10 Foto Jalan Braga Bandung Kota Malam Hari Nightlife, Sejarah + Peta Wisata Kuliner

Posted on
Jalan braga di kota bandung mp3 wikipedia waktu malam wisata menuju city walk website weather web wonosobo hetty koes endang lirik restoran rute revitalisasi resto ramen ringan roti tempo dulu trans studio trotoar tentang turki toko kamera kamal youtube yeon yudi usul indonesia intelek ibis outlet payung pop sunda peta panjang parkir pandora penginapan perbaikan pijat plus lagu lirik lyric lokasi landmark letak legenda lukisan kaa kuliner ke kaskus menjelang karaoke dari cimahi hotel hostel kisah hari hukuman ngepel hidangan hiburan history colonial google map gambar gedung gereja guru foto festival favehotel fungsi final darso ditutup degung dimana download sekarang suatu salon sarapan sekarang sejarah suasana sugarush singkat solo adalah ada apa attractions aston masuk massage mengepel murah mula misteri mitos motor no 29 129 123 nama naik near nunes nusantara nightlife bebek bioskop bola bojonegoro varela valak video cafe cerita cup zombie xxi pemerintahan hindia belanda menggugat belanja tertua culinary night doeloe
Jalan Braga, Foto: kompasiana.com

Lokasi: Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
Map: Klik disini
HTM: gratis
Buka/Tutup: 24 jam
Telepon:

Treveler ke Bandung? Jangan lupa singgah ke Jalan Braga. Jalan ini menjadi jalan utama di Kota Bandung yang sudah dikenal sejak jaman pemerintahan Hindia Belanda, yang hingga kini masih dipertahankan dan pernah dikenal dengan Parjis van Java. Jalan yang menjadi pusat keramaian dan bisnis utama di Kota Bandung ini dijadikan sebagai jalanan protokoler, sebagai terusan jalan utama dari arah Gedung Konferensi Asia Afrika.

Jalan Utama di Paris Van Java, Foto: 1001malam.com

Sejarah Jalan Braga

Konon, Jalan Braga hanyalah jalan kecil yang sunyi sehingga dijuluki Jalan Culik karena rawan. Kata Braga sendiri dalam bahasa Sunda Ngabaraga mempunyai arti bergaya. Sedang pada era tahun 1882, Asisten Residence Bandung, Pieter Sitjhoff, menamai jalan ini dengan Bragaweg yang kemudian diperkeras dengan batu kali dan sepanjang jalan dihiasi lampu minyak. Semakin megah lah Jalan Braga kala itu, sehingga dapat menarik perhatian banyak kalangan elite, seperti Belanda, Cina, atau orang pribumi yang bargaul di Bragaweg.

Braga semakin melegenda semenjak banyak toko elit yang berdiri di kawasan itu yang menjual barang-barang berkelas. Bandung kemudian berkembang pesat menjadi pusat pemerintahan, kesenian, hiburan, ekonomi dan intelektual pada masa itu. Berbagai fasilitas yang disengajakan bergaya Eropa ini mempunyai salah satu tujuan agar orang Eropa yang berada di Bandung masih bisa mempertahankan gaya hidupnya.

Braga City Walk, Foto: 1001malam.com

Jalan Braga mendadak menjadi ramai ketika banyak usahawan Belanda berbondong-bondong mendirikan tempat hiburan, toko-toko dan bar. Ditambah lagi dengan keberadaan butik yang megah ala Paris, gedung Societeit Concordia (sekarang menjadi gedung merdeka) yang menjadi tempat berkumpul para bangsawan, hotel Savoy Homann, juga beberapa gedung megah lainnya yang semakin menambah keramaian dan memperelok suasana disekitar Jalan Braga ini.

Dibalik sisi baiknya, terdapat sisi buruknya yaitu semenjak berdirinya tempat-tempat hiburan malam jalan ini menjadi amat dikenali oleh para turis. Nah, dari sinilah Kota Bandung mendapat predikat sebagai kota kembang. Semenjak saat itu, para warga masyarakat Bandung membuat selembaran pengumuman yang berbunyi, “Para Tuan Turis sebaiknya mengunjungi Bandung dengan meninggalkan istri atau membawa istri.”

Jalan Legendaris di Kota Bandung, Foto: sebandung.com

Terlepas dari sisi buruknya, di Jalan Braga ini selain berwisata sejarah kita juga disambut dengan beberapa sajian kuliner seperti restoran, café, hingga pusat perbelanjaan. Sebagai pusat berbelanja yang populer, sebuah kawasan terpadu  Braga City Walk atau bisa dengan sebutan One Stop Holiday  ini merupakan citra  dari Jalan Braga Bandung.

Braga City Walk sebuah kawasan yang berkonsep gabungan dilengkapi dengan Cinema XXI, Food Court, dan Favehotel Braga. Selain Favehotel Braga yang terkenal, masih ada beberapa hotel lain disekitar jalan ini, yaitu: Aston Braga Hotel dan Residence Bandung, Gino Feruci Braga, dan Ibis Styles Bandung Braga. Disekitar Braga City Walk ini terdapat bangunan kuno yang sering dijadikan spot foto untuk mengabadikan momen-momen penting.

Tur Jalan Braga, Foto: easybook.com

Kawasan di Jalan Braga ini menjadi tempat favorit pengunjungnya dan akan terlihat ramai sekali ketika akhir pekan atau liburan anak sekolah. Dimana akan terlihat muda-mudi yang berlalu lalang menikmati keramaian yang ditawarkan di Jalan Braga ini.

Selain Braga City Walk, selanjutnya traveler akan dimanjakan dengan adanya jajaran pilihan kuliner yang dapat dipilih sesuai kemauan hati tergantung selera dan isi kantong. Cafe-café dan tempat kuliner di sekitar Jalan Braga dikonsep menarik dengan dominasi berupa bangunan tinggalan jaman kolonial Belanda.

Selalu Ramai, Foto: tripadvisor.com

Berikut adalah beberapa tempat kuliner yang recommended terdapat di Jalan Braga: Pertama, dengan bangunan Belanda tuanya yang diperelok restoran Braga Punya Cerita ini menawarkan berbagai macam kuliner lokal yang amat memanjakan lidah. Beberapa menunya adalah Ayam Pedas Braga, Iga Bakar Nipon, Ikan Nila Cobek Atalia Kamil, Jengkol Braga hingga menu pasta yang membuat lidah ketagihan rasa creamy dan gurihnya. Braga Punya Cerita yang terletak dipusat kota ini bertepatan di Jalan Braga nomor 64.

Kedua, terdapat café dengan desain yang super unik dan cantik layaknya bis yang bertingkat dengan warna biru yang mempesona. Di café ini banyak sekali menu steak mulai dari Steak Sirloin Asia Afrika, Steak Tenderloin Merdeka, Steak Rib Eye Braga, Steak Meat Lover Alun-alun, hingga Sashlik Gedung Sate. Tetapi bagi yang tidak suka dengan steak, jangan khawatir. Karena disini tersedia menu-menu lain, seperti Nasi Ayam Binong, Nasi Cumi Sasu BBQ Alun-alun, dan beberapa sajian yang manis-manis.

Ketiga, bagi para traveler pecinta yang manis-manis dan ingin bersantai atau sekedar rehat dengan meminum kopi, café SugaRush ini menjadi pilihan yang pas sekali. Di café ini ada macaroon, mango cheesecake, hingga churros dengan rintik gula manis yang menjadi favorit pengunjung. Selain menu-menu spesial tadi terdapat juga menu pasta seperti Lion Pasta dan Pesto Pasta.

Sore Hari di Jalan Braga, Foto: easybook.com

Keempat, ada restoran The Kiosk Braga yang tersebar di Balubur Town Square, Ciwalk Dago, Setiabudi, dan Braga Citywalk. Disini traveler ditawarkan beberapa menu lezat seperti Mie Kocok Kebon Jukut, Nasi Liwet Sambal Hejo lengkap dengan telur bumbu kuning. Selain menu makanan sebagai pengobat rasa lapar, terdapat juga camilan tradisional enak seperti tahu gejrot hingga wedang ronde jahe. Café dengan waffle-nya yang selalu membuat ketagihan ini terletak di Jalan Braga nomor 83.

Kelima, Café yang sengaja didesain dengan nuansa interior yang khas masa kolonial dari depan hingga café bagian dalam. Berada di café ini serasa memasuki lorong masa lampau. Para saudagar kaya dan petinggi lah yang biasanya menghabiskan uang mereka di café ini. Namun tidak perlu khawatir, karena harga yang ada disini masih dapat dijangkau dengan biaya dipatok mulai Rp. 21.000.

Keenam, bagi pecinta mie pedas dapat menantang keberanian pedasnya di Kedai Mie Reman.  Dalam bahasa Sunda, reman diartikan sebagai preman. Yang dikedai ini dimaknai dengan mie reman yang pedasnya level tinggi.

Jalan Braga Begitu Menarik Bagi Para Fotografer, Foto: suherlin.com

Ketujuh, tempat yang akan membawa penikmatnya ke suasana masa kolonial yang menunya dibandrol dengan harga murah meriah dengan rasa yang tak kalah lezat adalah Braga Permai yang telah berdiri sejak bangsa ini masih dijajah oleh Kolonial Belanda. Restoran ini dapat dijumpai traveler di Jalan Braga nomor 58. Ketika kita memasuki resto ini, kita akan dihadapkan pada suasana yang serba unik. Mulai dari pelayan. Mayoritas resto dilayani oleh seorang pelayan yang cantik, namun berbeda di resto Braga Permai ini yang pelayannya kebanyakan dari kaum dewasa bahkan ada yang usianya senja, yang sebagian dari mereka adalah pelancong dari luar negeri.

Untuk masalah pelayanan, di Braga Permai ini mereka tak kalah gesit dan ramah kepada setiap pengunjung. Untuk menu yang paling direkomendasikan adalah Salmon Lionis yang terbuat dari ikan Salmon yang dipanggang kemudian diberi lelehan saus dan potongan kentang yang semakin membuat lidah ketagihan. Setelah itu, kita dapat mencoba aneka es krim, steak, cocktail hingga mocktail.

Kedelapan, terdapat tempat nongkrong dekat favehotel yang paling digandrungi anak muda yaitu Braga Art Café terletak di Jalan Braga nomor 68. Ketika kita memasuki café ini, kita akan disuguhkan dengan nuansa jaman dahulu dengan berbagai barang antik dan furnitur yang khas tempo dulu. Selain itu, dengan tema vintage-nya yang mempesona, setiap pengunjung yang datang pasti akan tertarik untuk mengabadikan momennya di Braga Art Café ini.

Disekitar Jalan Braga, Foto: tripadvisor.com

Kesembilan, jika kita mencari tempat café yang tersedia menu steak yang sangat lezat, di café La Baraga lah tempatnya. Sebuah café yang selain menyediakan steak yang lezat juga terdapat menu Mediterania, Asia dan menu-menu Indonesia. Restoran steak yang berjarak 1 km dari Braga Permai resto ini terletak di Jalan Braga nomor 54.

Kesepuluh, mencari tempat nongkrong yang seru sambil menyaksikan keramaian yang ada di Jalan Braga? Coffe shop Starbucks Braga adalah tempat yang tepat. Coffe shop ini terletak di Jalan Braga no 99-101.

Kesebelas, terdapat warunk upnormal yang terletak di Jalan Braga nomor 78 dengan menu yang dibandrol dengan harga yang murah cocok untuk mahasiswa atau anak muda yang sekedar nongkrong ngerjain tugas atau sekedar hang out rasa enak dan kekinian.

Keduabelas, ada tempat makan yang bernama The kiosk dikonsep dengan model jungle, tembok yang terlihat kaya bebatuan dan tanaman dipinggiran mirip dihutan, dengan interior yang unik dan pelayanan yang cepat meski ramai.

Setelah mencoba berbagai kuliner khas Bandung yang berada di Jalan Braga ini, jika traveler ingin menikmati keindahan dan larut dalam keramaian di Jalan Braga ini maka akan melihat kursi-kursi disepanjang jalan yang dapat diduduki ketika lelah dan bunga-bunga yang bergelantungan di sepanjang tiang-tiang yang ada dijalanan yang semakin membuat kota ini terlihat cantik.

Hotel Dekat Jalan Braga Bandung, Foto: hotelbandung.asia

Hotal di Jalan Braga Bandung

Ketika traveler sudah lelah dan butuh tempat untuk rehat, di Jalan Braga ini terdapat beberapa tempat penginapan diantaranya:

  1. Aston Braga Hotel dan Residence Bandung yang terletak di Jalan Braga nomor 99-101, Braga City Walk, Bandung.
  2. Gino Ferucci Braga Hotel Bandung yang terletak di Jalan Braga nomor 67, Bandung.
  3. Favehotel Braga terletak di Jalan Braga nomor 99-101, Braga City Walk, Bandung.
  4. Ibis Styles Bandung Braga terdapat di Jalan Braga nomor 8, Bandung.
  5. Cheg Bon Hostel Bandung.

Oleh-oleh Khas Bandung

Setelah dimanjakan dengan berbagai bangunan megah yang meliputi pusat perbelanjaan, hotel, gedung-gedung megah, restoran hingga kedai, traveler dapat membeli oleh-oleh untuk keluarga atau teman yaitu:

Pisang Bollen Kartika Sari, toko yang berkantor pusat di Jalan H. Akbar nomor 4 Kebun Kawung ini menyediakan pisang bollen lezat yang membuat ketagihan. Makanan yang sudah populer semenjak era 1970an ini cita rasanya dijamin tidak akan berubah.

Gepuk Nyonya Ong wajib dijadikan daftar oleh-oleh Khas Bandung yang tidak boleh ketinggalan untuk dibeli. Toko yang berlokasi di jalan Dr. Djunjunan 155E menyediakan gepuk yang berasal dari olahan daging sapi yang populer dengan sebutan ‘empal.’ Tidak hanya daging sapi, ditoko ini juga menyediakan olahan daging ayam  yang dibuat dengan ebrbagai varian rasa seperti beef less sugar, chicken original, dan chichken crispy.

Surabi saat ini pun tak bisa dibilang ‘makanan kampung’ karena berbagai varian rasa yang telah diciptakan menjadikan surabi  sajian lezat yang mengikuti perkembangan zaman. Makanan lezat ini terletak di Jalan Setiabudi dengan varian rasa mulai dari oncom sampai kismis.

Peuyeum merupakan salah satu oleh-oleh khas Bandung yang dapat dijumpai di Cihampelas yang biasanya digantung didepan kios sehingga para wisatawan dengan mudah mengenali tempat yang menjual peuyeum.  Selanjuntnya, masih ditempat yang sama terdapat oleh-oleh yang bernama Oncom Raos yang merupakan produk olahan dari kacang yang difrementasi.

Lengkap sudah semua yang dicari tersedia dalam satu kawasan kota Bandung. Then, masih ragu untuk mengunjungi Braga Kota Bandung?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *