10 Gambar Kebun Binatang Surabaya KBS, Harga Tiket Masuk Bonbin, Sekarang Ditutup? + Alamat Wisata

Posted on
Kebun binatang surabaya kbs tiket masuk harga sekarang gambar alamat wisata nama ditutup lokasi sejarah peta denah memprihatinkan zoo logo jawa timur youtube website artikel tentang info cctv lowongan kerja letak staf hamili orang utan indonesia jerapah 2017 mati baru saat ini wikipedia buka jam brp terkejam dunia akan adalah angker angkutan umum aquarium arah cerita dalam bahasa cara ke contact person horor contoh makalah misteri
Pintu Gerbang KBS. Foto: csr.id

Lokasi: Jl. Setail No.1, Darmo, Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60241
Maps: Klik Disini
HTM: Rp. 15.000,-
Buka/Tutup: 08.00 – 16.00 WIB (Senin – Jumat), 07.30 – 16.30 WIB (Sabtu – Minggu)
Telepon: (031) 5674708

Liburan bersama keluarga menjadi salah satu acara mengisi waktu liburan yang menyenangkan. Terutama menghabiskan waktu dengan menikmati dan melihat hewan-hewan di Kebun Binatang tentu menjadi salah satu kegiatan yang sangat bisa memanjakan anak-anak. Hampir di setiap kota di Indonesia ini memiliki taman rekreasi liburan yang pas untuk keluarga.

Kebun binatang memang menjadi salah satu tempat yang pas untuk dikunjungi bersama keluarga. Di Jakarta ada Kebun Binatang Ragunan dan juga Taman Safari yang bisa dikunjungi untuk memanjakan anak-anak. Sedangkan di kota pelajar Yogyakarta juga sudah ada Kebun Binatang Gembira Loka yang sangat komplit dan memiliki berbagai macam satwa yang siap memanjakan para wisatawan.

Sementara di kota pahlawan Surabaya, juga terdapat Kebun Binatang yang bernama Kebun Binatang Surabaya yang menyajikan berbagai macam satwa yang sangat komplit dan juga lengkap. Meski sekarang ini kerap mendapat sorotan dan juga perhatian dari masyarakat, masih ada sedikit sisi hiburan di dalamnya.

Patung Suro dan Boyo di KBS. Foto: detik.com

Mengenal Kebun Binatang Surabaya

Kebun Binatang Surabaya atau KBS alamat dan juga lokasi serta letaknya berada di Jalan Setail No. 1 Surabaya. Kebun binatang ini memang dahulu sempat terkenal menjadi salah satu kawasan wisata rekreasi yang sangat menarik dan juga menjadi kebun binatang terbesar yang ada di Asia Tenggara.

Hal ini bisa terlihat dengan koleksi satwa yang dimiliki oleh Kebun Binatang Surabaya tersebut. Ditambah lagi letak dari kebun binatang ini sendiri sangat strategis. Dimana berada di dekat patung “Suroboyo”, yang memiliki simbol atau ikon ikan Hiu dan Buaya yang menjadi lambang dari kota Surabaya. Kawasan wisata rekreasi KBS ini sendiri sangat mudah untuk dikunjungi. Pasalnya akses menuju ke kebun binatang tersebut dekat dengan terminal utama yaitu Joyoboyo.

Di kebun binatang tersebut tercatat ada sekitar 351 spesies dan juga sekitar 2000 hewan yang hidup di sekitar kawasan kebun binatang tersebut. Dan tentu saja satwa ini berasal dari penjuru Indonesia dan sebagian ada yang termasuk ke dalam spesies langka dari belahan dunia. Ada banyak satwa mulai dari mamalia, reptil hingga unggas.

Di sini para pengunjung bisa melihat satwa-satwa ini yang dikelompokkan ke dalam berbagai kategori. Seperti contohnya unggas atau burung yang biasa disebut Aves. Di sini para pengunjung bisa melihat jenis pelikan Australia dan juga burung merak serta Jalak Bali. Lalu ada pula burung unta. Sementara dari sektor mamalia sudah ada harimau sumatera, macan tutul dan juga harimau putih serta singa dan beruang.

Selain mamalia, di Kebun Binatang Surabaya ini juga terdapat area kandang untuk primata. Di sini para wisatawan bisa melihat orangutan, simpanse hingga babon dan juga bekantan. Semua spesies primata diletakkan di area paling belakang dari Kebun Binatang Surabaya tersebut. Sementara untuk koleksi satwa yang dilindungi dan juga langka adalah komodo. Para wisatawan bisa melihat hewan langka di Indonesia yaitu Komodo. Selain itu ada pula tapir, anoa hingga babi rusa yang bisa disaksikan oleh para pengunjung.

Signage Kebun Binatang Surabaya. Foto: wisatatiga.com

Kebun binatang Surabaya ini memang menjadi tempat konservasi bagi para satwa yang ada di sini. Di sini pula sudah ada satwa dari air tawar dan juga air laut yang berada di area Aquarium. Di Aquarium ini sudah terdapat berbagai macam satwa seperti Arapaima gigas yang menjadi salah satu ikan air tawar terbesar yang ada di dunia. Ikan ini berasal dari hutan Amazon di Amerika Selatan. Dan seperti yang disebutkan bahwa sudah ada spesies binatang reptil yang bisa dilihat seperti ular, buaya, penyu hingga iguana. Untuk harga tiket masuknya sendiri sekitar 15 ribu untuk per orang.

KBS Zoo ini memiliki jam operasional yang akan dibuka setiap jam 8 pagi hingga 4 sore WIB. Kebun binatang tertua di Indonesia dan juga Asia ini sudah ada sejak bulan April 1918. Dengan luas area mencapai 15 hektar tersebut, membuat kawasan Kebun Binatang Surabaya ini menjadi salah satu taman rekreasi yang keluarga di saat itu. Selain itu kebun binatang ini juga mempunyai peran penting sebagai tempat pendidikan keluarga dan juga rekreasi. Di sini sudah tersedia sarana dan juga prasana serta laboratorium hidup untuk mengenal satwa lebih dekat.

BacaJuga:  10 Gambar Pantai Sanggar Tulungagung Jatim + Rute Jalan Menuju Lokasi
Suasana area depan KBS. Foto: lihat.co.id

Sejarah Kebun Binatang Surabaya

Menurut cerita sejarah Kebun binatang Surabaya ini berdiri tahun 1916 atau lebih tepatnya di tanggal 31 Agustus 1916. Ketika itu namanya adalah Soerabaiasche Planten-en Dierentuin yang berdasarkan sesuai SK Gubernur Jenderal Belanda pada masa itu. Dibangunnya kebun binatang Surabaya ini berdasarkan ide dan prakarsa dari H.F.K. Kommer. Ia merupakan salah satu penyayang binatang dan satwa. Oleh sebab itu Kebun Binatang Surabaya ini dibangun untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai satwa tersebut .

Pertama kali didirikan, Kebun Binatang Surabaya ini memiliki sistem kepengurusan yang sangat rapi. Di kala itu susunan kepengurusan kebun binatang ini dipimpin oleh J.P Mooyman. Sementara yang mengisi posisi sekretaris ada A.H. de Wildt. Di posisi bendaraha sendiri di isi oleh P Egos dan 6 orang lainnya yang terdiri dari A. Lenshoek, F.C. Frumau dan juga J. Th. Lohmann. Dan 3 orang lainnya adalah H.C. Liem, M.C. Valk, dan Edw. H. Soesman.

Di awal berdirinya kebun binatang ini letaknya berada di daerah Kaliondo. Dan di tahun 1917 kemudian di pindahkan ke Groedo. Akan tetapi hanya bertahan sekitar 3 tahun. Di tahun 1920 ini kebun binatang Surabaya dipindahkan ke daerah Darmo. Pasalnya di daerah ini memiliki luas mencapai 30 ribuan m2. Tentu saja sangat mendukung untuk mendirikan kebun binatang.

Proses berdirinya kebun binatang tersebut tentu saja bukan halangan. Pasalnya di awal pembangunanya ini ada rencana kebun binatang tersebut akan di bubarkan dan dipugar. Alasan utama tentu saja biaya operasional untuk memberikan makan para satwa yang sangat tinggi. Praktis tidak bisa menutup semua biaya operasional dengan mengandalkan tiket masuk saja.

Satwa Gajah di KBS. Foto: maxmonroe.com

Proses penutupan tersebut ditentang oleh banyak pihak. Banyak para pengurus kebun binatang yang tidak setuju jika kebun binatang ini ditutup atau dibubarkan. Apalagi tujuan utama untuk memberikan hiburan sekaligus konservasi satwa di Surabaya dan Jawa. Oleh sebab itu proses rapat atau meeting diantara para anggota pengurus kebun binatang menghasilkan keputusan W.A Hompes menggantikan posisi J.P Mooyman sebagai ketua pengurus.

Hasilnya denagn berbagai cara dan juga usaha akhirnya ketua baru tersebut melakukan pendekatan kepada pemerintah Surabaya ketika itu guna memperhatikan kebun binatang ini. Dan akhirnya area kebun binatang tersebut bisa terbeli lahan dengan luas 32.000 m2 yang berasal dari sumbangan Maskapai Kereta Api atau OJS. Sekarang ini kebun binatang tersebut memiliki luas sekitar 15 hektar.

Satwa jerapah di KBS. Foto: bbc.com

Akses menuju Kebun Binatang Surabaya

Kawasan wisata rekreasi Kebun Binatang Surabaya ini letaknya berada di area yang strategis. Berdekatan dengan alun-alun Surabaya dan juga patung landmark dari Surabaya. Praktis para wisatawan yang ingin mengunjungi kebun binatang ini tidak akan kesusahan. Jika menggunakan angkutan umum, pilih jurusan ke arah Terminal Joyoboyo. Dari terminal ini cukup dilanjutkan berjalan kaki yang hanya membutuhkan waktu sekitar 6 menit saja. Dari arah terminal sudah terlihat logo Kebun Binatang Surabaya  yang terkenal

Sementara bagi yang menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor, bisa menuju ke arah Taman Bungkul atau Terminal Joyoboyo. Pasalnya kedua kawasan wisata ini berdekatan dengan Kebun Binatang Surabaya tersebut. Kawasan wisata rekreasi keluarga ini cukup dekat dengan hotel dan pusat perbelanjaan. Sehingga mudah diakses. Apalagi jika menggunakan aplikasi Google Map yang akan menampilkan denah atau peta dari kota Surabaya, Jawa Timur ini.

Naik Gajah di KBS. Foto: republika.co.id

Kasus di Kebun Binatang Surabaya

Sekarang ini Kebun Binatang Surabaya menjadi terkenal dan juga viral. Akan tetapi terkenalnya bukan disebabkan keindahan dan pesona satwa didalamnya. Kebun Binatang Surabaya ini sempat viral dengan beredarnya cerita misteri, mistis, horor dan juga kisah angker di kawasan wisata rekreasi tersebut.

Bahkan hal tersebut sudah beredar ke masyarakat Surabaya dan juga Indonesia. Selain kisah-kisah tersebut, kejadian yang sangat viral adalah tidak terurusnya hewan-hewan di kebun binatang tersebut. Bahkan video hewan dan satwa yang kelaparan dan di siksa sempat viral di Youtube. Nama-nama yang bertanggung jawab sempat disebutkan di website dan juga artikel serta makalah yang membuat kebun binatang ini sempat menjadi perhatian.

Contohnya adalah dengan beredarnya cctv dan juga info serta gambar tentang tindak tanduk para hewan yang tidak mendapatkan makanan dan memprihatinkan sehingga harus menderita. Meski banyak lowongan kerja yang dibutuhkan di kebun binatang ini, tidak ada yang tertarik untuk masuk ke kawasan wisata rekreasi ini.

Salah satu kasus dan juga bukti yang menyebabkan kebun binatang ini mendapatkan predikat terkejam di dunia adalah seekor harimau Sumatra yang memiliki nama Rama ini harus tewas di kebun binatang tersebut. Seekor harimau yang langka dan terancam punah tersebut tidak terurus. Bahkan kematian ini membuat kebun binatang kebanggaan masyarakat Surabaya mendapat predikat Kebun Kematian Binatang.

BacaJuga:  37 Obyek Tempat Wisata di Tulungagung Jawa Timur Baru Waduk Wonorejo, Kedung Tumpang Selain Pantai
Area ikan air tawar di KBS. Foto: nusantara.news

Kematian Rama seekor harimau Sumatera tersebut menjadi bukti bagaimana tingkat kematian yang cukup tinggi di antara para satwanya. Apalagi di tahun 2017 ini masih kerap terjadi kematian dan juga kasus yang memalukan. Salah satunya adalah seorang staf dari kebun binatang yang menghamili orang utan. Informasi ini sudah masuk ke berita bahkan di situs wikipedia sendiri juga disebutkan kasus-kasusnya.

Di dalam kebun binatang ini memang tidak terlalu diurus dengan baik. Bahkan tercatat hampir 100 satwa yang mati mengenaskan hanya kurang dari 1 tahun. Hal ini tercatat di dalam jurnal Mongabay. Kejadian yang mulai viral adalah di tahun 2010. Saat itu kebun binatang ini mulai kehilangan sekitar 25 hewan yang harus sekarat tiap bulan.

Dan berlanjut di tahun 2012 dimana terdapat kasus jerapah yang tewas dan kembali viral. Apalagi satwa ini merupakan koleksi jerapah satu-satunya dengan kelamin jantan yang didatangkan dari Afrika. Jerapah dengan usia 30 tahun ini kritis terlebih dahulu dan ambruk di kandangnya. Satwa dengan nama latin Giraffa Camelopardalis Reticulata ini sempat mendapatkan pertolongan tindakan medis.

Obat dan infus serta penanganan medis sudah dilakukan. Sayangnya upaya hingga 3 jam lebih ini gagal memberikan keselamatan kepada sang jerapah. Pembedahan guna mengetahui penyakit dan penyebab kematian dilakukan. Yang mengagetkan adalah ditemukannya kantong plastik hingga berat mencapai 18 kg lebih di dalam perut jerapah. Dipercaya bahwa sang jerapah kurang mendapatkan pasokan makanan yang cukup.

Sungguh peristiwa memalukan yang membuat dunia meradang. Bahkan aktifis satwa dan lingkungan mengeluarkan petisi yang meminta kepada pemerintah Indonesia melakukan tindakan tegas kepada Kebun Binatang Surabaya ini. Bahkan contact person mereka disebar luas jika ingin ikut petisi tersebut.

Ternyata bukan hanya itu saja. Ada pula kasus singa muda yang harus tewas diakibatkan mati terkecik. Hal ini disebabkan singa muda ini terjerat lehernya oleh kabel yang menggantung tidak terpasang dengan sempurna. Begitu juga dengan seekor harimau putih yang masih berusia sekitar 13 tahun. Harimau ini mati usai lidahnya cedera dan tidak mendapatkan perawatan secara cepat. Alhasil harimau ini tidak bisa makan dan membuatnya mati kelaparan. Biasanya harimau bisa hidup sekitar 20 tahun di area penangkaran.

Meski begitu kasus ini tidak membuat Kebun Binatang Surabaya segera berbenah. Bahkan ada beberapa berita yang menyebutkan bahwa satwa yang di tangkarkan di sini kurang mendapatkan perawatan memadai. Meskipun ada ruang perawatan bagi para satwa yang sakit, menurut laporan dari situs berita dan juga sumber dari luar peralatan di kebun binatang ini tidak memadai.

Simpang siur dan juga ketidak jelasan penyebab dari tidak terurusnya satwa dan juga banyaknya hewan yang tewas hingga saat ini memang masih terjadi. Ditambah lagi dengan adanya masalah yang lebih spesifik dengan banyaknya populasi satwa yang ada di kebun binatang tersebut dan juga kandang yang sangat sempit serta banyaknya para wisatawan yang membuang sampah sembarang menjadi salah satu sumber bencana. Sebuah petisi yang dilakukan oleh People for the Ethical Treatment of Animals ini meminta agar Kebun Binatang Surabaya ini ditutup. Petisi ini sudah dibagikan dalam berbagai bahasa.

Berapa pun satwa yang ada di kebun binatang ini memang harus disesuaikan dengan tempat dan lokasi agar para satwa tidak tumpang tindih. Ternyata Kebun Binatang Surabaya ini bukan salah satu kebun binatang yang mengalami masalah. Ada beberapa kebun binatang yang juga mengalami permasalahan tersebut.

Kasus Jerapah mati di KBS. Foto: tempo.co

Kematian Satwa di Kebun Binatang Surabaya

Kebun binatang ini sudah sesuai akreditasi dan juga standar yang diakreditasi oleh lembaga resmi pada saat itu. Untuk Amerika sendiri sudah ada Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium atau AZA untuk memperoleh ijin guna membuka kawasan kebun binatang. Tentu saja agar menjadi anggota asosiasi ini harus sesuai dengan standar. Sayangnya di Indonesia belum terlalu ketat.

Apalagi sudah banyak kejadian hewan langka yang tewas mengenaskan. Selain satwa yang sudah disebutkan diatas, ternyata pada bulan November 2013 ini seekor Jaguar bernama Dainler harus tewas. Yang mengejutkan adalah jaguar ini adalah koleksi satu-satunya yang dimiliki oleh kebun binatang tersebut.

BacaJuga:  10 Gambar Taman Gantung Surabaya, Awalnya Pintu Masuk Jembatan Penyeberangan

Dainler ini diketahui mati di dalam kandangnya. Dainler diketahui harus tewas diakibatkan penyakit dan usia yang sudah lanjut. Menurut catatan dari manajemen Kebun Binatang Surabaya ini, usia Dainler sudah mencapai 22 tahun. Usia yang masuk ke dalam usia tua untuk satwa jaguar yang memiliki nama latni Panthera Onca ini. Dainler disebutkan sempat mengalami penurunan fisik dan juga keinginan untuk makan. Ditambah lagi dengan adanya penemuan tumor di area usus.

Kasus lain adalah rusa timur jantan yang memiliki nama latin servus timorensis ini juga harus mati di kandangnya. Meski satwa rusa di kebun binatang Surabaya ini masih banyak, akan tetapi kasus kematian rusa ini jelas membuat geger semua pihak. Apalagi rusa ini baru berusia 6 tahun. Dan menurut otopsi dan juga penyelidikan bahwa rusa ini sebelumnya berkelahi dengan rusa jantan lainnya di area lapangan KBS tersebut. Dan terjadi peradangan sehingga membuat sang rusa harus tewas.

Kasus yang sempat heboh dan seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa singa jantan dengan nama Michael harus tewas setelah tergantung dengan leher tercekik sling di kandangnya. Singa jantan ini ditemukan meninggal pada pagi hari ketika para petugas hendak melakukan pembersihan.

Singa dengan usia 1,5 tahun ini diselidiki tewas diakibatkan gangguang saluran pernafasan akibat tercekik sling yang ada di kandang singa tersebut. Sling dengan bahan timah tersebut membuat leher singa tercekik dan tidak bisa melepaskan diri. Pasalnya bahan timah sangat kuat. Menurut penyelidikan lebih lanjut, singa ini ternyata sedang birahi dan ingin kawin dengan singa betina sehingga terpeleset dan tercekik.

Kasus lainnya yang juga sangat viral adalah seekor orang utan dengan nama Nanik. Kematiannya sangat tragis disebabkan adanya tumor yang berada di ususnya. Apalagi kematian orang utan yang berusia 12 tahun ini justru mengundang pertanyaan mengenai Kebun Binatang Surabaya tersebut dalam mengurus satwa di dalamnya. Sebuah kejadian yang cukup memilukan.

Kandang Harimau di KBS. Foto: tribunnews.com

Tips berlibur ke Kebun Binatang Surabaya

Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan wisata rekreasi keluarga Kebun Binatang Surabaya ini disarankan untuk mengenakan pakaian yang casual dan tidak terlalu ribet. Jangan lupa pula untuk membawa topi agar tidak kepanasan. Meski banyak terdapat pepohonan rindang di sekitar Kebun Binatang tersebut, cuaca yang panas dan suhu yang terik di Surabaya bisa membuat kepala pusing.

Jangan lupa pula untuk membawa minuman. Bisa membeli di sekitar kawasan wisata rekreasi Kebun Binatang ini. Ada banyak kios yang menjual aneka makanan dan minuman yang bisa dibeli oleh para pengunjung. Suhu yang panas tentu bisa membuat tubuh akan dehidrasi. Dan jangan lupa untuk membuang sampah makanan dan minuman ke tempat sampah. Jangan di buang sembarangan dan juga ke area kandang hewan. Pasalnya kasus satwa yang makan sampah dan tewas sudah terjadi di Kebun Binatang ini. Jangan pula memberikan satwa hal-hal yang berbahaya seperti kasus di Taman Safari beberapa waktu lalu.

Ketika mengunjungi kawasan wisata rekreasi Kebun Binatang Surabaya ini jangan lupa pula untuk mengunjungi kawasan wisata ikonik di Surabaya yaitu Patung Suro dan Boyo serta Taman Bungkul. Lokasi kawasan wisata ini sangat berdekatan dengan Kebun Binatang tersebut. Apalagi Patung Suro dan Boyo letaknya berada di dekat kebun binatang. Biasanya para wisatawan akan berfoto dan mengabadikan liburan mereka dengan latar belakang landmark Surabaya tersebut.

Sementara kawasan wisata Taman Bungkul jangan sampai terlewatkan begitu saja ketika mengunjungi kebun binatang ini. Jaraknya hanya 500 meter dari kebun binatang ini. Dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 6 menit. Di Taman Bungkul ini para wisatawan bisa bersantai dan menikmati suasana kota Surabaya yang megah.

Apalagi di malam hari area taman menjadi tampak lebih indah dan menarik. Tidak jarang masyarakat Surabaya terutama anak muda ngumpul dan nongkrong di sekitar taman ini. Di sini sudah ada taman bermain untuk anak-anak dan juga kawasan wisata sejarah yaitu makam Ki Ageng Bungkul. Kawasan wisata alam dan sejarah yang bergabung menjadi satu menawarkan sesuatu yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *