10 Gambar Monumen Kapal Selam Monkasel Surabaya, Harga Tiket Masuk 2019 + Sejarah 5/5 (2)

Diposting pada
Bagian Depan Monumen Kapal Selam Surabaya (foto: monkasel.co.id)
Bagian Depan Monumen Kapal Selam Surabaya (foto: monkasel.co.id)

Lokasi: Jalan Pemuda No.39, Embong Kaliasin, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60100
Map: KlikDisini
HTM: Rp. 10.000/orang
Buka/Tutup: 08.00 – 22.00 WIB
Telepon:
031-5490410

Surabaya merupakan kota dengan sejarah yang luar biasa perjuangan rakyat Indonesia sangat kental terasa di kota yang juga dijuluki sebagai Kota Pahlawan ini banyak bukti sejarah yang dimiliki oleh kota ini monumen monumen perjuangan didirikan di kota ini salah satu Monumen yang sangat terkenal di Kota Surabaya adalah Monumen Kapal Selam atau sering disebut dengan Monkasel

Sejarah Monkasel KRI Pasopati 410 Surabaya

Penampakan KRI Pasopati 401 saat Malam Hari (foto:vice.com)
Penampakan KRI Pasopati 401 saat Malam Hari (foto:vice.com)

Asal usul atau latar belakang berdirinya Monumen Kapal Selam ini tentulah ada. Kapal selam ini merupakan salah satu kapal selam TNI Angkatan Laut tipe Whiskey kelas buatan Uni Soviet tahun 1952. Nama kapal selam ini adalah KRI Pasopati 401. Kapal selam ini masuk pertama kali di pangkalan TNI AL adalah pada tanggal 29 Januari 1962 dan ternyata juga sudah ikut andil dalam pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda saat itu. This is history of Submarine KRI Pasopati 401.

Memerlukan Perjuangan

Monumen ini resmi berdiri pada tanggal 20 Juni 1998. Tujuannya adalah untuk memperingati keberanian para pejuang Indonesia yang telah gagah berani mengusir para penjajah dari Bumi Pertiwi ini. Namun untuk membawa KRI Pasopati 401 ini ke Surabaya bukanlah perkara yang mudah. Kapal selam ini terlebih dahulu harus dipotong menjadi 16 bagian, kemudian dibawa ke lokasi yang saat ini dijadikan sebagai lokasi Monumen ini. Sesampainya di lokasi, potongan-potongan tersebut dirakit kembali.

Sebenarnya pengiriman kapal selam untuk sampai ke Surabaya tidak hanya melalui pemotongan saja, tetapi jauh sebelum itu, sebelum kapal selam ini tiba di tanah air, para pelaut muda Indonesia dikirim secara bergelombang untuk mengikuti magang langsung di kota Vladivostok. Kota ini merupakan tempat pangkalan utama kapal selam untuk Pasifik atau disebut dengan pusat pendidikan 89 angkatan laut Uni Soviet. Di tempat inilah para pemuda Indonesia digembleng untuk bisa menguasai ataupun menjalankan kapal selam ini.

Perairan yang dingin merupakan kondisi yang harus dilalui. Seperti kita ketahui Rusia memiliki empat musim dan tentunya yang ini adalah hal yang berat bagi orang Indonesia, karena suhu udara saat musim dingin bisa mencapai minus atau di bawah 0 derajat Celcius. Namun ketika berada di dalam kapal selam, suhu tersebut akan menghilang dan digantikan dengan suhu ruangan kapal selam yang hangat. Tentu ini karena arstitektur kapal selam yang digunakan menyesuaikan dengan kondisi iklim penggunaan kapal selam ini.

BacaJuga:  11 Rental Sewa Mobil di Malang Murah Mulai Rp.350.000

Berapa Ukuran KRI Pasopati 401?

Besarnya KRI Pasopati 401 (foto: pusatrentcar.com)
Besarnya KRI Pasopati 401 (foto: pusatrentcar.com)

Ukuran kapal selam KRI Pasopati 401 yang ada di Monumen Kapal Selam Surabaya memiliki ukuran panjang 76,6 meter, lebar 6,30 meter dan juga dilengkapi dengan gas uap torpedo berjumlah 12 buah. Kapal selam ini ternyata juga mampu menyelam hingga kedalaman 300 m, secara teoritis. Kecepatan kapal selam ini di permukaan air adalah 18,3 knot sedangkan ketika di bawah permukaan adalah 13,6 knot. Berat total keseluruhan kapal selam ini adalah 1.300 ton, dengan baterai sebanyak 224 unit serta berbahan bakar diesel dengan baling-baling sebanyak 6 lubang sebagai pendorong. Kapal selam ini dapat menampung awak kapal sebanyak 63 orang.

Jangan Berharap Nyaman

Bagian Dalam Kapal Selam yang Sempit (foto: ulinulin.com)
Bagian Dalam Kapal Selam yang Sempit (foto: ulinulin.com)

Tentu, ketika pertama kali memasuki kapal selam maka kita akan bingung mengenai bagian-bagian di dalamnya dan sebagainya. Tetapi jangan khawatir, karena ada pemandu wisata yang akan membantu segala hal yang berkaitan dengan kapal selam ini. Mereka mengetahui seluk-beluk apa salam ini atau dalam artian mereka paham betul segala hal mengeni KRI Pasopati 401. Namun satu hal yang harus diingat adalah di dalam kapal selam itu sangat sempit, jadi jangan berharap kita bisa dapat bergerak dengan leluas,a karena banyak sekali peralatan yang dipasang di dinding kapal, belum lagi setiap pintu dari yang menghubungkan satu ruang dengan orang lain itu hanya cukup dilalui untuk 1 orang dan itupun harus mengbungkukkan badan terlebih dahulu. Tentu ini adalah hal yang sulit.

Luar Biasanya Awak Kapal Kala Itu

Ruangan Sempit (foto: nunik99.wordpress.com )
Ruangan Sempit (foto: nunik99.wordpress.com )

Bayangkan ketika para TNI yang menjadi awak kapal selam ini berperang dengan ruangan yang sempit, pintu yang kecil. Tentunya kondisi sangat susah untuk mengatur posisi tubuh. Oleh karena itu, para para awak kapal yang ada di Pasopati merupakan orang-orang yang luar biasa, luar biasa dalam berkoordinasi dan sangat cekatan.

7 Ruangan yang Berbeda

Kapal selam ini memiliki 7 ruangan yang berbeda dengan fungsi masing-masing. Ruang-ruang tersebut antara lain ruang komandan, ruang torpedo, ruang awak kapal, ruang dapur dan penyimpanan baterai, ruang mesin diesel dan terminal mesin, kamar mesin listrik dan ruangan torpedo untuk bagian buritan serta ruang jembatan utama dan pusat komando.

Ruang Torpedo (foto: sekarjagad.co.id)
Ruang Torpedo (foto: sekarjagad.co.id)

Karena tujuan pembuatan Monumen ini adalah sebagai wisata edukasi, maka di dalam kapal selam ini sekarang diberi pendingin udara untuk membuat nyaman para pengunjung. Tidak terbayangkan bagaimana di dalam sebuah kapal selam tanpa adanya pendingin udara, apalagi di negara dengan iklim tropis. Dengan udara yang terbatas dan ruang yang sangat tertutup tentu ini akan sangat pengap. Sebenarnya sedari kapal selam memiliki AC, namun karena KRI Pasopati ini merupakan kapal selam jenis Whisykey, maka kapal selam ini hanya dikhususkan atau hanya dirancang untuk menyelam di laut yang dingin, seperti di kawasan Uni Soviet, sehingga tidak memerlukan pendingin ruangan seperti di daerah tropis.

BacaJuga:  20 Penginapan Murah di Surabaya Dibawah 100 dan 200 Ribu, Dekat Stasiun

Nilai Juang serta Kelebihannya

Coba bayangkan ketika KRI Pasopati menyelami laut di Indonesia, maka di dalam ruangan akan terasa seperti sauna. Dengan keadaan seperti ini tentu akan menyulitkan, apalagi ketika berperang. Dengan pengap dan panas, tentu dapat mempengaruhi konsentrasi sehingga akan terganggu. Dengan begini sudah jelas bahwa awak kapal pada saat itu adalah orang-orang yang sangat luar biasa. Mereka bisa melewati keadaan itu semua dengan baik dan sangat cekatan. Pantaslah jika monument ini didirikan dengan tujuan mengenang jasa para pejuang Indonesia yang sangat gigih.

Salah Satu Ruangan di Monkasel (foto: indonesiakaya.com)
Salah Satu Ruangan di Monkasel (foto: indonesiakaya.com)

Kelebihan lain dari KRI Pasopati adalah kapal selam ini tidak dapat terdeteksi dengan sonar. Mengapa demikian? ini karena bahan pelat atau baja yang digunakan di badan kapal selam buatan Uni Soviet ini ternyata ini memang menyulitkan sonar-sonar kapal buatan barat untuk mendeteksinya, sehingga dapat dibilang kapal selam ini termasuk dengan kapal selam siluman. Bayangkan kapal selam sebesar ini tidak dapat dideteksi oleh sonar dan tiba-tiba mengeluarkan rudal. Tentu ini adalah kejutan yang luar biasa ketika peperangan.

Monumen Kapal Selam Surabaya ini juga merupakan salah satu monumen kapal selam dari tiga di dunia. Tentu ini adalah hal yang patut dibanggakan. Yang dimana ini karena dua monumen yang lain ada di Inggris. Bahkan Monkasel Surabaya ini juga pernah dimuat dalam artikel, karya tulis dan makalah berbahasa inggris, lengkap dengan ciri dan contoh gambarnya.

Mimpi yang Menjadi Kenyataan

Dijelaskan dari Wikipedia (2017), terdapat kejadian unik dari didirkannya Monumen Kapal Selam ini. Pada saat itu, malam hari, Pak Drajat Budiyanto selaku mantan KKM Pasopati dan juga Cakra, bermimpi diperintahkan oleh KSAL pada waktu itu untuk membawah Pasopati melayari Kali Mas. Dan kelihatannya mimpi itu menjadi kenyataan. Walaupun hanya sebuah kebetulan, namun cerita ini terbilang cukup unik. Berikut ini adalah foto monkasel ketika malam hari.

Alamat dan Harga Tiket Masuk 2019

Monumen Kapal Selam Surabaya terletak di Jalan Pemuda Nomor 39 Embong Kaliasin, Genteng, Kota Surabaya. Jawa Timur 60271. Monumen ini bersebelahan dengan Sungai Kalimas. Harga tiket masuk yang ditawarkan untuk memasuki kapal selam ini terbilang cukup murah yaitu Rp10.000 per orang. Sebelum pengunjung masuk ke dalam kapal selam, petugas akan menyarankan para pengunjung untuk menuju ke sebuah ruangan. Di ruangan ini pengunjung akan menyaksikan film dokumenter mengenai sejarah TNI Angkatan Laut dan awal mula kapal selam ini. Film ini berdurasi kurang lebih 30 menit.

Denah Monkasel Surabaya (foto: majalah-sunday.blogspot.com)
Denah Monkasel Surabaya (foto: majalah-sunday.blogspot.com)

Monumen Kapal Selang Surabaya memiliki jam operasional. Monumen ini akan buka mulai dari jam 08.00 pagi hingga jam 10.00 malam. Lokasi monumen ini juga dekat dengan Stasiun Gubeng dan hotel, sehingga para tamu-tamu hotel bisa mengujungi monument ini kapanpun.

BacaJuga:  10 Gambar Kawah Ijen Blue Fire Bondowoso + Jalan Menuju Guest House Malam Hari

Fasilitas di Monkasel

Gemerlapnya Malam Hari di Monkasel (foto: lihat.co.id)
Gemerlapnya Malam Hari di Monkasel (foto: lihat.co.id)

Fasilitas yang ada di Monumen ini terbilang cukup minimalis. Namun itu sudah cukup. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain adalah menonton film documenter, live music, toilet, musholla, kolam renang untuk anak-anak dan jogging track. Selain itu banyak juga kios makanan dan cafe yang siap melayani pesanan makanan dan terkadang pula ada jadwal acara yang diadakan disini.

Monkasel Pernah Terbakar

Pada tahun 2011 tepatnya Ahad siang, 4 September. Monumen Kapal Selam pernah terbakar. Pertama kali api muncul adalah di pintu ketiga sekat bagian tengah. Karena pekatnya asap yang timbul di bagian dalam kapal selam saat itu, membuat petugas kebakaran kesulitan memadamkan api.

Keadaan ini membuat para pengunjung panik dan bahkan ada beberapa pengunjung yang mengalami sesak nafas sehingga harus dibantu dengan oksigen. Namun yang melegakan adalah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Dugaan api muncul adalah karena hubungan pendek arus listrik di bagian alat pendingin ruangan. Berikut ini adalah gambar ketika monument ini terbakar.

Kesimpulan

Pose Dulu Sebelum Masuk Ke Pasopati 401 (foto: lihat.co.id)
Pose Dulu Sebelum Masuk Ke Pasopati 401 (foto: lihat.co.id)

Monumen Kapal Selam Surabaya atau mungkin dapat dibilang museum kapal selam ini merupakan tempat wisata yang sangat cocok untuk keluarga. Tidak hanya berlibur, tetapi orang tua juga dapat memberikan pengetahuan keapda anak-anaknya mengenai kapal selam dan seluk beluknya.

Selain itu juga, orang tua bisa mengajak anak-anaknya untuk melihat film dokumenter yang berisikan sejarah. Tentu ini adalah hal yang sangat penting, mengingat saat ini tidak sedikit anak-anak Indonesia yang mulai melupakan sejarah bangsanya sendiri. Padahal dengan mengetahui sejarah bangsa dapat memperkuat rasa cinta terhadap tanah air. Dan yang pasti, Monumen Kapal Selam Surabaya merupakan tempat wisata dengan harga tiket masuk yang terjangkau, sehingga dapat menghemat pengeluaran.

Berapa Bintang yang Pantas Untuk Tempat Diatas?

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.