10 Gambar Pantai Padang Sejarah, Lokasi + Hotel Homestay di Sekitar Hotel

Diposting pada
Rate this post
Pantai parangtritis padang carocok nirwana galak kemunting uluwatu bali gambar taplau pasir jambak foto panjang padang2 pariaman betuah lokasi reklamasi melang cubadak sanur di indonesia kabupaten badung mp3 wisata sumbar sejarah sumatera barat ada buaya air manis ayu padetak boy sandi bukit tinggi bersih cermin lampung kasim eksotis expresangbai pak amat accommodation address adalah trip advisor abrasi bengkulu karangasem bay terls mutiara emas lagu lirik download terbaru tempo dulu sekarang gafur syah gala gajah gondoriah hari ini hotel homestay malam dimalam iora indah kapuk nasi sederhana ilalang indahnya saat jimbaran jaman julia robert jogja
Pantai Padang (foto: id.pinterest.com)

Lokasi: Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat
Map: KlikDisini
HTM: Gratis
Buka/Tutup: 24 Jam

Nama Pantai Padang menjadi populer di telinga masyarakat Indonesia, karena salah satu film Hollywood berjudul Eat, Pray, Love  yang dibintangi Jullia Robert menggunakan Pantai Padang-Padang sebagai lokasi shooting disamping beberapa tempat lainnya di Bali, seperti Ubud, Monkey Forest dan rumah seorang guru spiritual bernama Ketut Liyer.

Tulisan ini bukan untuk mengulas Pantai Padang-Padang yang ada di kawasan Pecatu, Kabupaten Badung, Bali yang menjadi lokasi shooting film Eat, Pray, Love, melainkan Pantai Padang yang terdapat di kawasan Pusat Kota Padang, Sumatra Barat. Kedua pantai ini memang memiliki nama yang sama, namun menghadirkan kesan eksotis yang berbeda.

Keindahan Pantai Padang (foto: minangkabaunews.com)

Tidak seperti Pantai Padang2, Pantai Parangtritis ataupun Sanur yang letaknya jauh dari wilayah perkotaan, Pantai Padang yang oleh masyarakat Sumbar kerap disebut Pantai Taplau (Tapi Lauik atau Tepi Laut) menjadi cukup unik karena lokasinya berada di kawasan pusat Kota Padang.

Selain cukup unik karena lokasinya berada di kawasan pusat kota dan tidak banyak pusat kota di Indonesia  yang memiliki area wisata pantai, keindahan yang disuguhkan Pantai Padang Sumbar bisa dibilang berbeda dari pantai-pantai yang lain disebabkan karena kawasan pantai hanya memiliki sedikit area yang berhiaskan pasir.

Justru tumpukan batu-batu besar yang lebih dominan terlihat di Pantai Tapi Lauik. Batu-batu besar yang sengaja ditempatkan di kawasan pantai dengan tujuan untuk mencegah abrasi gelombang laut yang dari waktu ke waktu menggerus tanah di kawasan pesisir dan menghancurkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya.

Salah Satu Sudut Pantai Padang (foto: travelingseru.com)

Mengenal Sekilas Tentang Pantai Padang

Bagi penduduk asli atau mereka yang sudah puluhan tahun tinggal di Kota Padang, tentu tahu bahwa dahulu, Pantai Padang tidak berbeda jauh dengan pantai-pantai lainnya yang memiliki bibir pantai yang panjang berhiaskan hamparan pasir putih yang menawan.

BacaJuga:  5 Tradisi Unik Suasana Lebaran di Kota Padang Sumatera Barat

Namun karena besarnya gelombang laut yang menerjang kawasan pesisir, membuat puluhan bangunan yang berdiri di pinggir pantai banyak yang roboh, sehingga  pemerintahpun melakukan reklamasi dengan memagari kawasan pesisir menggunakan batu-batu besar untuk mencegah abrasi yang disebabkan oleh gelombang laut.

Pantai Padang Dilihat dari Atas Ketinggian (foto: gosumbar.com)

Dalam perjalanan waktu, Pantai Padang juga pernah dikenal sebagai kawasan kumuh dan mesum, karena di sekitar pesisir banyak berdiri warung remang-remang, gubuk-gubuk dan bangunan-bangunan illegal yang kerap dimanfaatkan untuk tindak a-susila.

Namun seluruh gambaran  tersebut saat ini telah berubah, karena hamparan pasir putih yang menghias panjangnya bibir pantai sudah tidak ada lagi dan berganti dengan tumpukan batu-batu besar.

Pantai Padang yang Menyatu dengan Jalan Raya (foto: bernas.id)

Warung remang-remang dan gubuk-gubuk kumuh yang mengotori kawasan pantai juga sudah digusur dan diganti dengan area kuliner, taman bermain anak, Tugu IORA (Indian Ocean Rim Association), Monumen Merpati Perdamaian serta Taman Muaro Lasak yang pada 12 April 2016 diresmikan Presiden Joko Widodo.

Tidak hanya itu, berbagai fasilitas dan infrastruktur turut mewarnai perubahan Pantai Padang, sehingga wisatawan yang berkunjung ke tempat ini, dipastikan tidak akan kecewa karena pemerintah setempat memang bertekad untuk menjadikan Pantai Padang sebagai salah satu ikon pariwisata di Sumatera Barat.

Hal tersebut dibuktikan dengan menjadikan kawasan Pantai Padang sebagai salah satu dari sepuluh kawasan bebas sampah sebagaimana isi dari Perda No.21 Tahun 2012.

Abrasi di Pantai Padang (foto: solopos.com)

Daya Tarik dan Pesona Pantai Padang

Secara administratif, Pantai Padang berada di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar. Karena berada di kawasan perkotaan, tidak sulit untuk menuju ke lokasi wisata.

Bahkan, mereka yang baru pertama kali ke tempat wisata inipun, meski tidak membawa peta maupun menggunakan GPS dan Google Map, tidak akan sampai tersesat dan salah jalan.

BacaJuga:  Tiket Masuk Green House Lezatta, Alamat Bukittinggi Payakumbuh: Lokasi Taman Bunga di Baso Agam

Traveller yang datang dari luar daerah atau luar pulau, begitu keluar dari Bandar Udara Internasional Minangkabau, dapat menyewa mobil atau menggunakan angkutan umum dan menempuh perjalanan darat sejauh 23 km dalam waktu kurang lebih 30 menit.

Sedang bagi wisatawan yang berada di Pusat Kota Padang, dapat menggunakan angkutan kota jurusan Tabiang untuk dapat sampai di kawasan pantai.

Monumen Merpati Perrdamaian di Pantai Padang (foto: kenasih.com)

Begitu tiba di kawasan pesisir, keindahan pemandangan alam yang bakal menyambut adalah gulungan ombak laut yang besar dan menghantam bebatuan. Garis pantainya yang panjang membuat pemandangan yang tersuguh semakin terliohat eksotis dengan latar belakang Gunung Padang yang tampak di kejauhan.

Kesempurnaan dari keindahan alam yang tersaji akan semakin sempurna ketika dinikmati pada saat senja. Kala itu, matahari yang perlahan-lahan turun ke batas pandang antara langit dengan laut akan menyemburatkan warna kuning keemas-emasan yang dibiaskan oleh air, sehingga menyuguhkan lukisan alam yanag memukau sebelum akhirnya lenyap dan mengubah suasana sekeliling menjadi gelap.

Tugu IORA (Indian Ocean Rim Association) di Pantai Padang (foto: aimizumizu.blogspot.co.id)

Selain menikmati keindahan laut dan pantai, wisatawan yang berkunjung ke sini juga dapat berselfie ria dengan memanfaatkan spot-spot cantik yang ada di Taman Muaro serta spot yang tidak dapat ditemui di objek-objek wisata lain, yaitu Monumen Merpati Perdamaian dan Tugu IORA yang bentuknya menyerupai rambu petunjuk arah bertuliskan nama-nama negara yang tergabung dalam Asosiasi Negara-Negara di Kawasan Samudra Hindia.

Duduk santai di Taman Muaro juga menjadi aktifitas yang menyenangkan, karena mata akan dimanjakan oleh indahnya bunga dan berbagai macam jenis tanaman yang ditata sedemikian indah.

Bagi pengunjung yang datang bersama keluarga dan membawa putra-putrinya yang masih anak-anak, tidak perlu khawatir mereka akan bosan dan mengajak pulang. Karena di kawasan pantai, tersedia arena bermain anak-anak yang diisi dengan kereta kelinci dan berbagai macam wahana permainan yang dapat disewa dengan biaya yang murah.

BacaJuga:  Jangan Ngaku Anak Hits Padang, Kalau Belum Pernah ke 6 Cafe Kekinian Ini!

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Pantai Padang

Area bermain Anak-anak di Pantai Padang (foto: idntimes.com)

Tidak perlu membawa uang dalam jumlah banyak untuk dapat menikmati indahnya Pantai Padang dan berbagai fassilitas yang ada di sana, karena untuk masuk ke lokasi wisata pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis, kecuali membayar ongkos parkir sebesar Rp.2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp.5.000 untuk kendaraan roda empat.

Meski gratis, pantai ini menyediakan berbagai macam fasilitas umum sebagaimana halnya tempat-tempat wisata yang lain, seperti mushollah, kamar mandi dan WC serta pos keamanan.

Bagi pengunjung yang ingin menghilangkan lapar dan dahaga, tidak perlu khawatir karena banyak pedagang keliling dan kios-kios yang menjual berbagai macam minuman dingin dan minuman bersoda, es kelapa muda, telur rebus, kacang rebus serta yang lain.

Kawasan Kuliner di Pantai Padang (foto: idntimes.com)

Terdapat pula area kuliner yang dihiasi tenda-tenda pedagang yang tertata rapi dan menyediakan berbagai macam kuliner khas Padang seperti Langkitang, Pensi, serta menu-menu lainnya yang menggoyang lidah.

Untuk mereka yang ingin bermalam di kawasan pantai, dapat menyewa rumah-rumah penduduk yang dimanfaatkan sebagai homestay yang terletak di seberang jalan tidak jauh dari pantai.

Terdapat pula beberapa hotel yang menyediakan kamar dengan berbagai fasilitas dan dengan harga yang bervariasi, seperti Plan B Hotel, HW Hotel serta hotel-hotel yang lain.

Wisatawan yang menginap di hotel maupun di homestay, untuk  menuju ke Pantai Padang dapat ditempuh dengan berjalan kaki karena jarak penginapan dengan pantai hanya belasan meter. (*)

Semua catatan di atas adalah data terakhir pada saat tulisan ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami pada kolom komentar di bawah ini ya. Begitu juga jika ada yang salah, punya kritik dan saran. Terima kasih.

One thought on “10 Gambar Pantai Padang Sejarah, Lokasi + Hotel Homestay di Sekitar Hotel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.