bermain Flying Fox. Pengelola Sumber Maron menyediakan fasilitas tersebut untuk para pengunjung yang ingin memanjakan adrenalin mereka. Para wisatawan bisa merasakan sensasi menyeberangi sungai yang deras dari atas ketinggian dan hanya menggunakan sling baja. Hal ini tentu memberikan pengalaman tersendiri. Cukup membayar tarif sebesar 10 ribu saja para wisatawan bisa menikmati pengalaman tersebut.

Bagi yang ingin pijat, bisa mencoba terapi ikan di sini. Para pengunjung bisa memijat kaki ke dalam kolam ikan yang dipenuhi oleh ikan-ikan kecil. Ikan-ikan ini akan memakan sel kulit mati yang bisa menyembuhkan kondisi kaki dan tubuh yang sedang letih dan pegal setelah berkeliling di kawasan wisata alam ini. Harga untuk sekali terapi ini sebesar 15 ribu saja.

Seperti yang disebutkan di awal bahwa kawasan wisata ini menyajikan wisata edukasi kepada para pengunjung. Di sini sudah ada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro atau biasa disebut PLTMH yang memberikan pengetahuan dan edukasi mengenai teknologi pembangkit listrik untuk para pelajar dan juga para mahasiswa. Tentu saja hal ini memberikan kepuasan tersendiri bagi para pengunjung yang ingin mendapatkan pengetahuan.

Derasnya air terjun Sumber Maron. Foto: ksmtour.com

Fasilitas di kawasan wisata Sumber Maron

Kawasan wisata ini memang mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah setempat. Selain menjadi lokasi untuk PLTMH, kawasan wisata ini juga menjadi lokasi pariwisata yang menarik. Tidak heran jika fasilitas yang ditemukan di sini sudah sangat komplit. Para wisatawan bisa menemukan persewaan ban, flying fox, karpet hingga tempat duduk lesehan di sini. Selain itu ada area parkir yang luas, kamar ganti dan toilet serta loker untuk menyimpan barang.

Fasilitas umum yang bisa ditemukan pula adalah kios atau warung dan juga musholla. Bagi para pengunjung yang ingin berenang bisa menyewa pakaian renang hingga kacamata renang yang sudah disediakan di sini.

Bersantai di Air terjun Sumber Maron. Foto: kompas.com

Tarif dan jam operasional Sumber Maron

Kawasan wisata wisata Sumber Maron ini akan dibuka sejak pukul 7 pagi WIB hingga pukul 6 sore WIB. Sementara untuk tarif masuk atau htm nya sendiri gratis alias tidak perlu membayar tiket masuk. Hanya perlu membayar parkir saja jika membawa kendaraan sendiri. Untuk tarif parkirnya sendiri sebesar 5 ribu bagi kendaraan roda 4 dan 2 ribu untuk kendaraan roda 2.

Sementara untuk tarif sewa ban seharga 3 ribu untuk ban kecil dan 7 ribu untuk ban sedang. Bagi yang ingin melakukan river tubing, bisa menyewa ban seharga 10 ribu per unit. Dan bisa digunakan sampai puas selama berada di kawasan wisata ini. Jagalah ban tersebut agar tidak hilang.

Untuk menyewa karpet lesehan bisa disewa seharga 3 ribu per karpet. Lalu untuk penitipan barang bisa disewa seharga 3 ribu per loker tanpa adanya batas waktu. Untuk kamar mandi disewakan seharga 2 ribu per orang. Untuk menyewa WC dan kamar ganti masing-masing seharga seribu per orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *