10 Gambar Museum Geologi Bandung, Sejarah, Tiket Masuk 2017, Alamat + Jam Buka

Posted on
Museum geologi bandung 2017 alamat adalah tiket masuk qona wikipedia indonesia english waktu buka kunjungan berkunjung official website web wuku wonosobo wonogiri esdm in kebun raya bogor review rangkuman ringkasan resume reservasi ruangan ruang rute roma rondane ronaldo role terdapat di kota terletak di jalan telepon didirikan pada tanggal tarif 16 mei 1928 tutup tujuan tugas tour yogyakarta upn sejarah yang ada yunani youtube ugm upt ipoh is oleh observasi objek pdf photos manusia purba panduan perak manfaat pendidikan pengertian peta piemonte pinjaman pos lantai 1 2 lembang lengkap laporan letak luas lingkup liburan ke lokasi logo loker lowongan kebumen karangsambung jawa barat kapan berdiri kehidupan sumber sebagai kurator kintamani jogja jakarta jam jelaskan jenis jumlah pengunjung koleksi jiwa jiban jitu geologist jobs harga history hari minggu apa hewan hut hotel dekat gunung batur gambar gedung gagasan ginjal gila gigi google fosil foto fungsi fasilitas fakta bagi pelajar film field dan peranan dalam isinya bahasa inggris dunia download dokter sebelumnya bernama struktur sahabat saran sangiran sunda singkat situs sinopsis siapa pendirinya souvenir batu akik angker merapi menyimpan mengelola materi malam seperti mula misteri mitos visi misi no telp kontak night at nama pendiri naik angkot negara news net nusantara latar belakang berapa benda buku biografi biodata biaya borlange bornholm video valak vario vector vultur voice vowel com cerita contoh cp cara cuaca ciri khas makalah contact person xxi xamarin cihaur cibeunying diresmikan tempat gas minyak bumi geologische berlibur bersejarah edukasi belajar
Museum Geologi yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat menjadi salah satu destinasi liburan sambil belajar yang sangat cocok (foto: pujidarmawan.wordpress.com)

Lokasi: Jalan Diponegoro No 57, Chaur Geulis, Kecamatan Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat 40122, Indonesia
Koordinat:
Klik Di Sini
Tarif:
Rp 3.000 per orang
Jam Operasional:
08.00 – 16.00 Senin – Minggu
Nomor Telepon:
022 721 3822

Ingin berlibur sambil belajar? Rasanya pergi ke museum adalah jawaban yang tepat. Saat kamu pergi ke Kota Bandung, maan Museum Geologi adalah tujuannya. Tentu saja di museum ini kamu bisa melihat dan mendapat banyak informasi yang belum kamu tahu sebelumnya tentang bumi yang kita tinggali ini. Museum Geologi memberikan sajian tentang pengetahuan ilmu alam dari cerita makhluk hidup sampai sumber daya yang ada di dunia.

Salah satu fosil purba kala yang ada di museum. fosil ini ditemukan pada zaman dulu dan berumur sekitar jutaan tahun (foto: pbs.twimg.com)

Saat kamu akan memasuki museum ini harus menitipkan barang bawaan di tempat penitipan. Banyak sekali yang datang ke museum ini dari berbagai kalangan, mulai anak kecil hingga dewasa. Bahkan tak jarang beberapa rombongan sekolah sering kali datang ke Museum Geologi ini. Selain itu, beberapa komunitas juga sering datang dan ingin melihat langsung fosil yang ada di zaman purba kala.

Fosil ini bernama Mammonth yaitu salah satu hewan yang hidup di zaman purba. Fosil ini ditemukan oleh seorang ahli pada saat itu dan kini berada di Museum Geologi Bandung (foto: tempatwisatamu.com)

Museum Geologi ini dilindungi oleh pemerintah hingga saat ini. Pembangunan museum ini di mulai pada tanggal 16 Mei 1928 dan tentu saja sudah mengalami beberapa ali renovasi guna memperbaiki sarana dan fasilitas yang ada demi kenyamanan pengunjung yang datang. Renovasi pembangunan museum ini mendapat bantuan dari Negara Jepang. Museum ini sudah menjadi bagian dari bangunan bersejarah yang ada di Kota Bandung selain Gedung Sate.

Bahkan di halaman depan juga ada sebuah batu yang bisa kamu lihat sebelum masuk ke museum. Batuan ini berada di luar ruangan. (foto: sebandung.com)

Museum ini jika kamu lihat dari depan terlihat seperti bangunan biasa saja, tetapi setelah kamu masuk maka akan melihat berbagai benda yang menarik. Untuk masuk ke museum ini tentu saja kamu akan dikenakan biaya, karena gedung ini masih miliki pemerintah sehingga biaya tersebut akan digunakan untuk pembangunan museum menjadi lebih baik.

Beberapa yang terlihat di foto ini adalah tengkorak manusia di zaman purba kala. Di Museum ini juga banyak fosil tengkorak manusia lainnya. (foto: anekatempatwisata.com)

Banyak sekali review yang menceritakan tentang museum ini. Di semua sosial media bisa kamu temukan, seperti website, artike blog atau bahkan youtube. Sebelum kamu menentukan untuk berlibur ke sini bisa melihat beberapa video yang menjelaskan sedikit tentang Museum Geologi. Maka saat kamu berada di tempatnya langsung rasa penasaran kamu akan terobati.

Sejarah Tentang Museum Geologi Bandung

Selain fosil tengkorak manusia tadi, ini juga ada di Museum Geologi Bandung. Jenis tengkorak ini adalah Australopithecus yang berumur jutaan tahun (foto: tripadvisor.com)

Munculnya Museum Geologi Bandung sendiri sangat identik dengan keberadaan Belanda pada zaman Kolonialisme di tanah air serta pengaruh dunia yang pada saat itu ahli geologi Eropa dengan intensif untuk melakukan banyak kegiatan Penyelidikan geologi dan tambang di wilayah Indonesia yang yaitu dimulai pada pertengahan abad ke 17. itu terjadi ketika negeri-negeri di belahan dunia khususnya di Eropa sedang mengalami revolusi Industri pada pertengahan abad ke 18, hal tersebut tentu menjadi perlombaan bagi bangsa Eropa untuk mencari banyak jenis dan bahan tambang yang akan di gunakan sebagai bahan dasar industri mereka.

Nampak beberapa pengunjung yang sedang berfoto di halaman depan museum. Mereka tentu saja ingin mengabadikan moment saat berlibur dan berkunjung ke museum (foto: pujidarmawan.wordpress.com)

Dengan melihat banyaknya bahan yang berada di Indonesia, pemerintah Hindia Belanda sadar dengan begitu pentingnya penguasaan bahan galian di berbagai wilayah di Nusantara pada saat itu. Melalui gambaran ini, pemerintah belanda berharap perkembangan Industri di negaranya dapat berkembangan dengan dukuan dari hasil yang di ambil di negara jajahannya.

Kemudian pada tahun 1850, dibentuklah lembaga Dienst Van hen Mijnwezen, sampai pada akhirnya lembaga ini berganti nama dengan Dienst Van den Mijnbouw pada tahun 1922, yang bertujuan untuk melakukan penyelidikan geologi serta sumber daya mineral di seluruh wilayah di Indonesia.

Terlihat benda unik di depan halaman depan Museum Geologi Bandung. Benda ini juga dipamerkan sebagai benda yang digunakan pada zaman dahulu (foto: wee-wee.info)

Sejak awal berdirinya museum Bandung ini telah berinovasi menggunakan bantuan dana dari JICA (Japan International Cooperation Agency). Museum yang sempat ditutup ini setelah melakukan renovasi akhirnya dibuka kembali dan diresmikan oleh Wakil Presiden Indonesia Megawati Soekarnoputri pada 23 Agustus 2000. Di museum Bandung ini memiliki berbagai banyak sejarah peninggalan masa  penjajah, maka dari itu museum ini berada di bawah perlindungan pemerintah.

Salah satu sudut ruangan yang ada di dalam museum yaitu foto-foto peta dan beberapa benda yang dimiliki museum yang saat ini sudah tidak ada atau punah (foto: visitbandung.info)

Koleksi yang sangat beragam dari hasil penelitian geologi yang ada sejak tahun 1850 yang terdiri dari macam fosil dan berbagai macam jenis bantuan serta bahan-bahan mineral yang berada di museum geologi Bandung, dibagi menjadi beberapa ruangan pameran dari lantai 1 dan lantai 2. Adapun beberapa koleksi yang ada di ruangan museum bandung antara lain, Koleksi Museum Geologi di Lantai 1 banyak sekali bisa kamu temui di sini, lantai ini terdiri dari 3 ruangan dan tentu saja memiliki fungi yang tidak sama.

Ini adalah ruangan yang berada di depan. Ketika kamu pertama kali masuk makan akan bertemu papan tentang penjelasan manfaat dan bencana geologi (foto: tripadvisor.com)

Salah satu ruangan itu adalah ruang orientasi di bagian tengah. Ruang ini memiliki isi peta geografi Indonesia dalam bentuk relief layar lebar dan menayangkan berbagai macam kegiatan geologi dalam bentuk animasi. Lalu ada ruang sayap barat. Pada ruangan ini sendiri juga dapat kita kenal dengan ruangan khusus geologi Indonesia yang dibagi dengan berbagai macam ruangan serta juga bisa memberikan kita banyak sekali informasi tentang hipotesis terjadinya bentuk bumi dalam tata surya dan ada juga keadaan geologi Indonesia. Selanjutnya ruang sayap timur, yaitu sejarah tentang pertumbuhan serta perkembangan makhluk hidup di dunia. Mulai dari zaman purba hingga zaman sekarang ini. Di sini juga kamu bisa temui kumpulan fosil mulai dari tengkorak manusia yang dulunya ditemukan di Indonesia. Selain itu terdapat juga informasi tentang pembentukan Danau yang berada di Bandung Purba yang sangat melegenda.

Terlihat juga papan tentang peta Indonesia di museum GEologi Bandung. Ruangan ini cukup besar sehingga saat kamu datang dengan rombongan selalu dijadikan sebagai tempat pusat informasi (foto: indonesiakaya.com)

Di lantai 2 ada ruangan Koleksi Museum Geologi yang terbagi dengan 3 ruangan utama, yaitu ada pada bagian tengah, lalu barat serta timur dengan berbagai macam fungsi. Yang pertama, di ruang timur  terbagi menjadi 7 ruangan kecil diamana semuanya ditujukan sebagai informasi seputar aspek positif dan negatif dalam tatanan geologi bagi kehidupan kita sebgai manusia di Indonesia. Dilanjutkan pada ruang tengah, di ruangan ini sendiri ada sebuah informasi tentang pertambangan emas terbesar di Dunia yang terletak di pegunungan Tengan Irian Jaya. Lalu, pada ruang barat yaitu ruangan khusus untuk staff Museum Geologi Bandung. Atau bisa juga disebut dengan kantor staff.

Manfaat dan Tujuan berkunjung ke Museum Geologi Bandung

Ruangan ini berada di lantau dasar, dan terlihat ada tangga yang akan membawa kamu ke lantai 2 dimana banyak sekali fosil zaman purba kala disana (foto: utiket.com)

Museum yang berada tepatnya di Kota Bandung ini, sering dikunjungi oleh wisata lokal maupun mancanegara. selain itu di museum ini juga terdapat kunjungan dalam berbagai acara study tour. Hal tersebut juga menggambarkan bahwa bagaimana banyaknya sejarah yang terdapat di Museum ini. beberapa koleksi yang dapat ditemukan di museum ini adalah bebatuan, fosil dan mineral. Selain banyaknya benda-benda bersejarah, di museum Bandung juga kita juga dapat mempelajari berbagai hal yang berhubungan dengan bencana alam, bumi serta pemanfaatan sumber daya dengan benar.

Banyak sekali pengunjung yang datang ke museum ini, terlihat beberapa keluarga yang sedang menemani anak-anaknya berlibur sambil belajar (foto: youtube.com)

Dengan banyaknya informasi, tentu memiliki manfaat sendiri bagi para pengunjung seperti memperoleh informasi tentang bagai mana perjuangan kemerdekaan di kota Bandung. Selain itu, dapat memberikan motivasi terhadap kita tentang bagaimana melestarikan barang-barang peninggalan sejarah. Untuk tujuannya sendiri, para pengunjung bisa mengajak keluarga selain untuk berwisata tetapi juga dapat mengajarkan kepada anak-anaknya tentang sejarah perjuangan Indonesia. Untuk masyarakat Bandung sendiri, museum ini tentunya menjadi tempat yang memiliki nilai sejarah tersendiri.

Beberapa batu – batuan yang ada di Museum Geologi. Batu ini sangat langka yang dulunya ada saat zaman purba kala (foto: wisatalova.com)

Adapun beberapa hal yang akan kamu dapatkan apabila berkunjung ke museum ini geologi bandung ini selain teman-teman menambah pengetahuan tentang berbagai macam fosil, batuan dan mineral. Kamu akan menambah ilmu yang berhubungan dengan bencana alam, bumi, pemanfaatan sumber daya dengan seharusnya. Maka dari itu, kunjungan ke museum ini akan menjadikan pengalaman yang tidak akan pernah teman-teman lupakan khususnya yang data dari luar kota Bandung. Selain ilmu sosial yang kita dapat, ilmu alam juga harus kita ketahui kan.

Rute dan Jalan Menuju Museum Geologi Bandung

Fosil manusia purba ini adalah salah satu yang menarik perhatian pengunjung. Pada saat itu memang manusia dikenal mirip dengan hewan yaitu seekor monyet (foto: wisata-kita.com)

Museum yang berada di kota Bandung ini beralamat di Jalan Diponegoro Nomor 57, Bandung, Jabar. Lokasi museum sendiri sangat mudah untuk dicapai dikarenakan lokasinya yang sangat strategis dan berada di pusat Kota. Seandainya teman-teman ingin menggunakan kendaraan umum dari luar kota, maka dapat menaiki angkot nomor 10 ketika berada di terminal. Angkot ini memiliki rute Stasiun Hall sampai dengan Sadang Serang. Ketika menaiki angkot ini mintalah kepada sopirnya untuk diturunkan di pertigaan Masjid Pusdai. Lalu teman-teman harus menaiki angkot kembali dengan nomor 05 yang berwarna Hijau Hitam yang rutenya Cicaheum ke Ledeng yang melewati Museum Geologi Bandung, rutenya sebenarnya sama saja dengan ke Gedung Sate, karena letaknya dekat dengan museum Bandung yang sama-sama ikon kota itu sendiri.

Untuk ruangan ini kamu akan mengenal berbagai macam minyak dan gas yang ada di dunia. Terdapat papan yang cukup besar menceritakan dan menjelaskan sumber daya alam yang ada di dunia (foto: adiimrf.wordpress.com)

Ada alternatif lain bagi kamu yang akan menuju Museum Geologi ini, jika kamu menggunakan kendaraan pribadi misalnya motor atau mobil makan ini adalah jalurnya. Kamu bisa menggunakan tol Pasteur, setelah keluar pintu tol kamu melewati lampu stop di perempatan Gunungbatu, nah di perempatan ini kamu bisa ambil arah lurus dan akan menemukan jalan Pasopai lalu ambil jalur kanan dan akan melihat sebuah Gazibu lalu ambil kanan kembali dan saat ini kamu berada di jalan Sentot Alibasyah, nah dari sini kamu langsung saja belok ke kiri makan akan bertemu dengan Jalan Diponegoro.

Cagar Budaya yang ada di Museum Geologi Bandung ini di arsitek-i oleh Menalda van Schouwanburg yang kemudian juga masuk dalam perarturan daerah di tahun 2009 (foto: esteraprillia.wordpress.com)

Jika masih mengalami kesulitan maka kami juga akan membantu kamu dengan titik koordinat yang ada di atas. Kamu bisa menghubungkan titik koordinat tersebut dengan google map yang ada di hp. Kamu bisa download dan langsung mengaksesnya. Dengan ini kamu akan lebih mudah menemukan Museum Geologi saat tidak tahu arah sama sekali saat berada di Bandung. Atau kamu bisa mengambil arah menuju Gedung Sate karena letak bangunan ini tidak terlalu jauh. Museum Geologi dan Gedung Sate berada di pusat kota Bandung.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk ke Museum Geologi Bandung

Untuk jam buka museum sendiri dibuka pada pukul 09.00 WIB sampai dengan jam 15.30 WIB dari Senin sampai kamis, sedangkan pada jumat dan libur nasional museum tutup lalu dibuka kembali pada hari sabtu dan minggu mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 13.30 WIB. Saat liburan dan weekend tiba kamu jangan heran jika museum ini ramai pengunjung. Jadi kamu harus rela mengantri saat ingin melihat benda-benda yang ada di Museum Geologi ini

Sedangkan untuk tiketnya sendiri adalah berkisar dari Rp. 2000 untuk pelajar dan Rp 3000 untuk wisata lokal. Sedangkan untuk wisata asing pemerintah kota Bandung mematok harga Rp 10000. Cukup murah kan dan tentu saja tidak akan menguras dompet kamu saat berlibur. Jadi kapan kamu akan pergi ke Museum Geologi Bandung yang ada di Jawa Barat ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *