10 Foto Taman Kota Waduk Pluit Jakarta Sekarang, Sebelum dan Sesudah + Malam Hari

Posted on

Penanda Taman Kota Waduk Pluit

Lokasi: Jl. Inspeksi No. 281, RW4, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara 14450, Indonesia
Maps: KlikDisini
HTM: Gratis
Buka/Tutup: 24 jam
Telepon: +62 858-1778-6028

Penuh dan sesak adalah ciri khas dari Jakarta. Sudah wajar jika ibukota negara memiliki kondisi yang demikian, banyak orang yang berpikir jika dengan berada di ibukota dapat merubah hidup, namun tidak melihat sisi lain dari ibukota, yakni kehidupannya yang keras. Hampir tidak ada tanah kosong di Jakarta, walaupun ada kemungkinan besar itu adalah miliki perusahaan besar, karena kita semua mengetahui bahwa harga tanah di sana sangatlah mahal.

Tanah-tanah kosong tersebut sudah pasti akan dijadikan sebagai hunian-hunian, tempat perbelanjaan ataupun hotel dan tidak dapat dipungkiri lagi jika yang paling bisa menikmatinya adalah dari kalangan menengah atas. Walaupun demikian, tetap saja Jakarta seakan memiliki magnet tersendiri yang dapat menarik minat orang untuk menapakkan kakinya di tanah Betawi ini.

Pengaruh urbanisasi yang tinggi membuat Jakarta semakin ramai. Ramai dalam artian negatif, karena untuk mencari pekerjaan di ibukota sangat tidak mudah. Dampak paling nyata dari urbanisasi besar-besaran ini adalah munculnya lingkungan-lingkungan yang kurang sedap dipandang. Tentu ini menjadi masalah.

Suasana Siang Hari di Taman Waduk Pluit
Suasana Siang Hari di Taman Waduk Pluit (foto: kompas.com)

Jakarta sudah beberapa kali berganti Gubernur dan saat ini posisi tersebut tengah diisi oleh Anies Baswedan. Tentu karena masih baru menjabat, Pak Anies masih belum melakukan gerakan yang benar-benar terlihat. Era gubernur sebelumnya, yaitu era Pak Jokowi, era ini mulai melakukan tindakan-tindakan dengan melakukan perubahan tatanan atau dapat dikatakan merapikan bagian-bagian yang kusut.

Daerah-daerah yang kurang sedap dipandang adalah target sasaran dari Pemerintah Jakarta ketika masih dipimpin Pak Jokowi. Revitilisasi lahan dilakukan, namun bukan secara asal, melainkan dengan berbagai pertimbangan yang telah matang. Warga-warga yang tinggal di daerah revitilasasi, diberi tempat tinggal berupa rusunawa mapupun rusun yang disediakan khusus oleh pemerintah setempat.

Dampak perubahan ini memang sangat terasa, sehingga sangat jelas perbedaan antara kondisi Jakarta sebelum dan sesudah dilakukan perubahan-perubahan. Salah satu tempat yang dirubah adalah Waduk Pluit Jakarta. Waduk tersebut disulap menjadi Taman Kota yang bersih dan asri.

BacaJuga:  20 Tempat Makan di Kokas Yang Enak Murah - Restoran Favorit Asik Romantis Unik

Sejarah Taman Waduk Pluit

Dulunya, waduk ini berupa rawa. Waduk Pluit merupakan waduk yang dibangun oleh pemerintah Belanda. Nama waduk ini juga diambil dari bahasa Belanda yaitu fluitchip yang berarti kapal layar yang berbentuk panjang serta ramping. Ketika era penjajahan berakhir, waduk ini kembali dikembangkan. Proyek pengembangannya dimulai pada tahun 1960 dan membuat kawasan ini menjadi tertutup untuk umum.

Pada tahun  1971, proyek pengembangan waduk ini berfokus pada perluasan wilayah hingga ke daerah Jelambar dan Pejagalan. Memasuki tahun 1976, kawasan ini berubah menjadi salah satu pemukiman modern sekaligus menjadi tempat wisata. Memasuki tahun 1981, proyek pengembangan waduk ini akhirnya selesai dan dirayakan dengan banjir besar di daerah Pluit.

Pengalihan fungsi waduk mulai terasa. Di sekitar bibir Waduk Pluit mulai penuh dengan rumah-rumah. Hal ini menyebabkan pendangkalan dan membuat waduk ini tidak dapat mencegah banjir. Kurang lebih 20 hektar dari 80 hektar luas Waduk Pluit yang berfungsi menyimpan air sudah tidak mampu menahannya.

Memasuki tahun 1990, daerah waduk ini semakin tidak teratur, bahkan warga mulai berebutan untuk mendirikan rumah di pinggir waduk. Tidak peduli atau tidak tahu bahwa daerah itu adalah tanah milik negara, warga tetap mendirikan rumah. Dampak negatif dari pembangunan ini mulai terasa ketika warga yang membangun rumah disekitar area waduk sering membuang sampah sembarangan, ditambah lagi dengan lumpur dari hulu sungai yang membuat Waduk Pluit mengalami pendangkalan semakin parah. Timbal balik dari kondisi ini sudah pasti banjir yang tidak dapat terelakan.

Kondisi Waduk Pluit Sebelum Direvitalisasi

Berikut ini adalah beberapa foto sebelum Waduk Pluit direvitalisasi.

Sampah yang Menumpuk di Waduk Pluit Sebelum Dibenah
Sampah yang Menumpuk di Waduk Pluit Sebelum Dibenahi (foto: dibalik-kaca.blogspot.co.id)

Sangat miris jika melihat kondisi Waduk Pluit yang demikian. Namun bukan berarti pemerintah setempat bersikap tidak peduli. Pada tahun 2005 dilakukan pengerukan dengan tujuan membuang sampah yang berada di bagian dasar waduk. Pada tahun 2009 dilakukan pembersihan enceng gondok yang tumbuh subur di permukaan air waduk serta pembuatan pintu air yang berfungsi untuk mempermudah dalam mengontrol debit air dan juga membersihkan sampah.

BacaJuga:  10 Gambar Patung Selamat Datang Bundaran HI Jakarta Dari Atas + Tempo Dulu
Kondisi Waduk Pluit Sebelum Dinormalisasi
Kondisi Waduk Pluit Sebelum Dinormalisasi (foto: tribunnews.com)

Walaupun upaya-upaya pembenahan sudah dilakukan, tetapi pembangunan perumahan yang subur di sekitar lahan tentu membuat usaha-usaha pembenahan dan perawatan tidak dapat berjalan secara maksimal. Memasuki tahun 2010, pemerintah setempat mencoba memindahkan 13.000 warga di sekitar waduk atau melakukan normalisasi dengan tujuan menciptakan area waduk yang lebih teratur. Sayangnya usaha positif dari pemerintah ini ternyata tidak dapat berjalan sesuai rencana.

Tahun 2013, usaha perawatan Waduk Pluit kembali dilakukan. Langkah yang sama dilakukan di tahun 2010 kembali dilakukan dan berhasil, walaupun dengan penolakkan, proses pemindahan tetap dilakukan. Usaha Pak Jokowi berdialog dengan warga sekitaran waduk berbuah manis dan akhirnya beberapa warga dipindahkan secara bertahap.

Kondisi Taman Waduk Pluit Sekarang

Kondisi saat ini dari Waduk Pluit sudah sangat jauh berbeda dari yang dulu. Berikut ini adalah beberapa gambar Waduk Pluit dari atas yang diambil pada tahun 2017.

Tampilan Taman Waduk Pluit dari Atas
Tampilan Taman Waduk Pluit dari Atas (foto: jakarta-propertindo.com)

Jika dibandingkan dengan foto sebelum dilakukan revitalisasi tentu sangat jauh berbeda. Saat ini Waduk Pluit telah berubah menjadi tempat rekreasi di tengah hiruk-pikuknya ibukota. Konsep yang digunakan dari perubahan tampilan Waduk Pluit juga memiliki kesan modern, minimalis tetapi tetap asri.

Taman Waduk Pluit yang Asri
Taman Waduk Pluit yang Asri (foto: majahalasri.com)

Ketika sore hari tiba, waduk ini akan mulai dipenuhi oleh para pengunjung yang berasal dari sekitaran Jakarta. Akhir pekan merupakan waktu puncak di waduk ini, karena sudah penuh dengan pengunjung yang ingin menikmati liburannya dengan piknik bersama keluarga, teman maupun dengan pasangannya.

Suasana Sore menjelang Malam Hari di Waduk
Suasana Sore menjelang Malam Hari di Waduk Pluit (foto: liputan6.com)

Suasana yang asri dan sejuk ketika sore hari menambah kenikmatan tersendiri bagi para pengunjung. Tak heran jika ada beberapa pengunjung yang sengaja membawa tikar dan bekal untuk menikmati hidangan mereka di sini sambil melihat pemandangan sore Kota Jakarta yang dihiasi dengan bangunan-bangunan pencakar langit.

BacaJuga:  Pasar Burung Pramuka Jakarta Timur, Alamat, Lokasi, Harga + Tutup Jam Berapa?

Tidak hanya dapat digunakan sebagai tempat bersantai. Waduk Pluit saat ini juga menyediakan beberapa fasilitas, seperti outdoor gym, lintasan untuk jogging dan lapangan basket. Bagi yang suka olahraga, tentu Taman Kota ini merupakan tempat yang sangat cocok untuk melatih otot maupun menjaga kebugaran tubuh. Peresmian Waduk Pluit setelah bertransformasi menjadi waduk yang bersih dan asri dilaksanakan pada 17 Agustus 2013 silam.

Fasilitas di Taman Waduk Pluit Sekarang
Fasilitas di Taman Waduk Pluit Sekarang (foto: iyaa.com)

Semua fasilitas yang ada di Waduk Pluit gratis. Jadi ini merupakan tempat rekreasi yang hemat. Fasilitas lain yang ada di waduk ini adalah taman bermain anak-anak dan amphitheatre.

Tidak hanya itu, anak-anak remaja dari SMP maupun SMA juga sering nongkrong di waduk ini. Memang bersantai di taman kota ini sangat nyaman. Apalagi dengan segala fasilitas yang ada disana dan tentunya semuanya gratis.

Letak Taman Kota Waduk Pluit

Taman Waduk Pluit dari Ketinggian
Taman Waduk Pluit dari Ketinggian (foto: kompas.com)

Waduk ini beralamat di Jalan Inspeksi Nomor 281, RW4, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia. Lokasinya sangat mudah dijumpai apalagi dengan kecanggihan teknologi saat ini. Tidak perlu peta, cukup ketik kata “waduk pluit” di Google Maps, maka kita sudah dapat mendapatkan petunjuk rute jalan ke lokasi waduk tersebut.

Cocok untuk Foto Instagram

Suasana Pagi Hari di Taman Waduk Pluit
Suasana Pagi Hari di Taman Waduk Pluit (foto: theatmojo.com)

Tidak jarang orang-orang mengabadikan momen dengan berfoto-foto di waduk ini. Mungkin foto tersebut digunakan sebagai foto profil terbaru mereka, atau untuk dibagikan di media sosial. Tetapi yang jelas Taman Kota Waduk Pluit merupakan tempat wisata yang paling murah serta menarik dan harus kunjungi bagi warga Jakarta maupun dari daerah lain. Jadi kapan Anda berkunjung ke Taman Kota Waduk Pluit?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *