30 Tempat Wisata di Papua Tengah, Barat, Nugini Yang Terkenal Selain Raja Ampat

Posted on

Tempat wisata di papua tengah, barat, nugini yang terkenal selain raja ampat new guinea nigini dalam bahasa inggris keindahan sulit dijangkau ada pantai jayapura sorong biak timika manokwari nabire wamena merauke pulau indonesia timur objek tersembunyi daya tarik potensi budaya fakfak provinsi kaimana bahari religi sejarah unik

Selain Raja Ampat, ternyata masih banyak tempat wisata di Papua atau yang dalam bahasa Inggris dijuluki New Guinea mengingat kepopuleran Papua sebagai surga wisata bagi wisatawan mancanegara. Papua Nugini sendiri terkenal dengan pariwisatanya yang menarik, unik, dan menyimpan keindahan tersembunyi yang masih sulit dijangkau bahkan oleh turis lokal sekalipun.

Papua tidak hanya menawarkan objek wisata alam, tetapi ada juga wisata bahari, kuliner, religi, sejarah, hingga wisata budaya yang memiliki daya tarik sendiri sebagai potensi tempat wisata. Berikut ini adalah daftar 30 tempat wisata di Provinsi Papua yang akan membuat pengunjung menyadari bahwa Indonesia itu kaya akan keragaman budaya, sumber daya alam, dan keunikan dari objek wisata itu sendiri.

1. Pantai Tablanusu

Alamat: Desa Tablanusu, Waiya, Depapre, Entiyebo, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Pantai Tablanusu (foto: gapuranews.com)

Tablanusu merupakan desa kecil yang letaknya dekat dengan pinggiran pantai sehingga terdapat salah satu pantai alami yang sangat indah disini. Keunikan lainnya yang terdapat di pantai ini adalah areanya yang dipenuhi batu kerikil kecil-kecil tak umum layaknya sebuah pantai yang seharusnya memiliki pasir melandai luas.

Tak hanya di pantainya saja, di Desa Tablanusu sendiri mempunyai tanah yang berbatu kerikil, Pantai Tablanusu pun sangat terpencil dan sederhana. Keindahan alam yang bisa dinikmati akan memanjakan mata wisatawan karena air lautnya yang jernih serta jejeran pohon kelapa akan membawa suasana sejuk dan asri.

2. Taman Wisata Alam Sorong

Lokasi: Klasaman, Sorong Timur, Papua Barat.
Map:
Klik disini
Buka Tutup:
Setiap hari pukul 08.00 – 18.00
Harga tiket masuk:
Gratis

Taman Wisata Alam Sorong (foto: bucathyjalanjalan.wordpress.com)

Bila ingin berkunjung ke Raja Ampat, jangan pernah melewatkan Taman Wisata Alam Sorong yang merupakan pintu gerbang menuju kawasan kepulauan Raja Ampat ini. Taman ini sendiri merupakan sebuah hutan lindung tempat ekosistem alam dan sangat cocok dikunjungi bagi para pecinta alam.

Terdapat berbagai jenis spesies hewan dan tumbuhan disini, ada juga area khusus untuk berkemah, camping, taman bermain outbound, dan fasilitas pendukung lainnya. Di dekat Taman Wisata Alam Sorong ini sendiri ada penangkaran buaya yang juga dapat dikunjungi.

3. Pantai Batu Pica

Alamat: Yawosi/Fanindi, Biak Numfor, Papua.
Peta:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Telpon:
+62 812 2034 9944
Tarif:
Gratis

Pantai Batu Pica (foto: 24marchadhit.blogspot.com)

Biak menjadi salah satu provinsi di Papua yang menyimpan surga wisata alam yang luar biasa, salah satunya yakni adalah Pantai Batu Pica. Bibir pantai ini bukan berupa pasir putih yang melandai tetapi merupakan sebuah batu karang yang tumbuh dan memiliki bentuk unik.

Fenomena menarik dapat ditemui disini dimana ombak besar yang menghantam karang memecahkan bunyi gemuruh alam yang cukup besar. Terlebih pemandangan potongan batu karang yang merupakan batu gamping ini menyerupai sebuah potongan kayu meja sehingga menciptakan kesan unik saat dilihat.

4. Museum Cendrawasih

Alamat: Jl. Ahmad Yani, Samofa, Biak Numfor, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari pukul 09.00 – 15.00
HTM:
Gratis

Museum Cendrawasih (foto: endroan.wordpress.com)

Wisata alam di Papua tentunya sudah sangat banyak dan terdapat di seluruh provinsi Papua itu sendiri, bagaimana dengan wisata sejarah? Papua juga memiliki museum di Kabupaten Biak sebagai salah satu destinasi tempat wisata sejarah yang mudah ditemui dan murah meriah seantero Papua.

Museum Cendrawasih terletak di Kompleks TNI AU Biak, bangunannya sendiri sangat mencolok dan artistik, berupa rumah panggung dengan berbagai macam tiang penyangga. Bentuknya sendiri merupakan bentuk rumah adat Papua, terutama dalam kebudayaan masyarakat Biak dimana rumah tersebut dinamakan Rumstram.

5. Pasar Sentral Timika

Lokasi: Jl. Serui Mekar No. 65, Nawaripi, Mimika Baru, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Harga tiket masuk:
Gratis

Pasar Sentral Timika (foto: infoniev2.wordpress.com)

Ingin berburu oleh-oleh khas Provinsi Papua dengan harga murah meriah? Atau sekedar berwisata kuliner mencicipi makanan tradisional khas masyarakat Papua dengan harga merakyat? Pasar Sentral Timika menjadi destinasi wisata paling tepat untuk keduanya.

Pasar tradisional ini memang memiliki ciri khas yang ramai, padat, kumuh, dan becek, tetapi benda yang dijual disini, termasuk souvenir, cukup banyak dan dibanderol dengan harga cukup murah. Pasar ini sendiri sebenarnya lebih banyak menjual kebutuhan sehari-hari, bahan pangan pokok, serta ikan lokal segar yang terdiri dari berbagai macamnya.

6. Pantai Pasir Putih

Alamat: Jl. Pasir Putih, Manokwari Timur, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Pantai Pasir Putih (foto: reyginawisataindonesia.blogspot.com)

Melipir ke Kota Manokwari, ada satu tempat wisata terpencil berupa pantai landai berpasir putih yang memiliki keunikan berupa 3 warna pantai beserta air lautnya. Pantai Pasir Putih memiliki warna air yang putih bening di sekitar pasirnya, disertai dengan pasir lembut berwarna putih jernih dan cocok untuk bermain air, snorkeling, atau diving.

Agak jauh dari area pantai, warna air laut mulai biru kehijauan layaknya crystal clear atau permata kehijauan, lalu menjorok kearah laut yang lebih jauh sudah berwarna biru tua layaknya warna biru air laut. Sangat memukau sejauh mata memandang.

7. Pantai Gedo

Alamat: Jl. Christian Waray, Sanoba, Nabire, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Pantai Gedo (foto: papuansphoto.wordpress.com)

Desa Nabire yang berada dekat dengan pesisir pantai mempunyai tempat wisata yang masih sepi dan jarang dikunjungi oleh wisatawan, namun pantainya benar-benar indah menakjubkan. Namanya adalah Pantai Gedo, layaknya pantai di Papua pada umumnya, tipikal pantai ini memiliki warna air laut jernih berupa biru kehijauan dengan pasir pantai putih dan halus.

Tak hanya wisata pantai atau wisata bahari saja yang bisa dicoba, disini tersedia taman bermain untuk anak-anak dan rekreasi keluarga. Beberapa fasilitas tempat makan hingga pemandian pun juga terdapat di area sekitar pantai ini.

8. Kebun Raya Wamena

Lokasi: Honelama, Wamena, Jayawijaya, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari pukul 09.00 – 16.00
Harga tiket masuk:
Gratis

Kebun Raya Wamena (foto: lipi.go.id)

Papua pun memiliki tempat konservasi alam yang melestarikan berbagai jenis flora dan fauna yang ada di pulau tersebut, salah satunya adalah Kebun Raya Wamena. Sayangnya pengunjung masih jarang mengetahui keberadaan tempat wisata alam sekaligus wisata edukasi ini karena lebih memilih menikmati keindahan pantai dan wisata bahari di Papua.

Kebun Raya Wamena memiliki setidaknya 800 koleksi tanaman dan pohon yang terbagi dalam taman-taman tematik. Saat ini sedang ada penambahan 480 koleksi tanaman baru dimana 55 diantaranya adalah koleksi tanaman dari luar negeri yang juga cukup langka.

9. Wasur National Park

Alamat: Sota, Merauke, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Wasur National Park (foto: indonesiatravelingguide.com)

Dibandingkan Sabang, Merauke memiliki tempat wisata populer yang cukup sedikit namun sebenarnya masih banyak yang belum terulas, sebut saja salah satunya adalah Taman Nasional Wasur. Banyak sekali jenis hewan dan tumbuhan langka yang berada di taman perlindungan alam ini, salah satunya adalah jenis burung yang bermigrasi dari Australia ke Papua.

Salah satu keunikan dari fenomena alam yang ada di beberapa tempat di dunia saja yakni adalah Musamus, sebuah rumah rayap dari kotoran dan lumpur yang dapat dibangun secara alami oleh koloni rayap hingga setinggi 5 meter, dan Musamus ini salah satunya terdapat di Taman Nasional Wasur.

10. Teluk Triton

Alamat: Kaimana, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Teluk Triton (foto: ksmtour.com)

Beralih ke Kabupaten Kaimana, terdapat Teluk Triton yang mempunyai keindahan alam menakjubkan dan luar biasa, bahkan keindahannya dinilai mampu menyaingi Raja Ampat. Terdapat pulau-pulau karang yang juga tumbuh di Raja Ampat dan disuburi dengan pohon-pohon rimbun sehingga membuatnya terlihat eksotis.

Gugusan pulau karang yang tinggi menjulang disertai dengan jernihnya air laut yang berwarna hijau kebiruan akan menjadi pesona tersendiri. Didukung dengan perairannya yang dangkal membuat pengunjung dapat diving atau snorkeling dengan bebas disini.

11. Puncak Jaya

Lokasi: Tembagapura, Mimika, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Harga tiket masuk:
Gratis

Puncak Jaya (foto: thousandwonders.net)

Bagi para pendaki, Puncak Jaya yang terletak di Papua merupakan sebuah tantangan besar sekaligus mengagumkan bila mampu menaklukannya. Di puncak ini terdapat glatser es dimana menjadi satu-satunya gletser es pertama di negara tropis yang dilalui garis khatulistiwa, dan hanya ada di Indonesia saja, gletser es ini bernama Gletser Carstensz.

Pengunjung yang mendaki tentunya akan dihadapkan pada rimbun dan asrinya pedalaman hutan Papua di Pegunungan Jayawiyaya ini, tak hanya hutan tetapi juga padang es. Sayangnya banyak sekali gletser dan padang es yang sudah lenyap akibat pemanasan global yang semakin parah.

12. Lorentz National Park

Alamat: Kurima, Asmat, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Lorentz National Park (foto: nyobain.com)

Taman Nasional Lorentz sendiri menjadi situs warisan dunia UNESCO dimana terdapat beberapa spesies hewan dan tumbuhan yang masih langka dan alami. Taman nasional ini juga menjadi satu-satunya taman konservasi alam yang memiliki barisan gletser es atau padang es karena letaknya yang sangat tinggi mendekati Puncak Jaya di Pegunungan Jayawijaya ini.

Berbagai jenis ekosistem alam dan hutan terdapat di Taman Nasional Lorentz ini dengan lengkap, mulai dari hutan lumut, hutan rawa, hutan hujan, hutan kerangas, dan lain sebagainya.

13. Pantai Dok II

Alamat: Jl. Soa Siu, Mandala, Jayapura Utara, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Pantai Dok II (foto: cenderawasihpapua.blogspot.com)

Pantai Dok II adalah destinasi wisata bahari dan pantai alam yang terletak tepat di depan gedung Gubernur Provinsi Papua, masyarakat sendiri menyebutnya sebagai Pantai Kupang (kursi panjang). Mendapat julukan seperti itu karena pinggiran pantainya telah disemen dan menjorok kebawah layaknya sebuah tangga atau kursi yang dapat diduduki.

Pantai ini banyak dikunjungi oleh warga sekitar dan wisatawan karena setiap sore banyak orang berkumpul untuk sekedar menikmati pemandangan matahari terbenam. Ada juga beberapa pengunjung yang ikut snorkeling, berselancar, berenang, dan lain sebagainya.

14. Danau Love

Lokasi: Atabar, Ebungfau, Jayapura, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Harga tiket masuk:
Gratis

Danau Love (foto: omwisata.blogspot.com)

Danau Love sebenarnya memiliki namanya tersendiri, yakni Danau Imfote, namun dinamakan sebagai Danau Love karena memang bentuknya menyerupai hati yang penuh. Tak jauh dari area Danau Sentani, Danau Love ini cukup kecil namun sangat indah untuk dinikmati karena memiliki padang rumput seperti ilalang kecokelatan di sekitarnya.

Danau ini juga terbentuk secara alami, bukan danau buatan yang sengaja dibentuk menyerupai hati, danau ini berada di bawah bukit sehingga disarankan untuk melihat pemandangannya dari atas bukit yang tidak terlalu tinggi di area sekitar danau.

15. Teluk Youtefa

Alamat: Enggros, Wai Mhorock, Abepura, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Teluk Youtefa (foto: wisatapapua.com)

Teluk Youtefa memiliki pantai yang indah luar biasa dan menakjubkan, yang membuat tempat ini terkenal sebagai destinasi wisata adalah banyaknya sarang penyu di pasir putih dan halus ini. Teluk ini sendiri terdapat di dalam Teluk Yos Sudarso dimana pantainya terapit oleh Tanjung Pie dan Tanjung Saweri.

Lapangan pasir yang berada di teluk ini juga sering muncul dan tenggelam karena efek pasang naik dan pasang surut air laut yang cukup unik. Di sekitar area pantai Teluk Youtefa juga terdapat dermaga yang dapat digunakan untuk mengambil gambar atau foto pemandangan indah.

16. Pantai Base G

Alamat: Tanjung Ria, Jayapura Utara, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Pantai Base G (foto: ksmtour.com)

Pantai Base G adalah semacam magnet yang menarik pengunjung untuk datang ke lokasi pantai yang menghadap langsung ke Samudera Hindia tersebut. Pantai ini akan berlangsung ramai saat dikunjungi di siang hingga sore hari, beberapa fasilitas tersedia seperti bangku dan meja yang tertata rapi di pinggiran pantai dan tempat-tempat makanan khas Papua.

Didukung dengan pepohonan yang rimbun di area sekitar pantai akan membuat wisatawan semakin betah berlama-lama di pantai ini. Para masyarakat yang tinggal di dekat pantai menyewakan perahu juga ke pengunjung untuk menjelajahi lautan sekitar pantai.

17. Museum Negeri Provinsi Papua

Lokasi: Jl. Raya Abepura – Sentani, Hedam
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari pukul 09.00 – 16.00
No telp:
+62 967 571 488
Harga tiket masuk:
Gratis

Museum Negeri Provinsi Papua (foto: kekunaan.blogspot.com)

Museum Negeri Provinsi Papua merupakan sebuah tujuan wisata sejarah dan pengetahuan pada umumnya, museum ini menyimpan berbagai benda dari jaman sejarah, prasejarah, penjajahan, dan masih banyak lagi. Terhitung ada 15 jenis koleksi, diantaranya adalah diorama, profil manusia, seni rupa, peta, geologi, numismatik, keramik, fisiologi, biologi, etnografi, arkeologi, dan sejarah.

Lalu untuk jumlah koleksinya sendiri saat ini sudah mencapai hampir lebih dari 3.500 koleksi dengan berbagai jenis.

18. Puncak Trikora

Alamat: Tagineri, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Puncak Trikora (foto: wikimedia.org)

Kembali membahas wisata pegunungan di Provinsi Papua ini, ada yang namanya Puncak Trikora dan sangat terkenal di kalangan para pendaki. Puncak Trikora tak jauh berbeda dengan Puncak Jaya karena tertutupi padang es dan gletser bersalju dikarenakan tingginya pegunungan di area ini.

Puncak Trikora menjadi gunung tertinggi ketiga di Indonesia setelah Puncak Jaya dan Puncak Mandala, berbagai jenis satwa dan ekosistem tumbuhan disini sangat subur dan menjadikan wisata pendakian yang menarik namun juga menantang untuk dijelajahi.

19. Pegunungan Foja

Alamat: Sungai Mamberamo, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Pegunungan Foja (foto: neonsky.com)

Pegunungan Mamberamo Foja atau yang sering disebut sebagai Pegunungan Foja merupakan salah satu tujuan wisata pendakian terbaik yang juga cukup menantang. Terdapat aliran Sungai Mamberamo yang cukup jernih dan digunakan sebagai pasokan utama air bersih untuk seluruh masyarakat Papua.

Tidak hanya menyediakan area untuk pendakian dan tempat berkemah, pendaki atau pengunjung pun dapat menemukan beberapa satwa dilindungi. Pepohonan yang cukup rimbun dan curah hujan yang tinggi membuat wisatawan harus ekstra berhati-hati untuk berwisata disini.

20. Taman Gizi Nabire

Lokasi: Jl. Yos Sudarso, Oyehe, Nabire
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Harga tiket masuk:
Gratis

Taman Gizi Nabire (foto: nabire.wordpress.com)

Beralih ke Kabupaten Nabire, ada salah satu taman indah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dan warga sekitarnya, yakni Taman Gizi Nabire. Taman ini cukup strategis karena letaknya berada di tengah perkotaan yang dekat juga dengan pantai, sehingga dari sini pun terlihat pemandangan lautan dari kejauhan.

Terkadang di Taman Gizi Nabire ini juga diadakan beberapa event tertentu yang juga dapat dikunjungi oleh wisatawan. Kegiatan kesenian dan kebudayaan khas Papua yang diadakan disini juga bisa menjadi ajang wisata kuliner makanan khas Papua.

21. Danau Sentani

Alamat: Desa Ayapo, Sentani
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Danau Sentani (foto: ksmtour.com)

Danau Sentani merupakan danau terbesar di Papua, saking besarnya, wisatawan dapat berkeliling menggunakan perahu untuk menemukan sekitar 22 pulau yang ada di danau tersebut. Danau Sentani terletak di lereng Pegunungan Cyclops sehingga menambah pemandangan indah yang sudah dimiliki oleh tempat ini.

Di sekitar danau sendiri terdapat perkampungan warga dengan jumlah kurang lebih 24 desa, mereka menjual berbagai macam pernak-pernik, souvenir, dan oleh-oleh khas Papua. Pengunjung dapat berkunjung ke pulau-pulau di Danau Sentani ini satu persatu, hampir keseluruhan pulau dihuni oleh masyarakat Papua.

22. Danau Paniai

Alamat: Paniai Timur, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Danau Paniai (foto: imgrum.com)

Tidak kalah dengan Danau Sentani, terdapat Danau Paniai yang merupakan danau terindah di dunia dan sudah diakui keindahannya oleh 157 negara pada konferensi di India tahun 2007. Danau ini memiliki tepian layaknya pantai dengan pasir putih kebiruan, air danau ini sendiri pun sangat jernih, bening, biru kehijauan tergantung kedalaman yang ada pada danau tersebut.

Selain itu, danau ini terletak dikelilingi antara bukit dan tebing sehingga membuat pemandangan sekitarnya menjadi lebih indah dan asri. Berbagai satwa air tawar seperti ikan air tawar dan bahkan udang air tawar pun ada di danau ini dan dapat ditemukan dengan mudah.

23. Pulau Biak

Lokasi: Teluk Cendrawasih, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Harga tiket masuk:
Gratis

Pulau Biak (foto: saferule.wordpress.com)

Biak merupakan pulau kecil yang terletak di seberang Teluk Cendrawasih dan merupakan bagian dari Kepulauan Kabupaten Biak Numfor. Tentunya sebagai pulau kecil, tempat ini kaya akan destinasi wisata alam yang indah, tak hanya tempat wisata saja tentunya tetapi pulau ini pun menyimpan kekayaan alam, keanekaragaman flora dan fauna yang unik dan langka.

Salah satu tanaman unik yang tumbuh subur disini adalah tanaman Kantung Semar pemakan daging dan serangga, wisatawan dapat dengan mudah menemukannya. Tanaman ini memiliki kantung yang digunakan untuk memerangkap mangsanya berupa tikus dan serangga.

24. Pulau Numfor

Alamat: Teluk Cendrawasih, Biak, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Pulau Numfor (foto: panoramio.com)

Setelah berkunjung ke Pulau Biak, terdapat Pulau Numfor di seberangnya yang ukurannya jauh lebih kecil dari pada Pulau Biak. Pulau Numfor memiliki kekayaan alam yang berlimpah, bisa dihitung dari hutan hujan tropisnya yang sangat lebat, terumbu karang yang mengelilingi pulau, hingga tebing bebatuan yang berada di beberapa titik pantai curamnya.

Kekayaan dan keanekaragaman hayati disini juga sangat banyak, termasuk ekosistem hewan langka dan dilindungi di pulau ini. Ada sebuah perkampungan warga yang cukup terpencil di Pulau Numfor ini, saking terpencilnya bahkan listrik disini pun masih terbatas.

25. Pegunungan Arfak

Alamat: Manokwari, Papua.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Pegunungan Arfak (foto: youtube.com)

Banyak hal yang dapat ditemui di area pegunungan tertinggi di kawasan Papua Barat ini, Pegunungan Arfak menyimpan keanekaragaman satwa liar, ekosistem hayati, kebudayaan masyarakat terpencil, hingga destinasi wisata alam dengan pemandangan menakjubkan dan luar biasa.

Di beberapat titik lereng pegunungan ini terdapat sebuah danau kembar yang memiliki pemandangan dan keindahan alami dan sangat memanjakan mata pengunjung. Terdapat Cagar Alam Pegunungan Arfak sebagai tempat konservasi perlindungan alam di wilayah ini.

26. Air Terjun Kiti Kiti

Lokasi: Fakfak, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Harga tiket masuk:
Gratis

Air Terjun Kiti Kiti (foto: cyberzema.blogspot.com)

Papua masih menyimpan sejuta keindahan alam yang wajib dieksplor dan dikunjungi sebagai salah satu tujuan tempat wisata menarik dan unik. Salah satunya adalah air terjun yang langsung mengalir ke lautan lepas ini, namanya adalah Air Terjun Kiti Kiti.

Pengunjung yang berada disekitaran pinggiran air terjun dan pantai ini dapat bermain air atau berenang bila arus atau ombak sedang berjalan pelan. Atau bagi mereka yang hobi memancing dapat melakukannya di pinggiran tebing untuk memancing ikan langsung dari air laut.

27. Pulau Venu

Alamat: Adijaya, Buruway, Kaimana, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Pulau Venu (foto: dhony-syach.blogspot.com)

Mengunjungi Kabupaten Kaimana di Papua ada salah satu pulau yang dikenal sebagai Rumah Penyu bagi beberapa masyarakat dan wisatawan disana. Venu sendiri berarti Penyu dalam bahasa ibu masyarakat disana, di sepanjang pesisir pantai yang ada di pulau ini, pengunjung akan menemukan banyak sekali penangkaran telur penyu yang dilindungi.

Berdasarkan penangkarannya, di pulau ini terdapat tiga jenis penyu yang sering bersarang untuk membuat telurnya, yakni penyu hijau, penyu sisik, dan lekang. Secara geografis, pulau ini terbentuk dari kerikil-kerikil dan pasir pantai yang bertumpuk sehingga menjadi lokasi ideal bagi penyu bertelur.

28. Pulau Um

Alamat: Makbon, Malamoi, Sorong, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
HTM:
Gratis

Pulau Um (foto: mongabay.co.id)

Pulau Um dijuluki sebagai pulau yang masih perawan dan sedikit masih tidak tersentuh oleh tangan manusia, namun tempat ini pun dapat dijadikan destinasi wisata alam yang menarik. Pulau Um ini sangat kecil sehingga hanya dibutuhkan waktu 15 menit saja untuk mengelilingi pulau dengan berjalan kaki.

Kebanyakan pengunjung akan berenang sambil menikmati keindahan biota bawah laut yang terdapat di sekitar pesisir pantai Pulau Um ini. Pulau ini sendiri tidak berpenghuni, hanya sering dikunjungi para nelayan yang sudah membawa hasil tangkapan ikannya.

29. Tanjung Kasuari

Lokasi: Sorong, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Harga tiket masuk:
Gratis

Tanjung Kasuari (foto: grivy.com)

Tanjung Kasuari memiliki pantai layaknya sebuah oase dengan pasir putih halus dan jernihnya air laut yang berdeburan dengan lembutnya. Pepohonan yang rimbun pun menghiasi wilayah sekitar pantai dan menambah nilai keindahan yang ada di Tanjung Kasuari ini.

Di dalam lautnya sendiri yang tidak terlalu dalam dan jauh dari area pantai terdapat banyak bebatuan karang yang unik dan langka untuk diekspor.  Wisatawan sendiri biasanya akan melakukan diving, snorkeling, atau sekedar menikmati keindahan pantai di area Tanjung Kasuari ini.

30. Raja Ampat

Alamat: Pulau Waigeo, Raja Ampat, Sorong, Papua Barat.
Koordinat:
Klik disini
Jam operasional:
Setiap hari 24 jam
Tarif:
Gratis

Raja Ampat (foto: youtube.com)

Siapa yang tidak mengenal Raja Ampat? Bahkan turis mancanegara pun berlomba-lomba untuk bisa mengunjungi surga wisata di Papua yang satu ini. Jika beberapa tempat wisata sebelumnya masih belum modern dan memiliki fasilitas lengkap, lain halnya dengan di Raja Ampat. Terdapat beberapa penginapan modern disini mulai dari bertaraf guest house, homestay, hingga resort.

Berbagai jenis restoran yang menyediakan makanan khas Indonesia maupun luar negeri juga tersedia disini. Sementara pengunjung dapat berwisata ke gugusan batu karang dan kepulauan Raja Ampat yang memiliki pemandangan luar biasa.

3 thoughts on “30 Tempat Wisata di Papua Tengah, Barat, Nugini Yang Terkenal Selain Raja Ampat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *