Usir Penatmu Dengan Berkemah di Taman Nasional Halimun Salak Sukabumi

Diposting pada
Taman nasional halimun salak bogor cidahu adalah tiket masuk gunung curug di wisata flora dan fauna htm harga hutan pinus kantor kawasan kepala rute ke luas macan 2019 pintu no telp pengelolaan photos sejarah simaksi zonasi endah
Foto by instagram.com/uje____/

Alamat: Jalan Raya Cipanas, Kabandungan, Sukabumi Regency, Jawa Barat 43368
Map: KlikDisini
Jam Buka: 06.00-19.00 WIB (Senin-Minggu)
No. Telp: 0266 621 256
WhatsApp: 0812 8661 1962 

Harga Tiket Masuk

HTM: Rp 5.000,-
Parkir Motor: Rp 5.000,-
Parkir Mobil: Rp 10.000,-

Foto by instagram.com/mantaftman/

Untuk bisa memasuki kawasan wisata Taman Nasional Halimun Salak ini kamu harus membayar tiket masuk terlebih dahulu. Dimana tiket masuknya sendiri ialah 5ribu per orangnya.

Sebelumnya kamu pun akan dikenai tiket masuk ketika memasuki kawasan Gunung Salak Endah di pintu gerbang utama sebesar 15ribu. Jadi untuk bisa menikmati panorama keindahan di Taman Nasional Halimun Salak kamu harus menyiapkan total budget sebesar 20ribu.

Selain membayar tiket masuk, kamu pun akan dikenai karcis parkir yang mana satu kendaraan motor dihargai 5ribu dan mobil 10ribu. Untuk biaya tambahan lain terkait aktivitas yang bisa dilakukan di TN. Halimun Salak bisa kamu ketahui saat tiba di lokasi wisatanya.

Jalan Menuju Lokasi

Foto by instagram.com/yentianaayu99/

Untuk bisa sampai di lokasi wisata Taman Nasional Halimun Salak kamu bisa melalui beberapa rute perjalanan diantaranya lewat Bogor, Lebak maupun Sukabumi.

Jika kamu dari arah Bogor maka gunakanlah Tol Jagorawi-Sentul, Tol Bogor Ring Road dan exit tol Yasmin. Kemudian dari pintu keluar tol ambilah jalur IPB/Lewiliang-Nanggung-Desa Curug Bitung.

Kemudian dari sana menujulah ke arah Desa Wisata Malasari-Perkebunan Teh Nirmala Agung. Lalu lanjutkan perjalananmu menuju Kampung Citalahab-Cikaniki Reasearch Centre.

Kemudian jika kamu dari Sukabumi bisa menggunakan jalur Tol Jagorawi-Ciawi. Setelah keluar dari Exit Tol Ciawi menujulah ke arah Parung Kuda-Kabandungan-Cikaniki-Citalahab. Waktu tempuh dari Jakarta menuju lokasi wisata adalah sekitar 4 sampai 5 jam.

BacaJuga:  5 Paket Wisata Murah Ke Ujung Genteng Mulai Dari 650 Ribuan Saja Per Orang

Fasilitas

Foto by instagram.com/bulepotan3/

Taman Nasional Halimun Salak memiliki banyak sekali fasilitas umum yang bisa dinikmati oleh para wisatawan. Beberapa diantaranya yaitu ada Stasiun Penelitian Cikaniki, dimana disini terdapat Jembatan Tajuk Jalur Interprestasi, Spot Jamur Menyala serta Curug Macan.

Kemudian disini kamu pun bisa menemukan banyak fasilitas lainnya yang dapat membuat momen kunjunganmu semakin seru diantaranya seperti canopy bridge, looptrail cikaniki, plot permanen, flying camp, camping ground, homestay, konsumsi, transportasi lokal, pemandu dan tenaga porter.

Dengan adanya fasilitas-fasilitas tersebut diharapkan para pewisata bisa tetap merasa safety dan enjoy dalam melakukan kunjungan ke Taman Nasional Halimun Salak. Dengan begitu tidak perlu ada sesuatu yang dikeluhkan terkait dengan wisata ini.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan

Foto by instagram.com/alfinadmy__/

Jika ingin menjadikan Taman Nasional Halimun Salak, kamu bisa melakukan banyak aktivitas beberapa diantaranya adalah mengunjungi objek wisata di sekelilingnya, camping ground, menginap di homestay, keliling desa wisata, viewing spot, trekking dan masih kegiatan-kegiatan lainnya.

Objek wisata Taman Nasional Halimun Salak terdiri dari dari wisata air seperti sungai, air terjun dan hutan. Perlu kamu ketahui bahwa Hutan Halimun juga terdapat aneka fauna dan flora di dalamnya.

Jika kamu salah satu orang yang suka dengan alam, kami sarankan untuk explore curug atau leuwi di TN. Halimun Salak ini deh. Bukan hanya satu, tetapi disini banyak banget curug yang bisa di explore.

Foto by instagram.com/ptrokta/

Beberapa diantaranya ada Curug Macan, Curug Piit, Curug Cikeris, Curug Sawer, C. Nyunclung, Leuwi Bombang dan Bajing, C. Kecapi, C. Pasakan, C. Walet, Sungai Cikaniki, Sungai Cidura dan masih banyak lagi lainnya.

Selain Curug kamu pun bisa mengunjungi Perkebunan Teh Nirmala Agung, Jembatan Tajuk, Persawahan Terrasering Malasari dan The Glowing Mushroom atau Jamur Menyala. Objek wisata tersebut memiliki dan menawarkan keindahannya masing-masing.

BacaJuga:  13 Pilihan Hotel Murah dan Nyaman di Pelabuhan Ratu, Harga Mulai Rp.200.000
Foto by instagram.com/abdul.khoiir/

Jika kamu tertarik untuk menginap di Homestay TN. Halimun Salak maka terdapat beberapa opsian yang dapat dipilih diantaranya yaitu Guest House & Homestay Citalahab. Penginapan ini mengusung konsep nuansa perkampungan Sunda.

Kemudian ada Homestay Abah Nduy dimana lokasinya berada di belakang persis bangunan rumah sejarah Pendopo Bupati 47. Konsep dari Homestay Abah Nduy ini lebih mengedepankan nilai kekeluargaannya namun tetap ada sentuhan gaya Sunda-nya.

Selain itu kamu pun bisa memilih penginapan yang berada di tengah persawahan yakni homestay Ciwalen. Jika masih kurang puas, masih ada penginapan di Stasiun Penelitian Cikaniki dan Enclave Perkebunan Teh Nirmala Agung yang bisa kamu pilih.

Foto by instagram.com/angga_yna/

Aktivitas selanjutnya yang bisa dilakukan adalah Camping Ground. Disini kamu bisa memilih berkemah di area camping ground yang telah di sediakan diantaranya ada Camping Ground Citalahab, CG. Cisangku, CG. Ciwalen, CG. Nirmala Agung, CG. Ciputri, CG. Sukamantri, CG. Blunder.

Selain camping ground, para pewisata juga diperbolehkan untuk explore desa wisata disini yang mana dibagi menjadi beberapa zona yaitu Desa Wisata Malasari, Kiarasari, Tapos-1, Sukajadi dan Ciasihan.

Sejarah TN. Halimun Salak

Foto by instagram.com/ningrumhidayah/

Taman Nasional Halimun Salak adalah Taman Nasional terluas yang terdapat di Pulau Jawa. Secara administratif kawasan konservasi Tn. Gunung Halimun Salak berada di tiga Kabupaten dan dua Provinsi yakni Kab. Sukabumi dan Bogor Prov. Jawa Barat serta Kab. Lebak Prov. Banten.

Wilayah Gunung Halimun ini telah ditetapkan sebagai hutan lindung sejak tahun 1924. Dulu luas dari kawasan hutan lindung Gunung Halimun ini hanyalah 39.941 ha.

Hingga pada akhirnya setelah melalui proses ekspansi yang cukup lama akhirnya pada tahun 2003 sesuai dengan SK Menteri Kehutanan kawasan konservasi hutan Gunung Halimun ini diperluas dan kemudian statusnya berubah menjadi Balai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak.

BacaJuga:  7 Tempat Ngabuburit Favorit di Sukabumi
Foto by instagram.com/rulianda_s/

Kawasan TN. Halimun Salak ini berada dibawah pengelolaan Kementerian Kehutanan Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam.

Luas kawasan Konservasi kini menjadi 113.357 ha dimana didalamnya terdapat keanekaragaman hayati seperti Flora, Fauna dan Vegetasi Hutan. Dengan adanya keberagaman tersebut tak heran jikalau TN. Halimun Salak ini menjadi surga bagi para peneliti dan pecinta wisata alam.

Menyingkir sejenak dari hiruk pikuk kepadatan Ibukota dengan menikmati panorama alam serta kesejukan udara di TN. Halimun Salak ini sepertinya bisa jadi ide yang menarik.

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.