Baby Margaretha dan Irfan Hakim Sudah Pernah Ke Umbul Ponggok Klaten, Kamu Kapan?

Diposting pada
Baby Margaretha, gambar by instagram.com/babymargaretha1/p/BrxaC_vgDb1/

Lokasi: Jl. Delanggu- Polanharjo No.Ds, Jeblogan, Ponggok, Kec. Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57474
Map: Klik Disini
HTM: Weekday Rp.15.000, Weekend Rp.30.000
Buka/Tutup: 08.00–16.00 WIB
Telepon: 0823-1438-8880

Dengan kawasan perairan yang luas dan sebagian besar masih perawan, membuat Indonesia kaya akan taman-taman bawah air. Beberapa diantaranya bahkan menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara.

Seperti Kepulauan Raja Ampat, Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Wakatobi, Bunaken, Pulau Lengkuas, Pantai Nglambor, Karimun Jawa, Pulau Derawan, Tulamben, Kepulauan Banda, Pulau Weh dan beberapa tempat yang lain.

Dibandingkan dengan nama-nama tersebut, Umbul Ponggok memang terdengar asing bagi para penggemar snorkeling.

Karena nama tempat wisata yang ada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini belum mendunia dan baru sebatas dikunjungi wisatawan di tanah air, itupun mayoritas wisatawan lokal di kawasan Jateng dan sekitarnya.

irfan hakim, foto by @umbul_ponggok

Meski demikian, ada nilai lebih dari Umbul Ponggok yang tidak dimiliki oleh tempat-tempat snorkeling yang lain, yaitu lokasinya yang berada di perairan darat alias memanfaatkan sumber mata air.

Sehingga jauh lebih aman dibanding tempat-tempat snorkeling yang ada di kawasan perairan laut yang berisiko terseret ombak atau terbawa pusaran air laut.

Namun demikian, sikap hati-hati dan waspada tetap harus dimiliki, karena jika tidak, risiko tetap saja ada, sebagaimana yang dialami Alrisna Galang Norendra, seorang mahasiswa Instiper yang meninggal dunia saat sedang asyik berenang di Umbul Ponggok.

Sebagai satu-satunya tempat snorkeling perairan darat yang ada di Indonesia, Umbul Ponggok dipermak sedemikian rupa.

Sehingga tidak hanya digunakan untuk aktifitas renang dan snorkeling saja, tapi juga menjadi objek underwater photography.

Terutama oleh anak-anak muda yang gemar memamerkan foto-foto dan gambar video dengan background yang unik dan menarik di berbagai media sosial, seperti facebook, instagram, youtube, serta yang lain.

Bahkan, sumber mata air yang sudah difungsikan sejak jaman penjajahan ini juga menjadi objek foto pre-wedding bawah air oleh banyak pasangan pengantin.

Karena itulah pihak pengelola Umbul Ponggok menyediakan paket khusus foto prewedding, lengkap dengan fotografer, make up artis, wardrobe atau kostum pasangan pengantin, property dan berbagai peralatan lainnya untuk keperluan foto pre-wedding.

Repost @mutiaramrt

Dengan inovasi yang terus dilakukan dan profesionalitas yang semakin ditingkatkan, menjadikan nama Umbul Ponggok semakin dikenal di kalangan traveller di tanah air.

Dan bukan tidak mungkin suatu saat kelak sumber mata air yang menjadi objek wisata ini juga masuk dalam daftar kunjungan wisatawan mancanegara.

Sejarah Umbul Ponggok

Bagi warga Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, keberadaan Umbul Ponggok bisa jadi merupakan sebuah legenda karena sumber mata air ini sudah difungsikan sejak ratusan tahun yang lalu.

Menurut catatan sejarah berdasarkan bukti-bukti dan data-data yang ada, sekitar tahun 1920, Desa Ponggok merupakan kawasan industri dan menjadi tempat berdirinya Suikerfabriek Ponggok atau Pabrik Gula Ponggok.

Tidak jauh dari Pabrik Gula Ponggok, terdapat pula beberapa pabrik gula yang lain, yaitu Suikerfabriek Karanganom, Suikerfabriek Tjokro Toeloeng dan Suikerfabriek Delanggoe.

Ketika itu daerah di sekitar Ponggok masuk ke dalam wilayah administrasi Kawedanan Ponggok dan banyak keluarga Belanda yang bertempat tinggal di kawasan ini.

Karena sebagian besar karyawan yang menduduki jabatan sebagai manager, administratur, juru buku dan beberapa posisi yang lain adalah warga Belanda.

Mereka bertempat tinggal di sebuah bangunan yang disebut loji dengan letak di sebelah Utara Umbul Ponggok, sementara lokasi Suikerfabriek Ponggok berada di sebelah Timur Umbul (sumber mata air).

Tempo Dulu (foto: kampoengilmu.com)

Selama pabrik-pabrik gula beroperasi, Umbul Ponggok difungsikan sebagai water reservoir atau tempat penampungan air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional Suikerfabriek Ponggok dan Suikerfabriek Karanganom.

Disamping itu, Sumber Air Ponggok yang tidak pernah kering sepanjang waktu juga dimanfaatkan untuk mengairi areal perkebunan tebu yang terhampar di daerah Polanharjo, Karanganom, Ceper dan sekitarnya.

BacaJuga:  Kenapa Harus Pantai Suwuk Kebumen? Simak 6 Alasannya di Bawah Ini

Sekitar tahun 1930-an, Pabrik Gula Ponggok tutup karena terjadi krisis ekonomi menyusul kebangkitan rakyat Indonesia yang ingin memperjuangkan kemerdekaan.

Pasca tutupnya pabrik, water reservoirpun beralih fungsi menjadi irigasi untuk mengairi perkebunan dan sawah warga. Hal tersebut berlangsung sampai sekarang sebelum akhirnya fungsi tersebut bertambah menjadi objek pariwisata.

Disebut Umbul Ponggok, karena Umbul yang diambil dari istilah Jawa memiliki arti Sumber Mata Air, sedang Ponggok merujuk pada desa yang menjadi lokasi dari umbul ini.

Meroketnya nama Umbul Ponggok sebagai salah satu objek wisata, tidak lepas dari peran Pemerintah Desa dan warga sekitar.

Karena merekalah yang berinovasi dan berkreasi, sehingga sumber mata air yang semula hanya berfungsi sebagai irigasi berubah menjadi destinasi wisata yang unik dan menarik dengan mengusung tema snorkeling dan underwater photos.

Hal itulah yang membuat kolam alami ini jauh dari kesan angker, bahkan terkesan fun meski sudah berumur lebih dari satu abad.

gambar by @umbul_ponggok

Tidak sedikit pengunjung yang menjuluki Umbul Ponggok dengan sebutan Bunaken van Klaten.

Karena sensasi yang ditawarkan tempat wisata ini berupa jernih dan segarnya air serta indahnya pemandangan bawah air seperti sedang menyelam di kawasan perairan Bunaken.

Tidak heran jika dari waktu ke waktu para wisatawan yang berkunjung ke Umbul Ponggok terus mengalami peningkatan.

Di sepanjang tahun 2019 misalnya, rata-rata jumlah pengunjung pada hari-hari biasa sebanyak 2.000 orang, pada hari libur mencapai 3.000 orang dan pada libur lebaran bisa meningkat hingga 5 kali lipat.

Rute Jalan

Berkunjung ke Umbul Ponggok, tidak dapat dilakukan dengan naik transportasi umum, karena memang tidak ada trayek transportasi umum yang menuju ke lokasi.

Hal itulah yang menjadi salah satu penyebab sulitnya mengenalkan tempat wisata ini kepada masyarakat umum, karena letak Desa Ponggok memang cukup jauh dari jalan raya yang menghubungkan Yogyakarta dengan Solo.

Namun demikian, akses jalan yang menuju objek wisata relatif baik dan dilengkapi dengan papan penunjuk jalan untuk memudahkan para wisatawan.

Itu sebabnya bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil, tidak akan kesulitan untuk menemukan lokasi Umbul Ponggok.

Dengan tidak adanya sarana transportasi umum, maka bagi pengunjung yang datang dari Jakarta, Bandung dan wilayah di sekitarnya, setelah turun dari pesawat, kereta api atau bus, untuk menuju ke lokasi tidak ada cara lain kecuali harus terlebih dahulu menyewa mobil atau motor.

Power Dive (Walker), foto: kampoengilmu.com

Bagi wisatawan yang datang dari Jogja, Sleman, Bantul, Kebumen dan Purworejo, cara untuk menuju ke lokasi dengan terlebih dahulu mencari GOR Klaten.

Setelah ketemu, ikuti jalan utama yang menuju ke atah Karanganom. Di sepanjang perjalanan nanti akan ada papan penunjuk jalan dan ikuti arah yang ditunjukkan hingga bertemu dengan pertigaan yang berada di tengah areal persawahan dan sepi dari penduduk.

Belokkan kendaraan ke arah kanan dan ikuti jalan tersebut sampai bertemu lagi dengan pertigaan yang suasana sekelilingnya cukup ramai.

Dari sini Anda dapat mengambil jalan yang berbelok ke kiri dan sekitar 50 meter kemudian akan Anda temukan lagi sebuah pertigaan.

Belokkan kendaraan ke kanan dan ikuti terus jalan utama sampai Anda menemukan area yang ditempati tambak ikan. Alamat yang Anda tuju tidak seberapa jauh dari lokasi tambak-tambak ikan tersebut, tepatnya di sisi kiri jalan.

Karena jalan yang harus ditempuh cukup berliku dan melewati banyak pertigaan, jika di tengah jalan Anda merasa bingung, aktifkan google map dan tidak perlu malu untuk bertanya pada penduduk yang ditemui di perjalanan.

Bagi wisatawan yang berangkat dari Solo, rute untuk menuju ke lokasi diawali dengan mencari Pasar Delanggu.

Setelah melewati perempatan lampu merah pasar, bawa terus kendaraan hingga 200 meter ke depan dan bertemu Toko Jempol yang berada di sisi kanan jalan.

BacaJuga:  6 Cafe Paling Nge-Hits di Kebumen, Cocok Untuk Ngumpul Bareng Kawan2

Belokkan kendaraan ke arah kanan dan ikuti terus jalan yang menuju ke Polanharjo tersebut. Aktifkan GPS jika merasa bingung karena memang banyak pertigaan yang harus dilalui. Tapi selama mengikuti jalur utama, Anda tidak akan sampai tersesat.

photo by @jogjawisataindonesia

Saat menyusuri jalan yang menuju Polanharjo ini, carilah rambu penunjuk jalan ke Karanganom atau ke arah Klaten hingga Anda menemukan sebuah gapura berukuran besar.

Sesampai di gapura bertuliskan “SELAMAT DATANG DI DESA WISATA AIR PONGGOK”, Anda tinggal membawa kendaraan memasuki perkampungan hingga bertemu Tugu Ikan.

Berbeloklah ke arah kiri dan alamat yang dituju berjarak sekitar 50 meter dari Tugu Ikan.

Untuk yang mengawali perjalanan dari Semarang, Boyolali dan Salatiga, dapat langsung menuju Klaten dengan melalui Jatinom.

Sesampai di Pasar Jatinom, arahkan kendaraan menuju Terminal Penggung dan sebelum sampai terminal, akan Anda jumpai markas Koramil di dekat pertigaan di sisi kanan jalan.

Ambil jalan yang berbelok ke kanan, dan ikuti jalan tersebut hingga sampai ke Umbul Ponggok.

Pesona Keindahan

Dikelilingi hamparan persawahan dengan pepohonan rindang di sekitar kolam alam, menjadikan suasana sejuk dan asri yang disuguhkan untuk pertama kali oleh Umbul Ponggok kepada pengunjung yang datang.

Baru setelah itu, air yang jernih dan segar menjadi hidangan utama. Begitu jernihnya air yang ada di tempat ini, membuat dasar kolam yang terdiri atas pasir, bebatuan, bahkan lumut yang ada di dasar kolam, dapat dilihat dengan jelas dari atas permukaan air.

foto by @delarova

Tidak hanya itu, ratusan bahkan mungkin ribuan ekor ikan dengan berbagai bentuk, warna dan ukuran berenang ke sana kemari di dalam kolam alam yang memiliki ukuran 50 x 25 meter2 dengan tingkat kedalaman antara 1,5 – 2,6 meter ini.

Meskipun sumber mata air ini dipenuhi oleh berbagai jenis ikan, soal kualitas air tidak perlu dikhawatirkan.

Bau amis sedikitpun tidak akan tercium, karena air yang memenuhi seisi kolam selalu baru disebabkan sumber mata air yang terus menerus mengisi kolam, sementara air yang sebelumnya memenuhi kolam, dialirkan keluar untuk mengairi area persawahan.

Sejuk, segar dan jernihnya air, membuat siapapun akan tergiur untuk sesegera mungkin menceburkan badan dan berenang menjelajahi luasnya kolam.

Untuk pengunjung yang datang dengan membawa anak-anak, tidak perlu merasa khawatir, karena pihak pengelola sudah menyiapkan kolam renang khusus untuk anak-anak serta membuat fun anak-anak dengan berbagai wahana permainan.

Tidak hanya itu, bagi pengunjung yang tidak ingin berbasah-basah, dapat menyewa perahu untuk digunakan berkeliling di seputar kolam alam.

Atau meyaksikan keceriaan pengunjung sambil menikmati secangkir kopi, teh maupun minuman lainnya ditemani berbagai macam snack dan jajanan ringan di sebuah cafe yang ditempatkan persis di pinggir kolam.

Karena itu, tidak salah jika tempat rekreasi ini dikunjungi bersama keluarga.

Paket foto prewedding, foto by nativeindonesia.com

Tidak hanya di atas permukaan air saja pengunjung dapat bersenang-senang, tapi juga di kedalaman air.

Jernihnya air dari sumber mata air yang tidak pernah berhenti mengisi luasnya kolam, membuat pengunjung dapat melihat dengan sangat jelas pasir dan bebatuan yang ada di dasar kolam, serta bermain bersama ikan-ikan.

Karena itulah ditempat ini disediakan pula tempat penyewaan peralatan power dive (walker) untuk berjalan-jalan di bawah air serta peralatan snorkeling yang meliputi swim suit, kaki katak, tabung oksigen dan googles.

Bagi mereka yang belum pernah melakukan aktifitas snorkeling, tersedia bimbingan gratis dari pemilik tempat penyewaan peralatan snorkel.

Diantara berbagai macam aktifitas yang dapat dinikmati pengunjung di Umbul Ponggok, salah satu yang menjadi favorit adalah membuat foto di bawah permukaan air.

Berbekal kamera underwater, pengunjung dapat berfoto ria dengan background ikan-ikan yang sedang berenang di sekeliling atau ditemani dengan berbagai jenis property.

BacaJuga:  Ketupat Jembut, Tradisi Unik Saat Lebaran di Semarang

Seperti sepeda kayuh, sepeda motor dari berbagai jenis, jet sky, tenda, becak, laptop, TV, set taman, dan property menarik lainnya.

Hasil dari foto-foto bawah air tersebut, dipastikan akan unik dan menarik, sehingga tidak saja pantas untuk disimpan dan dijadikan kenangan, tapi juga dipamerkan di lini media sosial.

Bagi pengunjung yang ingin berfoto di bawah air, dapat dilakukan dengan menggunakan kamera pribadi atau dengan menyewanya di rental kamera yang tersedia di lokasi wisata.

Untuk yang memakai kamera pribadi, background yang tersedia hanya ikan-ikan dan jernihnya air di kedalaman kolam, karena berbagai property yang bisa dijadikan latar belakang foto hanya diperuntukkan untuk mereka yang memanfaatkan kamera sewaan.

Property itupun tidak dipinjamkan dengan gratis, melainkan harus disewa. Jadi, pengunjung harus membayar double, yaitu membayar tarif untuk sewa kamera dan tarif untuk sewa property dengan harga yang bervariasi, tergantung dari jenis property yang dipilih.

Harga Tiket Masuk

Menghadirkan tempat rekreasi pemandian yang berbeda dari kolam pemandian pada umumnya, harga tiket masuk ke Umbul Ponggok terbilang murah, karena setiap pengunjung hanya dikenakan tarif sebesar Rp.15.000 per orang.

Hanya saja, harga tiket tersebut praktis hanya untuk dapat mandi dan berenang di kolam alami, kolam anak-anak serta menikmati arena permainan anak

Fasilitas

Sementara untuk fasilitas-fasilitas yang lain, semuanya berbayar karena pengelolaannya tidak dilakukan tersentral melainkan dikelola secara pribadi oleh warga setempat.

Tempat Persewaan Peralatan Snorkeling (foto: jarangpanas.com)

Dengan sistem pengelolaan seperti itu, sisi negatifnya membuat tempat wisata ini menjadi terkesan mahal, karena segala sesuatu harus ditebus dengan uang, sedang sisi positifnya semua fasilitas yang tersedia sangat representatif karena dikelola secara profesional.

Diantara berbagai fasilitas yang tersedia dan harus dibayar tersebut adalah: kamar mandi dan toilet, ruang ganti pakaian, cafe serta warung-warung yang menjual berbagai jenis makanan.

Satu-satunya fasilitas umum yang gratis hanya mushollah, meski tidak ada salahnya bagi pengunjung untuk mengisi kotak infaq yang tersedia.

Selain fasilitas umum tersebut, pengunjung yang ingin menyewa kamera underwater dikenakan tarif sebesar Rp.60.000 per-30 menit maksimal untuk 4 orang atau Rp.100.000 per-jam maksimal untuk 7 orang.

Jika ingin menambah property, ongkos sewanya bervariasi, seperti sewa sepeda Rp.30.000, set taman/laptop/TV Rp.60.000 set kursi dan tenda Rp.100.000, set love/ayunan/motor/becak Rp.100.000, ayunan double/jet sky Rp.150.000.

Sedang untuk sewa tempat dan sesi pemotretan prewedding seharga Rp.300.000.

Bagi pengunjung yang ingin jalan-jalan di air, tersedia paket power dive (walker) seharga Rp.150.000 sudah termasuk dokumentasi foto dan Rp.200.000 termasuk foto dan video.

Untuk peralatan snorkel yang meliputi swim suit, sepatu katak, tabung oksigen, googles serta bimbingan sebelum menyelam dikenakan tarif sebesar Rp.250.000.

Pengunjung yang bermaksud untuk mengambil gambar foto prewedding, selain dapat melakukannya dengan hanya menyewa tempat dan sesi pemotretan seharga Rp.300.000.

Dapat pula menyewa Paket Prewedding Standard seharga Rp.2.000.000 dengan fasilitas waktu pemotretan selama 1 hari penuh, biaya sewa tempat pemotretan, 3 crew fotografer dan dokumentasi.

Atau Paket Prewedding Full seharga Rp.3.000.000 dengan fasilitas waktu pemotretan sehari penuh, biaya sewa tempat pemotretan, 1 orang make up artis, 3 crew fotografer, wardrobe atau kostum serta dokumentasi dalam bentuk CD dan dalam bentuk cetak.

Meski kolam pemandian alami yang buka setiap hari pada jam 07.00 – 17.00 ini terkesan mahal.

Namun dengan keunikan yang dihadirkan ditambah foto-foto underwater menawan yang bisa dihasilkan, membuat kunjungan yang Anda lakukan ke tempat wisata ini akan memberikan kesan yang mendalam.

gambar by instagram.com/babymargaretha1/p/BrxaC_vgDb1/
Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

One thought on “Baby Margaretha dan Irfan Hakim Sudah Pernah Ke Umbul Ponggok Klaten, Kamu Kapan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.