55 Tempat Wisata di Lampung Selatan Timur Tengah Barat Utara 2017 Yang Bagus Wajib Dikunjungi : Pesawaran Tanjung Karang

Posted on
Tempat wisata di lampung selatan timur tengah barat utara 2017 yang bagus wajib dikunjungi pesawaran tanjung karang daftar objek kalianda daerah pantai pahawang kabupaten yang ada alam pesisir krui bandar indah lagi hits murah pasir putih indonesia beserta alamatnya way kambas metro kotabumi tanggamus pringsewu air terjun terbaru
tempat wisata di lampung (foto: karinarina21.blogspot.co.id)

Propinsi yang berada di ujung Selatan Pulau Sumatera ini hingga menjelang pertengahan tahun 2017 terus berupaya untuk meningkatkan sektor pariwisata melalui berbagai macam cara, mulai dari mendongkrak potensi wisata yang telah ada dengan menambah fasilitas dan pembenahan infrastruktur, hingga merangsang pertumbuhan objek wisata terbaru dengan menggandeng berbagai pihak.

Upaya untuk menggenjot sektor pariwisata tersebut cukup beralasan mengingat 2 kota administratif dan 13 kabupaten yang menjadi bagian dari propinsi Lampung memiliki potensi yang besar untuk dikunjungi para wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Ditambah lagi akses transportasi juga relatif muda dengan adanya 1 bandara yaitu bandara Branti dan 3 bandara peristis untuk jalur udara, serta dua pelabuhan utama yaitu Bakauheni dan Pelabuhan Panjang, serta 3 pelabuhan nelayan untuk akses melalui laut.

Berikut daftar tempat wisata di lampung beserta alamatnya yang wajib dikunjungi saat Anda melakukan pakansi di pintu gerbang Pulau Sumatera ini:

1. Taman Nasional Way Kambas

Lokasi: Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur
Koordinat: Klik Disini
Tarif: Rp. 20.000

Taman Nasional Way Kambas (foto: pedomanwisata.com)

Nama Taman Nasional Way Kambas tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, karena kawasan Taman Nasional yang menempati area seluas 100 hektar ini telah berdiri sejak tahun 1985 dan merupakan sekolah Gajah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Sebanyak lebih dari 300 ekor gajah telah dilatih di tempat yang dulunya bernama Pusat Pelatihan Gajah sebelum akhirnya berganti nama menjadi Pusat Konservasi Gajah ini. Gajah-gajah tersebut selanjutnya disebarkan di seluruh penjuru tanah air.

Selain dapat melihat secara langsung para pawang dalam melatih gajah, pengunjung yang datang ke sini juga dapat menyentuh, berfoto dan memberi makan pada binatang-binatang besar ini. Bahkan, para pawang juga mengajak gajah-gajah yang mereka latih untuk  melakukan atraksi dihadapan para pengunjung.

2. Air Terjun Putri Malu

Alamat: Desa Juku Batu, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung
Map: Klik Disini
Buka/Tutup: 06.00 – 18.00

Air Terjun Putri Malu (foto: telusurindonesia.com)

Trekking melelahkan untuk dapat sampai di lokasi wisata, membuat Air Terjun Putri Malu tidak terlalu banyak dikunjungi wisatawan, sehingga keindahan yang disuguhkannnya masih terkesan alami. Meski cukup melelahkan, perjalanan menuju lokasi sebenarnya sangat menyenangkan, karena di sepanjang jalan yang dilalui tersaji pemandangan hutan tropis dengan berbagai macam tumbuhannya yang indah, termasuk tumbuhan strawberry liar yang dapat dipetik dan dimakan dengan rasanya yang kecut dan segar.

Air terjun yang berada di ketinggian 100 meter dpl dan menjulang ke atas setinggi 80 meter ini disebut Air Terjun Putri Malu, karena jatuhnya air dari atas ke bawah berbentuk melengkung mirip dengan punggung manusia sedang mandi. Bentuk air terjun yang unik berpadu dengan pemandangan alam sekitar yang rindang dan cantik, bakal menghadirkan suasana yang nyaman, tenang dan damai bagi para pengunjung.

3. Pulau Pahawang

Lokasi: Desa Pahawang, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Peta: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Pulau Pahawang (foto: yopiefranz.com)

Bukan tanpa alasan jika sejumlah perusahaan jasa tour and travel membuat khusus Paket Wisata Pulau Pahawang. Keindahan taman laut yang ada di kawasan perairan pulau ini sudah sangat dikenal baik oleh wisatawan domestik maupun manca. Dengan luas sekitar 1.084 hektar, Pulau Pahawang terbagi atas 2 kawasan, yaitu Pulau Pahawang besar serta Pulau Pahawang Kecil. Untuk mencapainya tidak terlalu sulit, karena dari kota Bandar Lampung hanya butuh waktu sekitar 1,5 jam menuju ke dermaga Ketapang, dilanjutkan dengan  menyeberang menuju Pulau Pahawang dengan menggunakan perahu.

Bagi yang pernah menikmati taman laut yang ada di beberapa perairan di Bali atau di Senggigi dan Gili Trawangan yang ada di Lombok, dijamin bakal terpuaskan saat melakukan snorkeling di kawasan  perairan Pulau Pahawang, karena gugusan terumbu karang dan berbagai macam jenis ikan serta habitat laut yang ada di sini tidak kalah bagus dibandingkan dengan yang ada di Pulau Dewata maupun Lombok. Pantai Pahawang dengan pasirnya yang putih serta pohon-pohon bakau di salah satu sudutnya juga bisa dijadikan sebagai latar belakang yang menarik untuk pengambilan foto.

4. Gunung Krakatau

Lokasi: Kawasan Cagar Alam Krakatau, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Gunung Krakatau (foto: simomot.com)

Gunung Krakatau yang dimaksud sebenarnya adalah anak Gunung Krakatau, karena Krakatau yang asli telah meletus dengan sangat dahsyat pada tahun 1883. Begitu dahsyatnya letusan Krakatau hingga suara letusannya terdengar sampai sejauh 4600 km, semburan abu vulkaniknya mencapai 70 km ke udara, sertas menimbulkan gelombang Tsunami yang menyapu habis kawasan selat Sunda serta beberapa bagian Pulau Sumatera dan Jawa.

Akibat dari letusan dahsyat tersebut terbentuk 3 pulau kecil, yaitu Pulau Sertungan, Rakata dan Pulau Panjang. Tidak hanya itu, sejak tahun 1972 muncul gunung berapi baru yang masih aktif hingga sekarang yang disebut gunung Anak Krakatau. Gunung baru ini setiap tahunnya bertambah tinggi sekitar 20 kaki.

Karena gunung Anak Krakatau tersebut juga sempat meletus pada tahun 2011 dan masih berkemungkinan untuk kembali meletus, maka tidak semua wisatawan boleh melakukan hicking di kawasan ini. Untuk memasuki kawasan Gunung Krakatau harus terlebih dahulu mendapat ijin dari Balai Konservasi Lampung. Karena itu, jika tidak ingin repot mengurus surat ijin, sebaiknya membeli paket tour disejumlah travel agent, sehingga pengurusan perijinan dilakukan oleh mereka.

5. Air Terjun Curup Tujuh

Lokasi: Desa Marga Jaya, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Air Terjun Curup Tujuh (foto: wisata-tanahair.com)

Butuh fisik yang prima untuk dapat menikmati keindahan Air Terjun Curup Tujuh, karena untuk mencapainya, dari 2 kampung paling akhir, yaitu Kampung Margajaya dan Pekandangan masih harus mengendarai motor trail yang dapat disewa dari pengelola selama kurang lebih ½ jam, dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Dengan lokasi yang sulit terjangkau, hanya mereka yang memiliki kecintaan terhadap alam dan menggemari wisata adventure saja yang bersedia untuk mengunjungi Air Terjun Curup Tujuh. Itu sebabnya keindahan alam yang melingkupi air terjun ini masih sangat alami serta menebarkan suasana yang tenang dan damai.

6. Menara Siger

Lokasi: JL. Lintas Sumatera, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Menara Siger (foto: pegipegi.com)

Landmark yang berada pada titik kilometer nol selatan Sumatera ini diresmikan pada 30 April 2008 dengan bentuk mengadaptasi “siger” yaitu mahkota pengantin wanita adat Lampung. Menara yang berada pada ketinggian 110 meter dpl ini pada bagian atasnya memiliki 9 ujung yang runcing dengan kerucut bagian tengah berukuran lebih tinggi dan lebih besar. Sembilan ujung kerucut tersebut adalah simbol dari 9 bahasa yang digunakan oleh masyarakat Lampung.

Konstruksi Menara Siger dibuat dengan tekhnik ferrocement atau sistem konstruksi jejaring laba-laba yang tahan terhadap terpaan angin dan goncangan. Sedang ornamen eksterior dan interior mengadaptasi  motif dan bentuk dari kain tapis yang merupakan kain khas dari Lampung.

7. Pantai Pasir Putih

Lokasi: Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Harga Tiket Masuk: Rp. 20.000
Jam Operasional: 24 Jam

Pantai Pasir Putih (foto: ragamwisataid.blogspot.com)

Pesisir berhias pasir putih yang menghampar dengan riak-riak gelombang air laut yang jernih berwarna hijau kebiru-biruan berlatar bebukitan yang menghijau dan pulau-pulau kecil di seberang lautan menjadi pemandangan yang eksotis dan nyaman untuk dipakai beristirahat serta menarik untuk dijadikan latar belakang foto.

Bermain di hamparan pasir dan berenang di pantai menjadi aktifitas yang menyenangkan saat berkunjung ke Pantai Pasir Putih. Jika ingin aktifitas yang lain, dapat menyewa perahu boat seharga Rp.150.000 –Rp.250.000 untuk mengarungi laut, melihat keramba-keramba nelayan yang dipasang untuk menangkap ikan, serta berlabuh di Pulau Condong yang juga memiliki pasir berwarna putih bersih. Di Pulau kecil ini, wisatawan dapat bermain kano, berenang dan menikmati terumbu karang di bawah permukaan air laut dengan melakukan snorkeling.

8. Pulau Condong

Lokasi: Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Biaya Tiket Masuk: Rp. 6.000
Jam Operasional: 24 Jam

Pulau Condong (foto: wisatasumatera.com)

Dengan jarak sekitar 5 km dari Pantai Pasir Putih, Pulau Condong kerap dijadikan tujuan berikutnya setelah puas menikmati keindahan Pantai Pasir Putih. Sebab, selain jaraknya yang cukup dekat, untuk menuju ke pulau tersebut setiap saat tersedia boat dan perahu yang dapat disewa seharga Rp.150.000 – Rp.250.000. Ongkos sewa boat dan perahu tersebut relatif murah, karena bisa patungan dengan beberapa orang, sebab boat/perahu bisa menampung hingga 10 orang.

Di Pulau Condong, Anda akan menikmati pemandangan laut yang sangat mempesona, karena pasir yang terhampar di pantainya memiliki warna yang putih bersih, sementara air laut dengan ombaknya yang kecil terlihat jernih, membuat ikan-ikan kecil yang berwarna-warni dapat terlihat jelas dari atas permukaan air.

Bermain kano, berenang, diving dan snorkeling menjadi aktifitas yang menyenangkan di pulau ini, karena pemandangan taman lautnya yang sangat indah. Bagi pecinta olahraga ekstrim, dapat juga melakukan trekking dan rock climbing di perbukitan yang ada di pulau ini, sambil melihat tingkah kera-kera liar yang bermain di dahan-dahan pohon ketapang, waru, merbau, serta vegetasi hutan pantai lainnya.

9. Teluk Kiluan

Lokasi: Desa Teluk Kiluan Negeri, Kecamatan Telumbayan, Kabupaten Tanggamus
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Teluk Kiluan (foto: travelicious.co.id)

Selain pemandangan alam dengan bukit-bukit dan pantai serta lautnya yang indah, di Teluk Kiluan para wisatawan dapat menaiki Perahu Katir mengelilingi pulau untuk melihat berbagai macam hewan yang menjadi penghuni tempat ini, diantaranya adalah: Siamang, Simpai dan Kukang yang meloncat dan bergelantungan di pohon-pohon serta hewan lainnya. Bahkan, jika beruntung para wisatawan juga dapat melihat Penyu Sisik dan Penyu Biru yang sedang berjemur atau berjalan di tepi pantai. Sementara kicauan burung-burung, terdengar sahut-menyahut selama para wisatawan melakukan perjalanan mengelilingi Pulau.

Kunjungan yang paling menarik di Teluk Kiluan jika dilakukan sekitar bulan April – September. Karena pada saat itu di perairan teluk ini sewaktu-waktu dapat dilihat sekumpulan lumba-lumba yang jumlahnya hingga ratusan ekor dan merupakan kumpulan lumba-lumba terbesar di dunia. Terdapat beberapa jenis lumba-lumba yang kerap menampakkan diri di perairan Teluk Kiluan, namun yang paling sering adalah lumba-lumba Paruh Panjang (Stenella Longirostis) yang memiliki tubuh kecil dan suka melompat-lompat, serta lumba-lumba Hidung Botol (Rursiops Truncatus) yang bertubuh besar dan pemalu.

10. Pantai Mutun dan Pulau Tangkil

Lokasi: Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Koordinat: Klik Disini
HTM: Pantai Mutun Rp. 10.000, Pulau Tangkil Rp.5.000
Jam Operasional: 24 Jam

Pantai Mutun dan Pulau Tangkil (foto: nationalgeographic.co.id)

Tidak sulit untuk menuju ke Pantai Mutun, karena jaraknya dari Bandar Lampung dapat ditempuh sekitar 30 menit. Sesampai di sini, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju ke Pulau Tangkil dengan menyewa perahu tradisional dari para nelayan dengan ongkos Rp.10.000 – Rp.15.000 perorang pulang – pergi.

Di pulau yang memiliki luas sekitar 12 hektar ini, para wisatawan akan disuguhi pemandangan pantai dengan pasir putihnya yang indah serta hijaunya pepohonan yang  menghiasi sudut-sudut pulau. Jika ingin beristirahat dan duduk santai, tersedia pondokan bambu berukuran 4 x 3 meter yang dapat disewa seharga Rp.100.00.

Berbagai macam aktifitas dapat dilakukan di sini sambil menikmati keindahan Pulau Tangkil, seperti mencoba berbagai wahana air mulai dari banana boat, kano, glass bottom boat, flying fish hingga parasailing. Tersedia pula peralatan snorkeling yang dapat disewa jika wisatawan ingin menikmati keindahan taman laut di di bawah perairan Pulau Tangkil.

11. Pulau Kubur

Lokasi: Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Pulau Kubur (foto: telusurindonesia.com)

Pulau karang yang memiliki luas 5 hektar ini terdiri atas 2 bagian, yaitu bagian yang memiliki pantai dan bagian yang berupa tebing karang. Pulau ini sangat sepi, karena tidak ada satu pendudukpun yang tinggal di sini. Dengan suasana yang sepi itulah Pulau Kubur justru menjadi tempat yang nyaman untuk dipakai beristirahat sambil menikmati pemandangan yang indah di sekitarnya.

Selain menyuguhkan pesona alam, Pulau Kubur adalah sorga bagi para pemancing. Karena pulau ini adalah pulau karang, maka tidak mengherankan jika bagian pulau yang ada di bawah permukaan air menjadi habitat dari berbagai jenis ikan dan hewan laut lainnya. Jika ingin memancing, wisatawan harus menyewa boat atau perahu untuk menelusuri spot-spot terbaik di sekitar pulau, dan mencoba peruntungan  di spot pemancingan tersebut. Aktifitas memancing tidak dapat dilakukan dari atas pulau , karena mata kail akan menyangkut di batu karang.

12. Kalianda Resort

Lokasi: JL. Trans Sumatera Km.45, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Kalianda Resort (foto: iqbalial.wordpress.com)

Grand Elty Krakatoa yang lebih populer dengan sebutan Kalianda Resort, adalah spot wisata pantai yang dilengkapi taman-taman indah, serta berbagai macam fasilitas seperti 4 buah camping ground, outbond, ruang pertemuan, arena petualangan, diskotik, cafetaria, bungalow, penyewaan jetsky, banana boat, perahu dayung/kayak, sepeda, serta yang lain.

BacaJuga:  10 Gambar Pantai Mutun Beach + Pulau Tangkil di Bandar Lampung Selatan Serta Lokasi Alamat-nya

Kalianda Resort cukup hits di kalangan wisatawan manca, karena selain fasilitasnya yang komplit dengan 46 kamar hotel dan 36 villa, di kawasan ini wisatawan juga dapat menikmati pemandangan yang eksotis  berupa pantai berpasir putih dengan ombaknya yang kebiru-biruan berlatarbelakang Gunung Krakatau di kejauhan. Wisatawan dapat pula mengunjungi beberapa pulau kecil yang lokasinya tidak jauh dari kawasan resort, seperti Pulau Setiga dan Pulau Sebesi, dengan menyewa perahu.

13. Pantai Sari Ringgung

Lokasi: Desa Sidodadi, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Kendaraan Roda dua Rp. 5.000, Kendaraan Roda Empat Rp.10.000
Jam Operasional: 24 Jam

Pantai Sari Ringgung (foto: piknikasik.com)

Ketersediaan fasilitas umum yang lengkap di Pantai Sari Ringgung adalah salah satu bukti keseriusan Propinsi Lampung dalam menggarap sektor wisata. Karena itu para wisatawan yang berkunjung ke sini, tidak akan sulit untuk mencari masjid, kamar mandi, gazebo, stand-stand penjual souvenir, cafe dan resto, serta fasilitas yang lain, seperti lapangan futsal, arena permainan anak,  wahana permainan air (waterboom, banana boat, dan speedboad), juga penginapan dan hotel yang murah.

Selain menyuguhkan pemandangan pantai yang indah, pengunjung juga dapat berlayar dengan menggunakan perahu yang ongkos sewanya relatif murah, mengunjungi Pasir Timbul yang ada di tengah laut.

14. Pantai Batu Layar

Lokasi: Desa Pegadungan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggaus, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Pantai Batu Layar (foto: pariwisatalampung.com)

Tidak hanya Lombok yang memiliki pantai bernama Pantai Batu Layar, Lampung pun memiliki pantai dengan nama yang sama. Bedanya, Pantai Batu Layar di Lampung memiliki beberapa nama, yaitu Pantai Pegadungan dan Pantai Karang Gigi Hiu.

Pantai Batu Layar yang ada di lampung banyak disebut sebagai pantai yang paling menarik untuk dijadikan objek foto. Hal tersebut tidak lepas dari formasi batu-batuan di lokasi wisata ini yang memang unik dan menarik dengan ukuran besar-besar setinggi 1 – 10 meter berbentuk meruncing ke atas menyerupai gigi hiu.

15. Pulau Pisang

Lokasi: Desa Enam Pekon, Kecamatan Pesisir Barat, Kabupaten Lampung Barat
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Pulau Pisang (foto: piknikasik.com)

Disebut Pulau Pisang karena pulau yang mungil ini bentuknya mirip buah pisang. Pulau ini cukup terisolasi, tidak memiliki jaringan listrik serta sulit untuk menangkap sinyal telepon. Penduduknya sebagian besar juga tidak bisa berbahasa Indonesia dengan kehidupan sosial yang unik serta masih kental menjaga tradisi dan budaya. Keterkucilan dan keterbelakangan itulah yang membuat Pulau Pisang menarik untuk dikunjungi, disamping panorama pantai di pulau ini memang sangat indah untuk dinikmati.

Untuk menuju ke Pulau Pisang, jalur terdekat adalah melalui dermaga Tembakak dengan membayar ongkos penyeberangan sebesar Rp.20.000 perorang. Perjalanan dari Tembakak ke Pulau Pisang butuh waktu sekitar 15 – 20 menit. Namun, tarif tersebut hanya berlaku pada pukul 07.00 – 14.00. Diluar jam tersebut penyeberangan hanya dapat dilakukan dengan menyewa kapal laut kecil dengan kapasitas maksimal 10 orang dan tarif sewa sebesar Rp.500.000.

16. Curup Lestari

Lokasi: Desa Kota Batu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Curup Lestari (foto: instaview.xyz)

Air terjun yang memiliki ketinggian 30 meter ini masih terjaga keasriannya dengan pemandangan sekitar yang memanjakan mata. Tidak berbeda dengan wisata air terjun yang lain, untuk berkunjung ke destinasi yang satu ini dibutuhkan tenaga ekstra. Jika berangkat dari Bandar Lampung butuh waktu perjalanan sekitar 2 jam, disusul dengan mengendarai ojek melewati jalan yang curam dan medan yang ekstrim sejauh 3 km. Meski perjalanan yang harus ditempuh cukup menguras tenaga, namun rasa lelah akan seketika sirna begitu sampai di tempat. Keindahan Curup Lestari beserta pepohonan di sekitarnya akan membuat tubuh terasa segar, belum lagi jika menikmati guyuran air pegunungan yang jatuh dari atas ketinggian.

17. Air Terjun Lembah Pelangi

Lokasi: Desa Sukamaju, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 5.000
Jam Operasional: 24 Jam

Air Terjun Lembah Pelangi (foto: triephod.wordpress.com)

Disebut Air Terjun Lembah Pelangi, karena di lokasi air terjun ini seringkali muncul pelangi, sehingga menambah pesona pemandangan alam di sekelilingnya. Tidak hanya itu saja yang disuguhkan destinasi wisata yang satu ini, tapi juga keberadaan air terjun itu sendiri yang terbagi atas dua bagian.

Pada bagian paling atas dapat dijumpai air terjun yang ketinggian dan luasnya melebihi air terjun yang ada di bawah. Kedalaman kolamnya setinggi pinggang – dada orang dewasa, sehingga sangat nyaman untuk dipakai mandi dan berenang.

Turun kebawah dengan jarak sekitar 50 meter, terdapat 2 air terjun dengan ketinggian sekitar 10 meter.  Untuk menuju ke lokasi air terjun yang ada di bawah ini cukup sulit, karena harus melewati jalan berbatuan dan tebing yang terjal.

18. Air Terjun Way Lalaan

Lokasi: Desa Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 5.000
Jam Operasional: 07.00 – 17.00

Air Terjun Way Lalaan (foto: yopiefranz.com)

Air Terjun Way Lalaan terdiri atas 2 air terjun. Destinasi yang menjadi kebanggaan masyarakat Kotaagung ini tidak pernah sepi dari pengunjung, utamanya pada musim liburan, karena selain menyuguhkan pemandangan yang menawan, aksesnya juga mudah dijangkau dan tidak melewati medan yang ekstrim sebagaimana wisata air terjun pada umumnya. Namun itu untuk Air Terjun Way Lalaan 1, sedang untuk Air Terjun Way Lalaan 2, tetap harus melintasi jalan yang terjal.

Cukup dengan mengunjungi Air Terjun Way Lalaan 1, Anda sudah akan merasa puas dengan keindahan air terjun yang ketinggiannya sekitar 8 – 10 meter ini, karena selain dapat menikmati segarnya air pegunungan, Anda juga dapat melihat keeksotisan tekstur batu yang mengapit jatuhnya air. Tidak hanya itu, taman indah yang dibangun oleh pihak pengelola, akan menambah suasana nyaman bagi para pengunjungnya, begitu juga dengan fasilitas yang lain, seperti lahan parkir yang luas, kamar ganti, shelter dan mushollah.

19. Taman Kupu-Kupu Gita Persada

Lokasi: Jalan Way Rahman, Kecamatan Kemling Hutan, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 10.000
Jam Operasional: 09.00 – 17.00

Taman Kupu-Kupu Gita Persada (foto: lihat.co.id)

Memasuki taman ini akan membuat Anda serasa di negeri dongeng karena suasana sekeliling dipenuhi dengan berbagai macam tanaman bunga dan berbagai jenis kupu-kupu yang terbang kesana-kemari. Terdapat juga rumah kayu yang besar untuk menyimpan kupu-kupu yang diawetkan dari ratusan jenis, serta tempat penangkaran kupu-kupu.

Untuk lebih memanjakan para pengunjung, pihak pengelola juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti rumah pohon, sarana bermain anak-anak, tempat beristirahat berbentuk seperti pendopo, kamar mandi dan WC umum, juga Tea House untuk pengunjung yang ingin memesan makanan, minuman serta camilan.

20. Taman Purbakala Pugung Raharjo

Lokasi: Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Seikhlasnya
Jam Operasional: 07.00 – 17.00

Taman Purbakala Pugung Raharjo (foto: harianlampung.com)

Berbagai peninggalan zaman Hindu dan Buddha (2500 SM) dapat dijumpai di situs arkeologi yang menempati area seluas 30 hektar ini, seperti punden berundak, batu kandang atau batu mayat, pasasti, altar batu, arca, batu berlubang, dolmen, serta benteng parit primitif yang panjangnya sekitar 1,2 km.

Untuk menuju ke lokasi situs arkeologi yang ditemukan pada tahun 1957 ini cukup mudah, karena dari kota Bandar Lampung hanya berjarak 52 km yang dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum sekitar 1,5 jam.

21. Pantai Klara

Lokasi: JL. Raya Way Ratay, Desa Gebang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Kendaraan Roda dua Rp. 10.000, Kendaraan Roda Empat Rp.25.000
Jam Operasional: 24 Jam

Pantai Klara (foto: ragamlampung.wordpress.com)

Kata “Klara” yang dipakai untuk nama pantai ini bukan berasal dari nama seseorang, melainkan sebuah kepanjangan dari “Kelapa Rapet”. Sebab di era 1980an dan masa-masa sebelumnya, lokasi yang kini menjadi tempat wisata tersebut dipenuhi dengan pohon kelapa seluas 5 hektar dengan jarak antara pohon yang satu dengan yang lain hanya sekitar 3 meter. Rapatnya jarak pohon kelapa itulah yang membuat penduduk setempat memberi nama tempat ini Pantai Klara alias Kelapa Rapet.

Hingga kini jajaran pohon kelapa tersebut masih berdiri tegak mempercantik keindahan pantai, meski jumlahnya tidak sebanyak dulu dan jaraknya juga tidak serapat dulu lagi. Pantai yang mengandung kadar garam tinggi ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas bagi para pengunjung, diantaranya adalah camping ground dan arena outbond, wahana canoe, banana boat dan dermaga untuk menyeberang ke Pulau Pahawang.

22. Taman Wisata Lembah Hijau

Lokasi: JL. Radin Imba Kesuma Ratu No.21, Kelurahan Sukadana Ham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 10.000
Jam Operasional: 08.00 – 18.00 WIB

Taman Wisata Lembah Hijau (foto: widyadyaa.wordpress.com)

Taman wisata yang mengusung  konsep cagar alam, adat dan budaya ini menempati area seluas 30 hektar yang terbagi atas 80% area alami dan sisanya berupa bangunan. Taman Wisata Lembah Hijau sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, karena fasilitas wisata yang ada di tempat ini cukup lengkap, mulai dari Taman Rekreasi, Kebun Binatang Mini sampai dengan Waterboom. Khusus untuk masuk ke wahana Waterboom, ada tiket tambahan sebesar Rp.35.000. Meski demikian Waterboom menjadi wahana favorit yang banyak dikunjungi wisatawan.

23. PantaiTanjung Setia

Lokasi: Desa Tanjung Setia, Kabupaten Lampung Barat
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

PantaiTanjung Setia (foto: telusurindonesia.com)

Meski lokasinya cukup jauh dari Kota Bandar Lampung dengan lama perjalanan sekitar 7 – 8 jam, namun akses transportasi menuju ke Pantai Tanjung Setia cukup mudah, baik dengan kendaraan pribadi maupun  angkutan umum. Jika naik angkutan umum, tinggal menuju terminal Rajabasa dan mencari bus Krui Putra dengan ongkos sebesar Rp.50.000 – Rp.60.000.

Pantai yang memiliki pemandangan alam eksotis, terutama saat matahari tenggelam pada sore hari ini, dikenal para wisatawan mancanegara karena gelombangnya yang besar, bahkan bisa mencapai ketinggian 10 meter dengan panjang mencapai 200 meter pada bulan Juni – Agustus. Gelombang besar itulah yang membuat Pantai Tanjung Setia menjadi sorga bagi para peselancar.

24. Laguna Dodo

Lokasi: Dusun Bandung Jaya Pekon, Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Laguna Dodo (foto: indonesia-tourism.com)

Berenang dan menyelam di kolam karang sambil mendengarkan deburan ombak yang menghantam dinding karang serta suara Siamang yang bersahut-sahutan di bebukitan yang ditumbuhi pohon-pohon besar, tentu bakal menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Sensasi itulah yang ditawarkan Laguna Dodo kepada para wisatawan yang datang ke sini.

Terdapat tiga laguna yang tertutup dinding karang di tempat ini, satu berukuran besar, sedang dua laguna lainnya berukuran sedang. Selain sensasi mandi di laguna, keindahan pemandangan saat menuju ke lokasi serta keindahan pantai yang ada di dekat Laguna Dodo bakal memberikan hiburan tersendiri bagi para wisatawan.

25. Pulau Tanjung Putus

Lokasi: Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Pulau Tanjung Putus (foto: travel.detik..com)

Pernah nonton film Nemo? Jika ingin melihat Nemo dan ikan-ikan lain yang warnanya sangat indah dan lucu, datang saja ke Pulau Tanjung Putus, karena di kawasan perairan yang ada di pantai ini Anda dapat melihat berbagai jenis ikan yang akan muncul ke permukaan air laut saat Anda melempar remah-remah roti. Selain berbagai jenis ikan, di kawasan ini juga dapat ditemui berbagai jenis karang hidup serta kima-kima ( sejenis kerang  mutiara yang garis tengahnya lebih dari 30 cm). Namun demikian, ikan-ikan dan biota laut lainnya yang ada di sini dilarang dipancing dan ditangkap, karena Pulau Tanjung Putus merupakan kawasan budidaya ikan laut dan terumbu karang.

Dinamakan Pulau Tanjung Putus menurut cerita karena pulau ini dahulu menyatu dengan pulau Sumatera. Akibat erosi membuat sebagian tanahnya terendam air laut dan membentuk selat kecil. Untuk menuju pulau ini dari Bandar Lampung harus menuju ke Kampung Ketapang yang jaraknya sekitar 35 km, dilanjutkan dengan menyewa perahu motor untuk menyeberang ke Pulau Tanjung Putus dengan ongkos sewa sekitar Rp.400.000 pulang –  pergi.

26. Pulau Tegal

Lokasi: Desa Gebang, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Pulau Tegal (foto: fivolput.tumblr.com)

Pulau Tegal adalah salah satu wilayah di Lampung yang memiliki taman laut yang indah dan menjadi sorga bagi para pecinta snorkeling karena terumbu karang yang terdapat di sini lokasinya cukup dangkal dan airnya sangat jernih. Sehingga cukup dengan menyelam sedalam setengah meter, sudah dapat ditemui berbagai macam biota laut, seperti terumbu karang, clown fish, anemon, nemo, bintang laut pink, dan berbagai jenis biota laut lainnya.

BacaJuga:  10 Foto Pantai Sari Ringgung Lampung Biaya Masuk + Peta Jalan Menuju Lokasi

Untuk dapat menikmati keindahan taman laut, wisatawan dapat menyewa kapal/perahu seharga Rp.120.000 yang dapat menampung 10 – 12 orang.   Selain itu juga harus menyewa peralatan snorkeling seharga Rp.35.000. Dengan biaya yang relatif murah, Anda sudah akan diantarkan ke spot-spot snorkeling oleh pengemudi kapal/perahu.

27. Pulau Maitem

Lokasi: Desa Gebang, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Pulau Maitem (foto: badpackers.blogspot.co.id)

Meskipun disebut pulau, destinasi unik ini bisa ditempuh dari pelabuhan Ketapang dengan berjalan kaki pada saat air laut sedang surut. Karena pada saat itu, akan terhampar  gundukan pasir yang menghubungkan pelabuhan Ketapang dengan Pulau Maitem. Itulah keunikan dari pulau ini. Daya tarik lainnya sudah barang tentu pemandangan pantai beserta hutan mangrovenya yang indah.

Tidak hanya itu, Pulau Maitem juga memiliki pemandangan bawah laut yang sangat indah. Terumbu karang yang masih terjaga keasliannya dan menjadi habitat dari berbagai jenis ikan serta hewan laut lainnya akan menjadi tempat yang menyenangkan untuk dipakai snorkeling. Terlebih air laut yang ada di sini sangat jernih.

28. Little Europe

Lokasi: Jalan Setia Budi, Kelurahan Teluk Betung Barat, Kecamatan Negeri Olok Gading, Kota Bandar Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Gratis
Jam Operasional: 09.00 – 21.00 WIB

Little Europe (foto: harianbernas.com)

Menikmati suasana Eropa lewat desain arsitektur bangunan dengan cat berwarna-warni, sambil menggoyang lidah dengan berwisata kuliner dan menikmati live music, sekaligus hunting objek foto untuk menghiasi akun  instagram, semua bisa didapat di Little Europe yang berlokasi di Perumahan Citra Garden. Menariknya, untuk dapat menikmati semua itu Anda sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis kecuali membayar makanan dan minuman  yang Anda pesan.

Tidak hanya itu, di sini pengunjung juga dapat melihat dan berfoto dengan latar belakang miniatur Menara Eiffel berwarna hitam dengan gradasi emas yang menjulang setinggi 6 meter.

29. Tahura Wan Abdul Rachman

Lokasi: Desa Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Gratis

Ekowisata Tahura Wan Abdul Rachman menempati lahan seluas 600,25 hektar yang merupakan hutan tradisional dengan 266 jenis pohon, 26 jenis satwa termasuk harimau, serta 82 jenis burung. Tahura yang dikelola 384 Kepala Keluarga tersebut menarik untuk dikunjungi karena menyajikan keindahan alam yang masih natural. Terlebih  saat menapakkan kaki di puncak Bukit Damar Kaca yang berada pada ketinggian 450 meter dpl, Anda akan dapat melihat hamparan Laut Selat Sunda dan Teluk Ratai yang ada di kejauhan.

Selain menikmati keindahan hutan, wisatawan juga bisa melihat koleksi Anggrek dan tempat penangkaran rusa yang menjadi bagian dari Tahura Wan Abdul Rachman, atau melihat pengolahan kolang-kaling yang dikerjakan oleh warga setempat.

30. Danau Ranau

Lokasi: Kabupaten Lampung Barat
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 5.000 (Termasuk Ongkos Parkir Kendaraan)
Jam Operasional: 24 Jam

Danau Ranau (foto: anekatempatwisata.com)

Danau terbesar kedua di Pulau Sumatera ini memiliki luas 125,9 km2 dan berkedalaman 174 meter. Dengan lokasi berada di ketinggian 1.880 meter dpl dan di kaki gunung Seminung, membuat udara yang berhembus di sekitar lokasi danau terasa sejuk dan segar serta menyuguhkan lanskap yang cantik.

Pengunjung juga bisa menyewa perahu untuk berlayar menuju ke Pulau Marisa yang berada di tengah danau, atau membeli ikan-ikan segar hasil tangkapan penduduk setempat untuk dibakar dan disantap di tepi danau. Jika bermaksud untuk bermalam, dapat menyewa penginapan yang ada di tepi danau dengan harga sewa Rp.100.000 – Rp.150.000 untuk hari biasa, dan Rp.500.000 – Rp.750.000 saat hari libur.

31. Taman Wisata Lembah Hijau

Lokasi: JL. Radin Imba Kesuma Ratu No.21, Kelurahan Sukadana Ham, Kecamatan Tanjung Karang Barat
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 10.000
Jam Operasional: 08.00 – 18.00 WIB

Taman Wisata Lembah Hijau (foto: indonesia-tourism.com)

Memiliki luas 30 hektar, Taman Wisata Lembah Hijau dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas untuk memanjakan para pengunjung, baik anak-anak, remaja maupun dewasa. Beberapa wahana yang terdapat di sini diantaranya adalah Waterpark, Waterboom, Twiens Boomerang, Carousel, Taman Satwa, Boom Boom Car, Mini Trail, Outbond Area, Flying Fox, ATV Riding, Rumah Hantu, 4D,  Kuda Tunggang, serta yang lain.

Tempat yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga ini juga dilengkapi dengan restauran serta cottage untuk pengunjung yang bermaksud bermalam di lokasi Taman Wisata Lembah Hijau.

32. Taman Wisata Bumi Kedaton

Lokasi: JL. WA Rahman, Kelurahan Batu Putu, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Anak-anak Rp. 7.000, Dewasa Rp.8.000
Jam Operasional: 08.00 – 17.00 WIB

Taman Wisata Bumi Kedaton (foto: eloratour.wordpress.com)

Tidak berbeda halnya dengan Taman Wisata Lembah Hijau, destinasi wisata yang satu ini juga memiliki fasilitas hiburan dan wahana permainan yang cukup lengkap, mulai dari Waterpark, Pertunjukan Gajah, Menunggang Gajah dan Kuda, Istana Balon, Aneka Permainan Anak, Waterboom, Perahu Kano, Flying Fox, Camping Ground, gazebo, Rumah Panggung, Bioskop serta yang lain.

Tempat wisata keluarga ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan dari berbagai daerah, selain karena jaraknya yang hanya sekitar 8 km dari Kota Bandar Lampung, juga karena berada di satu area dengan Resort Bumi Kedaton. Sehingga mereka yang datang ke sini tidak bingung mencari penginapan, tinggal memilih apakah menyewa cottage atau villa.

33. Bendungan Batutegi

Lokasi: Desa Pekon Batutegi, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 2.000
Jam Operasional: 07.00 – 17.00 WIB

Bendungan Batutegi (foto: tribunnews.com)

Bendungan seluas 3.560 hektar yang diresmikan pada 8 Maret 2004 tersebut adalah bendungan terbesar se-Asia Tenggara. Selain dimanfaatkan sebagai PLTA (Pusat Listrik Tenaga Air) dan irigasi, Bendungan Batutegi juga dikembangkan sebagai tempat pariwisata, karena kondisi alam di sekitarnya memang memiliki daya tarik tersendiri. Dengan dikelilingi bebukitan, hamparan hutan dan pepohonan berukuran besar, mata Anda akan dimanjakan oleh pemandangan yang indah serta udara yang sejuk dan segar.

Saat berkunjung ke bendungan ini, para wisatawan dapat memilih dua lokasi yang tersedia, pertama, lokasi bagian dalam bendungan, dan kedua dermaga bendungan yang biasa disebut Jetty. Diantara kedua lokasi tersebut, pemandangan yang paling menarik tentunya dermaga Jetty, karena di lokasi ini dapat dilihat sebuah kolam raksasa yang terhampar luas dengan latar belakang bukit-bukit yang menjulang di kejauhan. Saat menikmati indahnya alam itulah, pengunjung bisa memesan berbagai menu makanan dan minuman pada stand-stand penjual makanan yang ada di lokasi tersebut. Jika ingin menikmati alam di atas permukaan air, perahu-perahu nelayan setempat juga siap untuk membawa pengunjung mengelilingi bendungan dengan ongkos sewa sebesar Rp.700.000 – Rp.800.000 perkapal.

34. Pulau Mengkudu

Lokasi: Desa Batu Balak, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Pulau Mengkudu (foto: lihat.co.id)

Dinamakan Pulau Mengkudu, karena dahulu di pulau yang tidak berpenghuni ini banyak tumbuh pohon mengkudu sebelum akhirnya habis digantikan dengan pohon bakau. Pulau mungil ini tidak berbeda jauh dengan  Pulau Maitem yang juga terdapat di Lampung yakni sama-sama memiliki fenomena alam yang unik berupa pasir timbul, yakni daratan berupa pasir sejauh kurang lebih 200 meter yang menghubungkan Pulau Mengkudu dengan Pulau Sumatera. Tentu saja daratan pasir tersebut dapat dilewati pada saat air laut sedang surut.

Selain fenomena alam yang unik tersebut, pemandangan alam di sekitar pantai juga sangat indah dengan hamparan pasirnya yang putih dan airnya yang jernih. Lebih dari itu, perairan di sekitar Pulau Mengkudu juga memiliki taman laut dengan berbagai jenis terumbu karang dan ikan-ikan serta hewan laut lainnya yang indah, sehingga sangat menarik untuk dipakai snorkeling.

35. Pantai Batu Lapis

Lokasi: Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Gratis
Jam Operasional: 24 Jam

Pantai Batu Lapis (foto: tukangngetrip.blogspot.co.id)

Tidak seperti wisata pantai pada umumnya yang menyuguhkan hamparan pasir putih dan gugusan batu-batu karang, di Pantai Batu Lapis Anda justru tidak akan menjumpai pasir sedikitpun. Tapi jangan khawatir, pemandangan yang mempesona tetap dapat Anda nikmati, bahkan jauh lebih indah dari hamparan pasir, yakni sekumpulan batu-batu besar yang bentuknya seolah-olah berlapis-lapis.

Keberadaan batu berlapis-lapis yang tidak Anda jumpai di pantai-pantai yang lain itulah yang menjadi daya pikat tersendiri, karena menghadirkan pemandangan yang sangat memukau kala berpadu dengan birunya air laut dan hijaunya bukit yang membentengi pantai ini. Selain menikmati pesona alam, berburu objek foto sudah pasti tidak boleh dilewatkan, karena di hampir semua sudut yang ada di tempat ini sangat instagramable.

36. Muncak Tirtayasa

Lokasi: Gunung Muncak, Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 5.000
Jam Operasional: 07.00 – 17.00 WIB

Muncak Tirtayasa (foto: wisatabagus.net)

Panorama alam yang disuguhkan Muncak Tirtayasa sangat instagramable, sehingga dari hari ke hari, wisatawan yang berkunjung ke sini terus bertambah. Pemandangan yang disuguhkan tersebut berupa perbukitan yang berhias hijaunya pepohonan berlatar belakang Teluk  Lampung dengan lautnya yang kebiru-biruan.

Untuk dapat menikmati keindahan di tempat ini tidaklah sulit, karena di Muncak Tirtayasa telah tesedia viewing platform, sehingga cukup dengan menaikinya Anda sudah dapat mengedarkan pandangan, menikmati lukisan alam yang terbentang.

37. Bukit BLT

Lokasi: Desa Blitarejo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 5.000
Jam Operasional: 07.00 – 17.00 WIB

Bukit BLT (foto: jejamo.com)

Hamparan persawahan, aliran sungai yang berliku-liku, dan perkampungan penduduk dengan background deretan perbukitan menjadi sajian utama dari panorama alam yang dapat dinikmati di sini. Keindahan tersebut menjadi semakin sempurna jika Anda datang sebelum matahari terbit atau disaat matahari hendak tenggelam, karena sunrise dan sunset yang dilihat dari atas Bukit BLT menebarkan nuansa romantis yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata.

Selain harus membayar tiket masuk sebesar Rp.5000, di atas bukit ini juga terdapat beberapa spot menarik untuk dijadikan latar berlakang foto, dan untuk bisa berfoto di tempat-tempat tersebut dikenakan biaya lagi sebesar Rp.1000 – Rp.2.000. Harga tiket yang relatif murah itu membuat Bukit BLT banyak dikunjungi para wisatawan, utamanya anak-anak muda.

38. Tanjung Tuha

Lokasi: Desa Tanjung Tua, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 5.000
Jam Operasional: 24 Jam

Tanjung Tuha (foto: lihat.co.id)

Tanjung Tuha adalah salah satu spot memancing favorit yang ada di Lampung, karena di perairannya yang jernih banyak terdapat ikan-ikan besar dengan bobot lebih dari 30 kg, seperti ikan Kakap, Simba, Marlin serta yang lain. Tidak hanya  mancing mania saja yang datang berkunjung ke tempat ini, tapi juga para wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantainya yang dipenuhi batu-batu dengan relief alam yang menarik.

Untuk dapat menikmati keindahan alam yang lebih utuh sekaligus berfoto di atas ketinggian, di tempat ini disediakan tower yang menjulang tinggi. Mereka yang ingin menaiki tower tersebut dikenakan tarif Rp.15.000 perorang dengan waktu yang dibatasi, mengingat di bawah masih banyak pengunjung lain yang juga ingin melakukan hal yang sama. Dari atas ketinggian tower itulah dapat dinikmati hamparan ladang jagung, lautan yang membiru, deeretan bebukitan, juga anak Gunung Krakatau yang berada jauh di seberang lautan.

39. Mata Air Way Biyah

Lokasi: Desa Canti, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Jam Operasional: 24 Jam

Mata Air Way Biyah (foto: lihat.co.id)

Mata air yang lokasinya di tengah desa ini, memiliki air yang sangat jernih dan bersih yang sumbernya berasal dari Gunung Rajabasa. Karena bersih, saat mandi di mata air ini bisa sekaligus meminumnya. Bahkan, konon mereka yang berasal dari daerah lain yang mandi dan  minum air dari Mata Air Way Biyah, maka suatu hari nanti orang tersebut akan datang kembali ke mata air tersebut.

Terlepas dari benar tidaknya kepercayaan tersebut, tempat ini memang menarik untuk dikunjungi, karena selain dapat menikmati segarnya air khas pegunungan, alam sekitar yang berhias pepohonan  menyajikan pemandangan  yang menyejukkan mata. Ditambah lagi batu-batu kali dengan berbagai bentuk dan ukuran yang bertebaran di sekitar mata air, membuat tempat ini menjadi semakin indah.

40. Bendungan Way Rarem

Lokasi: Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 2.000
Jam Operasional: 07.00 – 17.00 WIB

Bendungan Way Rarem (foto: pariwisatalampung.com)

Bendungan yang memiliki luas 49,2 hektar dengan kedalaman air 32 km dan ketinggian bendungan 59 meter ini selain berfungsi untuk mengairi sawah seluas 22.000 hektar yang terbentang di 4 kecamatan, yaitu Abung Timur, Kotabumi, Tulang Bawang Udik dan Tulang Bawang Tengah, juga dimanfaatkan sebagai objek pariwisata.

Hal tersebut tidak lepas dari keindahan alamnya berupa hamparan air berlatar belakang pegunungan  hijau dengan udara sekeliling yang sejuk. Selain itu juga tersedia fasilitas bermain untuk anak-anak, serta perahu para nelayan yang dapat disewa untuk berkeliling bendungan sambil melihat budidaya ikan mas dan ikan nila dengan menggunakan jaring apung. Tentunya, banyak pula spot-spot untuk mereka yang gemar memancing.

BacaJuga:  10 Gambar Pantai Laguna Kalianda Lampung Selatan, Nomor Telepon + Lokasi

41. Tugu Payan Mas

Lokasi: Kelurahan Kota Gapura, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Gratis
Jam Operasional: 24 Jam

Tugu Payan Mas (foto: id.wikipedia.org)

Ikon Kabupaten Lampung Utara ini melambangkan senjata tradisional masyarakat lampung atau Suku Abung, sehingga namanya pun “Tugu Payan Mas” atau “Tugu Tombak Emas”.  Pada tugu tersebut juga terdapat lambang 9 Marga Pepadun yang tertuang dalam wujud 9 perisai atau disebut Payan yang mengitari tugu.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Lampung Utara, tidak akan pernah melewatkan kesempatan untuk datang ke Tugu Payan Mas dan berfoto dengan latar belakang tugu tersebut, sebagai bukti kalau pernah menjelajah bumi Lampung Utara.

42. Alam Wawai

Lokasi: JL. H. Hasan Rais, Desa Sukadana Ham, Kecamatan Tanjung Karang, Kota Bandar Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Senin- Jumat Rp. 15.000, Sabtu – Minggu Rp.20.000
Jam Operasional: 10.00  – 17.00 WIB

Alam Wawai (foto: coretjalan.blogspot.co.id)

Meski berada di daerah perbukitan, namun lokasinya mudah sekali dijangkau sehingga banyak dikunjungi para wisatawan yang ingin menikmati suasana yang tenang dan sejuknya udara, sambil melihat keindahan Kota Bandar Lampung dari atas ketinggian.

Alam Wawai menyediakan berbagai fasilitas untuk para pengunjung yang datang ke sini, diantaranya Camping Ground yang berbentuk tenda Suku Indian lengkap dengan matras dan sleeping bag serta lokasi api unggun, MCK dan juga mushollah. Tenda tersebut hanya dapat disewa jika ada kegiatan yang jumlah pesertanya  sekitar 50 orang.

43. Taman Batu Granit Tanjung Bintang

Lokasi: Perkebunan Karet PTPN VII Afdeling Bergen, Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini

Taman Batu Granit Tanjung Bintang (foto: tribunnews.com)

Lokasinya yang cukup dekat dengan kota Bandar Lampung, yakni sekitar 1,5 jam waktu perjalanan, membuat tempat ini selalu ramai didatangi para wisatawan. Terlebih karena pemandangan alam yang ada di sini berbeda dari tempat wisata yang lain. Pemandangan tersebut berupa batu-batu granit berukuran besar yang terhampar dengan alam sekitar dipenuhi hijaunya pohon-pohon karet.

Bebatuan besar yang sangat unik tersebut tentunya menarik untuk dijadikan latar belakang foto pengisi akun instagram, sehingga tidak heran jika tempat inipun menjadi sasaran anak-anak muda yang ingin berselfie dan berwefie ria. Selain itu, gugusan batu tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi penggemar petualangan untuk menaklukkannya.

44. Pantai Dewi Mandapa dan Pulau Cinta

Lokasi: Desa Gebang, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Pantai Dewi Mandapa Rp.10.000 untuk motor, Rp.30.000 untuk mobil, Pulau Cinta Rp.10.000 perorang.
Jam Operasional: 08.00 – 19.00 WIB

Pantai Dewi Mandapa dan Pulau Cinta (foto: tourlampung.id)

Pantai yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam dari kota Bandar Lampung ini menyuguhkan pemandangan hutan bakau yang rindang dengan udara yang sejuk, sehingga cukup nyaman untuk memanjakan mata. Meski disebut pantai, kawasan ini tidak memiliki  pasir dan berlumpur, sehingga tidak dapat dipakai untuk berenang. Tetapi tidak perlu khawatir, tidak jauh dari Pantai Dewi Mandapa, tepatnya di tengah laut, terdapat  Pulau Cinta yang akan memuaskan keinginan Anda untuk bermain dengan air laut.

Disebut Pulau Cinta, karena jika dilihat dari atas pulau kecil ini bentuknya menyerupai hati atau simbol dari kata Love. Untuk menuju ke pulau Cinta dari Pantai Dewi Mandapa Anda cukup berjalan kaki melewati jembatan kayu yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Di pulau  kecil inilah Anda dapat berenang sepuas hati atau menjelajah di bawah permukaan air lewat snorkeling.

45. Pantai Marina

Lokasi: Pesisir Lampung Selatan, Kecamatan Kalianda
Koordinat: Klik Disini

Pantai Marina (foto: lihat.co.id)

Pantai yang dulu sempat menjadi magnet wisata propinsi Lampung ini mulai jarang didatangi para wisatawan sejak tahun 2000an. Penyebabnya lebih kepada cerita-cerita mistik yang berkembang yang mengatakan kalau pantai ini angker dan kerap meminta korban nyawa.

Terlepas benar tidaknya cerita dari mulut ke mulut tersebut, Pantai Marina sebenarnya merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi, karena pemandangan pantainya yang eksotis lewat perpaduan pasir, batu-batu karang dan ombaknya yang besar. Hamparan bebukitan dengan hijaunya pepohonan turut pula menambah keindahan pantai ini.

46. Pulau Lunik

Lokasi: Area Teluk Pidada, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Koordinat: Klik Disini

Pulau Lunik (foto: sittirasuna.com)

Lunik dalam bahasa lampung artinya kecil. Pulau lunik luasnya memang hanya seperempat hektar sehingga dapat dijelajahi cukup dengan berjalan kaki. Pulau yang tidak berpenghuni ini memiliki hamparan pasir berwarna putih bersih dengan ombak yang kecil dan laut yang tenang serta air yang jernih. Begitu jernihnya air yang ada di kawasan perairan Pulau Lunik membuat pemandangan bawah air terlihat dengan jelas dari permukaan. Bagi penggemar snorkeling, perairan Pulau Lunik bakal memberi sensasi tersendiri karena taman lautnya kaya akan terumbu karang.

47. Pantai Sebalang

Lokasi: Desa Sinar Laut, Kecamatan Ketibung, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini

Pantai Sebalang (foto: mengenalwisatabudayalampung.blogspot.co.id)

Di sinilah lokasi yang memiliki sudut pandang sangat pas untuk melihat terbenamnya sinar matahari di ufuk Barat dengan tebaran sinarnya yang berwarna orange. Keindahan sunset tersebut jika ditangkap dengan menggunakan lensa kamera dan diabadikan dalam bahasa gambar, akan semakin mengagumkan karena Pantai Sebalang memiliki  pohon yang tumbuh di tengah laut dangkal sehingga semakin memperindah nuansa foto.

Tidak hanya pada sore hari, pada pagi dan siang haripun pantai ini juga menebarkan keindahan lewat pasirnya yang putih dan air lautnya yang berwarna kebiru-biruan. Para wisatawan juga bisa menyewa perahu pada para nelayan untuk berlayar ke tengah laut dan mengunjungi pulau-pulau kecil di kawasan tersebut atau untuk memancing ikan.

48. Taman Wisata Palem Indah

Lokasi: Jalan Sudirman No.262 Kelurahan Ganjar Agung, Metro Barat
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 20.000
Jam Operasional: 08.00 – 17.30 WIB

Taman Wisata Palem Indah (foto: wisatakotametro.blogspot.co.id)

Taman Wisata Palem Indah yang menempati area seluas 2 hektar, menarik untuk dikunjungi bersama keluarga, karena sarana rekreasi yang tersedia di sini dapat dinikmati mulai dari usia anak-anak, remaja sampai dewasa.

Beberapa fasilitas rekreasi tersebut diantaranya adalah kolam renang, waterboom, kolam anak, kolam perahu bebek, ember tumpah, outbond area, tempat pemancingan, panggung hiburan, restoran, serta ballroom untuk acara-acara pertemuan.

49. Museum Lampung

Lokasi: JL. Zainal Arifin Pagar Alam No.64, Gedung Meneng, Kota Bandar Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Anak-anak Rp. 500, Dewasa Rp.4.000
Jam Operasional: Selasa –  Kamis 08.00 – 13.30 WIB, Jumat 08.00 – 10.30 WIB, Sabtu –Minggu 08.00 – 14.00, Senin dan Hari Libur Nasional Tutup

Museum Lampung (foto: wisatadilampung.info)

Diresmikan pada 24 September 1988, Museum Lampung memiliki koleksi sejumlah benda budaya dari dua kelompok budaya yang ada di Lampung, yaitu Adat Pepadun dan Adat Pesisir (Sai Batin).  Selain itu berbagai benda bersejarah peninggalan Kerajaan Sriwijaya juga mengisi daftar koleksi, seperti pakaian adat, perhiasan, naskah kuna dari daun lontar, arca, meriam kuna serta yang lain.

Benda-benda bersejaran ditempatkan di lantai pertama, sedang benda-benda yang berkaitan dengan kebudayaan masyarakat Lampung tersimpan di lantai atas. Bagi penggemar wisata bersejarah, destinasi yang satu ini tentu tidak akan dilewatkan.

50. Kampoeng Wisata Tabek Indah

Lokasi: JL:. Raya Natar Pemanggilan, Desa Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 15.000
Jam Operasional: 07.00 – 17.00 WIB

Kampoeng Wisata Tabek Indah (foto: malahayati.ac.id)

Kampung Wisata yang mulai beroperasi sejak tahun 2006 ini sangat menarik untuk dikunjungi bersama keluarga karena selain menghadirkan pemandangan yang menyejukkan mata dengan udara yang segar lewat hamparan rumput dan rindangnya pepohonan, juga dilengkapi berbagai fasilitas rekreasi, baik untuk anak-anak, remaja maupun dewasa.

Beberapa fasilitas yang dapat ditemui di sini diantaranya adalah wahana permainan dengan berbagai macam jenis seperti waterboom, flying fox, outbond area, serta yang lain, bar, cafe dan resto yang menyajikan berbagai macam menu makanan, kolam pemancingan, juga tempat penginapan berupa cottage yang designnya merujuk pada desain bangunan tradisional Indonesia.

51. Pemandian Air Panas Way Belerang

Lokasi: Lereng Gunung Rajabasah, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 10.000, Berenang di kolam Rp.5000
Jam Operasional: 24 Jam

Pemandian Air Panas Way Belerang (foto: jatisariku.com)

Pemandian air panas yang dikelola Dinas Pariwisata Lampung Selatan ini memiliki sumber air belerang yang langsung memancar dari bawah 2 buah kolam yang ada. Kolam bagian atas yang berkedalaman 100 cm memiliki air yang pekat dengan bau belerang yang sangat menyengat dan dilengkapi pancuran air bersuhu 50 – 60 derajat celcius. Sementara untuk kolam yang ada di bagian bawah memiliki kedalaman 150 cm dengan ukuran yang lebih luas dan air yang lebih jernih.

Selain kedua kolam tersebut, Pemandian Air Panas Way Belerang juga dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas, seperti kolam renang air tawar, ruang bilas, pondokan berukuran 2 x 2 meter2, taman bermain anak-anak, flying fox, kantin dan balai pertemuan.

52. Pantai Wartawan

Lokasi: Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 2.500
Jam Operasional: 24 Jam

Pantai Wartawan (foto: mengenalwisatabudayalampung.blogspot.co.id)

Nama unik diberikan pada pantai ini karena dahulu Pantai Wartawan dikelola oleh penduduk sekitar yang banyak berprofesi sebagai wartawan. Selain pemandangan alamnya yang indah lewat air laut yang kebiru-biruan berhias pulau-pulau kecil dan berlatarbelakang Anak Gunung Krakatau, satu lagi daya tarik dari pantai ini, yaitu adanya sumber air panas pada sisi pantai karang yang merupakan kaki bukit Gunung Botak.

Sebagaimana sumber air panas lainnya, sumber air panas di Pantai Wartawan yang memiliki suhu  80 – 100 derajat celcius juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit kulit, rematik, encok, pegal-pegal, dan mengembalikan stamina tubuh.

53. Slanik Waterpark

Lokasi: JL. Raya Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Senin – Jumat (Anak-anak Rp.25.000, Dewasa Rp.35.000), Sabtu – Minggu dan hari Libur (Anak-anak Rp.25.000, Dewasa Rp.45.000)
Jam Operasional: Senin – Jumat 10.00 – 17.00, Sabtu – Minggu 09.00 – 17.30 WIB

Slanik Waterpark (foto: tribunnews.com)

Slanik Waterpark menempati lahan seluas 1 hektar yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dan berbagai macam wahana permainan, seperti Octopus Kids Fun yang merupakan wahana air khusus untuk anak-anak dengan kolam terdalam hanya berukuran 1 meter , dilengkapi waterfall, seluncuran, ember tumpah, serta yang lain.

Selain itu terdapat berbagai macam wahana permainan untuk anak-anak muda dan dewasa, seperti Dragon River yang berupa sungai buatan sepanjang 160 meter dilengkapi goa yang di dalamnya terdapat lampu warna-warni, Fast 2 Furious berupa seluncuran deengan tinggi sekitar 25 meter, 3 buah Crazy Slide yang juga berupa seluncuran namun dengan ukuran yang lebih rendah yakni 14 meter, serta Olympic Pool  yaitu kolam renang dewasa dengan kedalaman 1,5 – 2 meter.

Sedang untuk fasilitas pendukung lainnya yaitu penyewaan ban, locker penyimpanan, gazebo, kafe dan restoran, outlet yang menjual souvenir, mushollah, serta tempat parkir yang cukup luas.

54. Lembah Batu Brak

Lokasi: Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung
Koordinat: Klik Disini

Lembah Batu Brak (foto: imagive.blogspot.co.id)

Nama Lembah Batu Brak sangat populer di kalangan para fotografer, karena lanskap yang ada di sini memiliki daya tarik luar biasa di hampir semua sudutnya. Sehingga untuk fotografer pemula pun akan dapat dengan mudah mendapatkan sudut pandang yang pas guna menghasilkan foto pemandangan yang indah.

Keindahan tersebut tersuguh lewat hamparan tanah persawahan dan gubuk-gubuk yang tersebar dan dikelilingi bebukitan. Di tempat itu pula dapat ditemui sumber mata air bernama Pancur Pitu yang tidak pernah kering sekalipun pada musim kemarau. Air dari Pancur Pitu itulah yang dimanfaatkan penduduk setempat untuk mengairi sawah serta mandi.

55. Curup Gangsa

Lokasi: Dusun Tanjung Raya, Desa Way, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, Lampung
Koordinat: Klik Disini
Tiket Masuk: Rp. 5.000

Curup Gangsa (foto: tribunnews.com)

Dinamakan Curup Gangsa karena konon suara gemericik air terjun ini seperti suara seruling gangsa, yakni seruling bambu yang dimainkan oleh masyarakat pada jaman dahulu. Air Terjun Curup Gangsa tidak ubahnya seperti miniatur Air Terjun Niagara dengan airnya yang deras. Hanya saja ketinggian curup ini sekitar 70 meter dengan lebar sekitar 20 meter.

Untuk dapat menikmati panorama  Curup Gangsa, perjalanan yang harus ditempuh dari kota Bandar Lampung sekitar 5 jam menuju ke Badatu. Perjalanan selanjutnya diteruskan ke desa Way sekitar 1,5 jam, baru kemudian berjalan kaki melewati 67 anak tangga untuk bisa sampai di lokasi air terjun.

One thought on “55 Tempat Wisata di Lampung Selatan Timur Tengah Barat Utara 2017 Yang Bagus Wajib Dikunjungi : Pesawaran Tanjung Karang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *